17 Cara Jitu Mendapatkan Kartu Kredit Dengan Cepat

Dewasa ini, permintaan akan kartu kredit semakin meningkat. Sayangnya, mendapatkan kartu kredit tidak semudah yang dibayangkan.

Lalu bagaimanakah cara jitu agar mendapatkan kartu kredit dengan mudah dan cepat?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Alat Transaksi Non Tunai Populer: Kartu Kredit

Mungkin sudah lama Anda memanfaatkan jasa transaksi non tunai yang ditawarkan oleh kartu kredit. Alat transaksi non tunai yang satu ini memang populer di kalangan masyarakat.

Terbukti dengan semakin banyaknya bank yang berlomba-lomba menawarkan kartu kreditnya, baik via iklan dan gerai-gerai di mall.

Tetapi sayangnya tidak semua orang bisa memperoleh kartu kredit dengan mudah lho! Misalnya saja seseorang yang memiliki riwayat kredit kurang baik, tentunya pengajuan kerap ditolak oleh pihak bank.

17 Cara Jitu Mendapatkan Kartu Kredit Dengan Cepat 02 - Finansialku

[Baca Juga: Waspadai Penipuan Kartu Kredit dan Kartu Debit]

 

Lalu bagaimana solusinya?

Jangan khawatir, simak 17 cara jitu dalam mendapatkan kartu kredit dengan cepat dari Finansialku berikut ini.

 

Cara Jitu Mendapatkan Kartu Kredit

Banyak nasabah yang menggunakan kartu kredit untuk menghindari dompet yang tebal akibat uang tunai. Selain praktis, kartu kredit juga sering dilengkapi dengan berbagai promo dan reward yang tentunya menarik untuk dimanfaatkan.

Nah, jika Anda juga tertarik untuk mengajukan kartu kredit, serta ingin memperolehnya dengan cepat, simak dahulu beberapa cara jitu berikut ini:

 

#1 Memastikan BI Checking

Bank Indonesia Checking atau biasa disebut BI Checking merupakan sebuah pengecekan terhadap riwayat kredit Anda hingga periode 24 bulan terakhir.

BI Checking kerap digunakan pihak bank atau lembaga keuangan untuk mempertimbangkan persetujuan kredit Anda.

Nah, jika Anda merasa ada kredit yang belum selesai atau ada riwayat kredit macet dalam 24 bulan sebelumnya, sebaiknya tunda dahulu niat untuk mengajukan kartu kredit.

 


 

Mengapa demikian?

Karena dengan adanya riwayat kredit yang tidak lancar atau belum selesai, kemungkinan pengajuan kartu kredit diterima semakin kecil. Lunasi dahulu seluruh kredit Anda dan pastikan status kredit Anda lancar, baru deh Anda bisa mengajukan kartu kredit.

 

#2 Melengkapi Seluruh Syaratnya

Saat mengajukan kartu kredit, umumnya diberikan beberapa syarat berupa data dan dokumen yang perlu disiapkan.

Nah, jika ingin proses lancar dan cepat, sebaiknya Anda sudah mempersiapkan seluruh syarat tersebut saat pengajuan.

Adapun data dan dokumen yang umumnya diminta pada pengajuan kartu kredit antara lain sebagai berikut:

  1. KTP/Paspor,
  2. Selip gaji/Surat Keterangan Penghasilan,
  3. NPWP, jika pinjaman ingin di atas Rp50 juta,
  4. Kartu Kredit sebelumnya (jika ada).

 

Jika Anda berstatus sebagai seorang pengusaha, maka syaratnya adalah sebagai berikut:

  1. KTP/Paspor,
  2. NPWP (jika pinjaman ingin di atas Rp50 juta),
  3. Rekening Tabungan 3 bulan terakhir,
  4. SKU/SIUP/TDP/Akta Pendirian Notaris (pilihan),
  5. Kartu Kredit sebelumnya (jika ada).

 

Apa Bedanya Kartu Kredit Visa dan Kartu Kredit MasterCard 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kartu Kredit: Cara Pemakaian yang Benar vs Cara Pemakaian yang Salah]

 

Dalam pemberian data dan dokumen, pastikan semua data benar adanya dan tidak ada dokumen yang palsu. Karena kesalahan data atau dokumen palsu akan memperbesar ketidakpercayaan bank kepada diri Anda. Hal ini juga tentunya akan mempersulit persetujuan pengajuan Anda.

 

#3 Menggunakan Lock Dana atau Deposito

Bagi Anda yang belum bekerja, maka Anda tentunya belum memiliki slip gaji yang menjadi salah satu syarat pengajuan kartu kredit. Jangan cemas, Anda bisa mengakalinya dengan lock dana atau deposito.

