Para Karyawan, Lebih Baik Beli Rumah atau Ambil KPR?

Lebih baik beli rumah atau ambil KPR? Jika ingin memiliki rumah Anda dapat membelinya secara tunai atau mengambil KPR. Untuk memilih cara membeli rumah, sebaiknya Anda mempelajari kelebihan dan kekurangan dari masing-masing alternatif. Kami akan membahasnya satu per satu dalam artikel ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

“Saya Ingin Memiliki Rumah Sendiri”

Setelah berjuang keras dalam pekerjaan maupun usaha, Anda akan sampai pada suatu titik kemapanan. Ketika telah sampai pada fase tersebut Anda pasti terpikir untuk memiliki rumah sendiri. Jika selama ini hanya menyewa kamar kost atau mengontrak rumah, pasti akan terbesit dalam pikiran Anda “Saya ingin memiliki rumah sendiri”. Memiliki rumah sendiri, selain membuat Anda merasa lebih nyaman juga dapat menjadi sebuah aktualisasi diri. Tetapi memiliki rumah sendiri tentunya tidak mudah.

5 Tahun Kerja Bisa Membeli Rumah, Asalkan Punya Rencana - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: 5 Tahun Kerja Bisa Membeli Rumah, Asalkan Punya Rencana]

 

Ada dua pilihan untuk membeli rumah yang akan dibahas kali ini yaitu dengan membeli rumah secara tunai atau menggunakan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Kedua alternatif tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pada dasarnya Anda tidak dapat mengeneralisasi alternatif mana yang lebih baik karena sifatnya sama seperti investasi. Tidak ada investasi yang terbaik atau terburuk, semuanya tergantung kebutuhan dan kondisi Anda.

Mari kita bahas kelebihan dan kekurangan dari masing-masing alternatif pembelian rumah:

 

#1 Membeli Rumah Secara Tunai

Alternatif pertama untuk membeli rumah adalah dengan membelinya langsung secara tunai. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari membeli rumah secara tunai:

KelebihanKekurangan
Harga tidak dikenai bunga cicilanHarus memiliki modal besar
Harga rumah dapat ditekan dengan bernegosiasi dengan pengembangJika kepemilikan bermasalah, uang langsung menguap dalam jumlah besar
Surat-surat kepemilikan langsung dipegang sendiriButuh waktu lama untuk engumpulkan uang sehingga harus menyewa rumah lain

 

Membeli rumah secara tunai adalah alternatif pertama yang dapat Anda gunakan untuk memiliki rumah sendiri. Jika membeli rumah secara tunai Anda tidak akan dikenakan bunga apapun. Jika sebuah rumah dijual dengan harga Rp1 miliar, Anda hanya perlu membayar Rp1 miliar. Berbeda halnya dengan membeli rumah dengan KPR. Tidak ada KPR yang tidak berbunga. Artinya Anda pasti membayar harga rumah tersebut (misalnya Rp1 miliar) ditambah dengan bunganya. Karena itu membeli rumah secara tunai sudah pasti lebih ekonomis daripada membeli secara KPR. Selain lebih ekonomis, Anda bisa langsung memegang sendiri sertifikat kepemilikan rumah. Artinya dalam waktu dekat sekalipun Anda dapat langsung menjual rumah tersebut karena telah sepenuhnya menjadi milik Anda.

Bagaimana Cara Mempersiapkan Diri Membeli Rumah Pertama  - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Mempersiapkan Diri Membeli Rumah Pertama?]

 

Namun bagi seorang karyawan, membeli rumah merupakan pengeluaran yang besar. Saat ini mungkin tidak mudah untuk mencari rumah dengan harga ratusan juta. Jikapun ada, biasanya lokasinya tidak strategis. Jika menginginkan rumah yang berada di lokasi strategis, Anda harus siap merogoh kocek miliaran rupiah.

Akan sulit bagi seorang karyawan biasa untuk mengumpulkan uang sebesar itu pada saat yang sama. Kecuali jika Anda adalah karyawan dengan gaji yang sangat besar. Jikapun Anda bisa mengumpulkannya, Anda membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengumpulkannya. Akhirnya Anda harus menanti lama untuk membeli rumah pribadi. Sementara menunggu, tentu Anda tetap membutuhkan tempat tinggal. Karena itu Anda tetap harus mengeluarkan uang untuk menyewa rumah sambil berusaha mengumpulkan uang untuk membeli rumah secara tunai.

Jangan Takut Beli Rumah Idaman dari Developer, Setelah Baca Ini - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Jangan Takut Beli Rumah Idaman dari Developer, Setelah Baca Ini]

 

Risiko lainnya adalah kehilangan uang secara utuh. Jika terjadi permasalahan kepemilikan rumah karena kelalaian baik pihak pengembang maupun pemilik sebelumnya, Anda bisa kehilangan seluruh uang yang sudah dibayarkan. Risiko ini juga tetap ada pada rumah yang dibeli secara KPR. Perbedaannya, bagi rumah yang dibeli secara tunai, uang yang hilang adalah 100% harga rumah, karena Anda telah membayarnya secara lunas di awal. Berbeda halnya dengan rumah KPR. Uang yang mungkin hilang hanyalah sebesar jumlah yang sudah dibayarkan.

