Kemenag menerapkan panduan Ibadah Ramadhan 2020 ini demi memutus rantai penyebaran Covid-19.

Informasi selengkapnya, dapat kamu baca dalam artikel Finansialku ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Panduan Ibadah Ramadhan Saat Pandemi Covid-19 dari Kemenag, RESMI!

Sebelumnya dalam benak seseorang mungkin tak pernah terpikir bahwa kegiatan ibadah akan lain sebagaimana lazimnya.

Akibat COVID-19, masjid, gereja, pura, vihara, kelenteng dan tempat ibadah lainnya ditutup sampai waktu yang tak ditentukan demi keselamatan bersama.

Mayoritas umat Islam di Indonesia telah diimbau untuk mendirikan shalat di rumah masing-masing, tentu ini bertujuan baik, agar rantai dan penyebaran virus corona bisa terputus.

Sobat Finansialku, bulan Ramadhan tinggal menghitung hari, dan belum tampak kabar bahwa malapetaka dari virus ini akan berlalu.

Kementerian Agama menerbitkan surat edaran mengenai Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah di tengah pandemi Covid-19.

Diberitakan oleh Kompas.com, edaran yang ditujukan bagi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) seluruh Indonesia ini diterbitkan Menteri Agama, Fachrul Razi pada Senin kemarin, (06/04).

“Surat edaran ini dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi pegawai serta masyarakat Muslim di Indonesia dari risiko Covid-19,” kata Fachrul.

Ramadan di Dunia 03 Spiritual - Finansialku

[Baca Juga: Cara Mengakali Pengeluaran Bulan Ramadan Agar Lebaran Tenang dan Damai]

 

Untuk diketahui, selain ibadah Ramadhan dan Idul Fitri, surat edaran juga mengatur tentang panduan pengumpulan dan penyaluran zakat.

Terdapat 15 poin yang diatur, mulai dari pelaksanaan sahur, tarawih, tadarus, buka puasa, hingga peringatan Nuzulul Qur’an.

Yang pasti semua kegiatan ini disarankan untuk diselenggarakan di rumah.

Tak hanya itu, ada pula panduan mengenai pelaksanaan shalat Idul Fitri, hingga silaturahim keliling atau halal bi halal.

Nah, Sobat Finansialku, berikut ini panduan yang tertuang dalam surat edaran Kemenag Nomor 6 tahun 2020, melansir dari Kompas.com:

  1. Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan baik berdasarkan ketentuan fikih ibadah.
  2. Sahur dan buka puasa dilakukan oleh individu atau keluarga inti, tidak perlu sahur on the road atau ifthar jama’i (buka puasa bersama).
  3. Shalat tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah.
  4. Tilawah atau tadarus Al Qur’an dilakukan di rumah masing-masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan tilawah Al Qur’an.
  5. Buka puasa bersama baik dilaksanakan di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun mushala ditiadakan.
  6. Peringatan Nuzulul Qur’an dalam bentuk tablig dengan menghadirkan penceramah dan massa dalam jumlah besar, baik di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun mushala ditiadakan.
  7. Tidak melakukan iktikaf di 10 (sepuluh) malam terakhir bulan ramadhan di masjid/mushala.
  8. Pelaksanaan shalat Idul Fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjamaah, baik di masjid atau di lapangan ditiadakan, untuk itu diharapkan terbitnya Fatwa MUI menjelang waktunya.

 

