5 Tips Sukses Mencapai Tujuan Investasi Ala RK

Bagaimana 5 tips sukses dalam mencapai tujuan investasi ala RK? Mencapai tujuan investasi merupakan salah satu impian dari setiap orang yang sedang berinvestasi. Apakah Anda ingin juga?

Simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini!

 

Artikel ini dipersembahkan oleh:

Logo Rivan Kurniawan

 

5 Tips Sukses Mencapai Tujuan Investasi

Pernah gak sih terbesit dalam pikiran Anda bahwa ada orang-orang yang berhasil mencapai tujuannya dalam mengelola investasi mereka? Kemudian Anda penasaran, apa saja sih yang sudah mereka lakukan untuk mencapai tujuan investasi tersebut?

Nah, berikut ini tips-tips sukses dalam mencapai Tujuan Investasi atau Investment Goals yang penulis lakukan sejauh ini.

 

#1 Miliki Tujuan Investasi Jangka Panjang

Hal pertama yang perlu Anda miliki ketika berinvestasi adalah Tujuan Investasi Jangka Panjang.

Tujuan investasi jangka panjang ini berfungsi seperti GPS. Jika ternyata kita berada di luar jalur, maka kita akan segera mengetahuinya.

Apakah Anda pernah bertanya kepada diri Anda sendiri, berapa uang yang ingin Anda miliki, misalkan dalam waktu 10 tahun mendatang? Anda bisa menuliskan secara detail berapa uang yang ingin Anda miliki 10 tahun dari sekarang.

Apakah Anda ingin memiliki dana investasi sebesar Rp100 juta? Rp1 miliar? Atau Rp10 miliar?

5 Tips Sukses Mencapai Tujuan Investasi Ala RK 02 - Finansialku

[Baca Juga: Inilah 8 Cara Investasi Saham Jangka Panjang yang Sederhana yang Bisa Anda Praktikkan]

 

Jika Anda telah memiliki tujuan investasi jangka panjang Anda, hal berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah breakdown tujuan investasi jangka panjang tersebut menjadi tujuan investasi jangka yang lebih pendek.

Misalkan, jika Anda ingin memiliki dana Rp100 juta, maka 10 tahun dari sekarang, berapa dana investasi yang perlu Anda siapkan saat ini?

Formula sederhana yang bisa Anda lakukan adalah dengan formula sebagai berikut:

FV = PV X (1 + i) n

 

Keterangan:

  • FV = Future Value (tujuan dana investasi jangka panjang)
  • PV = Present Value (dana yang dimiliki saat ini)
  • i = Interest Rate atau Return investasi

 

Misalkan, Anda memiliki tujuan ingin memiliki dana investasi Rp100 juta, dalam waktu 10 tahun dan return 15% per tahun, maka dana yang perlu Anda siapkan saat ini adalah:

Rp100 juta = PV x (1 + 15%) 10

Rp100 juta = PV x (1,15) 10

Rp100 juta = PV x 4,04

PV = Rp100 juta : 4,04

PV = Rp24,7 juta (pembulatan menjadi Rp25 juta)

 

Jika Anda ingin memiliki dana investasi Rp100 juta, 10 tahun dari sekarang, dengan asumsi return 15% per tahun, dana yang perlu Anda siapkan saat ini adalah Rp25 juta.

Dengan breakdown seperti ini, akan membantu Anda untuk melihat secara lebih jelas peta perjalanan untuk mencapai tujuan investasi Anda di masa yang akan datang.

Sekarang Saatnya Untuk Evaluasi Rencana Keuangan 2018 02 Evaluasi Keuangan 2 - Finansialku

[Baca Juga: 5 Cara Milenial Wujudkan Tujuan Keuangannya]

 

Sewaktu penulis memulai perjalanan investasi saat di usia 20 tahun, penulis menantang diri sendiri untuk menuliskan tujuan investasi jangka panjang penulis.

Dalam catatan tersebut, penulis menuliskan angka, yang menurut penulis waktu itu, adalah angka yang sangat spektakuler. Namun ternyata 10 tahun berselang, angka tersebut bisa terlewatkan.

Dengan memiliki tujuan investasi jangka panjang, Anda juga akan mampu menetapkan perencanaan yang jelas dan terarah, guna menghindari pengeluaran yang berada diluar perencanaan atau yang sering disebut dengan impulsive buying.

Dalam konsumsi kebutuhan sehari-hari, sering kali kita tergoda untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan, dan hampir sebagian besar masyarakat kita gagal mencapai tujuan investasinya, hanya karena impulsive buying ini.

 

#2 Prioritaskan Dana untuk Investasi

Jika Anda sudah berhasil membuat tujuan investasi jangka panjang, hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah miliki mindset bahwa dana investasi adalah prioritas.

Banyak orang yang menganggap bahwa dana investasi didapatkan dengan Formula:

Pendapatan – Pengeluaran = Investasi

 

Jadi, misalkan Anda memiliki pendapatan Rp10 juta per bulan, dan pengeluaran Anda Rp7 juta per bulan, maka dana investasi Anda adalah Rp3 juta per bulan.

Just For Fun Begini Hasil Ramalan Zodiak Tentang Keuangan Tahun 2019 02 Uang - Finansialku

[Baca Juga: 5+ Tips Investasi untuk Karyawan Baru Dalam Mewujudkan Pernikahan]

 

Padahal jika Anda memiliki mindset bahwa dana investasi adalah prioritas, maka seharusnya formulanya menjadi:

Pendapatan – Dana Investasi = Pengeluaran

 

Jadi, misalkan Anda memiliki pendapatan Rp10 juta per bulan, dan Anda “memaksa” diri Anda untuk berinvestasi Rp5 juta per bulan, maka bawah alam sadar Anda akan “memaksa” diri Anda agar pengeluaran Anda tercukupkan di angka Rp5 juta sisanya.

 

“Pak, mana cukup zaman sekarang hidup dengan hanya Rp5 juta per bulan?”

Nah itulah pentingnya mindset tadi. Jika Anda sudah memiliki mindset yang benar, selain alam bawah sadar Anda akan memaksa untuk menekan pengeluaran, alam bawah sadar juga akan memaksa Anda untuk kreatif meningkatkan pendapatan, entah dengan memiliki side job, bisnis sampingan, jualan online, dan sebagainya.

Kalau Anda mindset-nya masih dana investasi adalah sisa dari pendapatan Anda saat ini, ya Anda akan seterusnya berada di comfort zone, karena bawah alam sadar Anda akan membisikkan kepada Anda “udah gak usah kerja keras, segini aja udah cukup kok”.

Quiz 4 Jenis Kepribadian Dalam Mengatur Keuangan, Kamu yang Mana 01 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Membangun Pola Pikir Orang Kaya Dalam Diri? Begini Caranya]

 

Dengan memiliki mindset bahwa dana investasi adalah prioritas, Anda akan lebih mudah dan terlatih dalam mengelola keuangan Anda untuk memprioritaskan dana untuk investasi terlebih dahulu.

Jika dana yang Anda miliki sebagiannya sudah digunakan untuk investasi, maka dana yang tersisa baru Anda gunakan untuk konsumsi kebutuhan sehari-hari.

Untuk menjawab kebutuhan Anda yaitu bagaimana cara memiliki mindset dan mengelola keuangan yang benar, maka Anda bisa download ebook Perencanaan Keuangan Usia 30 an.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

#3 Evaluasi Kondisi Keuangan Secara Berkala

Hal pertimbangan lain dalam mengelola investasi Anda adalah mengevaluasi kembali kondisi keuangan Anda, agar Anda tahu apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan investasi di tahun 2019 ini.

Misalnya:

  • Berapa pendapatan active income Anda di tahun 2018 kemarin?
  • Bagaimana pencapaian investasi Anda selama di 2018 kemarin?
  • Seberapa banyak Anda ingin meningkatkan jumlah pendapatan Anda di tahun 2019?
  • Bagaimana cara Anda mengatur pengeluaran Anda selama ini?
  • Sudahkah terpenuhi dana cadangan yang sudah Anda siapkan?

