Komoditas yang Paling Diminati Trader Dalam Mendatangkan Keuntungan

Yuk, tengok komoditas yang paling diminati trader dalam mendatangkan keuntungan saat investasi komoditas!

Bursa komoditas memungkinkan investor dan trader melakukan transaksi atas puluhan jenis produk, namun produk komoditas apakah yang paling likuid dan bervolume tinggi di seluruh dunia?

Apa saja yang membuatnya diidolakan oleh para trader dan investor sepanjang masa?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Likuiditas Pada Bursa Komoditi

Likuiditas menjadi faktor utama yang paling berpengaruh pada aktivitas trader komoditi. Likuiditas memudahkan trader dan investor dalam melakukan transaksi jual beli.

Meski ada banyak pilihan produk yang tersedia, tidak semuanya memiliki likuiditas yang baik. Semakin besar volume transaksi, semakin kecil selisih jual belinya.

Selisih jual beli yang jauh diakibatkan oleh likuiditas yang rendah dan akan mengganggu kelancaran transaksi. Selain itu, selisih jual beli yang lebar menimbulkan kerugian bagi trader sehingga menggerus keuntungan bahkan keuntungan yang didapat tidak cukup menutup selisih.

Likuiditas tinggi memberikan fleksibilitas bagi trader karena dapat diperjualbelikan jangka waktu singkat (bahkan trading harian) dan trading jangka waktu panjang.

Pada kondisi likuiditas tinggi menunjukan tingginya volume transaksi pada kondisi normal, sehingga transaksi dapat berjalan lancar meskipun volatilitas harganya belum tentu tinggi.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

 

Komoditas Paling Diminati

Sejak dahulu kala, emas dan minyak mentah sangat diminati oleh trader dan investor seluruh dunia.

Meskipun banyak produk komoditas yang keluar masuk daftar produk komoditas dengan volume tertinggi, emas dan minyak mentah selalu berada pada urutan tertinggi.

Keduanya sama-sama memiliki jumlah ketersediaan terbatas di dunia, sehingga secara alamiah harganya akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya permintaan masyarakat.

 

Minyak mentah ditransaksikan pada New York Merchantile Exchange (NYMEX) yang merupakan anggota dari Chicago Mercantile Exchange (CME).

Adapun transaksi harian minyak mentah mencapai 800 ribu per periode 1 jam di seluruh dunia yang menjadikannya bursa yang paling aktif.

Minyak mentah juga sangat rentan terhadap berita politik dan pengumuman data-data ekonomi yang berkaitan, volatilitasnya yang tinggi inilah yang semakin menambah ketertarikan trader untuk berspekulasi.

Minyak mentah menyuplai kira-kira 40% dari total kebutuhan energi dunia sehingga tidak diragukan lagi sebagai raja komoditas secara jumlah produksi dan pengaruhnya terhadap ekonomi global.

Minyak mentah sangat aplikatif dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sebagai dasar dari bahan bakar, bahan baku industri petrokimia, aspal, dan lain sebagainya.

Adapun negara konsumen terbesarnya adalah Tiongkok, India dan negara-negara berkembang yang pertumbuhan ekonominya di atas rata-rata sejarahnya.

Peningkatan permintaan ini tidak sesuai dengan laju produksi sehingga sebagian orang meyakini bahwa kenaikan harga minyak mentah akan terjadi secara alamiah dan tak terhindarkan.

Komoditas yang Paling Diminati Trader Dalam Mendatangkan Keuntungan 02 Minyak - Finansialku

[Baca Juga: Mari Pelajari Komoditas Ekspor Indonesia yang Ada Dalam Investasi]

 

Emas berjangka ditransaksikan di NYMEX pada divisi Commodity Exchange (COMEX).

Sejak pertama kali ditambang manusia pada 6.000 tahun lalu, emas hanya tersedia sebanyak 150.000 ton hingga saat ini. Sebagai bayangan, jika emas di seluruh dunia dikumpulkan, jumlahnya bahkan tidak cukup untuk menutup 4 kolam renang Olympic!

Emas merupakan logam paling istimewa karena sifatnya yang kuat, tidak mudah bereaksi (bahkan terhadap oksigen), dan tidak mudah korosi sehingga banyak digunakan sebagai perhiasan, seserahan acara adat pada berbagai negara berkembang, elektronik, kedokteran, dan moneter.

Untung dan Rugi Membeli Emas 01 - Finansialku

[Baca Juga: Investasi Emas Batangan adalah Sarana untuk Hedging dan Diversifikasi Portofolio Investasi]

 

Bank sentral negara-negara menggunakan emas sebagai dasar dalam menerbitkan uang. Selain itu emas dipercaya sebagai “pelindung nilai” atas inflasi dan melindungi nilai dari krisis politik.

Sebagian melakukan investasi pada emas sebagai tindakan proteksi atas kebijakan devaluasi pemerintah terhadap mata uang negaranya.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

Satu Sektor, Beda Likuiditas

Meski termasuk pada sektor yang sama, tiap produk memiliki likuiditas yang berbeda sehingga tidak tepat jika menyamakan bahwa seluruh sektor energi dan tambang bersifat likuid.

Berikut ini produk-produk komoditas mulai dari yang paling likuid hingga yang kurang likuid:

 

#1 Logam Mulia

Logam mulia yang paling likuid adalah emas.

Selain karena banyaknya penggunaan dalam kehidupan sehari-hari dan sifatnya yang istimewa, emas tersedia dalam berbagai jenis transaksi. Contohnya transaksi berjangka, fisik, dan sebagainya.