  1. Agar tidak melakukan kegiatan sebagai berikut:
    • Shalat tarawih keliling
    • Takbiran keliling. Kegiatan takbiran cukup dilakukan di masjid/mushala dengan menggunakan pengeras suara
    • Pesantren kilat, kecuali melalui media elektronik.
  2. Silaturahim atau halal bi halal yang lazim dilaksanakan ketika hari raya Idul Fitri, bisa dilakukan melalui media sosial dan video call/conference.
  3. Pengumpulan zakat fitrah dan/atau ZIS (Zakat, Infak, dan Shadaqah):
    • Mengimbau kepada segenap umat muslim agar membayarkan zakat hartanya segera sebelum puasa ramadhan sehingga bisa terdistribusi kepada mustahik lebih cepat.
    • Bagi organisasi pengelola zakat untuk sebisa mungkin meminimalkan pengumpulan zakat melalui kontak fisik, tatap muka secara langsung dan membuka gerai di tempat keramaian. Hal tersebut diganti menjadi sosialisasi pembayaran zakat melalui layanan jemput zakat dan transfer layanan perbankan.
    • Organisasi pengelola zakat berkomunikasi melalui unit pengumpul zakat (UPZ) dan panitia pengumpul zakat fitrah yang berada di lingkungan masjid, mushala, dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk menyediakan sarana untuk cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan alat pembersih sekali pakai (tisu) di lingkungan sekitar.
    • Memastikan satuan pada organisasi pengelola zakat, lingkungan masjid, mushala dan tempat lainnya untuk melakukan pembersihan ruangan dan lingkungan penerimaan zakat secara rutin, khususnya gagang pintu, saklar lampu, komputer, papan tik (keyboard), alat pencatatan, tempat penyimpanan dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan. Gunakan petugas yang terampil menjalankan tugas pembersihan dan gunakan bahan pembersih yang sesuai untuk keperluan tersebut.
    • Mengingatkan para panitia pengumpul zakat fitrah dan/atau ZIS untuk meminimalkan kontak fisik langsung, seperti berjabat tangan ketika melakukan penyerahan zakat.

 

Quiz Sebelum Bayar, Pahami Dulu Cara Mudah Menghitung Zakat 01 - Finansialku

[Baca Juga: Sebelum Bayar, Pahami Dulu Cara Mudah Menghitung Zakat]

 

  1. Penyaluran zakat fitrah dan/atau ZIS (zakat, infak, dan shadaqah):
    • Organisasi pengelola zakat, unit pengumpul zakat (UPZ) dan panitia pengumpul zakat fitrah dan/atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, mushala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk menghindari penyaluran zakat fitrah kepada Mustahik melalui tukar kupon dan mengadakan pengumpulan orang.
    • Organisasi pengelola zakat fitrah dan/atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, mushala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk menghindari penyaluran zakat fitrah kepada mustahik melalui tukar kupon dan mengumpulkan para penerima zakat fitrah.
    • Organisasi pengelola zakat, unit pengumpul zakat (UPZ) dan panitia pengumpul zakat fitrah dan/ atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, mushala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk melakukan penyaluran dengan memberikan secara langsung kepada mustahik.
    • Organisasi pengelola zakat, unit pengumpul zakat (UPZ) dan panitia pengumpul zakat fitrah atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, mushala, dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk proaktif dalam melakukan pendataan mustahik dengan berkoordinasi kepada tokoh masyarakat maupun ketua RT dan RW setempat.
  2. Petugas yang melakukan penyaluran zakat fitrah dan/atau ZIS agar dilengkapi dengan alat pelindung kesehatan seperti masker, sarung tangan dan alat pembersih sekali pakai (tisu).

 

  1. Dalam menjalankan ibadah ramadhan dan syawal, sedianya masing-masing pihak turut mendorong, menciptakan, dan menjaga kondusifitas kehidupan keberagamaan dengan tetap mengedepankan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah.
  2. Senantiasa memperhatikan instruksi pemerintah pusat dan daerah setempat terkait pencegahan dan penanganan.

 

 

Sobat Finansialku, kami hadir mengajak kepedulian Anda untuk membantu dan memberikan harapan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Sampai saat ini, mereka masih berjuang untuk mendapatkan makanan, pekerjaan bahkan kehidupan saat situasi seperti ini.

Sudah saatnya! Anda dan Finansialku, bersama-sama membantu mereka!

Finansialku Bangun Empati Di Tengah Pandemi(1)

KLIK DI SINI UNTUK DONASI

 

Bagaimana Sobat Finansialku tentang artikel di atas? Kamu bisa lho berbagi pandangan lewat kolom komentar di bawah ini.

Oh iya, sebar luaskan informasi ini kepada kawan dan sanak-saudara lewat platform yang tersedia, ya.

Selalu terapkan imbauan dari pemerintah, agar kita selamat. Jaga kesehatan dan orang-orang terdekat kalian, ya!

 

Sumber Referensi:

  • Fitria Chusna Farisa. 06 April 2020. Kemenag Terbitkan Panduan Ibadah Ramadhan, Tarawih hingga Buka Puasa Disarankan di Rumah. Kompas.com – https://bit.ly/34iCBkk

 

Sumber Gambar:

  • Panduan Ibadah Ramadhan – https://bit.ly/39QunB1