Pertanyaan interview kerja pada satu perusahaan tidak jauh berbeda dengan perusahaan lainnya.

Melalui artikel berikut, Finansialku akan membahas beberapa contoh pertanyaan serta tips menjawabnya biar kamu lebih well prepare. Simak baik-baik, ya.

 

Summary:

  • Pertanyaan interview kerja seringkali penuh jebakan sehingga membuat pelamar kerap bingung dan stres menghadapinya.
  • Terdapat beberapa contoh pertanyaan interview kerja dan tips untuk menjawabnya agar kamu lebih percaya diri saat melamar pekerjaan.

 

Daftar Isi

Mempersiapkan Diri Sebelum Interview Kerja

Pertanyaan saat interview kerja seringkali penuh jebakan sehingga membuat kita sebagai pelamar mudah bingung dan stres menghadapinya.

Namun, kamu tetap harus menjawab pertanyaan tersebut dengan baik dan lugas, karena jawabanmu berpengaruh terhadap penilaian rekruter.

Jika jawaban yang kamu berikan kurang tepat, maka peluang untuk diterima bekerja pun semakin kecil.

Sehingga kamu perlu mempersiapkan diri dengan baik sebelum menghadapi proses ini.

Sebab pada dasarnya, pertanyaan saat interview memiliki pola yang sama di setiap perusahaan.

Sebagai referensi, yuk, pelajari beberapa contoh pertanyaan dan tips menjawabnya di artikel berikut ini.

 

Contoh Pertanyaan Interview Kerja dan Jawabannya

Umumnya, pertanyaan interview kerja hanya seputar isi dari curriculum vitae (CV) dan pengalaman kerja kamu sebelumnya.

Agar kamu lebih siap dalam menjawab pertanyaan yang diajukan, Finansialku telah merangkum 30 pertanyaan interview kerja berikut ini.

 

#1 Bisa Ceritakan Tentang Diri Kamu?

Pertanyaan ini seringkali perekrut atau rekruter ajukan di perusahaan mana pun. Kesempatan ini sebaiknya kamu gunakan untuk mempromosikan diri dan menjelaskan kenapa kamu adalah kandidat yang tepat untuk posisi tersebut.

Kamu bisa mulai perkenalan diri secara singkat terkait background pendidikan dan pengalaman kerja.

Usahakan untuk fokus menceritakan tentang kepribadianmu yang berkaitan dengan pekerjaan, atau ketertarikan pada bidang tertentu.

Sebisa mungkin untuk tidak terlalu banyak menceritakan tentang pengalaman yang sudah tercantum di CV.

Contoh jawabannya:

“Perkenalkan, nama saya Devi Yuliana. Lulusan S1 Akuntansi dari Universitas ABC. Selama kuliah, saya berhasil memenangkan beberapa kompetisi debat bahasa Inggris dan aktif berorganisasi dalam klub bahasa Inggris.

Sebelumnya, saya pernah magang sebagai finance and accounting di perusahaan A sejak bulan Februari sampai dengan Agustus 2021. Kemudian, di perusahaan B sejak Oktober 2021 sampai dengan April 2022.

Dari pengalaman tersebut, saya memiliki pengetahuan seputar finance and accounting secara komprehensif, ditambah dengan latar belakang akademik saya, yaitu Akuntansi.

Saya sangat menyukai pekerjaan yang berhubungan dengan angka dan ketelitian, sehingga saya yakin posisi ini sangat sesuai dengan minat saya. Saya harap, saya dapat berkontribusi dengan baik untuk perusahaan ini dengan kemampuan dan pengalaman yang saya miliki.”

 

Selain contoh di atas, kamu juga bisa melihat beberapa referensi lainnya di artikel berikut 5 Cara Perkenalan Diri Saat Interview, Biar Rekruter Tertarik!

 

#2 Dari Mana Kamu Mendapatkan Informasi Lowongan Kerja Ini?

Biasanya, HRD akan menanyakan hal ini untuk mengetahui bagaimana kamu membangun koneksi, mencari informasi, serta ketertarikan kamu terhadap perusahaan.

Jika kamu mendapat informasi lowongan dari teman di perusahaan tersebut, jawablah dengan jujur untuk membuktikan bahwa kamu memiliki koneksi dengan perusahaan.

