Kisah Sukses Raam Punjabi, Raja Sinetron Indonesia

Anda pecinta sinetron Indonesia? Dialah Raam Punjabi, raja sinetron Indonesia yang pernah merugi karena 2 filmnya yang tak laku tapi tetap percaya diri lho! Inilah Kisah Sukses Raam Punjabi!

Apa kisah suksesnya? Simak kisah sukses raja sinetron Indonesia, Raam Punjabi melalui pembahasan artikel di bawah ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Success Story

 

Raam Punjabi

Meniti dari 20 tahun silam, Raam Punjabi, demikianlah namanya adalah seorang muda berkarisma yang mengubah layar kaca televisi Indonesia menjadi sebuah layar kesayangan keluarga dengan setiap adegan film yang ia hasilkan.

Kisah Sukses Raam Punjabi, Raja Sinetron Indonesia 02 Raam Punjabi 2 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses: Intip Gudang Kekayaan Reino Barack]

 

Raam Punjabi adalah pribadi yang percaya dengan sebuah keberhasilan, keberuntungan dan kesuksesan yang harus dikejar dengan semangat dan optimism melewati setiap rintangan hidup yang mencoba menghalangi.

Raam Punjabi mengatakan bahwa:

“Through courage, a strong determined will and sheer hardwork, we can all turn our circumstances around and succeeded. Never lose focus of your goal.”

“Melalui keberanian, tekad yang kuat dan kerja keras, kita semua akan dapat mengubah keadaan dan berhasil. Jangan pernah kehilangan fokus dari tujuan Anda.”

 

Dengan tekad kuat, Raam Punjabi membuktikan dirinya sebagai seorang seniman layar televisi berjiwa muda sejati yang bekerja keras dalam mencapai kesuksesan.

Selain itu Raam Punjabi mengatakan:

“I believe that if we look for opportunities, we will find them everywhere.”

“Saya percaya bahwa jika kita mencari peluang, kita akan menemukannya di mana-mana.”

 

Rekam Jejak Kisah Sukses Raam Punjabi

Pemuda asal India ini sempat tinggal di Surabaya dan pada tahun 1958, Raam Punjabi pindah ke Ibu Kota, Jakarta dan memulai kariernya bekerja sebagai seorang salesman.

Bersama dengan seorang temannya, Raam Punjabi menjalankan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang mail order.

 

Meski demikian, jiwa seninya tidak pernah hilang untuk menjadi bagian dari industri perfilman dan selalu mencari peluang hingga ia menangkap sebuah kesempatan dimana untuk pertama kalinya ia memulai perjalanan di sebuah industri perfilman, saat itu lahirlah PT Parkit Films, dimana ia mengukir prestasinya di sana.

Tidak ada sebuah keberhasilan yang diberikan, itu perlu diusahakan. Inilah yang selalu Raam Punjabi pegang sebagai nilai hidup untuk mencapai keberhasilan.

Sebagaimana orang sukses lainnya, Raam Punjabi bekerja berjam-jam dan memiliki rasa tanggung jawab yang penuh serta tetap fokus pada tujuan yang ingin ia capai.

Melalui PT Parkit Films, Raam Punjabi berhasil memproduksi 2 film layar lebar dalam waktu beberapa tahun. Melalui karyanya, Raam Punjabi memperkenalkan Indonesia ke dunia film Internasional.

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Sekembalinya ia dari Amerika Serikat pada tahun 1988, PT Multivision lahir dan Raam Punjabi beralih dari film layar lebar ke serial Televisi dimana ia menjadi raja sinetron Indonesia.

Semangatnya yang tinggi terus mencipta karya dan berinovasi melalui talentanya dalam mengatur strategi dalam bisnis perfilman yang membuatnya tumbuh subur demi mencapai tujuannya.

Kompetitor akan selalu berusaha untuk menyaingi, namun di mata Raam Punjabi, ia tidak akan pernah merasa terancam oleh sebuah persaingan karena ia selalu optimis akan kerja keras dan inovasi yang ia kembangkan melalui setiap karyanya yang mampu menangkap perhatian masyarakat penikmat sinetron dan film.

Dalam Otobiografi yang ia buat, Raam Punjabi menyatakan bahwa ia memiliki banyak impian, dan salah satunya adalah mendirikan yayasan yang dapat memberikan beasiswa kepada para siswa yang berkomitmen untuk memiliki masa depan dalam industri perfilman dan televisi.

Sebagai seorang produser perfilman, Raam Punjabi terlibat dalam setiap aspek penggarapan film dari membaca script, menghasilkan setiap ide briliannya sendiri dan kemudian menemukan orang yang tepat untuk mengeksekusinya.

Dalam mengimplementasikan visinya, Raam Punjabi tidak memiliki rasa cepat puas, meski yang ia lakukan sudah yang terbaik menurut orang-orang di sekitarnya. Ia berpendapat:

“I dont get too influenced by what others are doing and their strategies. I compete only with my self. I still have many more goals in life that I aim to achieve and I prefer to take it gradually, otherwise I might experience a burn-out.”

“Saya tidak terlalu terpengaruh oleh apa yang orang lain lakukan dan strategi mereka. Saya hanya berkompetisi dengan diri saya sendiri. Saya masih memiliki lebih banyak gol dalam hidup yang ingin saya capai dan saya lebih memilih untuk melakukannya secara bertahap, kalau tidak saya mungkin mengalami kepenatan.”

 

Kisah Sukses Raam Punjabi, Raja Sinetron Indonesia 03 Raam Punjabi 3 - Finansialku

[Baca Juga: Para Pebisnis Wanita, Simak 6 Strategi Bisnis yang Akan Mendatangkan Pertumbuhan]

 

Tidak hanya dalam bisnis perfilman yang ia garap dengan sangat baik, ia juga menyeimbangkan kehidupannya di area yang lain seperti keluarga dan kesehatan yang prima.

Ia mengatakan bahwa:

“Ultimately, what good is all that wealth and success if I cannot enjoy it due to poor health or other reasons. I also like to be able to contribute to society, impart my knowledge and enable other to success. I enjoy travelling and spending valuable time with those who are dear to me.”

“Pada dasarnya, apa yang baik adalah semua kekayaan dan kesuksesan jika saya tidak dapat menikmatinya karena kesehatan yang buruk atau alasan lain. Saya juga ingin dapat berkontribusi untuk masyarakat, memberikan pengetahuan saya dan membiarkan orang lain untuk sukses. Saya menikmati perjalanan liburan dan menghabiskan waktu berharga dengan mereka yang saya sayangi.”

 

Dalam berbisnis, Raam Punjabi menunjukkan karakter seorang pebisnis hebat melalui pengendalian diri, kepercayaan diri, kemampuan konseptual dan kesadaran penuh akan pentingnya strategi jitu dalam mencapai tujuan.

 

Strategi yang ia implementasikan sangat terstruktur dalam menjalankan organisasi disamping kepercayaannya akan pentingnya kerja tim yang solid untuk meraih kesuksesan. Raam Punjabi mengatakan:

“The only thing I take full credit for is that I have set a good example and I am always on the lookout for the newer ways to inspire my employees.”

“Satu-satunya hal yang saya usahakan dengan sekuat tenaga adalah bahwa saya telah memberikan contoh yang baik dan saya selalu mencari cara-cara baru untuk mengilhami karyawan saya.”

 

Impiannya adalah untuk terus membuat film yang mengkolaborasikan Hollywood dan Bollywood dengan standar atau “taste” yang ia inspirasikan sendiri.

Dengan berbagai tekanan dan jadwal yang padat yang seringkali bisa menyita waktu dan bahkan membuat penat, Raam Punjabi sendiri memiliki trik dalam menghadapinya agar dia tidak menjadi burn out.

Agar tetap fokus dan bebas stres, ada juga faktor yang ia jaga di tengah kesibukannya dalam berkarya. Dua faktor yang selalu ia jaga adalah tubuh yang sehat dan juga pikiran yang sehat.

Kisah Sukses Raam Punjabi, Raja Sinetron Indonesia 04 Bebas stres - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Prajogo Pangestu, Sopir Angkot yang Menjadi Bos Barito Pacific (BRPT)

 

Untuk menjaga tubuh yang sehat ia sering berolahraga dengan berenang hampir setiap hari dan juga berlatih yoga.

