Sebelum Beli Rumah Impian Minimalis, Ketahui Perhitungan Simulasi KPR

Apakah Anda memiliki impian untuk membeli rumah? Sudah tahu bagaimana perhitungan simulasi KPR untuk membeli rumah impian yang Anda inginkan?

 

Rubrik FinansialkuRubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Membeli Rumah

Membeli rumah merupakan salah satu impian yang paling banyak dijadikan tujuan keuangan oleh masyarakat Indonesia.

Namun, perkara membeli rumah ini tidaklah mudah, mengingat harga tanah yang dari tahun ke tahun semakin naik.

Terdapat berbagai hambatan untuk membeli rumah dengan uang tunai. Pertama, Anda harus mengumpulkan uang dalam jumlah besar yang mana akan memakan waktu yang sangat lama.

Jika Anda berpenghasilan lebih dari 10 juta per bulan, mungkin Anda bisa menabung dan membeli rumah secara tunai. Namun, jika Anda hanya memiliki gaji setara UMR, Anda tentu butuh waktu yang cukup lama hingga bisa membeli rumah secara tunai, mungkin belasan tahun atau bahkan puluhan tahun.

Beli Rumah Impian Minimalis, Ketahui Perhitungan Simulasi KPR 2 Finansialku

[Baca Juga: 10 Model Rumah Minimalis 2 Lantai yang Menginspirasi]

 

Anda juga harus ingat bahwa inflasi harga tanah merupakan inflasi yang cukup besar. Ketika Anda memiliki target untuk membeli rumah seharga Rp500 juta di tahun 2018 ini, belum tentu setahun mendatang rumah yang Anda inginkan masih Rp500 juta.

Kebayang ‘kan bagaimana susahnya ketika membeli rumah secara tunai?

Nah, alternatifnya, Anda bisa menyicil rumah dengan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR.

Dengan memanfaatkan KPR, Anda dapat menyicil rumah impian Anda selama periode yang telah Anda tentukan sebelumnya.

Nah, yang harus Anda lakukan sebelum mengambil KPR adalah mengetahui kemampuan keuangan Anda.

Buatlah perhitungannya, dan dari data yang ada, tanyakan pada diri Anda, dapatkah Anda membayar tagihan KPR setiap bulannya?

Memang ada kekurangannya bila Anda mengambil KPR, yaitu ada bunga yang tidak tetap. Meskipun ada beberapa bank yang sekarang menggunakan bunga yang tetap, tetapi tetap saja ada bunga yang harus Anda bayar.

Jika Anda masih bimbang untuk mengambil KPR sekarang, ingatlah bahwa harga rumah akan semakin melambung dan mungkin bunga KPR akan semakin naik.

Sebelum Anda mengambil KPR, sangat penting bagi Anda melakukan simulasi awal perhitungan KPR, mengingat KPR ini akan menjadi tagihan bulanan tetap dalam kurun waktu yang panjang.

 

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Simulasi Perhitungan KPR

Tujuan melakukan simulasi perhitungan KPR adalah supaya nanti Anda tidak kaget saat akan membayar tagihan KPR yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Berikut adalah simulasi perhitungan KPR yang bisa Anda lakukan!

 

#1 Uang Muka dan Biaya yang Harus Dibayarkan

Saat Anda akan mengambil KPR, yang perlu Anda siapkan adalah uang muka dan biaya yang harus dikeluarkan di awal. Besaran biaya ini tergantung pada kebijakan masing-masing bank penerbit KPR.

Sesuai dengan peraturan terbaru dari Bank Indonesia, besaran uang muka KPR saat ini adalah 15% untuk rumah tapak pertama, 20% untuk rumah kedua dan 25% untuk rumah berikutnya.

Namun setiap bank memiliki persyaratan uang muka yang berbeda-beda, tergantung pada kebijakan yang dimiliki oleh bank yang memiliki program KPR tersebut.

 

Saya asumsikan bahwa harga rumah yang diinginkan adalah sebesar Rp750 juta, maka saya akan dikenakan uang muka untuk rumah pertama adalah sebagai berikut:

Uang muka = 15% x harga rumah

Uang muka = 15% x Rp750 juta = Rp112,5 juta

 

Setelah mengetahui berapa uang muka yang harus Anda siapkan. Selanjutnya, Anda dapat menghitung jumlah pokok kredit, yaitu:

Pokok kredit = Harga rumah – uang muka

Pokok kredit = Rp750 juta – Rp112,5 juta = Rp637,5 juta

 

Anda bisa merencanakan DP beli rumah melalui Aplikasi Finansialku, lho! Segera unduh Aplikasi Finansialku melalui Google Play Store.

Iklan Banner Perencanaan Dana Membeli Rumah - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Selain uang muka membeli rumah, biasanya Anda juga akan dikenakan beberapa biaya berikut ketika mengajukan KPR ke bank:

 

Biaya provisi

Biaya provisi ini adalah sejumlah biaya yang dikenakan oleh pihak bank kepada para nasabah pengguna KPR sebagai bentuk biaya administrasi atas sejumlah dana yang telah mereka pinjamkan.

Besaran biaya provisi ini bisa saja berbeda-beda antara satu bank dengan bank lainya, tetapi sebagian besar bank menetapkan nilai 1% dari pokok kredit yang dipinjamkan. Berikut adalah perhitungannya:

Biaya provisi = 1% x Pokok kredit

Biaya provisi = 1% x Rp637,5 juta = Rp6.375.000

 

Pajak Pembeli (BPHTB)

Menghitung pajak pembeli ini terdiri dari beberapa komponen yang harus dimasukkan, yaitu NJOPTKP (Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak).