Jika BI Checking baik dan Anda memiliki lock dana atau deposito, maka besar kemungkinan pengajuan kartu kredit Anda tembus.

Namun, umumnya limit kartu kredit yang disetujui hanyalah sebesar 80% hingga 90% dari besarnya lock dana atau deposito.

Lalu apa bedanya lock dana dan deposito?

  • Lock dana: dana di-lock oleh pihak bank dan bisa dicairkan saat kartu kredit ditutup.
  • Deposito: dana ditahan oleh pihak bank dengan tenggat waktu tertentu, misalnya 1 tahun.

 

#4 Meminta Bantuan Jasa Lembaga Keuangan atau Perorangan

Bagi Anda yang pengajuannya terus ditolak, Anda bisa mengakalinya dengan meminta bantuan jasa lembaga keuangan maupun perorangan.

Jasa yang diberikan adalah pengajuan kartu kredit dengan kemungkinan diterima yang lebih tinggi.

Anda bisa meminta bantuan secara online, misalnya via Line atau WhatsApp, sehingga selain kemungkinan diterimanya besar, Anda juga tidak perlu repot.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Selain itu, banyak pula jasa marketing yang memang mencari target nasabah yang mengajukan kartu kredit. Terkadang malah mereka yang akan menghubungi Anda dan menawarkan pengajuan kartu kredit.

Para marketing ini umumnya memperoleh komisi dari setiap pengajuan yang diterima bank, sehingga mereka sangat bersemangat dalam mencari calon nasabah.

 

#5 Memiliki Tabungan di Bank Terkait

Jika Anda sudah memiliki bank langganan dan memiliki tabungan dengan jumlah besar dalam waktu yang lama, besar kemungkinan Anda akan memperoleh penawaran kartu kredit dengan sendirinya.

Kalau pun tidak ada penawaran, ajukanlah dan kemungkinan diterimanya akan lebih besar daripada Anda mengajukan ke bank yang baru.

Semakin bagus riwayat rekening Anda pada bank tersebut, termasuk saldo dan perputaran uangnya, maka bank menilai bahwa Anda merupakan nasabah yang mampu menggunakan fasilitas kredit mereka.

 

#6 Mengajukan Kartu Kredit pada Bank sesuai Domisili

Memang tidak selalu kasus nasabah luar kota akan ditolak pengajuannya, namun sebaiknya Anda mengajukan kartu kredit pada bank sesuai domisili tempat tinggal Anda.

Mengapa demikian?

Karena dengan berada di kota yang sama, bank akan lebih mudah menjangkau Anda. Dengan demikian, mereka menilai bahwa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Anda akan lebih mudah dihubungi.

Slide Do’s and Don’ts Penggunaan Kartu Kredit yang Benar 02 - Finansialku

[Baca Juga: Waspada! Daftar Modus Penipuan Kartu Kredit yang Harus Anda Ketahui]

 

Meskipun domisili tidak ada hubungannya sama sekali dengan kemampuan finansial, sayangnya hal ini kerap menjadi pertimbangan pihak bank saat menyetujui pengajuan kartu kredit Anda.

 

#7 Memiliki Keuangan yang Sehat

To the point saja, mana ada sih bank yang mau memberikan pinjaman atau kartu kredit pada nasabah yang keuangannya tidak sehat?

Pihak bank tentunya meminimalkan potensi kredit macet, terlebih pada kartu kredit yang tidak membutuhkan agunan atau jaminan.

Dengan demikian, bank akan selalu mengecek kesehatan keuangan Anda dengan melihat perputaran uang.

Oleh karena itulah, pastikan seluruh transaksi tercatat di rekening, mulai dari gaji, pemasukan lain, pengeluaran, dan sebagainya.

Selain itu, usahakan juga saldo per bulannya terus meningkat untuk menunjukkan kesehatan keuangan Anda. Yang dinilai bukanlah besarnya, namun konsistensi peningkatannya.

 

Download Ebook Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

#8 Mengajukan Kartu Kredit Tambahan

Cara lain untuk mengatasi pengajuan kartu kredit yang kerap ditolak adalah dengan membuat kartu kredit tambahan terlebih dahulu.

Kartu kredit tambahan merupakan kartu turunan dari kartu utama yang penerbitannya membutuhkan persetujuan dari pemilik kartu kredit utama dimana biasanya pengaju kartu kredit tambahan merupakan keluarga atau kerabat yang tidak memenuhi syarat untuk pengajuan kartu kredit utama.

