Bagaimana peluang investasi komoditas agrikultur Indonesia? Bagaimana pula cara memulai investasi komoditas?

Mari kita simak pembahasannya pada artikel berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Peluang Fundamental

Indonesia memiliki sumber daya alam yang berlimpah dengan berbagai keanekaragaman komoditas. Produk komoditas Indonesia meliputi sektor pertambangan dan perkebunan.

Kedua bidang ini berkontribusi 60% produk ekspor unggulan Indonesia. Contoh produknya adalah kopi, teh, cokelat, karet, olein (minyak sawit), batu bara dan emas.

Akhir-akhir ini semakin banyak masyarakat yang penasaran dengan bursa komoditi. Padahal secara tidak langsung hampir setiap saat kita menggunakan olahan produk komoditas.

Namun, bagaimana cara memperoleh keuntungannya? Inilah peluang tersembunyi di balik pasar komoditi.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

#1 Pertumbuhan Penduduk

Abad 21 ini mencatatkan rekor jumlah penduduk dunia terbanyak sepanjang sejarah peradaban manusia.

The United Nations (UN) memprediksi pertambahan penduduk dunia setidaknya sebanyak 1 miliar manusia per dekade selama 50 tahun ke depan.

Sehingga diperkirakan pada tahun 2050 jumlah penduduk dunia berjumlah 9 miliar manusia. Hal ini terjadi akibat pertumbuhan jumlah penduduk secara eksponensial.

Dengan data tersebut dapat disimpulkan bahwa seiring bertambahnya jumlah manusia, tentu semakin meningkat pula permintaan atas hasil komoditas untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Daun Teh Termahal Di Dunia 08 Gyokuro Tea - Finansialku

[Baca Juga: Mari Pelajari Komoditas Ekspor Indonesia yang Ada Dalam Investasi]

 

#2 Urbanisasi

Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk bumi, diperoleh juga fakta bahwa di abad ini terjadi pergerakan urbanisasi terbesar sepanjang sejarah.

Dengan pola gaya hidup urbanisasi ini, masyarakat cenderung menyukai tinggal di perkotaan untuk mempermudah mobilitas dalam bekerja.

Hal ini berpengaruh terhadap prospek masa depan komoditas karena masyarakat yang pindah ke perkotaan akan mengkonsumsi lebih banyak sumber daya alam dibandingkan masyarakat yang tinggal di pinggir kota atau pedesaan.

Sumber daya alam dibutuhkan untuk memperluas kota dan mendirikan tempat tinggal seperti rumah susun/apartemen. Selain itu diperlukan juga untuk membangun jalan, memproduksi kendaraan dan memenuhi kebutuhan hidup.

Daun Teh Termahal Di Dunia 07 Poo Poo Pu-Erh Tea - Finansialku

[Baca Juga: Ekspor Dan Investasi Membaik, Namun Pola Konsumsi Masyarakat Berubah]

 

#3 Industrialisasi

Revolusi industri yang pertama terjadi pada abad ke 19 dimana sebagian besar transformasi industri terjadi di Eropa Barat dan Amerika Utara.

Selanjutnya industrialisasi menyebar ke seluruh belahan dunia. Di abad ke 21 ini, negara berkembang turut berlomba-lomba menjadi negara industrialis untuk meningkatkan GDP negaranya.

Tentu dalam menjalankan kegiatannya, industri menggunakan sumber daya alam dan pertambangan sebagai bahan baku. Seiring berkembangnya industri di negara-negara dunia, makin besar pula dorongan kenaikan harga komoditas.

60-Wisata-Malang-27.-Kebun-Teh-Wonosari

[Baca Juga: Ekonomi Global yang Tak Stabil Ancam 7 Negara Terkena Krisis, Bagaimana dengan Indonesia?]

 

Memulai Transaksi Komoditas

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memulai transaksi di bursa komoditas. Setiap cara memiliki keunikan masing-masing yang perlu disesuaikan dengan profil investor/trader. Beberapa caranya yaitu sebagai berikut.

 

#1 Transaksi Kontrak Berjangka (Futures Market)

Pada tahap pra transaksi, calon nasabah perlu mengetahui contoh transaksi yang wajib diberikan oleh pialang/broker melalui simulasi transaksi (demo account).

Selain peluang keuntungan, calon nasabah harus memahami risiko yang ada dalam transaksi berjangka.

Di sisi lain juga perlu berlatih menyesuaikan diri dengan platform transaksi yang hendak digunakan sebelum melakukan transaksi sungguhan.

Selanjutnya, calon nasabah memilih pialang yang paling sesuai dan merupakan Anggota JFX (Jakarta Future Exchange) yang dapat dicek ke situs resmi jfx.co.id.

Hal ini sangat penting untuk memastikan pialang tersebut resmi agar dapat menghindari transaksi ilegal dan penyimpangan yang merugikan.

Karena pialang resmi telah mendapat izin operasi dan diawasi oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Biasanya pialang resmi memiliki nama belakang perusahaan “Berjangka” atau “Futures”. 

Cara Keren Menghitung Keuntungan Transaksi Saham Lewat Aplikasi Finansialku 2 Finansialku

[Baca Juga: Rupiah Melemah, Pemerintah Batasi Impor]

 

Namun demikian, tidak hanya nasabah yang memiliki kewajiban untuk mengenali perusahaan pialang.

Pihak pialang juga wajib mengenal calon nasabah melalui prosedur Know Your Customer untuk memastikan bahwa nasabah layak melakukan transaksi.

Jika semua prosedur terpenuhi, selanjutnya nasabah wajib membaca dan berhak menerima penjelasan dari Wakil Pialang atas Dokumen Pemberitahuan Adanya Risiko (Risk Disclosure Statement) dan Dokumen Pembukaan Rekening.   

Selain itu, pialang resmi biasanya memberikan juga Trading Rules atau panduan bertransaksi kepada nasabahnya.

Selanjutnya apabila dokumen sudah disepakati, kemudian diikuti dengan proses penandatanganan dokumen- dokumen dan penyetoran dana ke rekening pialang.  

Setelah dana masuk dan rekening aktif, nasabah dapat melakukan login pada halaman transaksi. Nasabah kemudian memilih rekening transaksi yang akan digunakan dan memilih kontrak yang dikehendaki.

Jangan lupa untuk memastikan kecukupan jumlah margin. Kemudian nasabah dapat melakukan perintah beli ataupun menjual transaksi yang dilakukan.

Setelah transaksi dilakukan, pialang wajib memberikan riwayat transaksi kepada nasabah.

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

#2 Berinvestasi pada Saham Komoditas Indonesia

Selain melakukan transaksi pada bursa komoditas secara langsung, Anda dapat pula memberi saham perusahaan komoditas.

Perusahaan ini melakukan sebagian besar usahanya dalam produksi, pengolahan, dan distribusi berbagai komoditas.

Sebagai catatan, jika Anda membeli saham perusahaan komoditas maka ada lebih banyak hal yang dipertimbangkan.

Karena faktor penentu keuntungan/kerugian tidak lagi hanya pada komoditas yang dituju, melainkan juga fundamental perusahaan seperti kemampuan manajemen perusahaan, profit perusahaan dan pertumbuhannya.

Di Indonesia terdapat banyak perusahaan publik yang bergerak di bidang komoditas seperti sektor pertambangan dan perkebunan.

Contohnya PTBA (komoditas batu bara), AALI (komoditas perkebunan), ADRO (komoditas pertambangan), SSMS (komoditas minyak kelapa sawit), dan masih banyak perusahaan terbuka lainnya di bidang komoditas sumber daya alam.

198-Wisata-Jogja-107.-Teh-Nglinggo

[Baca Juga: Apa Komoditas Andalan Indonesia yang Memberikan Return Tinggi?]

 

Risiko Komoditas

Investasi/berdagang meliputi keahlian dalam mengelola risiko sambil menghasilkan keuntungan. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam bertransaksi komoditas.

 

#1 Risiko Geopolitik

Sumber daya komoditi tersebar di berbagai belahan dunia yang memiliki kebijakan pemerintah tertentu. Tentunya dengan berbagai peraturan negara yang berbeda-beda.

Konflik politik di suatu daerah seringkali turut mempengaruhi ketersediaan komoditas. Solusi untuk meminimalisasi risiko yang dapat terjadi ditempuh dengan cara mempelajari sejarah sumber daya tersebut dan daerah penghasilnya.

Jika Anda berinvestasi pada perusahaan komoditas, disarankan untuk memilih perusahaan yang sudah berpengalaman dalam menghadapi berbagai kondisi pasar.

 

#2 Spekulasi

Biasanya trader komoditas berlaku sama seperti trader saham atau forex yang mengharapkan keuntungan ataupun volatilitas harga dalam waktu singkat.

Trader memperkirakan pergerakan harga atas suatu produk komoditi yang dipilihnya pada kontrak tertentu. 75% uang yang berada pada bursa komoditas berasal dari pengguna komersil sedangkan 25% lainnya merupakan speculator.

Disarankan trader untuk mengikuti arah pergerakan pasar dan ikutilah pergerakan pengguna komoditas komersil. Biasanya transaksi mereka ditunjukkan dengan pergerakan harga yang tegas dan volume yang cukup tinggi.

 

Transaksi Komoditas Agrikultur

Seiring perkembangan dunia keuangan, saat ini tersedia banyak pilihan produk komoditas yang dapat ditransaksikan.

Selain itu di Indonesia banyak pula perusahaan bagus yang bisnis di sektor komoditas sehingga bagi Anda yang terbiasa dengan pasar modal dapat lebih mudah untuk bergabung dengan instrumen komoditas.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan seputar komoditas agrikultur di Indonesia? Tinggalkan pertanyaan dan komentar Anda pada kolom di bawah.

Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini pada orang-orang di sekitar Anda. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 17 Februari 2016. Pahami Mekanismenya, Baru Transaksi! Jfx.co.id – https://goo.gl/obqpgf
  • Amine Bouchentouf. 2007. Commodities for Dummies. Indiana: Wiley.
  • Helyette Geman. 2008. Risk Management in Commodity Markets: From Shipping to Agriculturals and Energy. Hoboken: Wiley.

 

Sumber Gambar:

  • Agrikultur 1 – https://goo.gl/vYxK6f
  • Pertumbuhan Penduduk – https://goo.gl/2ucwJb
  • Urbanisasi – https://goo.gl/LuiwTX
  • Industrialisasi – https://goo.gl/q8X4qB
  • Agrikultur 2 – https://goo.gl/REkYay