Ia mengatakan bahwa dengan melakukan kedua hal tersebut, ia menjadi lebih rileks dan meremajakan dirinya disamping menjaga hubungan sosial dengan teman-teman dekat dan juga menonton film untuk menghibur diri ketika pikiran sedang tak terkendali.

Ia menemukan rasa kepuasan ketika ia dapat mengejawantahkan visinya melalui setiap karya film yang ia garap, namun ia tetap menyadari bahwa sebagai orang sukses, sesungguhnya ia tidak dapat mencapainya sendiri.

Ia menyadari bahwa ada orang-orang yang melakukan bagian mereka dalam sebuah tim untuk membuat setiap karyanya bisa diminati oleh masyarakat.

Kekuatan dari kerja sama tim adalah sebuah kehebatan yang ia sadari dari keberhasilan yang ia tuai saat ini.

Inilah yang membuatnya tetap menjadi pribadi yang rendah hati dalam menyikapi setiap pujian yang ia terima dan penghargaan yang ia dapatkan dari orang-orang dan penggemar.

Ada saja kerikil yang menghambat dan juga batu sandungan, tapi ia berusaha untuk membuatnya menjadi batu loncatan agar ia tidak tersandung dan belajar dari kesalahannya sehingga mampu mencapai level berikutnya.

 

Bisnis Raam Punjabi

Adapun Bisnis Raam Punjabi selama ini, yaitu sebagai berikut:

  • PT Parkit Film [1977]
  • PT Tripar Multivision Plus Pontianak (Multivision Plus Kalimantan Barat) [1978]
  • PT Rapi Film [1981]
  • PT Kharisma Starvision Plus [1982]
  • PT Parkit Commercial Production [1983]
  • PT Inem Film [1986]
  • PT Kanta Indah Film [1987]
  • PT Virgo Putra Film [1987]
  • PT Tiga Cakra Film [1989]
  • Sarinande Films [1989]
  • PT Tripar Multivision Plus (Multivision Plus) [1990]
  • Trimulti Film [1997]

 

Kisah Sukses Raam Punjabi, Raja Sinetron Indonesia 05 Produksi Film - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses dari Gustav Magnar, Orang Muda Terkaya Di Dunia ke-3]

 

Produser Perfilman

Raam Punjabi tentunya menjadi produser perfilman yang sudah memiliki jam terbang yang sangat tinggi dapat dilihat sebagai berikut:

  • Special Silencers (1979)
  • Bodoh-bodoh Mujur (1981)
  • Ferocious Female Freedom Fighters (1982) [4]
  • Kamp Tawanan Wanita (1983)
  • Itu Bisa Diatur (1984)
  • The Stabilizer (1986)
  • Pengantin baru (1986)
  • Pembalasan Rambu (1986)
  • Java Burn (1988)
  • The Intruder (1989)
  • Kabut Asmara (1994)

  • Panji Manusia Milenium (2001) (TV series)
  • Bidadari (2001) (TV series)
  • Kiss Kis Ko (2004)
  • Buruan Cium Gue! (2004)
  • Satu Kecupan (2004)
  • Jatuh Cinta Lagi (2006)
  • Kuntilanak (2006)
  • Kangen (I Miss You) (2007)
  • Kuntilanak 2 (2007)
  • Pulau Hantu (2007)
  • Kawin Kontrak (2008)
  • Kuntilanak 3 (2008)
  • O. (Drop Out) (2008)
  • Pulau Hantu 2 (2008)
  • Kawin Kontrak Lagi (2008)
  • MBA: Married by Accident (2008)
  • Kirun + Adul (2009)
  • Jamila dan Sang Presiden (2009)
  • Punk in Love (2009)
  • Nazar (2009)
  • Toilet 105 (2010)

 

Eksekutif Produser Perfilman dan Penulis Naskah

Raam Punjabi pun menjadi eksekutif produser pada film:

  • Petualangan 100 Jam (2004)
  • Pesan dari Surga (2006)

 

Selain menjadi produser dan eksekutif produser Raam Punjabi pun sempat menjadi Penulis naskah, yaitu:

  • Perawan Rimba (1983)
  • Kamp Tawanan Wanita (1983)

 

Tetap Percaya Diri Meski Sempat Filmnya Merugi

Dalam sejarah perhelatannya di dunia perfilman, Raam Punjabi sempat mengalami kegagalan.

