Produk asuransi jiwa di Indonesia terdiri dari 2 jenis utama yaitu: asuransi jiwa tradisional dan asuransi unitlink. Finansialku akan membahas singkat mengenai 3 jenis asuransi tradisional di Indonesia.

variable-universal-life-insurance Produk Asuransi Jiwa Tradisional

 

Tiga Jenis Asuransi Jiwa Tradisional

Asuransi adalah salah satu produk proteksi dan sebaiknya dimiliki. Berikut ini ada sebuah video mengenai pentingnya asuransi:

 

Asuransi jiwa tradisional terdiri dari 3 jenis yaitu asuransi berjangka (termlife), asuransi seumur hidup (wholelife) dan asuransi endowment (dwiguna). Berikut ini penjelasan dari ketiga jenis asuransi jiwa tradisional.

 

Asuransi Termlife (berjangka)

term-life-insurance1 Produk Asuransi Jiwa Tradisional

[Baca juga : Pilih Jenis Asuransi Jiwa Sesuai Dengan Kebutuhan Anda]

 

Seperti namanya asuransi termlife (berjangka), asuransi jiwa tradisional ini memberikan proteksi dengan jangka waktu tertetu. Ciri khas asuransi termlife adalah adanya jangka waktu yang spesifik dan jika tidak terjadi klaim premi tidak akan ada pembayaran manfaat atau uang pertanggungan.

banner -asuransi jiwa

 

Asuransi Termlife adalah asuransi jiwa tradisional yang paling murah preminya dan uang pertanggungannya cukup besar. Asuransi jiwa termlife tidak mempunyai uang tunai. Jika pada kontrak asuransi berakhir dan tidak ada klaim maka perusahaan asuransi tidak akan membayar uang pertanggungan.

 

Asuransi Whole Life (seumur hidup)

whole-life-insurance Produk Asuransi Jiwa Tradisional

[Baca juga : Kelebihan dan Kekurangan Produk-Produk Investasi]

 

Asuransi jiwa berikutnya adalah asuransi whole life (seumur hidup). Umumnya proteksi yang diberikan sampai umur 99 tahun. Ciri khas asuransi wholelife adalah jangka waktu perlindungannya sampai dengan usia 99 tahun. Asuransi whole life memiliki nilai tunai. Nilai tunai tersebut dapat dipinjam (bunga dan aturan mainnya dapat ditanyakan ke masing-masing perusahaan).

Perusahaan asuransi akan membayarkan manfaat atau uang pertanggungan jika terjadi klaim di masa kontrak atau pada saat akhir kontrak asuransi.

 

Asuransi endowment (dwiguna)

genious-child-br Produk Asuransi Jiwa Tradisional

[Baca juga : 8 Usaha Sampingan untuk Perempuan]

 

Jenis yang ketiga ini adalah produk asuransi yang agak unik. Asuransi ini biasanya digabungkan dengan suatu jenis tujuan tertentu, misal asuransi pendidikan, asuransi dana pensiun. Asuransi endowment adalah asuransi yang dapat dibilang populer pada saat asuransi unitlink belum keluar.

Asuransi endowment memiliki ciri yang mirip dengan asuransi whole life (seumur hidup) dari segi pembentukan uang tunai dan pembayaran manfaat. Salah satu kelebihan asuransi whole life adalah manfaat dapat dibayarkan dengan skema waktu tertentu, misal untuk dana pendidikan akan keluar dalam beberapa tahapan misal saat anak masuk SD, SMP, SMA, dan Kuliah.

Asuransi endowment ini memiliki premi yang lebih mahal dibandingkan dengan premi asuransi jiwa tradisional lainnya. Pamor asuransi endowment bekalangan ini kalah dengan unitlink.

 

Kesimpulan

Asuransi jiwa di Indonesia tidak hanya unitlink. Di Indonesia dikenal beberapa jenis asuransi jiwa tradisional, seperti asuransi jiwa termlife (berjangka), asuransi jiwa seumur hidup (whole life) dan asuransi jiwa dwiguna (endowment).

 

 

Jangan lupa baca artikel-artikel Finansialku:

     
finansialku Perlukah Persiapan Dana Pensiun Sejak Usia Muda? Baca
finansialku 5 Kesalahan dalam Perencanaan Dana Hari Tua Baca