Contoh jawabannya seperti berikut:

“Saya sudah lama tertarik dengan perusahaan ini, Pak/Bu. Saya mengetahui lowongan pekerjaan ini melalui website perusahaan dan langsung melamar pada posisi yang sesuai dengan minat dan kemampuan saya.”

 

#3 Mengapa Kamu Tertarik Bekerja di Posisi Ini?

Kamu bisa menjawab pertanyaan ini dengan menyebutkan pengalaman kerja atau magang yang sama dengan posisi yang kamu lamar.

Namun, jika kamu adalah fresh graduate tanpa pengalaman, maka kamu bisa menyebutkan kemampuan yang kamu miliki dan kaitkan dengan job description posisi tersebut.

Hindari jawaban seperti:

“Karena saya butuh uang.” atau “Karena hanya posisi ini yang dibuka, jadi saya lamar.”

 

Berikut adalah contoh jawaban yang bisa kamu sampaikan:

“Saya melamar di posisi ini karena latar belakang pendidikan dan pengalaman yang miliki sesuai dengan posisi tersebut. Selain itu, saya telah memiliki minat yang tinggi untuk bisa bekerja di perusahaan ini, sehingga besar harapan saya untuk dapat berkarir di sini.”

 

#4 Apa yang Kamu Ketahui Tentang Posisi Ini?

Saat melamar kerja, pastikan bahwa kamu telah mengetahui tentang perusahaan dan posisi yang akan kamu lamar.

Hal ini sebagai persiapan sebelum kamu mendapatkan kesempatan interview dengan perekrut.

Selain itu, perekrut juga ingin mengetahui seberapa baik pemahaman kamu tentang tanggung jawab pada posisi yang kamu lamar.

Contoh jawabannya yaitu:

“Secara umum, posisi ini memiliki tugas dan tanggung jawab yang berkaitan dengan keuangan perusahaan. Tanggung jawab tersebut meliputi penyusunan catatan keuangan dan evaluasi anggaran perusahaan, serta menyiapkan berbagai informasi keuangan untuk pihak internal dan eksternal perusahaan.”

[Baca Juga: Intip 10 Perusahaan dengan Gaji Karyawan Terbesar di Indonesia]

 

#5 Apa yang Kamu Ketahui Tentang Perusahaan Ini?

Dalam hal ini, perekrut ingin mengetahui seberapa jauh kamu mengenal perusahaan.

Sebelum interview, pastikan kamu telah melakukan riset secara singkat mengenai profil, visi, misi, dan latar belakang perusahaan.

Berikut jawaban yang bisa kamu sampaikan:

“Perusahaan ini bergerak di bidang distribusi piping dengan visi misinya, yaitu menjadi perusahaan distributor sistem perpipaan terbaik di Indonesia.”

 

#6 Apa Kelebihan Kamu?

Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah kelebihan atau kompetensi kamu sesuai dengan posisi yang kamu lamar.

Pastikan untuk menjawab jujur dan relevan dengan skill yang dibutuhkan untuk posisi tersebut.

Sampaikan dengan spesifik dan berikan contoh yang mengimplementasikan kelebihan kamu dalam pekerjaan secara profesional.

Contoh jawabannya:

“Saya memiliki tingkat ketelitian yang baik dan berorientasi pada detail. Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian yang tinggi karena berhubungan dengan angka. Dengan ketelitian yang saya miliki, catatan dan laporan keuangan dapat dikerjakan tanpa banyak kesalahan.”

#7 Apa Kekurangan Kamu?

Meski jawabannya harus jujur, kamu tidak perlu menyebutkan kekurangan diri secara spesifik. Akan tetapi, kamu juga tidak bisa menjawab seperti:

“Saya tidak punya kekurangan, Pak/Bu.”

 

Berikut jawabannya sebagai referensi:

“Kekurangan saya adalah mudah lupa atau pelupa. Oleh karena itu, saya selalu mencatat setiap hal penting, serta pekerjaan yang harus dilakukan setiap hari dalam buku catatan. Selain itu, saya juga terbiasa memasang alarm atau reminder agar pekerjaan saya dapat terstruktur dengan baik.”

 

#8 Kontribusi Apa yang Bisa Kamu Berikan untuk Perusahaan?

Kamu bisa menjawab pertanyaan ini dengan menceritakan pencapaian yang relevan dengan posisi tersebut.

Jika kamu belum memiliki pengalaman kerja, kamu bisa menceritakan pengalaman di organisasi dan menghubungkannya dengan pekerjaan secara profesional.

Contoh jawaban:

“Saat di perkuliahan, saya pernah melakukan project untuk membantu pengusaha UMKM dalam membuat laporan keuangan yang baik dan benar. Dari project tersebut, saya berhasil meningkatkan income penjualan mereka dan membuatkan template pembukuan agar arus kas mereka dapat terkontrol dengan baik. Jika saya diterima di perusahaan ini, saya akan berkontribusi untuk membuat laporan yang rinci sehingga dapat dipertanggungjawabkan bagi pihak perusahaan dan eksternal.”

[Baca Juga: Tips dan Kumpulan Pertanyaan Interview Kerja Secara Online]

 

#9 Berapa Gaji yang Kamu Harapkan?

Kalau kamu adalah fresh graduate, riset terlebih dahulu kisaran gaji pada posisi yang kamu lamar.

Selain itu, ketahui besaran UMP dan UMR daerah kerjanya, karena UMR setiap daerah berbeda-beda.

Sebutkan nominal yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan hidup kamu.

Sehingga gaji yang ditawarkan nantinya tidak lebih rendah dari UMR dan ekspektasi sebelumnya. Contoh jawaban sebagai berikut:

“Berdasarkan hasil riset saya, rata-rata gaji untuk posisi ini di Jakarta berkisar antara 4 juta sampai 5 juta rupiah. Dengan kemampuan dan pengalaman yang saya miliki, ekspektasi saya di kisaran 5 sampai 6 juta. Semoga Bapak/Ibu berkenan untuk mempertimbangkannya.”

 

Untuk menambah referensi agar kamu suskes menjawab pertanyaan saat wawancara kerja, saksikan video Finansialku di bawah ini:

 

#10 Apakah Kamu Bersedia untuk Bekerja Lembur?

Ini adalah salah satu pertanyaan menjebak yang akan memengaruhi pekerjaan kamu nantinya di perusahaan tersebut.

Usahakan untuk menjawab dengan jujur sesuai dengan kemampuan waktu kerja yang kamu miliki. Contoh jawabannya yaitu:

“Saya bersedia bekerja sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh kantor. Saya juga fleksibel untuk sesekali bekerja lembur apabila dibutuhkan dengan kompensasi yang sesuai.

 

#11 Apakah Kamu Bersedia Jika Ditempatkan di Luar Kota?

Untuk menjawab pertanyaan ini, sesuaikan dengan kemampuan kamu untuk tinggal di luar kota.

Jika masih ragu atau tidak bersedia, maka berikanlah alasan yang logis kepada perekrut.

Biasanya, perusahaan berskala besar memang mencari kandidat yang bisa ditempatkan di mana saja untuk kantor cabang mereka.

Oleh karena itu, riset mengenai informasi seputar perusahaan sangat kamu perlukan untuk mempertimbangkan kemungkinan tempat kerja.

Contoh jawaban:

“Saya bersedia ditempatkan di kantor cabang luar kota. Namun, harapan saya jika dapat bergabung, saya bisa ditempatkan di daerah asal karena alasan X, Y, Z.”

[Baca Juga: Panggilan Untuk Jobseeker, Ini Tempat Kerja Terbaik di Indonesia 2022!]

 

#12 Apa Rencana Kamu 3-5 Tahun ke Depan?

Meski sedikit tricky, kamu bisa menjawab dengan realistis dan jujur mengenai rencana karirmu tiga sampai lima tahun ke depan.

Pertanyaan ini biasanya agar perekrut dapat melihat apakah tujuanmu sejalan dengan rencana perusahaan di kemudian hari.

Berikut adlaah contoh jawabannya:

“Saya berencana untuk dapat menjadi manajer akuntansi. Saya yakin bahwa saya mampu mengembangkan kemampuan dan potensi yang saya miliki selama beberapa tahun berkarir, sesuai dengan tujuan dan rencana perusahaan.”

 

#13 Apa yang Kamu Harapkan dalam Bekerja di Perusahaan Ini?

Melalui pertanyaan ini, kamu bisa menjelaskan harapan kamu jika lolos dan bisa bekerja di perusahaan tersebut.

Jawablah dengan jujur, realistis, dan spesifik sehingga perusahaan bisa memenuhi harapan tersebut.

Contoh jawaban:

“Saya berharap bisa meningkatkan kemampuan yang saya miliki dengan lebih baik bersama perusahaan ini. Berdasarkan deskripsi pekerjaan yang telah saya baca sebelumnya, perusahaan ini menawarkan berbagai pelatihan bagi karyawannya untuk mengembangkan skill mereka. Oleh karena itu, saya tertarik dengan posisi A di perusahaan ini.”

 

#14 Kenapa Kami Harus Menerima Kamu di Perusahaan Ini?

Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah kamu yakin dengan skill yang kamu miliki untuk bisa berkontribusi terhadap perusahaan.

Contoh jawabannya yaitu:

“Saya yakin akan kemampuan saya untuk selalu berusaha memenuhi kebutuhan perusahaan. Saya selalu bersungguh-sungguh atas tanggung jawab saya dan menghasilkan pekerjaan yang maksimal.”

 

#15 Kenapa Kamu Resign dari Pekerjaan Sebelumnya?

Perekrut biasanya akan menanyakan pertanyaan interview kerja seperti ini jika kamu sudah bekerja sebelumnya.

Sampaikan alasan yang logis dan hindari membicarakan keburukan perusahaan sebelumnya.

Kamu bisa memberikan jawaban seperti ini:

“Saya sudah bekerja selama 3 tahun di perusahaan sebelumnya, sehingga saya merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengambil tantangan yang lebih besar di lingkungan baru. Saya yakin, perusahaan ini bisa membantu saya untuk berkembang lebih jauh lagi.”

 

#16 Mengapa Kamu Memilih untuk Pindah Jalur Karier?

Perekrut pasti bisa melihat bahwa kamu memiliki pengalaman yang tidak linear dari resume atau CV-mu.

Oleh karena itu, sampaikan dengan jelas alasan mengapa kamu memutuskan untuk beralih dari karier sebelumnya.

Contoh jawaban:

“Saya ingin pindah jalur karier karena passion dan latar belakang saya di bidang akuntansi. Meski tidak ada hubungannya dengan content writer, namun saya memiliki pengetahuan akademik yang mumpuni untuk dapat diimplementasikan pada posisi ini.”

 

#17 Bagaimana Cara Kamu Mengelola Stres karena Tekanan Pekerjaan?

Kamu tidak perlu berusaha menjadi kandidat yang sempurna untuk menjawab pertanyaan interview kerja ini.

Sebaiknya, jelaskan langkah-langkah yang biasanya kamu lakukan untuk mengurangi stres karena tekanan pekerjaan.

Contoh jawaban:

“Baru-baru ini, saya belajar untuk meditasi dan mindfulness setiap hari selama 15-30 menit. Ternyata, hal tersebut berhasil membantu saya untuk mengatasi stres selama bekerja. Saya juga melakukan lari pagi selama 3 kali seminggu untuk membangun semangat.”

 

#18 Bagaimana Kamu Menghadapi Situasi yang Sulit?

Kamu bisa menjelaskan kemampuan yang kamu miliki untuk memecahkan suatu masalah supaya perekrut mengetahui kemampuan interpersonal kamu.

Contoh jawabannya yaitu:

“Pada pengalaman kerja sebelumnya, saya pernah mengalami kesulitan dalam membuat laporan keuangan. Jadi, saya berusaha untuk bertanya kepada karyawan yang berpengalaman dan mencari solusi terbaik untuk masalah tersebut. Selain dapat menyelesaikan masalah, saya juga mendapatkan koneksi baru dengan skill yang lebih tinggi.”

 

#19 Bagaimana Cara Kamu Memotivasi Diri Sendiri?

Menjawab pertanyaan interview kerja ini, maka jelaskan tanggung jawab yang kamu hadapi dan hubungkan dengan hal yang memotivasimu.

Dengan begitu, perekrut dapat lebih tertarik karena kamu merupakan kandidat yang memiliki ambisi penuh.

Kamu bisa memberikan jawaban sebagai berikut:

“Pengalaman saya sebelumnya mengharuskan saya untuk bekerja dengan minim kesalahan. Hal ini membuat saya selalu fokus pada hasil pekerjaan. Oleh karena itu, saya sangat termotivasi ketika berhasil mencapai suatu target dan goals yang saya buat.”

[Baca Juga: 6+ Kunci Sukses Memotivasi Diri selain Kata-Kata Motivasi]

 

#20 Apa Hobi Kamu?

Pertanyaan seputar hobi memang jarang perekrut ajukan saat interview.

Namun, ada beberapa perusahaan yang menanyakan hobi kamu untuk mengetahui kecocokan kamu dengan tim lain.

Contoh jawabannya:

“Saya suka menulis, dan hobi tersebut membawa saya untuk menjadi seorang penulis lepas di salah satu media. Ternyata, hobi menulis ini sangat membantu saya untuk lebih rapi dan tersusun dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.”

 

#21 Apa Pencapaian Terbesarmu Secara Profesional?

Ini adalah kesempatanmu untuk unjuk gigi di hadapan perekrut. Kamu bisa menggunakan metode STAR untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Contoh jawaban:

“Ketika saya menjadi penulis lepas, saya pernah mengalami kesulitan untuk menulis sebuah artikel SEO yang mampu muncul di urutan pertama mesin pencarian. Kemudian, saya mengikuti kelas online penulisan artikel SEO untuk mempelajari teknik yang dibutuhkan.

Setelah saya pelajari tips dan tekniknya, saya implementasikan ke dalam artikel baru yang saya buat. Hasilnya, beberapa artikel saya selalu muncul di urutan pertama mesin pencarian selama beberapa minggu.”

 

#22 Dalam CV Terlihat Bahwa Kamu Sempat Tidak Bekerja Selama Beberapa Waktu, Alasannya?

Kamu perlu menjawab pertanyaan interview kerja ini dengan jujur, namun tetap profesional.

Sampaikan bahwa kamu tetap mengembangkan skill dan selalu update tentang dunia kerja. Contoh jawaban yang bisa kamu sampaikan yaitu:

“Betul Pak/Bu, saya sempat tidak bekerja selama 6 bulan karena harus membantu usaha orang tua. Namun, selama tidak bekerja, saya aktif mengikuti beberapa kursus online, seperti Microsoft Excel dan Kepenulisan agar tetap produktif. Selain itu, saya juga mendapatkan sertifikat kursus yang kredibel sehingga dapat saya implementasikan dalam dunia kerja.”

 

#23 Alasan Melamar di Bidang Pekerjaan yang Tidak Sesuai dengan Jurusan Kuliah?

Kalau kamu melamar pekerjaan yang tidak sesuai dengan background pendidikan, tidak perlu khawatir.

Jelaskan bahwa kamu juga memiliki kemampuan dan passion yang kuat di bidang tersebut. Contoh jawaban:

“Benar Pak/Bu, saya memang bukan lulusan Ilmu Komunikasi. Tapi, saya memiliki passion di bidang kepenulisan dan telah beberapa kali berkontribusi sebagai penulis lepas. Saya juga pernah bergabung dengan organisasi jurnalistik di kampus, sehingga saya yakin bahwa saya memenuhi kualifikasi untuk posisi ini.”

 

 

#24 Ceritakan Hal-hal Mengenai Diri Kamu yang Tidak Tertulis di CV

Kamu bisa menjawab pertanyaan ini dengan menonjolkan salah satu kemampuan kamu dan menghubungkannya dengan beberapa pencapaian terbaik kamu di CV.

Contoh jawabannya:

“Saya mampu berbahasa Inggris dengan baik. Dari CV, Bapak/Ibu bisa melihat beberapa pencapaian saya dalam kompetisi debat bahasa Inggris yang merupakan hasil dari ide-ide yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Saya yakin, kemampuan ini akan selalu dibutuhkan, terutama di perusahaan ini.”

 

#25 Lingkungan Kerja Seperti Apa yang Kamu Sukai?

Kamu bisa riset terlebih dahulu mengenai budaya perusahaan yang kamu lamar.

