Para Mahasiswa, Perlukah Memiliki Asuransi Penyakit Kritis?

Perlukah para mahasiswa memiliki asuransi penyakit kritis? Seperti yang sudah kita ketahui, penyakit kritis dapat menyerang siapa saja, bukan hanya orangtua, tetapi anak muda pun dapat terkena penyakit kritis, termasuk para mahasiswa. Kalau begitu, apakah para mahasiswa juga perlu memiliki asuransi penyakit kritis?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

Sebagai Seorang Mahasiswa

Sebagai mahasiswa, Anda dianggap sebagai kelas tertinggi di dalam dunia pendidikan, dimana Anda sudah diberikan tanggung jawab untuk menentukan jurusan yang Anda inginkan, menentukan jadwal mata kuliah Anda sendiri, dan apakah Anda harus menyelesaikan tugas yang diberikan atau tidak. Tidak ada guru yang akan marah kepada Anda apabila Anda tidak mengerjakan tugas Anda. Oleh karena itu, Anda sebagai mahasiswa harus bertanggung jawab atas diri Anda sendiri.

Begitu pula dalam hal keuangan, memang masih ada beberapa mahasiswa yang masih bergantung kepada orangtua, tetapi ada juga mahasiswa yang sudah bertanggung jawab mencari uang sendiri. Baik masih bergantung ataupun sudah mencari uang sendiri, Anda sebagai mahasiswa sudah bertanggung jawab untuk mengatur dan mengelola keuangan yang sudah Anda peroleh.

Para Mahasiswa, Perlukah Memiliki Asuransi Penyakit Kritis 02 - Finansialku

[Baca Juga: Para Mahasiswa, Miliki 24 Prinsip Menjadi Orang Sukses di Usia Muda]

 

Tetapi yang harus sama-sama kita perhatikan adalah sebagai seorang mahasiswa, kita memiliki prioritas utama dalam menyelesaikan kuliah tepat waktu. Fokus utama seorang mahasiswa adalah untuk belajar dengan baik, membangun jaringan pertemanan yang luas sehingga kita bisa siap ketika nanti kita memasuki dunia kerja setelah kita lulus kuliah.

Mengatur keuangan adalah salah satu keahlian yang harus kita pelajari sedini mungkin dan penting, tetapi bukan berarti itu membuat kita menomor duakan tanggung jawab kita untuk dapat lulus dengan baik. Ini yang harus menjadi dasar dan pegangan kita ketika kita ingin mempertimbangkan apakah perlu kita memiliki asuransi penyakit kritis. Sebelum menjelaskan dengan lebih detail mengenai perlukah para mahasiswa memiliki asuransi penyakit kritis, mari kita bahas secara singkat, apa manfaat asuransi penyakit kritis itu.

 

Asuransi Penyakit Kritis

Penyakit kritis adalah jenis penyakit yang sangat berbahaya yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu relatif cepat dan dapat menyerang siapa saja. Jenis penyakit ini bukan hanya dapat menyebabkan kematian dalam waktu yang relatif cepat, tetapi juga membutuhkan biaya pengobatan yang relatif mahal. Banyak orang yang berjuang untuk melawan penyakit kritis dengan menghabiskan hampir seluruh kekayaan mereka.

Asuransi penyakit kritis adalah salah satu jenis asuransi yang memberikan uang pertanggungan sebagai ganti rugi finansial apabila tertanggung terkena salah satu jenis penyakit kritis. Asuransi penyakit kritis mentransfer atau men-sharing-kan risiko finansial yang seharusnya ditanggung sepenuhnya oleh orang atau anggota keluarga yang terkena penyakit kritis, kepada pihak asuransi.

Masih Mahasiswa Sudah Ingin Bebas Keuangan Bisa Kok Ini Panduannya! 01 - Finansialku

[Baca Juga: Masih Mahasiswa Sudah Ingin Bebas Keuangan? Bisa Kok Ini Panduannya!]

 

Oleh karena pentingnya asuransi tersebut, sekarang ini banyak sekali orang yang sudah memiliki dan merasakan asuransi penyakit kritis. Karena itu semakin banyak pula anak-anak muda yang mengambil asuransi penyakit kritis untuk dapat meringankan biaya finansial yang harus ditanggung akibat penyakit kritis.

 

Para Mahasiswa, Perlukah Memiliki Asuransi Penyakit Kritis?

Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya, bahwa tugas dan tanggung jawab seorang mahasiswa adalah untuk belajar dan lulus dengan baik sehingga mereka siap ketika masuk ke dalam dunia kerja. Merencanakan keuangan, termasuk di dalamnya memiliki asuransi penyakit kritis memang merupakan tanggung jawab yang tidak kalah pentingnya, tetapi apakah perlu? Jawabannya adalah tergantung.

Kita tidak pernah tahu kapan risiko itu akan datang. Tetapi sebagai mahasiswa, kita masih belum memiliki tanggungan finansial, fokus kita adalah untuk menuntut ilmu dan menyiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Memiliki asuransi penyakit kritis untuk mencegah kerugian finansial, memiliki tujuan untuk membantu finansial orang tua atau keluarga kita jika risiko itu datang.

Asuransi Apa yang Dibutuhkan oleh Mahasiswa

[Baca Juga: Asuransi Apa yang Dibutuhkan oleh Mahasiswa?]

 

Jika Anda sebagai mahasiswa masih bergantung terhadap orangtua, maka orangtua juga masih memiliki tanggung jawab untuk memutuskan apakah Anda harus memiliki asuransi penyakit kritis atau tidak. Karena ketika risiko penyakit kritis datang, maka finansial orangtualah yang akan sangat terganggu.

Tetapi alangkah baiknya, jika Anda mendapatkan dana yang berasal dari orangtua, dapat Anda kelola dengan baik termasuk diprioritaskan untuk memiliki asuransi penyakit kritis. Jika Anda sudah dapat mencari penghasilan sendiri, Anda harus mempertimbangkan untuk memiliki asuransi penyakit kritis, untuk melindungi Anda dan keluarga dari kerugian finansial yang dapat terjadi.

 

Asuransi Penyakit Kritis untuk melindungi Anda dari kerugian finansial. Click to Tweet

 

Pada tahap ini, berapa besarnya uang pertanggungan belum menjadi poin penting, karena Anda masih belum memiliki tanggungan. Tetapi Anda harus mempertimbangkan untuk memiliki asuransi penyakit kritis tersebut. Setelah Anda masuk ke dalam dunia pekerjaan dan merencanakan keuangan pribadi Anda dengan penghasilan Anda, maka asuransi penyakit kritis yang Anda miliki, dapat disertakan dalam perencanaan keuangan Anda nantinya.

 

Menjadi Mandiri dan Bertanggung Jawab

Ketika Anda sebagai mahasiswa dapat mengatur keuangan Anda sendiri, baik yang berasal dari orangtua Anda maupun yang Anda dapatkan sendiri, berarti Anda sudah belajar untuk lebih bertanggungjawab terhadap hidup Anda. Dengan fokus pada kuliah Anda sebagai prioritas utama serta bertanggung jawab mengatur keuangan Anda, menjadi salah satu bukti bahwa Anda sudah belajar untuk lebih mandiri dan dewasa. Bertanggung jawablah atas apa yang dipercayakan kepada Anda, maka Anda akan dipercayakan lebih lagi di masa yang akan datang.

 

Apakah Anda sudah memiliki asuransi penyakit kritis? Apa pertimbangan Anda sebagai mahasiswa dalam memilih asuransi? Berikan jawaban dan pendapat Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Gambar:

  • Mahasiswa – https://goo.gl/NiuN2q dan https://goo.gl/HPSNoA

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana

About the Author:

Ricky Susanto Joeng CFP®
Ricky Susanto Joeng S.Si. S.Kom. CFP® adalah seorang perencana keuangan independen bersertifikasi (FPSB ID: 1300 0406). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Matematika dan Ilmu Komputer, Universitas Bina Nusantara. Memiliki pengalaman di bidang personal finance dan manajemen risiko, personal cashflow, asuransi unitlink dan investasi.

Leave A Comment