 

Evaluasi kondisi keuangan ini perlu Anda lakukan, agar Anda tahu langkah perbaikan apa saja yang harus dilakukan. Dengan Anda melakukan evaluasi kondisi keuangan Anda secara berkala, berarti Anda sudah lebih siap mencapai tujuan investasi Anda.

Sebenarnya dengan Anda mengevaluasi kembali kondisi keuangan Anda secara berkala, ini penting. Hal ini menyangkut tujuan keuangan bahkan tujuan investasi Anda di kemudian hari.

Jika ini tidak Anda lakukan, berpotensi membuat kondisi keuangan Anda menjadi tidak sehat.

Arus keuangan Anda pun tidak teratur, bahkan jika Anda berambisi untuk investasi kemungkinan besar Anda akan mengandalkan berutang daripada mengandalkan modal Anda sendiri.

Polling Sudah Tahu Apa Alasan Membuat Anggaran Keuangan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Slide Perencanaan Keuangan: Rencana Keuangan Sebagai GPS untuk Masa Depan dan Tujuan Keuangan Anda]

 

Nah, ini tujuan penting dari mengevaluasi kembali kondisi keuangan Anda secara teratur dan berkala. Hindari “berutang pada pihak lain, untuk mengantisipasi ketidakmampuan Anda dalam membayarnya”, apalagi utang yang diperoleh Anda gunakan untuk dana investasi Anda.

Jadi, penulis sarankan agar Anda mempercepat evaluasi kondisi keuangan Anda, guna menilai lagi pencapaian setelah jangka waktu tertentu.

Langkah ini pun akan membantu Anda dalam mengambil keputusan keuangan di tahun 2019. Anda juga bisa memastikan rencana yang sudah Anda tuliskan dapat berjalan baik atau tidak, kalau pun ternyata ada kekeliruan Anda bisa segera memperbaikinya.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

#4 Disiplin Menambah Dana Investasi

Setelah melakukan evaluasi dan membuat tujuan keuangan di tahun 2019 nanti, Anda harus memastikan bahwa Anda berkomitmen untuk disiplin menambahkan dana kelolaan investasi Anda.

Sayangnya ini bukan hal yang mudah, jika kita melihat kebutuhan setiap hari yang terus bertambah. Namun, bila Anda ingin berhasil mencapai tujuan investasi, mau tidak mau Anda harus disiplin menambahkan dana kelola.

“Jadi berapa besar dana yang harus dialokasikan?”

Dalam menambahkan dana kelola, tidak pernah ada batasan nominal besar kecilnya dana, karena ini tergantung pada kemampuan Anda mengelola keuangan.

Bukan hanya penulis, setiap investor juga pasti memiliki keinginan dana kelolanya selalu bertambah. Biasanya hal sederhana yang bisa dilakukan adalah menghemat pengeluaran bulanan saja dan pasti Anda berharap akan ada sisa uang supaya bisa ditabung.

Ternyata ini salah, kawan!

Menambah dana kelolaan investasi bukan hanya bisa dicapai dengan menghemat pengeluaran bulanan, melainkan bisa juga dengan menambah pendapatan.

Di zaman serba teknologi sekarang ini, kesempatan untuk menambah pemasukan (multiple stream of income) sangat terbuka lebar. Namun yang penting juga, Anda tetap harus mempersiapkan kebutuhan yang sifatnya mendadak semisal sakit, kebutuhan yang sifatnya terencana semisal biaya pendidikan anak, dan lain sebagainya.

Tips Keuangan 2019 02 - Finansialku

[Baca Juga: Infografis: 5 Langkah Mencapai Tujuan Keuangan Pribadi]

 

Dengan menghemat pengeluaran dan menambah pemasukan seperti ini, Anda akan lebih percaya diri lagi, bahwa tujuan investasi Anda akan lebih cepat tercapai karena didukung oleh dana kelola yang sudah Anda bagi dan secara disiplin Anda tambahkan.

 

#5 Menjaga Gaya Hidup dan Tidak Perlu Hidup Dengan Gengsi

Konsisten menjaga gaya hidup Anda, ini akan Anda perlu lakukan jika benar-benar ingin mencapai tujuan investasi Anda.

