Mengapa investasi bagi ibu rumah tangga muda sangat penting? Investasi dapat dilakukan oleh siapa saja termasuk Anda para ibu rumah tangga muda yang baru menikah. Mari kita bahas alasan mengapa ibu rumah tangga muda harus segera berinvestasi.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn And Invest Finansialku

 

Pentingnya Berinvestasi bagi Para Ibu Rumah Tangga Muda

Setiap tahun terjadi inflasi, dimana harga barang-barang akan terus meningkat. Bukan hanya barang-barang yang bersifat sekunder, tetapi juga barang-barang kebutuhan primer rumah tangga. Banyak keluarga yang merasa kesulitan untuk membayar seluruh kebutuhan sehari-harinya jika hanya mengandalkan gaji yang pas-pasan. Kalaupun bisa dipenuhi, seringkali anggaran benar-benar pas-pasan. Jika memenuhi kebutuhan sehari-hari yang sangat mahal aja sudah sulit, bagaimana bisa memenuhi tujuan keuangan keluarga yang berjangka menengah atau jangka panjang?

Jika hanya mengandalkan gaji suami atau gaji Anda sendiri akan sangat sulit untuk memenuhi seluruh tujuan keuangan tersebut. Karena itu Anda perlu berinvestasi. Sebagai seorang ibu rumah tangga baru yang harus mengelola keuangan keluarga, Anda memegang kunci kesejahteraan keluarga. Walaupun suami memiliki penghasilan yang sangat besar, jika Anda  tidak mengelolanya dengan baik, bisa jadi kebutuhan keluarga tetap tidak terpenuhi. Baik Moms bekerja atau tidak, tetapi jika Anda bertanggungjawab menjadi ‘menteri keuangan’ keluarga maka Anda tetap memegang kendali terbesar keuangan. Untuk menjadi menteri keuangan keluarga yang baik, Anda pun harus cerdas berinvestasi. Investasi bukan hanya tanggung jawab suami, tetapi juga tanggung jawab Anda sebagai pengendali keuangan keluarga.

Moms, Ini Investasi Menguntungkan di Usia 20an Hingga Awal 30an - Finansialku

[Baca Juga: Buktikan! Moms Ini Cara Mengurus Keuangan Keluarga yang Baik (Update)]

 

Di usia yang masih terbilang muda ini, Anda sudah harus memikirkan perencanaan keuangan jangka panjang untuk keluarga. Mengapa? Jika saat ini Anda belum memiliki anak mungkin semua masih terasa mudah. Sekilas Anda merasa hanya perlu membayar biaya kehidupan sehari-hari Anda dan suami. Sayangnya banyak dana yang sebenarnya harus dipersiapkan tetapi seringkali terlewat oleh Moms. Ketika sudah memiliki anak nanti barulah semua kebutuhan itu terlihat jelas. Misalnya saja dana pendidikan anak, dana pensiun, asuransi jiwa, dan dana lainnya. Ketika menyadarinya mungkin Anda dan suami sudah terlambat beberapa tahun untuk mempersiapkannya. Padahal perbedaan beberapa tahun dalam berinvestasi dapat memberi dampak yang sangat signifikan.

Karena itu, daripada terlambat mempersiapkan dana untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan jangka menengah dan jangka panjang tersebut, lebih baik Anda bergerak cepat sejak dini. Di usia yang masih tergolong muda ini adalah kesempatan terbesar Moms untuk berinvestasi. Sebelum memiliki anak, banyak dana yang dapat difokuskan untuk investasi demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan jangka panjang tersebut.

Moms, Untuk Kelahiran Mendingan Menabung atau Asuransi - Finansialku

  [Baca Juga: Moms, Untuk Kelahiran Mendingan Menabung atau Asuransi?]

 

Investasi untuk Ibu Rumah Tangga Usia 20an hingga 30an

Di usia produktif ini, Moms memiliki peluang yang sangat baik untuk berinvestasi sebesar-besarnya. Mengapa? Setiap investasi sangat bergantung pada nilai uang terhadap waktu. Setiap tahun uang yang Anda investasikan akan berbunga dan di tahun berikutnya bunga tersebut akan berbunga lagi. Inilah yang disebut fenomena bunga berbunga yang dianggap sebagai salah satu keajaiban dunia oleh Einstein.  Semakin dini Anda berinvestasi maka semakin besar keuntungan yang nantinya akan didapatkan dalam jangka panjang. Jika sedang berada dalam usia produktif dan belum memiliki anak maka kemungkinan besar ada banyak dana yang dapat dialokasikan untuk berinvestasi.

