Kerjaan Anda sekarang terasa seperti kerja rodi? Kondisi dimana Anda merasa tidak bahagia di kantor mungkin terlihat sepele, namun ini tidak dapat dibiarkan berlarut-larut.

Mari kita lihat apa pilihan terbaik jika hidup di kantor seperti kerja rodi!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Pernahkah Anda Merasa Hidup Bagaikan Kerja Rodi?

Marc Anthony pernah berkata, “If you do what you love, you’ll never work a day in your life.” Apakah Anda juga sependapat?

Jadi, berlaku pula sebaliknya, dimana saat Anda mengerjakan suatu pekerjaan yang tidak diminati, maka akan terasa seperti pekerjaan yang sangat menyiksa. Terlebih saat pekerjaan begitu berat hingga terasa seperti kerja rodi.

Apa Anda juga pernah merasakannya?

 

Lantas apa yang Anda lakukan? Tolong bagikan pendapat Anda dalam kolom komentar di bawah ya, sehingga pembaca yang lain pun bisa mendapat inspirasi mengenai kasus ini.

 

Saya sendiri pernah merasakan hal ini, pada saat saya bekerja sebagai seorang tenaga pengajar.

Sebenarnya saya senang mengajar, namun kondisi saat itu adalah beban pekerjaan sangat berat sehingga saya tidak mampu mengurus rumah lagi.

Sebagai seorang ibu rumah tangga yang bekerja, keputusan ini penting bagi saya.

Saat sebuah pekerjaan terlalu menghabiskan waktu dan tenaga, rumah menjadi terbengkalai. Artinya, perlu dilakukan penyesuaian sehingga semuanya bisa diselesaikan dengan baik.

Namun dengan pengaturan waktu dan jadwal yang baik pun, saya merasa pekerjaan saya terlalu berat. Setiap harinya saya mulai bekerja pukul 07.00, kemudian pulang ke rumah pukul 16.00.

Namun sepulangnya dari bekerja, saya masih harus menyiapkan bahan mengajar besoknya serta membuat soal dan memeriksa hasil tugas dan test hari itu.

Biasanya pekerjaan baru selesai pukul 20.00, kemudian saya makan, mandi, dan tidur. Begitu terus rutinitasnya setiap hari bak kerja rodi.

Alhasil, saya terkadang lupa menyiapkan makan malam untuk keluarga dan terkadang bahkan lupa mengecek ponsel saya saat ada pesan penting dari suami.

Pada akhirnya, saya mengambil keputusan untuk berhenti bekerja dan mencari pekerjaan lain yang bisa dikerjakan di rumah. Namun saya sering bertanya apakah keputusan saya ini benar? Bagaimana menurut Anda?

Apa Pilihan Terbaik Jika Hidup Di Kantor Seperti Kerja Rodi 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kebebasan Finansial Bukan Berarti Kaya dan Bebas Utang Lho! Tapi…]

 

Untuk mendapatkan jawabannya saya membaca banyak artikel dan menemukan pembahasan berikut ini di situs Finansialku.

Artikel-artikel Finansialku memang sangat membantu, banyak hal lain yang bisa Anda peroleh disini mulai dari informasi dan berita terkini, tren dan fashion masa kini, hingga tips-tips yang membantu semacam ini.

Jadi jangan ragu untuk selalu mengakses situs Finansialku dan peroleh informasi terkininya ya.

 

Resign Kerja Berarti Berpindah Kuadran

Saat saya mempertanyakan kebenaran keputusan resign kerja ini, saya menemukan sebuah topik bahasan tentang cashflow quadrant.

Ayah kaya, Robert T. Kiyosaki mengajarkan kita untuk melihat cara menghasilkan uang dari sebuah kuadran, yakni cashflow quadrant.

Melalui kuadran inilah Anda bisa melihat perbedaan karakteristik setiap orang dalam menghasilkan uang. Kuadran ini juga memberikan langkah sistematis untuk perjalanan menuju financial freedom.

Sebelum melangkah lebih jauh, mari lihat bersama seperti apakah cashflow quadrant ini:

Fresh Graduate Pilih Bekerja atau Berbisnis 06 Cashflow Quadrant - Finansialku

[Baca Juga: Jembatan Menuju Kebebasan Finansial: Berpindah dari Sisi Kiri ke Sisi Kanan Kuadran]

 

Huruf dalam masing-masing kuadran mewakili:

  • E: Employee (karyawan)
  • S: Self-employed (pekerja lepas)
  • B: Business owner (pemilik usaha)
  • I: Investor (penanam modal)

 

Anda sesungguhnya dapat memperoleh penghasilan dari keempat kuadran. Namun kuadran manakah yang bisa mengantarkan Anda menuju financial freedom?