Kemudian, sesuaikan budaya tersebut dengan lingkungan kerja yang kamu inginkan. Biasanya, budaya perusahaan sudah tertulis jelas di website resmi perusahaan.

Contoh jawaban yang bisa kamu sampaikan yaitu:

“Saya senang bekerja di lingkungan yang bisa bekerja sama dan bertemu banyak orang. Selain itu, saya juga senang bekerja di lingkungan yang menyenangkan, tapi tetap produktif.”

 

#26 Bagaimana Cara Kamu Menghadapi Masalah dalam Pekerjaan?

Melalui pertanyaan interview kerja ini, perekrut ingin mengetahui bagaimana solusi atau proses pemecahan masalah yang kamu lakukan.

Jawablah dengan penjelasan berikut ini:

“Saat menghadapi masalah, baik di dalam atau di luar pekerjaan, biasanya saya akan mencari tahu titik permasalahannya terlebih dahulu. Setelah itu, saya membuat beberapa cara untuk menyelesaikannya, kemudian saya pilih cara yang paling tepat atas masalah tersebut.”

 

#27 Berapa Gaji Kamu Saat Ini?

Masalah gaji memang seringkali menjadi hal yang sulit untuk kita jawab.

Namun, kamu tetap bisa menjawab range gaji kamu saat ini dan jangan ragu untuk menyebutkan angka yang lebih tinggi. Contoh jawabannya:

“Gaji saya saat ini ada di range 5 juta sampai 7 juta Pak/Bu. Saya sangat terbuka untuk mendiskusikan kompensasi yang bisa diberikan perusahaan Bapak/Ibu untuk saya.”

 

#28 Apakah Kamu Melamar di Perusahaan Lain?

Kamu bisa menjawab pertanyaan ini dengan jujur, namun tidak terlalu detail dan menyebutkan nama perusahaannya.

Contoh jawaban:

“Betul Pak/Bu, saya juga melamar ke perusahaan lain di bidang media dan kreatif. Tapi, lamaran saya ke perusahaan tersebut hanya sebagai pilihan. Karena saya sangat berharap untuk bisa diterima bekerja di perusahaan ini.”

 

#29 Kapan Kamu Bisa Mulai Bergabung Dengan Tim Kami?

Untuk menjawab pertanyaan interview kerja ini, kamu bisa menyesuaikan dengan kondisimu sekarang.

Kalau kamu adalah fresh graduate dan belum bekerja, kamu bisa menjawab dengan bisa bergabung sesegera mungkin.

Akan tetapi, jika kamu sudah bekerja sebelumnya, kamu bisa menjelaskan bahwa kamu harus menyelesaikan one month notice selama 30 hari.

 

#30 Ada yang Ingin Kamu Tanyakan?

Di akhir sesi interview, biasanya perekrut akan memberi kesempatan untuk kamu bertanya seputar perusahaan atau posisi yang kamu lamar.

Kamu bisa menanyakan terkait tahapan rekrutmen atau alur kerja di perusahaan tersebut.

Dengan begitu, proses wawancara akan menjadi komunikasi 2 arah. Supaya kamu lebih siap menghadapi tahap ini, yuk, tonton juga video berikut:

 

Tips Menjawab Pertanyaan Interview Kerja

Sesi interview kerja adalah kesempatan kamu untuk mempromosikan diri dan menarik hati HRD atau user.

Kesempatan ini akan menunjukkan bahwa kamu adalah kandidat yang tepat untuk posisi tersebut.

Berikut adalah 5 tips untuk menjawab pertanyaan interview kerja dengan baik:

 

#1 Jawab Pertanyaan dengan Jujur

Saat interview, kamu akan berhadapan dengan beberapa pertanyaan yang tricky dan menjebak.

Namun, usahakan untuk menjawab setiap pertanyaan dengan jujur dan tetap profesional.

Tunjukkan bahwa kamu serius dan yakin dengan kemampuan kamu terhadap posisi yang kamu lamar.

 

#2 Sampaikan Jawaban dengan Jelas dan Tidak Bertele-tele

Ketika perekrut menanyakan tentang ekspektasi gaji atau harapan yang kamu inginkan dari perusahaan, jawablah dengan tenang, jelas, dan tidak bertele-tele.

