Apa itu cryptocurrency? Apakah untung atau buntung? Lalu bagaimana strategi memiliki cryptocurrency yang tepat?

Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel Finansialku berikut. Selamat membaca…

 

Cryptocurrency 

Akhir-akhir ini, crypto ramai diperbincangkan di masyarakat. Berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan (Kemendag), jumlah orang yang jual beli crypto di Indonesia mencapai 6,5 juta orang per Mei 2021.

Bahkan, jumlah orang yang memiliki crypto mengalahkan jumlah investor saham yang jumlahnya hanya sekitar 4,5 juta orang per Februari 2021 menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI). Walaupun demikian, namun masih banyak orang yang belum benar-benar mengetahui crypto.

 

Cryptocurrency adalah mata uang digital yang dijamin oleh kriptografi. Crypto ini cara transaksinya dilakukan secara virtual

Lalu, bagaimana cara kerja crypto? Crypto disimpan dalam jaringan blockchain. Blockchain merupakan sistem yang mengatur serta mengelola data transaksi mata uang digital yang tidak dikelola oleh pihak ketiga seperti bank. Jadi, yang mengelola adalah penggunanya sendiri. Sistem blockchain yang digunakan adalah terbuka dan bebas. 

 

Mata uang crypto pertama kali adalah Bitcoin. Bitcoin ditemukan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2008. Namun, sekarang jenis mata uang crypto itu sendiri sudah ada ribuan jumlahnya. Beberapa contoh mata uang crypto lainnya adalah Ethereum, Dogecoin, Ripple, Cardano dan lain sebagainya.

Crypto cukup booming akhir-akhir ini dikarenakan bisa memberikan keuntungan yang fantastis. Banyak orang yang untung besar-besaran dari jual beli crypto. Namun, ada juga yang rugi besar-besaran karena crypto. Oleh karena itu, sebelum memiliki crypto, yuk ketahui dulu risiko, manfaat, dan juga keamanannya.

 

Risiko Crypto

Setiap instrumen pasti ada risikonya, baik kecil maupun besar. Berikut beberapa risiko dari crypto yang perlu Anda ketahui. 

 

#1 Media Pertukarann Crypto Hanya Menggunakan Kriptografi

Risiko pertama dari crypto adalah, media pertukarannya hanya menggunakan kriptografi. Jadi, tidak ada jaminan aset. 

 

#2 Fluktuasi Harga Sangat Tinggi

Kenaikan dan penurunan harga crypto sangat tinggi. Tidak heran jika dalam waktu yang sangat singkat bisa naik dan turun secara signifikan.

Dengan fluktuasi harga yang sangat tinggi ini, maka crypto menjadi salah satu perdagangan yang termasuk spekulatif

Jadi, jangan hanya tergiur akan imbal hasil yang ditawarkan saja ya, melainkan pertimbangkan juga risikonya. 

[Baca juga: Sempat Vira, Apa Itu Cyronium Milik Mardigu Wowiek]

 

#3 Posisi Perdagangan Crypto Tidak Menjadi Aset

Posisi dari perdagangan crypto tidak menjadi aset, melainkan crypto diperdagangkan seperti pasar derivatif. Oleh karena itu, menimbulkan potensi peluang untuk penipuan penggelapan dan transaksi bodong.

 

#4 Tidak Memiliki Underlying Aset

Crypto tidak memiliki underlying aset. Dan tidak memiliki indikator yang menaungi nilai crypto tersebut. Jadi, perhitungannya hanya berdasarkan permintaan (demand) dan penawaran (supply) saja. 

 

Manfaat Crypto

Walaupun crypto memiliki risiko yang tinggi, namun crypto juga memiliki berbagai manfaat. Berikut beberapa manfaat crypto.

 

#1 Lebih Universal

Crypto lebih universal karena bisa digunakan di seluruh dunia. Tidak ada syarat apapun untuk menjadi penggunanya. Sedangkan untuk menjadi nasabah di sebuah bank misalnya, tidak semua orang dapat memenuhi syarat dan ketentuannya. 

 

#2 Transaksi Cepat

Jika dibandingkan dengan transaksi di bank, transaksi dengan crypto bisa dibilang cepat. Biasanya, untuk transfer antar bank internasional membutuhkan waktu sampai lebih dari 1 hari. Sedangkan transaksi crypto (bitcoin) membutuhkan waktu sekitar beberapa menit sampai 1 jam saja

[Baca juga: Sebagai Analisis, Begini Nasib Bitcoin di Masa Depan]

 

#3 Transparan

Transaksi di crypto juga transparan karena setiap pengguna crypto dapat melihat semua transaksi yang pernah dilakukan. Anda bisa melihat angka transaksinya. Namun, identitasnya tetap rahasia ya. Jadi, Anda tidak akan mengetahui siapa yang melakukan transaksi tersebut.

 

#4 Kontrol Pribadi

Setiap pengguna memiliki kontrol pribadi. Dengan begitu, penggunanya bertanggung jawab atas uangnya masing-masing ya.

 

Keamanan Crypto

Apakah crypto aman? Dengan berbagai risiko dari crypto, bisa dikatakan bahwa crypto belum cukup aman. Hal tersebut didukung oleh penelitian HSBC tahun 2019 yang menyatakan bahwa baru 30% masyarakat Indonesia yang sadar akan berinvestasi. Berdasarkan penelitian HSBC ini berarti pengetahuan tentang keuangan masih kurang di Indonesia.

Selain itu, Ketua Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum Di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat Dan Pengelolaan Investasi, Tongam L. Tobing mengatakan bahwa ada banyak investasi ilegal yang mengatasnamakan crypto. 

 

Jadi, sebenarnya aman atau tidaknya crypto juga tergantung dari pengetahuan dan kontrol Anda. Sebelum investasi atau melakukan jual beli di suatu produk keuangan, sebaiknya Anda mencari tahu secara detail informasi tentang produk tersebut terlebih dahulu. Dengan begitu, akan menjadi lebih aman untuk Anda.

Misalnya, Anda bisa melihat dari izinnya terlebih dahulu. Jika izinnya tidak jelas, maka sebaiknya dihindari. Selain itu, ketahui juga potensi imbal hasilnya, apakah imbal hasilnya wajar atau tidak untuk crypto. Jika tidak rasional, sebaiknya Anda mempertimbangkan kembali dan mencari tahu lebih lanjut. 

 

Contoh Crypto Illegal

Salah satu contoh crypto yang illegal adalah E-Dinar Coin (EDC Cash). Sejak Oktober 2020, crypto tersebut sudah masuk daftar investasi illegal Satgas Waspada Investasi.

Perdagangan tersebut dilakukan oleh komunitas yang meminta untuk membeli koin dengan imbal hasil yang dijanjikan sebesar 0,5% per hari atau 15% per bulan. Namun, EDC Cash ini hanya diperdagangkan di komunitasnya saja, jadi tidak ada daya beli dimana pun.

Keuntungan yang didapatkan berasal dari peserta yang baru masuk ke komunitas tersebut.

Investasi EDC Cash ini diduga melakukan kegiatan ponzi. Jika tidak ada peserta yang bergabung lagi, maka akan collapse. Jadi, jika ada yang menawarkan keuntungan yang tetap dan pasti, maka sebaiknya dihindari ya, karena kemungkinan investasi tersebut penipuan. 

 

Lakukan Dengan Aman 

Transaksi jual beli crypto dilakukan secara virtual menggunakan internet. Potensi keuntungan yang dihasilkan dari crypto bisa sangat tinggi. Namun, risikonya juga tinggi. Oleh karena itu, sebelum memulainya, sebaiknya jangan hanya memperhatikan keuntungannya saja ya, melainkan mempertimbangkan risikonya juga. 

Selain itu, Anda juga perlu waspada terhadap crypto illegal yang beredar. Sebaiknya, cari tahu dulu informasi yang detail tentang produk tersebut. Apalagi sekarang informasi juga sudah sangat mudah didapatkan melalui internet. Dengan begitu, Anda bisa melakukannya dengan lebih aman dan terhindar dari pihak illegal.

 

Jika Sobat Finansialku membutuhkan informasi lanjut mengenai perencanaan keuangan atau ada pertanyaan seputar money management lainnyaserta membutuhkan konsultasi dengan ahlinya secara langsung, Anda dapat berkonsultasi dengan Financial Planner Finansialku.

Download juga aplikasi Finansialku yang punya banyak fitur penting yang bisa bantu wujudkan tujuan keuangan Anda.

Dapatkan aplikasinya di Google Play Store maupun Apple Apps Store sekarang dan dapatkan keuntungan diskon Rp 50 ribu untuk berlangganan fitur premium satu tahun dengan kode voucher WEBTAHUNAN.

 

Jika Anda butuh rekomendasi seputar investasi dengan cuan tertinggi, video ini cocok untuk Anda. Jangan lupa untuk subscribe Youtube Finansialku untuk update tips keuangan lainnya.

 

Jadi, apakah Anda berminat memiliki crypto? Silakan berikan komentar dan pendapat Anda di kolom yang telah tersedia.

Anda juga dapat membagikan artikel ini kepada rekan-rekan Anda yang ingin memiliki crypto juga. Semoga artikel ini bermanfaat. Terimakasih. 

 

Editor: Nurdevi Noviana

Sumber Referensi:

  • Yun, CNBC Indonesia. 10 Mei 2021. Jangan Marah dan Baper! Ini Bahaya Besar Investasi Crypto. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/2UyM1aA 
  • Virdita Ratriani. 21 Mei 2021. Bitcoin, Etherum, dan Dogecoin Ramai Dibahas, Ini Cara Kerja Mata Uang Kripto. Caritahu.kontan.co.id – https://bit.ly/2UwOzFP
  • Geofanni Nerissa Arviana. 25 Mei 2021. Apa Itu Cryptocurrency? Yuk, Kita Kenali Lebih Jauh!. Glints.com – https://bit.ly/2UrPyar 
  • Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia. 15 April 2021. Awas Tertipu Janji Manis Investasi Kripto, Pahami Ini Dulu!. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/3jT8323 
  • Sandy Romualdus. 12 Februari 2019. Survey HSBC: Baru 30 Persen Orang Indonesia Sadar Investasi. Indonesiasatu.co – https://bit.ly/3qSMD6S 
  • Tim CNN Indonesia. 19 Mei 2021. Sejarah Mata Uang Kripto dan Perkembangannya. Cnnindonesia.com – https://bit.ly/2V6a4h5 
  • Ari. A. Santosa, S.I.Kom. 21 Juni 2021. Salip Jumlah Investor di BEI, Investor Kripto Tembus 6,5 Juta Pengguna. Finansialku.com – https://bit.ly/3jSI6A0

 

Sumber Gambar:

  • Cover – https://bit.ly/2WaIjVh