Nilai NJOPTKP ini akan berbeda-beda setiap wilayah dan bisa saja berubah sewaktu-waktu sesuai dengan peraturan pemerintah. Misalnya, besaran NJOPTKP yang digunakan adalah untuk wilayah Bandung, yakni sebesar Rp12 juta.

Berikut adalah perhitungan pajak pembeli (BPHTB):

Pajak pembeli = 5% x (Harga rumah – NJOPTKP)

Pajak pembeli = 5% x (Rp750 juta – Rp12 juta) = Rp6.900.000

 

Menghitung Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada umumnya harus dibayarkan sekaligus ketika mengajukan Biaya Balik Nama (BBN).

Menggunakan variabel Rp50 ribu bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung dari kebijakan pemerintah.

PNBP = (1/1000 x harga rumah) + Rp50.000

PNBP = (1/1000 x Rp750 juta) + Rp50.000 = Rp800.000

 

Menghitung Biaya Balik Nama (BBN)

Proses balik nama ini juga akan tergantung pada perjanjian awal dan juga kebijakan yang diterapkan oleh pihak bank. Perhitungan biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

BBN = (1% x Harga Rumah) + Rp500.000

BBN = (1% x Rp750 juta) + Rp500.000 = Rp8.000.000

 

Variabel sebesar Rp500.000 ini bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung dari kebijakan pemerintah.

Selain biaya yang telah dijelaskan di atas, biaya notaris pun perlu diperhitungkan sejak awal, karena proses pengajuan KPR ini juga akan membutuhkan layanan jasa notaris.

 

#2 Biaya Bunga dan Besaran Cicilan KPR

Dalam kenyataannya, bank bisa saja menerapkan perhitungan bunga yang berbeda-beda pada produk KPR yang mereka miliki. Hal tersebut akan sangat tergantung pada kebijakan bank itu sendiri.

Penting sekali untuk Anda mencermati penerapan bunga kredit ini, sebab bunga kredit ini akan sangat mempengaruhi besaran cicilan yang harus dibayarkan ke depannya.

Mengenal KPR Rumah dan Bunga KPR di Indonesia Serta Informasi Mengenai Kredit Pemilikan Rumah 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kenali Cara Beli Rumah Pakai BPJS, KPR BPJS Ketenagakerjaan]

 

Misalnya, Anda akan mengambil KPR dengan asumsi bunga sebesar 10% setahun dan tenor KPR selama 5 tahun. Jadi, besaran bunga KPR dapat dihitung sebagai berikut:

 

Total bunga = Pokok kredit x Bunga per tahun x Tenor dalam satuan tahun

Total bunga = Rp637,5 juta x 10% x 5 = Rp318,75 juta

 

Bunga per bulan = Total Bunga : Tenor dalam satuan bulan

Bunga per bulan = Rp318,75 : 60 = Rp5.312.500

 

Cicilan per bulan = (Pokok Kredit +Total bunga) : Tenor dalam satuan bulan

Cicilan per bulan= (Rp637,5 juta + Rp318,75) : 60 = Rp15.937.500

 

Jadi, jika Anda mengajukan KPR untuk pembelian rumah sebesar Rp750 juta, maka Anda harus membayar KPR Anda per bulan sebesar Rp15.937.500.

 

Hitung dan Rencanakan Pembelian Rumah Anda

Sebelum membeli rumah, wajib bagi Anda untuk membuat perencanaan terlebih dahulu sehingga Anda tahu apakah Anda sanggup mengambil KPR dan membayarnya hingga lunas.

Anda tentu ingin memiliki rumah sendiri untuk ditinggali bersama keluarga, bukan?

Anda juga bisa tonton video di bawah ini untuk melihat tips membeli rumah dari perencana keuangan Finansialku!

 

Selamat menggapai impian Anda untuk memiliki rumah sendiri!

 

Setelah membaca artikel ini, saya yakin Anda telah mengetahui bagaimana simulasi perhitungan KPR.

Bagikan informasi ini kepada teman atau saudara Anda yang belum mengetahui bagaimana simulasi perhitungan KPR yang bermanfaat untuk Anda. Semoga bermanfaat!

 

Sumber Referensi:

  • Fitriya Fitriya. 16 April 2018. Cara Menghitung Biaya KPR dan Cicilannya. https://goo.gl/nDW3Qq

 

Sumber Gambar:

  • KPR 1 – https://goo.gl/NjmWRF
  • KPR 2 – https://goo.gl/1goaeF
Summary
Sebelum Beli Rumah Impian Minimalis, Ketahui Perhitungan Simulasi KPR
Article Name
Sebelum Beli Rumah Impian Minimalis, Ketahui Perhitungan Simulasi KPR
Description
Apakah Anda memiliki impian untuk membeli rumah? Sudah tahu bagaimana perhitungan simulasi KPR untuk membeli rumah impian yang Anda inginkan?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo

About the Author:

Widya Yuliarti CFP®
Widya Yuliarti, SST., MM., CFP® adalah seorang Financial Planner dari Finansialku bersertifikasi (FPSB ID: 1800 0526), ahli dalam keuangan syariah. Menempuh Pendidikan Diploma 4 Teknik Kimia di Politeknik Negeri Bandung dan menempuh Pendidikan S2 Manajemen di Universitas Padjadjaran.

Leave A Comment