Jika penggunaan kartu kredit utama dan tambahan lancar, maka Anda selanjutnya bisa menggunakan kartu kredit tambahan tersebut untuk mengajukan kartu kredit utama sendiri.

 

#9 Memanfaatkan Penawaran Kartu Kredit di Mall

Cara jitu lainnya yaitu dengan memanfaatkan penawaran pengajuan kartu kredit yang biasanya berupa gerai-gerai di mall.

Cukup bermodalkan fotokopi KTP dan NPWP (NPWP bagi yang ingin mendapatkan kartu kredit berlimit di atas Rp50 juta), Anda sudah bisa mengajukan kartu kredit.

Selain syarat pengajuannya cenderung lebih mudah, kemungkinan diterimanya juga biasanya lebih tinggi. Mengapa?

Karena bank menilai bahwa Anda merupakan individu yang konsumtif dan mapan saat sering berjalan-jalan ke mall, terutama mall yang tergolong high class.

 

#10 Manfaatkan Promo Member Get Member

Umumnya terdapat program “member get member” yang memudahkan pengajuan kartu kredit baru dari pemilik kartu kredit sebelumnya dimana nasabah yang memperoleh member baru akan memperoleh benefit berupa komisi.

Dengan demikian, jika Anda ingin dengan mudah mengajukan kartu kredit, carilah teman yang sudah memiliki kartu kredit di bank terkait, lalu mintalah bantuannya untuk mereferensikan Anda ke bank tersebut.

Tagihan Kartu Kredit Bejibun, Bagaimana Cara Mengakhirinya di Tahun 2017 01 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Kerja Kartu Kredit serta Apa Untung Ruginya Kartu Kredit?]

 

Anda biasanya hanya perlu memberikan data nomor handphone saja dan nantinya akan dihubungi oleh pihak bank.

Oh ya, jika teman yang mereferensikan memiliki limit yang besar, biasanya Anda juga akan memperoleh kartu kredit dengan limit yang besar lho!

Jadi, selain teman Anda memperoleh keuntungan berupa komisi, Anda juga diuntungkan dengan limit yang besar. Menguntungkan sekali bukan?

 

#11 Mengajukan Kartu Kredit Prepaid

Jika tujuan pengajuan kartu kredit Anda adalah untuk transaksi online, maka Anda bisa mengajukan kartu kredit prepaid yang cenderung lebih mudah persetujuannya.

Namun, sayangnya kartu kredit prepaid ini memiliki beberapa kelemahan antara lain sebagai berikut:

  • Sementara hanya Bank BNI saja yang menawarkannya.
  • Limit kartu kredit yang diberikan sangat terbatas, dan bergantung pada besarnya deposit yang Anda miliki.
  • Hanya dapat digunakan dalam jangka waktu yang sangat pendek.

 

Tetapi jika Anda kesulitan memperoleh kartu kredit konvensional, tidak ada salahnya mengajukan kartu kredit prepaid bukan?

 

#12 Telah Memiliki Kartu Kredit Sebelumnya

Jika Anda sudah memiliki kartu kredit sebelumnya, manfaatkan dalam pengajuan kartu kredit baru. Caranya adalah dengan melampirkan fotokopi kartu dan tagihan terakhir dalam pengajuan kartu baru.

Dengan adanya kartu kredit lama, maka kemungkinan pengajuan Anda disetujui akan meningkat. Tapi, pastikan debt ratio Anda mencukupi.

Jangan Nekat Mulai Bisnis, Modal Kartu Kredit. Coba Baca Dulu Penjelasannya! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Horee.. Bunga Kartu Kredit Turun Menjadi 2,25%, Namun Jangan Lakukan 8 Kesalahan Ini]

 

Debt ratio sendiri merupakan perbandingan antara pendapatan per bulan dengan cicilan kredit yang sedang berjalan.

Pihak bank menggunakan rasio tersebut untuk mengukur kemampuan keuangan calon debiturnya, dimana semakin kecil debt ratio akan semakin baik.

Mengapa semakin besar debt ratio maka semakin buruk? Karena apabila rasio lebih condong ke utang, maka dapat dipastikan Anda akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

 

#13 Adanya Lini Telepon yang Dihubungi

Saat akan menyetujui pengajuan Anda, biasanya pihak bank akan menghubungi:

  1. Anda,
  2. Kantor tempat Anda bekerja atau berusaha,
  3. Kerabat tidak serumah.

 

Nah, pastikan ketiganya mudah dihubungi sehingga kepercayaan pihak bank akan lebih tinggi.

Memang apa sih hubungan telepon dengan kemampuan finansial? Karena telepon pascabayar terdaftar dengan jelas di Telkom, maka pihak bank bisa memastikan lokasi dan data Anda dengan jelas.

Selain itu, pastikan juga penerima telepon siap menjawab beberapa pertanyaan terkait diri Anda dengan benar dan sesuai dengan data yang telah Anda berikan pada pihak bank.

 

#14 Mengajukan ke Bank di Bidang Kredit

Setiap bank memiliki basis bisnisnya masing-masing. Walaupun semuanya berbasis keuangan, ada beberapa bank yang lebih condong ke arah kredit dan pinjaman.

Apabila Anda mengajukan ke bank-bank di bidang kredit, maka biasanya Anda akan:

  • Memperoleh limit kartu kredit lebih tinggi.
  • Mudah ditingkatkan limit kartu kreditnya.
  • Memiliki kesempatan lebih tinggi untuk disetujui pengajuan kartu kreditnya.

 

Adapun contoh bank yang condong ke basis kredit adalah: ANZ, Citibank, Standard Chartered dan Mega.

 

#15 Pengajuan Kartu Kredit via Online

Dewasa ini, pengajuan kartu kredit juga dikembangkan demi mempermudah nasabah lho. Misalnya saja kini Anda tidak perlu repot-repot pergi ke bank atau gerai yang menawarkan kartu kredit.

Kartu Kredit Cara Pemakaian yang Benar vs Cara Pemakaian yang Salah 01 - Finansialku

[Baca Juga: Selain Syarat Membuat Kartu Kredit, Apa Saja yang Harus Anda Tanyakan Saat Apply Kartu Kredit Online?]

 

Anda bisa mengajukan kartu kredit secara online, dimana semakin banyak marketing dan situs bank yang gencar memberikan penawaran kartu kreditnya.

Kini mengajukan kartu kredit lebih praktis dan mudah, bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.

 

#16 Pilihlah Bank yang Biasa-biasa Saja

Jika Anda mengajukan kartu kredit pada bank papan atas yang sudah melanglangbuana, maka besar kemungkinan ditolak daripada diterima.

Nah, untuk mengatasinya, mengapa tidak mencoba mengajukannya di bank yang biasa-biasa saja?

Bank papan atas cenderung mengutamakan kualitas (lamanya menjadi nasabah, kualitas dan kelancaran kredit, dan sebagainya) dan bukan kuantitas, sedangkan bank biasa menganut paham sebaliknya.

Dengan demikian, jika Anda merasa riwayat kredit Anda kurang baik, ajukanlah kartu kredit di bank biasa, maka kemungkinan diterimanya akan lebih besar.

 


 

#17 Tingkatkan Kepercayaan Diri

Apa hubungannya kepercayaan diri dengan persetujuan kartu kredit? Nyatanya ada hubungannya lho!

Tidak peduli apapun pekerjaan Anda dan seberapa lancar riwayat kredit Anda, jika saat dihubungi untuk verifikasi Anda terbata-bata dan penuh keraguan, maka besar kemungkinan pengajuan Anda akan ditolak.

Oleh karena itu, tanamkan kepercayaan diri pada saat ditelepon oleh pihak bank dan berikan jawaban yang tegas, padat, dan benar.

 

Peroleh Kartu Kredit Anda dengan Mudah dan Cepat

Berdasarkan tips-tips di atas, manakah yang menarik perhatian Anda? Manfaatkan cara jitu tersebut sesuai kebutuhan Anda, dan peroleh kartu kredit Anda dengan lebih mudah dan cepat.

Apabila Anda memperoleh manfaat dari artikel ini, jangan lupa untuk membagikannya kepada teman-teman Anda yang juga sedang kesulitan mengajukan kartu kreditnya. Dengan demikian, Anda sudah membantu teman Anda yang kesulitan.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai cara jitu mendapatkan kartu kredit dengan cepat lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Satria. 2 Januari 2016. Mendapatkan Kartu Kredit Dengan 17 Cara Cepat. Trikkartukredit.com – https://goo.gl/FLcxde

 

Sumber Gambar:

  • Mendapatkan Kartu Kredit – https://goo.gl/jrJZNV
  • Kartu Kredit – https://goo.gl/hnqLRW

 

Download Ebook Panduan Berinvestasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

By | 2017-10-15T08:01:16+00:00 October 13th, 2017|Categories: Kartu Kredit, Utang|Tags: , , , , |0 Comments

About the Author:

Fransiska Ardela, S.T
Fransiska Ardela, S.T. memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang pendidikan, product management, dan entrepreneurship.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download