Di tahun 2015 yang lalu, dua film yang ia produserkan melalui rumah produksi MVP Pictures tidak mendapatkan respon positif di kalangan penonton. Kedua film itu diantaranya berjudul: Mencari Hilan dan Ayat-ayat Adinda.

Dengan gagal pamor dari kedua film garapannya itu, tentu membuat Raam Punjabi merugi. Sempat terdengar sebuah kabar setelah kerugian yang ia alami Raam Punjabi dikabarkan akan berhenti dari dunia perfilman.

Dalam sebuah konferensi pers, Raam Punjabi memaparkan bahwa itu hanya rumor belaka soal ia akan berhenti berkarya dalam dunia perfilman. Apalagi dikabarkan karena kegagalan dari 2 film garapannya yang tidak mendapat respon positif di mata masyarakat.

Kisah Sukses Raam Punjabi, Raja Sinetron Indonesia 06 Tetap Berusaha - Finansialku

[Baca Juga: Ketahui 5 Tantangan Seorang Pemimpin yang Akan Anda Hadapi dan Bagaimana Cara Menghadapinya]

 

Ia mengatakan bahwa ia sempat mengalami kerugian besar juga sebelumnya, namun ia tetap percaya diri untuk terus berkarya melalui bidangnya di dunia perfilman. Ia juga menjelaskan bahwa jika filmnya belum dihargai oleh penonton, itu artinya belum waktunya.

Raam Punjabi tetap memaklumi kedua film karyanya tidak menarik bagi penonton dan tak laku di bioskop. Menurutnya, kedua film tersebut mendahului waktunya. Artinya, film tersebut belum siap betul untuk ditonton oleh para penonton.

Raam Punjabi tetap optimis bahwa film-film karyanya yang selanjutnya akan dapat berhasil dan menutupi kerugian dari kedua film sebelumnya. Dengan demikian, roda ekonomi perusahaannya bisa tetap terselamatkan.

 

Apakah Anda mendapatkan inspirasi dari kisah sukses Raam Punjabi?

Berikan komentar atau tanggapan Anda pada kolom yang tersedia di bawah ini. Anda juga dapat membagikan setiap artikel dari Finansialku kepada rekan-rekan dan kenalan Anda.

Jika Anda mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan pribadi, keluarga ataupun bisnis, Anda dapat menghubungi Konsultan Perencana Keuangan Finansialku yang siap menolong Anda. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Fachrur Rozie. 30 September 2015. 2 Filmnya Tak Laku, Raam Punjabi Berhenti Jadi Produser? Liputan6.com – https://goo.gl/gfFLSC
  • Admin. Raam Punjabi. Revolvy.com – https://goo.gl/2UQ2wY
  • Millionaire Indonesia. Raam Punjabi : Labour of Love. Indonesia-millionaire.blogspot.com – https://goo.gl/JX48bx
  • Wikipedia. Raam Punjabi. Wikipedia.org – https://goo.gl/cHKCPj

 

Sumber Gambar:

  • Raam Punjabi – https://goo.gl/qJXfX6
  • Raam Punjabi 2 – https://goo.gl/j2XGgb
  • Raam Punjabi 3 – https://goo.gl/XZhQo4
  • Bebas Stres – https://goo.gl/t4nmJ2
  • Produksi Film – https://goo.gl/pZ9Nuo
  • Tetap Berusaha – https://goo.gl/DKP2Mc
Kriswangsa Bagus Kusuma Yudha
Kriswangsa Bagus Kusuma Yudha, Memiliki ketertarikan dengan kepemimpinan, pengembangan karakter, keterampilan & karier. Terbuka dengan berbagai pengetahuan, ide kreatif & input yang konstruktif. My LIFE My HIStory

Leave A Comment