Apakah Anda mau investasi properti? Mari ketahui dulu potensi investasi properti saat resesi ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Keadaan Ekonomi Saat Ini

Saat ini keadaan ekonomi global sedang mengalami kecemasan. Hal ini didukung dengan kondisi global yang penuh dengan ketidakpastian dalam masa perang dagang antara China dan Amerika Serikat yang masih berkelanjutan.

Hal tersebut membuat pelemahan dari ekonomi semakin bergejolak. Bahkan, kondisi tersebut memiliki potensi untuk menimbulkan risiko resesi ekonomi global.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo juga mengatakan bahwa perang dagang masih menghantui ekonomi Indonesia. Selain itu, kemungkinan untuk terjadi resesi di 1 hingga 1,5 tahun yang akan datang mulai diprediksi oleh para pakar.

Untuk mengantisipasi gejolak tersebut maka Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan bahwa pihaknya berupaya untuk meningkatkan kinerja ekspor di Indonesia. Sedangkan pemerintah juga berupaya untuk menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tetap efisien.

Bagaimana Potensi Investasi Properti Saat Resesi, Menguntungkan 02

[Baca Juga: Catatan Penting Para Pengelola Investasi Bisnis Properti]

 

Presiden juga mendorong Indonesia untuk tetap mempertahankan diri untuk tidak terkena dampaknya, apalagi Indonesia diuntungkan dengan terjadinya revolusi konsumen.

Presiden memberikan keterangan bahwa terdapat 141 juta penduduk Indonesia yang naik ke kelas menengah dan kelas atas. Tentu saja hal tersebut sangat menguntungkan karena akan menarik investasi dari luar dan ke dalam negeri serta investasi di dalam negeri itu sendiri.

 

Potensi Investasi Properti Saat Resesi

Salah satu investasi yang mengalami kenaikan adalah investasi properti. Investasi properti merupakan pilihan investasi kelas atas yang sudah memahami antisipasi resesi dikarenakan investasi ini tergolong aman.

Apalagi pemerintah berencana untuk menghapus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang selama ini dianggap sebagai salah satu penghalang masuknya investasi ke Indonesia. Selain itu, kelonggaran untuk para pelaku usaha di sektor properti yang diberikan adalah berupa pemangkasan Pajak Penghasilan (PPh) 22 untuk penjualan hunian sangat mewah yakni dari 5% menjadi hanya 1% saja.

Bagaimana Potensi Investasi Properti Saat Resesi, Menguntungkan 03

[Baca Juga: Kenali 3 Tipe Modal Bisnis Properti]

 

Tarif tersebut berlaku untuk rumah beserta dengan tanahnya yang memiliki harga jual lebih dari Rp30 miliar atau luas bangunannya lebih dari 400 m2. Tarif tersebut juga berlaku untuk apartemen, kondominium, serta sejenisnya dengan harga jual diatas Rp30 miliar dengan luas diatas 150 m2.

Dengan kata lain, hanya hunian mewah yang meliputi rumah, apartemen, kondominium, town house, ataupun sejenisnya yang memiliki nilai di atas Rp30 miliar saja yang akan dikenakan PPnBM sebesar 20%.

Bagaimana Potensi Investasi Properti Saat Resesi, Menguntungkan 04

[Baca Juga: Inilah Yang Perlu Anda Ketahui Saat Anda Ingin Melakukan Investasi Properti atau Bisnis Properti]

 

Dengan begitu, maka hal ini secara otomatis akan merangsang pertumbuhan properti. Hal tersebut akan mendorong masuknya investasi dari luar ke dalam negeri yang bisa menjadi modal developer untuk mempercepat penyediaan produk.

 

Fakta-fakta Penyebab Investasi Properti Melesu

Di sisi lain, investasi properti justru melesu. Apa yang menyebabkan investasi properti melesu? Mari ketahui fakta-faktanya.

 

#1 Pergeseran Fungsi Properti

Dulunya, fungsi dari properti adalah untuk memenuhi kebutuhan primer yakni papan serta sebagai lahan untuk mencari nafkah bertani atau berternak. Kemudian, di zaman modern ini, fungsi tersebut menjadi investasi yang merupakan wadah untuk menyimpan uang disertai menunggu peningkatan nilai.

Hal tersebut diharapkan karena berdasarkan catatan yang ada dinyatakan bahwa peningkatan nilai dari tanah selalu lebih pesat daripada emas dan bunga bank.

Konsep investasi ini dapat berjalan dengan lancar apabila tidak terjadi step-back di pertumbuhan ekonomi makro. Tapi, dengan kondisi ekonomi yang resesi serta defisit neraca perdagangan maka dapat menyeret nilai properti mencapai titik terendahnya.

 

#2 Indikator Baru Investasi Properti

Anda sangat disarankan untuk tidak menggunakan paradigma dari investasi properti yaitu beli murah dan dijual tunggu mahal. Namun, Anda lebih dianjurkan untuk menggunakan konsep fungsional, murah operasional, dan gampang dijual.

Dengan adanya fenomena ledakan jumlah penduduk, gaya hidup di era milenial mendatang ini bergeser menjadi gaya hidup yang lebih praktis, taktis, serta ekonomis.

Bagaimana Potensi Investasi Properti Saat Resesi, Menguntungkan 05

[Baca Juga: Mau Investasi Properti? Inilah 6 Tempat Mencari Informasi Properti yang Sedang Dijual]

 

Ketenangan yang diharapkan sekarang tidak lagi berorientasi pada tempat tinggal dengan lahan yang luas. Namun, lebih mengarah pada tempat tinggal yang berpemandangan luas, dekat dari mana-mana, serta biaya perawatan yang murah.

 

Jenis Properti yang Potensial

Kali ini rubrik Finansialku juga akan berbagi jenis properti apa saja yang potensial jika Anda mau berinvestasi properti. Berikut 4 jenis properti yang potensial.

 

#1 Apartemen Dekat Pusat Transportasi

Jenis properti yang satu ini akan menjadi primadona.

Hal ini seiring dengan peningkatan jumlah tenaga kerja yang signifikan. Sehingga, karyawan yang tinggal paling dekat kantor atau simpul akses transportasi menuju kantor akan menjadikan karyawan tersebut memiliki stamina yang lebih untuk menunjang performa kerja mereka.

 

#2 Rukan (Rumah Kantor)

Kini sudah ada semakin banyak para pengusaha atau entrepreneur yang mengidam-idamkan rumah kantor untuk bisnis rumahan. Dengan begitu, maka mereka tidak perlu pagi-pagi pergi kerja.

Jadi, bisa bangun tidur lalu mandi dan bisa langsung kerja lagi seharian hingga larut. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa lokasi rukan yang dipilih cukup strategis ya karena bisnis membutuhkan akses untuk sukses.

 

#3 Kos-Kosan

Dengan meningkatnya jumlah mahasiswa setiap tahunnya, maka bisnis kos-kosan menjadikan pilihan yang menggiurkan. Dapat dikatakan bahwa bisnis kos-kosan ini tidak ada matinya. Apalagi, semakin banyaknya jumlah mahasiswa maka tidak perlu terlalu memusingkan persaingan. Apakah Anda tertarik?

 

#4 Tanah untuk Penyewaan Lahan Parkir

Tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak orang yang mengendarakan kendaraan pribadinya setengah jalan lalu diteruskan dengan transportasi umum ke tujuan akhir.

Biasanya tanah untuk penyewaan lahan parkir ini membutuhkan tempat yang luas. Namun, dari segi kepraktisan dalam pengelolaan, perawatan, serta laba dari bisnis properti ini sangat menjanjikan.

 

Untung dari Investasi Properti Walaupun Saat Resesi

Setelah mengetahui berbagai penyebab investasi properti yang melesu, serta jenis investasi properti apa saja yang masih potensial, maka Anda dapat mempertimbangkan keputusan Anda dalam investasi properti.

Di tengah kondisi ekonomi yang sedang resesi, bukan berarti investasi properti menjadi tidak menguntungkan ya. Masih terdapat peluang-peluang yang dapat Anda telusuri untuk bisa mendapatkan keuntungan dari investasi properti.

Yuk rencanakan investasi properti Anda menggunakan aplikasi Finansialku yang bisa Anda download di Google Play dan App Store.

 

Jadi, apakah Anda mau berinvestasi properti? Silahkan berikan komentar dan pendapat Anda di kolom yang telah tersedia. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Cemas Resesi Ekonomi, Sektor Properti Justru Meningkat. Kontan.co.id – https://bit.ly/2UimnVd
  • Novia Widya Utami. 2 Oktober 2019. Awali Potensi Investasi Properti Saat ini Kejatuhannya, Kenapa?. Ajaib.co.id – https://bit.ly/37TNPg6

 

Sumber Gambar:

  • Properti 01- https://bit.ly/38gp90l
  • Properti 02- https://bit.ly/2VDpaJd
  • Properti 03- https://bit.ly/2PAvwFB
  • Properti 04- https://bit.ly/2vwIP2X
  • Properti 05- https://bit.ly/2VxqVHM