Mengenal Perbedaan Homeschooling dan Sekolah Formal

Apa perbedaan homeschooling dan sekolah formal? Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, homeschooling sudah menjadi metode pendidikan alternatif bagi para keluarga muda sekarang ini. Mungkin Anda salah satunya.

Tetapi apa yang ada di benak Anda ketika Anda mendengar kata homeschooling? Dan apa perbedaannya dengan sekolah formal biasa? Dan bagaimana dengan biaya pendidikannya dibandingkan dengan sekolah formal?

Kita akan bahas semuanya di rubrik kali ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Apa Itu Homeschooling?

Homeschooling itu belajar di rumah, bukan?

Homeschooling itu mengundang guru privat, bukan?”

Homeschooling itu harus mengikuti bimbel, bukan?”

Homeschooling itu gurunya orangtua, bukan?”

 

Begitulah kira-kira gambaran pertanyaan yang sering didengar dari orang yang ditanyakan tentang homeschooling. Jawaban manakah yang benar?

Menurut saya, jawaban yang paling mendekati adalah gabungan dari keempat jawaban tersebut.

Walaupun, jawaban itu tak terlalu tepat, karena yang bisa menjadi guru dalam homeschooling tidak harus orangtua, tetapi homeschooling adalah sebuah model pendidikan di mana orangtua memilih bertanggung jawab sendiri dalam penyelenggaraan pendidikan anak-anaknya.

Mengenal Perbedaan Homeschooling dan Sekolah Formal 02 - Finansialku

[Baca Juga: Menimba Ilmu Di Homeschooling? Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Sebelum Memutuskan Anak Sekolah]

 

Homeschooling dalam Bahasa Indonesia biasa diterjemahkan sebagai  “sekolah rumah”, bersekolah atau belajar di rumah, bukan di sebuah gedung sekolahan.  

Sementara banyak pakar pendidikan yang memilih istilah “sekolah mandiri”, yang makna dari kata tersebut adalah tanggungjawab dalam proses dan hasil pendidikan anak secara mandiri berada di pundak orangtua, bukan pada orang lain (guru atau lembaga sekolah formal).

Di negara maju, istilah homeschooling dikenal dengan sebutan home education,  home based learning atau sekolah mandiri yang dilaksanakan secara individu maupun berkelompok.

Sebagai istilah umum, homeschooling adalah fenomena belajar tidak di sekolah formal.

Secara umum, pengertian homeschooling adalah model pendidikan yang dipilih keluarga secara sadar dan bertanggung jawab atas pendidikan anaknya dengan menggunakan rumah sebagai basis pendidikannya.

Menimba Ilmu Di Homeschooling Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Sebelum Memutuskan Anak Sekolah 01 - Finansialku

[Baca Juga: Langkah Praktis Siapkan Biaya Pendidikan Homeschooling Anak dengan Aplikasi Finansialku]

 

Bentuk-bentuk homeschooling berada dalam rentang yang lebar antara school-at-home (sekolah tapi di rumah)  hingga unschooling (tidak bersekolah). Sebagian besar praktik homeschooling berada di antara kedua rentang itu.

Homeschooling merupakan pendidikan berbasis rumah yang memungkinkan anak  berkembang sesuai dengan potensi diri masing-masing.

Lalu apa bedanya homeschooling dengan sekolah formal? Ada beberapa persamaan dan perbedaan antara homeschooling dengan sekolah formal.

 

Persamaan Homeschooling dan Sekolah Formal

  • Sekolah formal dan homeschooling merupakan model pendidikan anak.
  • Sekolah formal dan homeschooling bertujuan untuk mencari kebaikan dan menggali potensi optimal yang dimiliki anak.
  • Sekolah formal dan homeschooling sama-sama berfungsi mengantarkan anak-anak pada tujuan pendidikan, memiliki modal intelektual, mental, dan spiritual yang memadai untuk menghadapi masa depan dengan penuh harapan.

 

Download E-book Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

Perbedaan Homeschooling dan Sekolah Formal

Apa saja perbedaan homeschooling dan sekolah formal? Simak pembahasan berikut ini.

 

#1 Sistem Pendidikan

Sekolah Formal: Menggunakan standarisasi sesuai standar yang dipikirkan lembaga sekolah dan Departemen Pendidikan Nasional.

Homeschooling: Sesuai kebutuhan anak dan kondisi keluarga.

 

#2 Fasilitas Pembelajaran

Sekolah Formal: Memiliki fasilitas yang lengkap dan bagus, seperti perpustakaan yang lengkap, laboratorium bahasa dan sains, lapangan olahraga dan kolam renang, dan fasilitas-fasilitas lainnya, sesuai dengan sekolah yang dipilih, terutama sekolah-sekolah internasional.

Homeschooling: Secara  umum lebih simple dan efisien, hanya menggunakan fasilitas yang ada.

Menimba Ilmu Di Homeschooling Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Sebelum Memutuskan Anak Sekolah 02 - Finansialku

[Baca Juga: Moms, Ini 12 Pertimbangan Saat Memilih Sekolah untuk Si Kecil]

 

#3 Kurikulum

Sekolah Formal: Memiliki kurikulum relatif lebih “ketat” karena dirancang oleh para pakar dan praktisi pendidikan yang ada di lembaga sekolah (kurikulum sekolah) dan Departemen Pendidikan Nasional (kurikulum nasional).