Ayah miskin selalu berkata, “Robert, sekolah yang rajin, dapatkanlah pekerjaan yang baik.” Tetapi sebaliknya ayah kaya mengatakan, “Tahukah kamu, Robert, jika kamu ingin menjadi kaya, belajarlah cara membangun bisnis.”

Intinya adalah, mengapa harus bekerja keras mencari uang jika Anda bisa dipecat kapan saja? Bukankah lebih baik bekerja keras membangun bisnis yang otomatis menjadi milik Anda?

Anda sama-sama harus bekerja keras, namun terdapat perbedaan hasil dan nilai yang didapat.

Dengan demikian, kuadran di sebelah kiri dan kanan sama-sama mencari uang, namun perbedaan mendasarnya adalah:

  • Kuadran sebelah kiri (E dan S) cenderung mencari rasa aman dalam menghasilkan uang.
  • Kuadran sebelah kanan (B dan I) ingin menghasilkan pendapatan pasif yang bisa menghidupinya seumur hidup, alias mencapai financial freedom.

 

Kesimpulannya, Anda boleh saja resign kerja jika hidup di kantor terasa layaknya kerja rodi. Namun, jika Anda ingin resign kerja dan tetap hidup sejahtera serta mencapai financial freedom dengan bekerja karena passion, maka pilihannya adalah dengan berpindah ke kuadran sebelah kanan.

Kuadran sebelah kanan menawarkan kesempatan terbaik untuk financial freedom. Tapi tidak semudah itu berpindah kuadran, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan saat mengambil keputusan ini. Apakah itu?

Nah, Finansialku akan menjabarkan 7 tips agar Anda bisa resign kerja namun tetap hidup sejahtera dan mencapai financial freedom.

Cashflow-Quadrant-5-Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: Dengan Adanya Kewajiban Menggunakan BPJS Kesehatan, Apakah Kita Harus Tetap Memiliki Asuransi Swasta?]

 

Sebelum mencapai financial freedom, #MakeAPlan! Apakah Anda sudah memiliki rencana keuangan? Apa tujuan keuangan Anda? Bagaimana cara Anda mencapai tujuan keuangan tersebut hingga pada akhirnya Anda bisa mencapai financial freedom?

Jika Anda masih bingung dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, maka sudah seharusnya Anda berdiskusi dan berkonsultasi dengan para perencana keuangan Finansialku.

Akan banyak manfaat yang akan Anda dapatkan, yaitu:

  • Anda bisa mulai memiliki dan merencanakan keuangan Anda
  • Anda bisa merencanakan dan mewujudkan tujuan keuangan Anda, misalnya membeli rumah, membeli kendaraan, ibadah umroh/haji, liburan bersama dengan keluarga, dan lain sebagainya.
  • Anda bisa mencapai financial freedom, bahkan di usia muda.

 

Tunggu apa lagi? Segera hubungi perencana keuangan kami melalui fitur Tanya Jawab pada Aplikasi Finansialku. Klik link di sini sebelum semuanya terlambat dan Anda menyesal.

 

7 Tips Agar Anda dapat Resign Kerja Karena Kerja Rodi dan Mencapai Financial Freedom

Financial freedom alias kebebasan finansial sesungguhnya adalah hak semua orang, namun sayangnya Anda harus berjuang untuk memperoleh hak tersebut.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, akan sulit untuk mencapai kebebasan finansial jika Anda mengandalkan kuadran sebelah kiri, alias dengan cara bekerja. Anda harus berani menyeberang kuadran, dengan kata lain melepas rasa aman demi memperoleh kebebasan.

Lalu apa saja sebenarnya cara untuk mencapai financial freedom tersebut?

Berikut 7 cara agar Anda dapat tetap hidup sejahtera dan mencapai financial freedom walaupun dengan melepas pekerjaan Anda:

 

#1 Menyadari Potensi dalam Diri Sendiri

Bob Proctor, seorang mentor kaya pernah mengungkapkan bahwa, “You were born rich.” Maksudnya adalah kemampuan untuk memperoleh kekayaan sudah ada di dalam diri Anda sendiri, dan untuk mencapainya Anda hanya perlu mengikuti kekuatan dan passion Anda.

Yang membedakan orang kaya dan tidak adalah kemampuannya mengontrol penghasilannya.

Dengan bekerja, kontrol keuanganmu ada di tangan pemilik perusahaan, Anda bisa dipecat kapan saja dan Anda tidak bisa berbuat apa-apa. Sedangkan dengan memiliki bisnis, kontrol kekayaan berada di tangan Anda sepenuhnya.