 

#2 Membeli Rumah Menggunakan KPR

Alternatif kedua untuk membeli rumah adalah dengan membelinya dengan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Berikut adalah kelebihan dan kekurangannya:

KelebihanKekurangan
Dapat membeli rumah dengan modal kecil (karena hanya untuk DP)Harga dikenai bunga cicilan (total harga yang dibayar menjadi lebih mahal dari yang seharusnya)
Mendapatkan rumah dalam jangka waktu yang lebih pendek (karena dana yang perlu dikumpulkan hanya sedikit)Surat-Surat kepemilikan ditahan bank hingga cicilan lunas
Jika kepemilikan bermasalah, uang yang hilang hanya sebagian dari harga rumah yang sudah dibayarAda risiko rumah disita

 

KPR memang terdengar seperti suatu penawaran yang menggiurkan. Bagaimana tidak? Hanya dengan mengumpulkan dana untuk uang muka yang jumlahnya jauh lebih kecil daripada total harga rumah, Anda sudah bisa menempati rumah sendiri. Dengan begitu Anda tidak perlu menunggu lama untuk bisa memiliki sebuah rumah pribadi.

Hanya saja di dunia ini tidak ada yang gratis. Kemudahan yang ditawarkan KPR tentunya diikuti dengan sebuah konsekuensi. Anda harus membayar bunga KPR yang relatif besar. Jika dijumlahkan, bunga KPR bisa mencapai angka yang hampir menyamai harga rumah tersebut. Meskipun dikonversikan dengan menggunakan nilai uang terhadap waktu (karena KPR biasanya dibayarkan dalam jangka waktu yang relatif panjang), jumlah bunga tetap saja relatif besar.

Apa Saja Keuntungan Membeli Rumah dengan KPR - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Apa Saja Keuntungan Membeli Rumah dengan KPR?]

 

Jika membeli rumah dengan sistem KPR, Anda memang bisa langsung menempati rumah tersebut. Tetapi bukan berarti sertifikat kepemelikan dan surat-surat penting lainnya langsung berada di tangan Anda. Bank hanya akan menyerahkan sertifikat kepemilikan rumah jika Anda telah melunasi seluruh cicilan baik pokok maupun bunga pinjaman. Karena itu Anda tidak dapat menjual rumah tersebut sebelum seluruh cicilan dilunasi.

Risiko terburuk dari membeli rumah dengan menggunakan KPR adalah ada kemungkinan rumah disita. Jika terjadi kredit macet, bank pemberi KPR berhak menyita rumah Anda. Akhirnya uang yang sudah Anda bayarkan akan hilang dengan sia-sia. Karena itu sebelum mengambil KPR, Anda harus memastikan kesanggupan untuk membayar cicilan yang sudah dijanjikan.

Bagaimana Cara Beli Rumah Berstatus Jaminan Utang dengan Aman - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Beli Rumah Berstatus Jaminan Utang dengan Aman?]

 

Pilihan Terbaik Tergantung pada Kondisi Keuangan Anda

Secara keseluruhan tentu saja membeli rumah secara tunai terlihat lebih ekonomis daripada menggunakan sistem KPR. Hanya saja Anda harus mempertimbangkan kondisi keuangan Anda saat ini. Jika belum memiliki uang yang cukup untuk membeli rumah secara tunai, Anda tidak dapat memaksa membelinya. Sementara jika Anda membutuhkan rumah tersebut dalam waktu dekat, KPR dapat sangat membantu Anda. Karena itu, pilihan mana yang terbaik sangat tergantung pada kondisi keuangan Anda saat ini. Perhitungkanlah setiap risiko dan keuntungan yang ditawarkan sebelum memilih membeli rumah secara tunai atau dengan KPR.

 

Apa saja pertimbangan-pertimbangan yang Anda pikirkan untuk membeli rumah atau mengambil KPR? Berikan pendapat Anda pada kolom di bawah ini. Jangan lupa share kepada teman terdekat yang Anda tahu bahwa mereka sedang bingung dalam menentukan pilihan, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Anto Erawan. 21 April 2015. Beli Rumah Secara Tunai atau Kredit, Ini Untung-Ruginya! https://goo.gl/hVz0Ok

 

Sumber Gambar:

  • Keluarga Bahagia – https://goo.gl/KD8syj

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

About the Author:

Stacia E. H. Sitohang CFP®
Stacia Edina Hasiana Sitohang, S.Mn, CFP® adalah perencana keuangan independen yang bersertifikasi (Nomor 1700 0001). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Business Management dengan konsentrasi Finance, School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang Personal Finance dan Entrepreneurship.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download