Secara perlahan namun konsisten, Anda perlu mulai mengubah gaya hidup Anda yang cenderung konsumtif menjadi lebih bijak sebelum memutuskan untuk membeli.

Cara yang bisa Anda lakukan adalah tanyakan kepada diri Anda sendiri: “Apakah saya membutuhkan barang ini ? ” Jika tidak, segera letakkan kembali.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Gaya hidup yang konsumtif tanpa disadari membuat kita sudah menghabiskan banyak pengeluaran untuk hal yang sebenarnya tidak terlalu penting bahkan yang bukan menjadi kebutuhan kita saat ini.

Oleh karena itu, menjaga gaya hidup ini sangat penting, untuk membantu Anda mencapai tujuan investasi. Dengan bersikap hemat dan tetap dalam aturan kebutuhan baik harian maupun  bulanan Anda.

Sering kali kita membeli sesuatu hanya berdasarkan dorongan nafsu saja atau semata-mata karena “mengekor” orang-orang sekitar kita, tentunya hal tersebut bukanlah berdasarkan kebutuhan.

Hedonisme dan Gaya Hidup Konsumtif yang Dapat Merusak Keuangan Anda 01 - Finansialku

[Baca Juga: Hedonic Treadmill, Apa Itu? Kenali Ciri-ciri dan Penanganannya!]

 

Pernahkah Anda ingat, pelajaran Ekonomi yang membahas kebutuhan Primer, Sekunder dan Tersier? Sering kali kita bertindak untuk membeli barang yang sifatnya kebutuhan Sekunder dan Tersier, sebaliknya kita menunda-nunda kebutuhan Primer.

Hindari ini dan bangun pola pikir yang sehat untuk mencapai tujuan investasi.

Di awal tahun 2019, Anda perlu memastikan kembali bahwa diri Anda sudah siap menerapkan dan mengubah pola pikir untuk tidak gengsi.

Ini adalah satu cara agar Anda bisa berjalan dengan gaya hidup minimalis dan tanamkan pola pikir Anda seperti “Barang masih bagus dan bisa dipakai, jadi nggak perlu beli yang baru”.

Dengan begini, dana Anda yang tadinya akan terbuang sia-sia bisa Anda alihkan ke dana investasi. Why not? If you want to achieve your investment goals.

 

Kesimpulan: Apa yang Diperlukan Untuk Mencapai Tujuan Investasi?

Jadi, hal apa saja sih yang bisa bikin kita tetap konsisten dalam mencapai tujuan investasi Anda?

Mulai dengan membuat tujuan investasi jangka panjang Anda, prioritaskan dana untuk berinvestasi, lakukan evaluasi secara berkala, dan upayakan untuk terus menambahkan dana kelola, dan jaga gaya hidup Anda.

Semoga sekarang Anda sudah lebih siap untuk mengikuti orang-orang yang sudah berhasil dan sukses mencapai tujuan investasi mereka. Yuk persiapkan pengelolaan investasi yang sehat dan mulai prioritaskan kebutuhan investasi Anda di atas keinginan sesaat. Semoga bermanfaat.

 

Silakan beri komentar dan pendapat Anda pada kolom yang tersedia di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

 

Sumber Gambar:

  • Mencapai Tujuan Investasi 01 – https://goo.gl/2tw7hg
  • Mencapai Tujuan Investasi 02 – https://goo.gl/P1uJ5V
By |2019-02-08T11:19:25+00:00February 8th, 2019|Categories: Investasi, Keuangan, Saham|Tags: , , , , |0 Comments

About the Author:

Rivan Kurniawan
Rivan Kurniawan adalah seorang Indonesia Value Investor. Memulai investasi pertamanya sejak tahun 2008 ketika usia 20 tahun, Rivan sempat mengalami kejatuhan di pasar saham pada tahun 2012.Namun, kejatuhan tersebut tidak membuatnya menyerah melainkan berusaha untuk bangkit kembali di pasar modal dengan menerapkan metode Value Investing.Saat ini, Rivan tidak hanya aktif sebagai praktisi di pasar saham, namun juga aktif memberikan jasa training dan konsultasi kepada para profesional dan investor yang ingin memperdalam ilmu berinvestasi dengan metode value investing.

Leave A Comment