Wuih Menggiurkan! Coba Intip Peluang Bisnis Properti Mahasiswa 01 - Finansialku

[Baca Juga: Prinsip 4D dari Brian Tracy Tentang Kebebasan Keuangan]

 

Memulai bisnis tidaklah sesulit yang Anda bayangkan. Cara termudah untuk memulai bisnis adalah via online.

Anda tidak perlu menyiapkan banyak modal dan risikonya cenderung kecil.

Yang perlu Anda lakukan untuk memulai bisnis online sesederhana ini:

  1. Membangun website
  2. Optimasi website untuk menawarkan produk dan jasa yang diminati konsumen.
  3. Menarik konsumen untuk mengunjungi website

 

#2 Bergantunglah pada Diri Sendiri

Mengapa banyak orang yang memilih untuk bekerja daripada berbisnis atau berinvestasi?

Jawabannya ternyata sederhana: mayoritas orang lebih suka mencari aman, dimana ketidakpastian membuat mereka cemas dan tidak bahagia. Inilah mengapa hanya segelintir orang berani berpindah ke kuadran sebelah kanan (B dan I).

Padahal poin penting untuk mencapai financial freedom adalah dengan belajar bergantung pada diri sendiri. Bergantung disini maksudnya adalah biarkan Anda sendiri yang mengatur pemasukan Anda, bukan orang lain.

Selain itu, jangan biarkan juga orang lain yang mengatur investasi Anda. Andalkanlah diri sendiri dalam melangkah ke arah yang lebih baik.

Bagaimana jika memanfaatkan tenaga ahli? Sebenarnya sah-sah saja, namun perlu diketahui bahwa tenaga ahli yang dapat dicontoh adalah mereka yang telah memiliki pengalaman dalam bergelut di bidangnya.

Bukan hanya mereka yang lulus dengan rentetan gelar dari universitas bergengsi. Mengapa demikian?

Orang yang sudah memiliki pengalaman sudah mengetahui kesalahan yang sebaiknya tidak dilakukan, dan jika terjadi apa solusinya. Sedangkan yang hanya ahli dalam teori belum merasakan pahitnya jatuh dalam kegagalan.

 

#3 Buatlah Rencana yang Praktikal

Jika Anda serius ingin mencapai financial freedom, maka Anda membutuhkan sebuah rencana untuk mencapainya.

Jika Anda hanya mengkhayal tanpa rencana, maka ujung-ujungnya Anda akan bernasib sama dengan mayoritas orang.

Tinggal di rumah yang belum lunas dan hidup dalam tumpukan utang.

Mulailah dengan menentukan sebuah tujuan, dimana tujuan itu harus feasible dan terukur. Tujuan ini akan menjadi kompas yang mengarahkan Anda untuk terus melangkah maju.

Mengapa Para Pebisnis Pelu Membuat SIUP Ketahui Prosedur dan Syaratnya! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Anda Membutuhkan Kebebasan Finansial yang Lebih Baik dalam Pernikahan Anda?]

 

Setelah menentukan tujuan, buatlah anggaran. Anggaran akan menunjukkan bagaimana langkah keuangan yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut.

Pastikan Anda membuat anggaran yang lagi-lagi feasible dan masuk akal.

 

#4 Eliminasi Pemborosan

Salah satu kebiasaan baik dari miliarder adalah mereka benci pemborosan dalam bentuk apapun. Misalnya pemborosan waktu, pemborosan uang, dan lainnya.

Kebiasaan inilah yang membedakan mereka dari mayoritas orang, sehingga mereka bisa sukses di tengah-tengah keputusasaan orang lain.

Intinya adalah mereka yang sukses adalah mereka yang memanfaatkan setiap menit dalam hidupnya. Tidak ada istilah prokrastinasi atau menyia-nyiakan kesempatan.

Mereka tidak menghabiskan waktu untuk bermain media sosial, mereka tidak suka berbasa-basi, menghabiskan waktu untuk menanggapi scam.

 

#5 Menabung dan Berinvestasi dengan Bijak

Dalam mencapai financial freedom, kuncinya bukanlah MENYISIHKAN pemasukan untuk ditabung, namun MEMPRIORITASKAN dan mengalokasikan pemasukan untuk ditabung dan diinvestasikan.

Jika Anda hanya menyisihkan, sama saja Anda hanya menunggu ada uang sisa untuk ditabung, dan akan sulit mencapai konsistensi dengan cara tersebut.

Cobalah Anda lihat sebuah sistem pengelolaan uang yang sedang kami sempurnakan berikut ini:

Inilah 4 Rahasia Financial Freedom - Tabel Mengelola Keuangan Keluarga Finansialku

[Baca Juga: 7 Alasan Bisnis Online dan Freelance adalah Jalan Tercepat Mencapai Kebebasan Finansial]

 

Tabungan dan investasi memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada kewajiban membayar utang atau cicilan dan pengeluaran atau biaya rumah tangga. Dengan mengikuti skema tersebut, tidak akan ada lagi alasan: saya tidak menabung atau berinvestasi, karena uang tidak cukup.