Selain emas, logam mulia yang cukup likuid adalah perak dan palladium.

Di samping logam mulia, sektor logam juga terbagi atas logam dasar yang banyak digunakan sebagai komponen industri seperti besi, aluminium, nikel, dan tembaga. Namun logam dasar memiliki likuiditas rendah.

Jika Anda tertarik mengetahui lebih banyak tentang investasi emas, silakan download ebook investasi emas untuk investor pemula. Anda bisa dapatkan dengan gratis lho!

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

 

#2 Energi

Minyak mentah diibaratkan darah penggerak perekonomian dunia. Perubahan harganya selalu menjadi sorotan seluruh pelaku industri dunia. Tanpanya transportasi tidak dapat berlangsung.

Dapat dibayangkan semua transportasi baik di udara, laut dan darat semuanya membutuhkan minyak mentah yang kemudian diolah lebih lanjut sesuai kebutuhan.

Selain itu, minyak mentah juga digunakan sebagai bahan dasar industri petrokimia, seperti plastik dan kosmetik.

Tidaklah mengherankan jika minyak mentah merupakan produk komoditas paling likuid di sektor energi.

Sebenarnya ada beberapa produk yang menempati sektor energi, yaitu gas alam, batu bara, etanol, uranium, dan sebagainya. Namun produk-produk tersebut memiliki volatilitas yang jauh lebih rendah dibandingkan minyak mentah.

Definisi Komoditas Adalah 1 Finansialku

[Baca Juga: Apa Komoditas Andalan Indonesia yang Memberikan Return Tinggi?]

 

Berikut ini persyaratan produk komoditi dapat dikatakan memiliki likuiditas tinggi:

  1. Harus dapat dijual belikan secara fisik atau berdasarkan pasar tunai.
  2. Harus memiliki jumlah penjual dan pembeli serta hedger, spekulator, dan investor dalam jumlah sangat besar.
  3. Transaksi harus dilakukan secara terbuka, transparan tanpa tindakan diskriminatif.
  4. Harus terdapat keterkaitan yang jelas antara produk turunan dan produk komoditas fisik.
  5. Ada mekanisme pertukaran yang jelas antara komoditas tunai dan produk turunannya.
  6. Harus ada titik temu antara harga tunai dan harga-harga yang merefleksikan harga masa depan pada instrumen kontrak berjangka.

 

 

Bagaimana Dengan Komoditas Agrikultur?

Komoditas agrikultur diketahui sebagai komoditas lunak. Terdiri atas kopi, jagung, biji coklat, kacang kedelai, gula, kapas, teh, minyak sawit, sektor peternakan (mencakup hewan ternak hidup seperti sapi dan babi), gandum, keju, susu, karet, dan sebagainya.

Dari produk-produk tersebut, secara berturut-turut yang memiliki likuiditas dan volume transaksi harian yang tinggi adalah kacang kedelai, jagung, gandum, dan gula.

Produk sektor ini sangatlah unik karena bersifat musiman dan dapat dimakan. Hal ini menjadikan produk agrikultur sangatlah penting sebagai sumber makanan dan sumber bahan baku industri.

Namun karena sifatnya yang terpengaruh musim, cuaca, wabah, penyakit tanaman, dan dipengaruhi faktor geografi, tidak semua lokasi dapat menanamnya dengan baik.

Komoditas Agrikultur Indonesia 01 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Bisa Investasi di Komoditas Agrikultur Indonesia? Pahami Caranya!]

 

Hal ini menyebabkan volatilitas harga.

Jika dibandingkan dengan sektor energi dan logam, sektor ini memiliki likuiditas yang lebih rendah. Meski menyimpan berlimpah peluang pada musimnya, trader menyukai produk yang tersedia sepanjang musim serta spekulatif.

Diperkirakan sektor agrikultur akan bertumbuh dengan pesat di masa depan seiring dengan pertumbuhan populasi dunia dari 7,5 miliar penduduk bumi menjadi 11,8 miliar penduduk pada tahun 2100.

 

Likuiditas yang Utama

Kendaraan investasi apapun yang Anda gunakan dalam transaksi komoditas baik itu kontrak berjangka, pasar fisik, pasar opsi, dan sebagainya, pastikanlah produk yang Anda pilih memiliki likuiditas yang tinggi dan volume transaksi besar.

Volatilitas yang tinggi tidak berarti likuiditasnya juga tinggi. Sering kali likuiditas tinggi juga berpengaruh terhadap komisi transaksi.

Seiring dengan perkembangan dunia finansial, pastikan Anda juga memilih produk komoditas yang tetap akan prospektif di masa depan sesuai dengan perkembangan zaman.

 

Silakan beri komentar dan pendapat Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Amine 2007. Commodities for Dummies. Indiana: Wiley.
  • Chuck Kowalski. 22 Agustus 2018. The Most Actively Traded Commodities. Thebalance.com – https://bit.ly/2fMHmgl

 

Sumber Gambar:

  • Komoditas yang Paling Diminati Trader – https://goo.gl/k2ZoGt
  • Komoditas Minyak – https://goo.gl/xuRSwj
Summary
Komoditas yang Paling Diminati Trader Dalam Mendatangkan Keuntungan
Article Name
Komoditas yang Paling Diminati Trader Dalam Mendatangkan Keuntungan
Description
Yuk, tengok komoditas yang paling diminati trader dalam mendatangkan keuntungan saat investasi komoditas! Bursa komoditas memungkinkan
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo