Apakah Anda salah satu investor sukus ritel? Bersiaplah sukuk ritel SR-009 akan segera diterbitkan. Kali ini Finansialku akan menginformasikan mengenai sukuk ritel yang akan diterbitkan pada pertengahan bulan Februari ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Sukuk Ritel SR-009

Para investor bersiap menyambut sukuk ritel alias sukri. Sukri terbaru di tahun 2017. Pemerintah akan menerbitkan sukuk ritel alias sukri pada triwulan pertama tahun ini.

Dikutip dari laman Kontan, Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Suminto menuturkan, rencananya sukri mulai dijajakan kepada investor pada 27 Februari hingga 17 Maret 2017. Namun, besaran kupon yang akan disematkan belum diumumkan berapa kepastiannya,

Sukuk Tabungan, Investasi Syariah untuk Tujuan Keuangan Jangka Menengah - Finansialku

[Baca Juga: Investasi Sukuk Ritel]

 

Dikutip dari laman yang sama, I Made Adi Saputra, Analisis Fixed Income MNC Securities, sebelumnya sudah memprediksi pemerintah akan menawarkan imbal hasil sukri sebesar 7,25%-7,5%, kupon sukuk ritel kali ini lebih rendah dibandingkan dengan seri sebelumnya, SR-008 yang sebesar 8,3%. Hal tersebut sejalan dengan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang kini hanya 4,75%.

Permintaan investor tahun lalu, penerbitan SR-008 mencapai Rp31,5 triliun atau melebihi target indikatif Rp30 triliun. Sedangkan tahun ini, Made memprediksi, permintaan sukri seri baru menembus Rp25 triliun hingga Rp30 triliun. Walau turun dari pencapaian tahun lalu, namun nilainya lebih tinggi dari target pemerintah yang diperkirakan hanya Rp20 triliun saja di tahun ini.

Tahun ini pemerintah memang sengaja mengurangi target indikatif. Kali ini, Kemenkeu menetapkan target indikatif penerbitan SBN ritel hanya sekitar Rp40 triliun. Itu pun merupakan kombinasi ORI dan sukri yang masing-masingnya hanya dipatok Rp20 triliun.

Kupon ORI, SUKRI, SBR dan Obligasi Pemerintah Kini Bebas Pajak - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Berinvestasi SUKRI 008 Untuk Tujuan Jangka Pendek Menengah]

 

Dikarenakan biaya yang cukup mahal untuk menerbitkan ORI dan Sukri, maka tahun ini, pemerintah tidak terlalu digenjot. Bahkan, tahun ini, Kemenkeu telah memutuskan hanya menerbitkan ORI dan Sukri. Dua jenis instrumen diharapkan lebih menyasar konsumen ritel dengan tawaran penjualan yang lebih rendah. Sementara Saving Bond Retail (SBB) dan Sukuk Tabungan tidak akan diterbitkan lagi.

Beberapa bank yang ditunjuk sebagai penerbit sukri, merasa antusias akan penerbitan sukuk ritel SR-009 ini walaupun diprediksikan akan turun dari tahun sebelumnya, beberapa bank yang ditunjuk diantaranya adalah;

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan penjualan sukuk ritel atau sukri seri SR-009 sebesar Rp2,5 triliun sampai Rp3 triliun. Target penjualan sukuk ritel ini relatif sama dengan tahun lalu. Elina Wirjayakusuma, SVP Wealth Management Bank Mandiri mengatakan walaupun target penjualan sama dengan tahun lalu. Pada tahun ini diproyeksi pendapatan dari fee based (berbasis biaya) akan turun.

Para Karyawan, Gaji Pas-Pasan Apa bisa Investasi Reksa Dana - Finansialku

[Baca Juga: Investasi di ORI (Obligasi Ritel Indonesia)]

 

  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyebut tahun ini pihaknya memasang target sukuk ritel di kisaran Rp 1,25 triliun. Direktur Konsumen BTN, Handayani, menilai tahun ini kondisi pasar masih kondusif untuk sukuk ritel.
  • PT Bank Central Asia (Persero) Tbk (BCA) juga menyebut tahun ini akan menerbitkan sukuk ritel. Hanya saja, Sekretaris Perusahaan BCA, Jan Hendra menyebut pihaknya tidak memasang target untuk nominal sukuk ritel yang akan diterbitkan. Dikarenakan pembagiannya nanti tergantung Kementerian Keuangan.
  • PT Bank CIMB Niaga Tbk, Lani Darmawan, Direktur Konsumer PT Bank CIMB Niaga Tbk, mengatakan pihaknya berencana untuk menjual produk sukuk ritel seri 009 pada pertengahan Februari 2017 ini. Untuk jumlahnya sendiri belum dapat diputuskan karena masih menunggu persetujuan untuk jatah sukuk ritel seri 009 dari pemerintah.
  • Bank Muamalat,  Purnomo B. Soetadi, Direktur Konsumen dan Ritel Bank Muamalat Indonesia memprediksi, investor bisa menerima imbal hasil dikisaran 7%-7,25%. Bank Muamalat menargetkan penjualan sebesar Rp700 miliar, sedikit lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