Ketika baru menikah, sebaiknya Anda tidak berpikir untuk memfoya-foyakan uang untuk membeli barang-barang yang tidak diperlukan. Jangan sampai Anda memiliki pemikiran ‘karena belum punya anak maka ini saat yang tepat untuk menikmati hidup dengan menghabis-habiskan uang’. Ingat, ada nilai uang terhadap waktu. Jika Anda memang memiliki keinginan tertentu sebaiknya dipenuhi setelah memiliki anak. Ingat, semakin dini Anda berinvestasi maka hasilnya akan semakin besar dalam jangka panjang, jika Anda terlambat berinvestasi 1 tahun saja maka jumlah yang didapatkan bisa berbeda jauh. Apalagi jika investasi tersebut adalah investasi yang memberikan return tinggi.

Moms, Persiapkan Tabungan dan Investasi Pendidikan Anak Sejak Dini - Finansialiku

  [Baca Juga: Moms, Persiapkan Tabungan dan Investasi Pendidikan Anak Sejak Dini]

 

Untuk lebih jelasnya mari kita lihat ilustrasi berikut ini:

Ibu Diana adalah seorang ibu rumah tangga baru yang masih berusia 24 tahun. Saat ini Ibu Diana sedang hamil, anak mereka diharapkan akan lahir pada tahun 2017 ini dan akan diberi nama Erika. Nantinya Ibu Diana dan suami ingin Erika kuliah di universitas ternama di Indonesia yang saat ini biaya masuknya adalah sebesar Rp200.000.000, sementara uang kuliah per semesternya adalah sebesar Rp12.000.000. Biaya kuliah tersebut diasumsikan akan meningkat sebesar 10% setiap tahunnya, sementara Erika diasumsikan akan masuk kuliah pada usia 18 tahun.

Ibu Diana berencana menginvestasikan dana kuliah untuk Erika sejak dini pada reksa dana saham dengan return 20% per tahun. Mari kita perhitungkan berapa besar dana yang harus diinvestasikan Ibu Diana setiap bulan jika mulai berinvestasi tahun ini untuk dana kuliah Erika:

Moms, Ini Investasi Menguntungkan di Usia 20an Hingga Awal 30an - Finansialku

  [Baca Juga: Moms, Pelajari Cara Terbaik Untuk Belajar Investasi]

 

Ibu Diana harus berinvestasi sebesar Rp821.977 setiap bulan selama 18 tahun pada reksa dana saham yang memberikan return sebesar 20%. Tetapi bagaimana jika Ibu Diana menunda investasi tersebut ? Misalnya Ibu Diana menunda investasi dana pendidikan anaknya 1 tahun hingga Erika berusia 1 tahun. Artinya Ibu Diana hanya memiliki waktu 17 tahun untuk menginvestasikan dana kuliah Erika. Dengan begitu dana yang harus diinvestasikan akan lebih tinggi karena beban inflasi tetap berjalan sementara dana yang diinvestasikan tidak ada selama 1 tahun penundaan.

Jika Ibu Diana menunda investasi dana kuliah Erika selama 1 tahun maka dana yang harus diinvestasikan hingga Erika masuk kuliah adalah sebesar Rp1.008.721 atau meningkat sekitar Rp200.000 daripada jika Ibu Diana berinvestasi sejak tahun 2017. Rp200.000 memang terlihat seolah kecil, tetapi jangan lupa bahwa peningkatan Rp200.000 dari Rp800.000 sama dengan 25% dari dana yang sebelumnya. Ditambah lagi, dana tersebut harus diinvestasikan setiap bulan selama 18 tahun atau sebanyak 216 kali investasi. Maka perbedaannya cukup signifikan. Itu baru 1 tahun penundaan, bayangkan jika Anda menunda berinvestasi lebih lama lagi. Perbedaannya akan semakin signifikan dan semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan investasi tersebut.

 

Berinvestasi Sekarang, Tenang di Kemudian Hari

Contoh kasus yang telah dibahas di atas adalah alasan terpenting mengapa sebaiknya Moms berinvestasi sejak dini daripada menunggu nanti dan justru menghabis-habiskan uang yang dimiliki saat belum memiliki. Pada usia produktif ini Moms masih bisa mencari penghasilan sebesar-besarnya yang dapat diinvestasikan. Dengan begitu akan lebih mudah memenuhi seluruh tujuan keuangan keluarga. Jika di kemudian Moms dan suami mendapatkan rezeki lebih Anda dapat menggunakannya untuk memenuhi keinginan lain karena tidak perlu khawatir lagi mengenai tujuan-tujuan keuangan utama.

 

Investasi apa yang cocok untuk Anda sebagai ibu rumah tangga muda? Berikan pendapat dan jawaban Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Brittney Castro. 01 Juli 2015. Investing in Your 20s and 30s. Dailyworth.com – https://goo.gl/r7Kljv
  • Brittney Castro. 14 Juli 2015. Investing in Your 20s and 30s, Part 2. Dailyworth.com – https://goo.gl/hYatNP
  • Brittney Castro. 09 September 2015. Investing in Your 20s and 30s (Part 3). Dailyworth.com – https://goo.gl/0jKTmi

 

Sumber Gambar:

  • Ibu dan Anak – https://goo.gl/UMkHbm dan https://goo.gl/KoESWB

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang