Sejak awal tahun, kondisi rupiah melemah terhadap dolar AS yang terus mengalami penguatan. Rupiah yang terus melemah membuat masyarakat menjadi khawatir.

Bila rupiah terus mengalami penurunan, bukan tidak mungkin ekonomi Indonesia akan dilanda krisis. Bahkan pelemahan rupiah kali ini sudah bisa menembus hingga Rp15.000, tertinggi semenjak krisis moneter pada zaman orde baru lalu. 

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Rupiah Melemah Karena Kondisi Eksternal

Rupiah terus melemah terhadap dolar AS sepanjang tahun ini. Mengutip dari data Bloomberg, kurs Rupiah pada awal tahun berada pada angka Rp13.514. Namun saat ini, angka tersebut sudah menyentuh Rp14.815. Rupiah telah tertekan 9,62% terhadap dolar AS sepanjang tahun ini.

Terus melemahnya rupiah terhadap dolar memang membuat masyarakat cemas. Bila kondisi ini terus terjadi, bukan tidak mungkin ekonomi Indonesia akan terkena krisis.

Namun pelemahan rupiah ini tidak bisa dilepaskan dari kondisi ekonomi yang terjadi di luar Indonesia. Kondisi ekonomi dunia saat ini memang tengah dalam keadaan tidak stabil, sehingga negara lain juga ikut terkena dampaknya.

Penyebab utama melemahnya rupiah disebabkan oleh beberapa sentimen. Beberapa diantaranya adalah perang dagang antara Amerika dengan China dan suku bunga The Fed yang mengalami kenaikan.

Bursa Asia Waspada Perang Dagang China Dan Amerika 01 - Finansialku

[Baca Juga: Bursa Asia Waspada Perang Dagang China dan Amerika]

 

Seperti yang diwartakan oleh Kontan.co.id, pengamat ekonomi sekaligus Direktur Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Muhammad Faisal menyatakan bahwa pelemahan rupiah mungkin terjadi hingga akhir tahun 2018.

“Tekanan terhadap rupiah masih ada ke depannya. Untuk tahun ini saja paling tidak akan terjadi kenaikan suku bunga The Fed satu kali lagi. Itu otomatis akan mendorong pelemahan rupiah. Jadi tekanan rupiah ke depan masih akan ada.”

 

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Pelemahan Rupiah Masih Akan Berlanjut

Sementara itu, ekonom INDEF, Bhima Yudhistira juga memprediksi pelemahan rupiah akan terus berlanjut.

Seperti dikutip dari Detik.com, Bhima berpendapat bahwa nilai tukar rupiah berpotensi menembus level psikologis baru.

“Ada potensi pelemahan nilai rupiah bahkan menembus level psikologis 15.000.”

 

Selain disebabkan kondisi ekonomi global, Bhima juga menganggap faktor domestik ikut mempunyai peranan.

Saat ini, neraca perdagangan Indonesia tengah defisit karena peningkatan proteksi dagang dan fluktuasi harga komoditas.

Kedua hal tersebut ikut menyumbang input negatif bagi kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Terus! Rupiah Melemah, Apa Penyebabnya 02 - Finansialku

[Baca Juga: Siklus Krisis Ekonomi 10 Tahunan IHSG: Mitoskah? Akankah Terjadi di 2018? Inilah Datanya!]

 

Kondisi seperti ini membuat rupiah rentan terhadap gejolak keuangan global. Setelah sebelumnya ikut terkena dampak krisis mata uang yang terjadi di Turki, saat ini Indonesia juga terancam dengan dampak krisis mata uang yang tengah terjadi di Argentina.

Menurut Bhima kedua negara tersebut masuk ke dalam kelompok fragile five. Bila kondisi tersebut terus berlanjut, menurutnya hanya tinggal menunggu waktu saja bagi Indonesia untuk merasakan dampak yang cukup besar.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Pemerintah Tidak Tinggal Diam

Melihat kondisi rupiah yang terus melemah, pemerintah tidak tinggal diam. Joko Widodo langsung mengumpulkan para Menteri dan pejabat ekonomi untuk melakukan rapat terbatas di Istana Negara.

Seperti dikutip dari laman Kompas.co.id, Jokowi meminta pada jajarannya untuk menjelaskan permasalahan yang terjadi mengenai pelemahan rupiah kepada masyarakat. Ia ingin masyarakat mengetahui bahwa permasalahan ini tidak terlalu mengkhawatirkan bagi perekonomian nasional.

Ketua Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso saat ditanya wartawan mengenai arahan Jokowi di dalam rapat, berkata:

“Koordinasi yang lebih bagus, ngomong kepada publik, supaya masyarakat tidak khawatir.”

 

Lebih lanjut, menindak lanjuti hasil rapat tersebut Wimboh mengatakan bahwa saat ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk menanggulangi pelemahan rupiah.

Wimboh menjelaskan salah satu cara yang dilakukan adalah dengan memperkuat ekspor komoditas Indonesia di berbagai negara dan mengurangi impor barang-barang yang dianggap tidak terlalu dibutuhkan.

Namun Wimboh menambahkan bahwa prioritas utama dari Presiden adalah komunikasi publik.

“Komunikasi publik nomor satu.”

 

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Makin Ngamuk Rp14.200 01 - Finansialku

[Baca Juga: Rupiah Hari Ini Terus Melemah, Apa Upaya Pemerintah?]

 

Selain itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani yang turut hadir pada rapat tersebut memberikan langkah lain yang akan dilakukan pemerintah Indonesia. Ia menyatakan bahwa pemerintah telah membentuk Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Seperti dikutip dari laman Tempo.co, Sri Mulyani menjelaskan bahwa komite ini dibuat untuk memantau dan mengawasi detail perilaku pelaku pasar.

“Kami akan bersama-sama dengan BI dan OJK, lewat forum KSSK, akan meneliti dan memonitor secara detail tingkah laku pelaku pasar. Mana-mana transaksi yang legitimate demi memenuhi keperluan industrinya, atau tidak legitimate.”

 

Pemerintah, kata Sri Mulyani, tidak sekadar mengawasi saja namun akan menindak tegas pihak-pihak yang membuat rupiah makin melemah.

“Kalau tidak legitimate kami akan lakukan tindakan tegas agar tidak menimbulkan spekulasi atau sentimen negatif.”

 

Apakah Anda merasa terbantu dengan adanya artikel ini? Jangan ragu untuk membagikan pada teman Anda. Agar semua orang bisa mendapatkan manfaat dan merasakan keuntungannya.

 

Sumber Referensi:

  • Sylke Febrina Laucereno. 2 September 2018. Kapan Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS Berakhir? Detik.com – https://goo.gl/BTXNEP
  • Ahmad Faiz. 3 September 2018. Rupiah Melemah, Sri Mulyani Ancam Pengusaha yang Tahan Dolar. Tempo.co – https://goo.gl/KW1uUx
  • Ihsanuddin. 3 September 2018. Jokowi Minta Jajarannya Jelaskan ke Publik soal Pelemahan Rupiah. Kompas.com – https://goo.gl/uKwQ4S
  • Kiki Safitri. 3 September 2018. Pengamat Prediksi Pelemahan Rupiah Terus Terjadi Hingga Akhir Tahun 2018. Kontan.co.id – https://goo.gl/fo3X5L

 

Sumber Gambar:

  • Rupiah Melemah 01 – https://goo.gl/uQnqbA
  • Rupiah Melemah 02 – https://goo.gl/v3F7x6