Jika Anda masih berpikir, “Masa menabung harus diutamakan daripada pengeluaran rumah tangga?” Tentu saja. Alasannya sederhana, dengan menabung atau berinvestasi, uang akan bekerja dengan sendirinya.

Tambahan uang itu bisa membantu kamu melunasi utang lebih cepat dan menambah uang untuk kebutuhan rumah tangga. Masuk akal bukan?

 

#6 Eliminasi Utang

Akibat perekonomian yang semakin sulit, kredit atau utang dijadikan solusi bagi kebutuhan hidup. Tetapi inilah salah satu kesalahan besar yang umum dilakukan walau kamu tahu ini salah.

Utang memiliki dampak buruk bagi siapapun, dan jika tidak diatur dengan baik akan semakin menumpuk. Pada akhirnya, utang merupakan musuh terbesar financial freedom.

Hidup dengan mementingkan gaya hidup dan hedonisme adalah penghancur rencana menuju kebebasan keuangan. Bayangkan saja, bagaimana bisa mencapai financial freedom jika kewajiban membayar utang tidak pernah selesai?

Jika Anda kesulitan melunasi utang, cobalah gunakan aplikasi pengatur keuangan seperti Finansialku. Anda dapat mengunduhnya secara gratis di Google Play Store atau dengan meng-klik tautan berikut ini:

 

#7 Meningkatkan Pendapatan

Jika Anda sudah merasa tidak bisa menghemat lebih banyak lagi, maka tandanya Anda harus memulai mencari alternatif lain, yaitu mencari pemasukan lebih.

Menambah pendapatan akan membuat Anda selangkah lebih maju dalam mencapai financial freedom.

Meningkatkan pendapatan dapat membantu Anda untuk:

  1. Memiliki standar hidup yang lebih baik
  2. Memiliki uang lebih banyak untuk masa pensiun
  3. Membantu Anda mengeliminasi utang lebih cepat
  4. Memiliki modal lebih banyak untuk berinvestasi
  5. Memungkinkan Anda resign dan menjadi bos atas diri sendiri
  6. Memudahkan proses transisi dari pekerja menjadi pemimpin

 

Lakukan Kiat Ampuh Mengelola Keuangan Idul Fitri - Finansialku

[Baca Juga: Mulai Lakukan Beberapa Kebiasaan Ini Demi Meraih Kebebasan Keuangan]

 

Anda dapat memulai sekarang untuk meningkatkan pendapatan Anda dan mengoptimasi penggunaannya. Caranya tidak sulit kok, cobalah beberapa cara di bawah ini:

  1. Pindahkan uang dingin ke dalam investasi yang lebih menguntungkan.
  2. Memulai bisnis online dan memanfaatkan affiliate marketing.
  3. Gunakan kreativitas dan pengetahuan Anda untuk mengembangkan bisnis, misalnya membuat aplikasi atau ebook.

 

Jadi, Jangan Merasa Takut untuk Resign Kerja

Setiap orang pasti mendambakan kebebasan finansial, perbedaannya adalah bagaimana usaha dan cara yang Anda tempuh untuk mencapainya.

Jika pekerjaan terasa seperti kerja rodi, bukan berarti Anda harus memaksakan diri untuk terus menjalankannya karena takut gagal mencapai kebebasan finansial.

Anda bisa melihat bahwa untuk mencapai tujuan itu terdapat banyak jalan. Jadi, jangan takut untuk resign dan mencari jalan lain.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai pilihan terbaik jika hidup di kantor seperti kerja rodi lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada rekan terdekat Anda, supaya mereka memiliki pemahaman yang sama dengan Anda.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Knowledge Brings Money. Robert Kiyosaki’s Cash Flow Quadrant. Knowledgebringsmoney.com – https://bit.ly/2NZJbHO
  • Admin. The 24 Hour Millionaire Wealth Coach. Road Map to Financial freedom| 7 Steps to Financial freedom Part 1. 24hourmillionairecoach.com – https://bit.ly/2Sk8FOJ
  • Admin. The 24 Hour Millionaire Wealth Coach. Road Map to Financial freedom| 7 Steps to Financial freedom Part 2. 24hourmillionairecoach.com – https://bit.ly/2JCpWjm

 

Sumber Gambar:

  • Kerja Rodi 01 – https://bit.ly/2XYtvEi
  • Kerja Rodi 02 – https://bit.ly/2JR3bXX