Sebutkan apa saja yang kamu inginkan jika bekerja di perusahaan dan jelaskan kontribusi yang akan kamu berikan setelah harapan kamu terpenuhi.

 

#3 Pahami Pertanyaan dengan Baik

Meski perekrut mengajukan banyak pertanyaan sulit, kamu tetap harus tenang dan jelas dalam menjawabnya.

Oleh karena itu, pahami setiap pertanyaan dengan baik supaya kamu lebih mudah menjelaskan apa yang perekrut inginkan dari kandidat.

 

#4 Jelaskan Value yang Bisa Kamu Berikan untuk Perusahaan

Kamu bisa menunjukkan kepada perekrut bahwa kamu adalah kandidat yang tepat untuk posisi tersebut.

Jelaskan value yang bisa kamu berikan untuk perusahaan secara realistis, tapi tetap relevan dengan tujuan perusahaan.

Terkadang, jawaban yang realistis akan lebih menarik daripada jawaban yang dibuat sempurna tetapi tidak nyata.

 

#5 Sampaikan Kelebihan dan Kekurangan Kamu dengan Jelas

Saat perekrut menanyakan tentang kelebihan dan kekurangan yang kamu punya, sampaikan kelebihan terbaikmu dan berikan solusi dari kekuranganmu.

Misalnya, kekuranganmu adalah pelupa sehingga solusi terbaiknya adalah dengan mencatat setiap agenda yang akan kamu kerjakan.

Sebagai tambahan referensi, kamu bisa pelajari lebih banyak tips lewat artikel berikut ini 10 Tips Sukses Wawancara Kerja atau Interview Kerja untuk Para Fresh Graduate

 

Berikan Kesan Terbaik Versi Dirimu!

Nah, itu dia 30 contoh pertanyaan saat interview kerja dan contoh jawabannya.

Tunjukkan sisi terbaik Sobat Finansialku saat wawancara, supaya first impression yang perekrut terima dapat lebih menarik.

Hindari jawaban yang terkesan berlebihan dan tetap ramah selama interview.

Selagi mempersiapkan diri menghadapi proses interview, pastikan kamu juga sembari mengecek kembali anggaran keuangan bulananmu. Apalagi nantinya kamu akan punya penghasilan sendiri.

Agar hasil kerjamu tidak habis begitu saja, lakukan penyesuaian antara pemasukan dan pengeluaran. Jangan sampai lebih besar pasak daripada tiang, ya.

Supaya lebih praktis dalam mengatur keuangan, mulai dari membuat anggaran dan mencatat cash flow. Kamu bisa gunakan Aplikasi Finansialku.

Beragam fitur di dalamnya, tentu akan memberikan kemudahan dalam merencanakan keuangan secara tepat sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, kamu juga bisa pelajari panduan lengkap seputar cara mengatur keuangan dengan cara klik banner di bawah ini.

Ebook GRATIS, Cara Mengatur Keuangan dengan Mudah

Banner Iklan Ebook Cara Mengatur Keuangan dengan Mudah - PC
Banner Iklan Ebook Cara Mengatur Keuangan dengan Mudah - HP

 

Apakah Sobat Finansialku pernah mendapati pertanyaan yang sulit dijawab saat interview kerja? Yuk tulis di kolom komentar di bawah ini.

Jangan lupa untuk bagikan juga informasi ini kepada teman-teman yang lain, agar lebih bermanfaat. Terima kasih!

 

Editor: Ari A. Santosa

Sumber Referensi:

  • Shely Napitupulu. 23 Agustus 2022. 30 Pertanyaan Interview Kerja yang Paling Sering Diajukan. Glints.com – https://bit.ly/3DomtB6
  • Devi Lianovanda. 14 April 2022. 30 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya! Blog.skillacademy.com – https://bit.ly/3Dltvqf
  • Dini N. Rizeki. 08 Juli 2022. Kumpulan Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya. Majoo.id – https://bit.ly/3S0JOwT
  • Apreliani Dwiastuti. 09 Agustus 2021. Ingin Lolos Tahap Interview? Simak Tips Menjawab Pertanyaan Interview Berikut Ini! Myskill.id – https://bit.ly/3LeOCfN