Homeschooling: Memiliki kurikulum lebih fleksibel karena boleh menggunakan kurikulum seperti sekolah formal atau mengikuti kurikulum dari luar negeri, atau membuat kurikulum khusus sesuai kebutuhan dan minat anak.

 

#4 Jadwal Belajar

Sekolah Formal: Terjadwal secara ketat.

Homeschooling: Fleksibel, tergantung kesepakatan orangtua dan anak.

 

#5 Penanggungjawab Pendidikan

Sekolah Formal: Sekolah dan guru

Homeschooling: Orangtua

Moms Punya Bayi Kembar Berikut 7 Pengeluaran yang Harus Anda Waspadai dan Solusinya 01 - Finansialku

[Baca Juga: Punya Anak Kembar, Bagaimana Perencanaan Dana Pendidikannya?]

 

#6 Model Belajar

Sekolah Formal: Relatif sudah mapan dan biasanya  turun temurun, orangtua hanya memilih sekolah yang diinginkan dan mengikuti model belajar di sana.

Homeschooling: Membutuhkan komitmen dan kreativitas orangtua untuk mendesain  dan melaksanakan model belajar sesuai kebutuhan anak.

 

#7 Peran Orangtua

Sekolah Formal: Tidak begitu dominan, karena pendidikan dijalankan sistem dan para guru, tetapi masih dapat terlibat secara aktif.

Homeschooling: Dominan, sangat menentukan keberhasilan pendidikan anak

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Homeschooling VS Sekolah Formal

NoPerbedaanHomeschoolingSekolah Formal
1Sistem PendidikanSesuai kebutuhan anakAda standarisasi
2FasilitasSesuai kondisi dan keadaanSesuai dengan kelengkapan di sekolah
3KurikulumLebih fleksibelLebih “ketat” karena sudah disusun
4Jadwal BelajarLebih fleksibel sesuai kesepakatanMemiliki jadwal yang terstruktur
5PenanggungjawabOrangtuaSekolah dan guru
6Model BelajarSesuai kreativitas orangtuaSudah memiliki model belajarnya tersendiri
7Peran OrangtuaSangat dominanKurang dominan, tetapi  dapat terlibat secara aktif

 

Apakah Homeschooling Mahal Atau Murah?

Cara menjalankan homeschooling sangat tergantung pada keluarga penyelenggara homeschooling.

Berbeda dengan sekolah, dimana orangtua harus mengeluarkan sebuah biaya tetap yang telah ditetapkan (biaya gedung, seragam, buku, iuran bulanan, dan lain sebagainya). Para praktisi homeschooling memiliki fleksibilitas untuk menentukan jumlah biaya yang harus dikeluarkan untuk anak-anak.

Isu homeschooling bukan pada biaya yang harus dikeluarkan untuk pendidikan anak, tetapi pada komitmen dan kreativitas untuk menjalankan homeschooling.

Dengan biaya minimum, Anda dapat menjalankan homeschooling dengan kreativitas Anda.

Langkah Praktis Siapkan Biaya Pendidikan Homeschooling Anak dengan Aplikasi Finansialku 02 - Finansialku

[Baca Juga: Moms, Ketahui Cara Mendidik Anak Tentang Uang dari Usia 2-16 Tahun]

Yang pasti, homeschooling tidak gratis karena Anda tetap membutuhkan materi-materi untuk pendidikan anak-anak Anda dan memperkaya pengetahuan Anda.

Homeschooling dapat menjadi murah kalau Anda dapat memanfaatkan sumber daya yang sudah Anda miliki sendiri. Misalkan, barang-barang yang di rumah, keluarga, teman, tetangga, dan fasilitas-fasilitas umum yang ada di sekitar Anda.

Anda tidak harus membeli, tetapi dapat meminjam, membeli barang bekas, melakukan daur-ulang (recycle), dan sebagainya.

 

Homeschooling Maupun Sekolah Formal Membutuhkan Peran Serta Orangtua Dalam Mendidik Anak

Semua sistem pendidikan pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Yang terpenting dalam mendidik anak adalah bahwa orangtua turut berperan secara aktif dalam memperhatikan dan mendidik anak mereka, baik dengan menggunakan sistem pendidikan formal maupun sistem pendidikan homeschooling.

Karena semua pendidikan dimulai dari keluarga. Peran serta orangtua akan sangat menentukan pendidikan anak mereka.

 

Apakah rubrik ini membantu Anda untuk lebih memahami perbedaan homeschooling dan sekolah formal?

Apakah Anda terbantu dengan adanya rubrik kali ini?

Apakah ada teman atau saudara Anda yang membutuhkan pengetahuan tentang homeschooling?

Bagikan rubrik ini agar banyak orang juga mendapatkan pengetahuan ini.

 

Sumber Referensi:

  • Aar. 11 Agustus 2009. Apa itu Homeschooling? Rumahinspirasi.com – https://goo.gl/SwTTr9

 

Sumber Gambar:

  • Homeschooling – https://goo.gl/TLwRJm dan https://goo.gl/nGHwVN

 

Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

About the Author:

Ricky Susanto Joeng CFP®
Ricky Susanto Joeng S.Si. S.Kom. CFP® adalah seorang perencana keuangan independen bersertifikasi (FPSB ID: 1300 0406). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Matematika dan Ilmu Komputer, Universitas Bina Nusantara. Memiliki pengalaman di bidang personal finance dan manajemen risiko, personal cashflow, asuransi unitlink dan investasi.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download