 

Agen penjual Sukuk Ritel SR-009:

  • Bank Mandiri 
  • Bank Tabungan Negara 
  • Bank Central Asia 
  • Bank CIMB Niaga 
  • Bank Permata
  • Bank Negara Indonesia
  • Bank OCBC NISP
  • Bank Rakyat Indonesia
  • Bank Syariah Mandiri
  • The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd.
  • Bank Danamon Indonesia
  • Bank ANZ Indonesia
  • Bank Muamalat Indonesia
  • Standard Chartered Bank
  • Bank Maybank Indonesia
  • Bank Commonwealth
  • Bank BRI Syariah
  • Citibank N.A
  • Bank DBS Indonesia
  • Bank Mega
  • Bank Pan Indonesia (PANIN)

 

karyawan-perlu-pertimbangkan-investasi-di-obligasi-ritel-indonesia-ori013-finansialku

[Baca Juga: Karyawan perlu Pertimbangkan Investasi Obligasi Ritel Indonesia: ORI 013]

 

Apa Itu Sukuk Ritel?

Sukuk ritel adalah produk investasi syariah yang dikeluarkan oleh emiten dalam bentuk surat utang. Sederhananya sukuk ritel bentuknya adalah obligasi versi syariah. 

Mengutip karakteristik atau ciri sebuah sukuk adalah bukti kepemilikan suatu aset atau hak manfaat, investor akan mendapatkan imbalan, marjin atau bagi hasil sesuai jenis akad yang digunakan, menjalankan asas-asas Syariah (bebas riba, gharar dan masyir), harus ada aset dasar atau underlying asset (bangunan fisik, kendaraan, mesin, tanah atau lainnya) dan proses-prosesnya dijalankan secara syariah.

Saving Bond Ritel SBR002 Pilihan Investasi Jangka Menengah - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Investasi Saving Bond Ritel Seri SBR-001]

 

Keuntungan Sukuk Ritel

Keuntungan yang didapat dari sukuk ritel adalah adanya marjin atau keuntungan atau imbal hasil. Berikut ini data histori keuntungan dari sukuk ritel.

Nama Kode Bagi Hasil ( persen per tahun)
Sukuk Ritel Seri 1 SR – 001 12,00
Sukuk Ritel Seri 2 SR – 002 8,70%
Sukuk Ritel Seri 3 SR – 003 8,15%
Sukuk Ritel Seri 4 SR – 004 6,25%
Sukuk Ritel Seri 5 SR – 005 6,00%
Sukuk Ritel Seri 6 SR – 006 8,75%
Sukuk Ritel Seri 7 SR – 007 8,25%
Sukuk Ritel Seri 8 SR – 008 8,30%

 

Risiko Sukuk Ritel 

  • Risiko gagal bayar: kita sebagai investor tidak mendapat pembayaran dana seperti kesepakatan di awal.
  • Risiko pasar: kerugian karena kita sebagai investor menjual sukuk sebelum jatuh tempo.
  • Risiko likuiditas: kita sebagai investor sulit untuk mencairkan investasi, karena produk investasi syariah umumnya ditahan hingga jatuh tempo.

Apa Bedanya Perdagangan Forex dengan Saham, Reksa Dana dan Obligasi 1 - Finansialku

[Baca Juga: Apa Bedanya Perdagangan Forex dengan Saham, Reksa Dana dan Obligasi?]

 

Apakah Anda Berminat

Investasi sukuk ritel adalah salah satu jenis produk investasi berbasis Syariah. Pada bulan Februari ini, Kementerian Keuangan akan menjajakan sukri terbaru SR-009, meskipun diperkirakan akan terjadi penurunan pada tahun sebelumnya, namun masih banyak investor yang tertarik akan Sukri ini. Bagaimana apakah Anda berminat? Sebelum menjadi investor kenali dulu keuntungan dan risikonya lebih dalam dan pahami kembali apa itu sukuk ritel agar investasi Anda dapat berjalan dengan baik.

 

Semoga artikel diatas bermanfaat, bagikan pengalaman Anda jika pernah berinvestasi Sukri dan jangan sungkan untuk bertanya ataupun memberi komentar dikolom komentar karena perencanaan keuangan kami akan selalu memberikan jawaban yang terbaik, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • RR Putri Werdiningsih. Umi Kulsum. Wuwun Nafsiah. 01 Februari 2017. Menadah Berkah Sukuk Ritel Baru. Harian Kontan.
  • Maggie Quesada Sukiwan. 03 Februari 2017. Penawaran Sukri mulai 27 Februari – 17 Maret. https://goo.gl/SDsoEn

 

Sumber Gambar:

  • Sukuk Ritel – https://goo.gl/GU6lvx

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang