Rumor kenaikan harga BBM telah telah menyebar luas di masyarakat seiring dengan anjloknya kurs rupiah terhadap dolar AS.

Perubahan harga BBM ini diduga menjadi dampak utama akibat pelemahan rupiah. Namun, pemerintah mengklaim tidak akan terjadi kenaikan harga BBM dalam waktu dekat.

Selengkapnya, mari simak di artikel berikut ini!

 

Rubrik FinansialkuRubrik Finansialku and News

 

Informasi Tentang Harga BBM Seiring Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Beredar kabar bahwa pemerintah akan menaikan harga BBM untuk kepentingan stabilisasi nilai tukar rupiah yang semakin melemah.

Benarkah kabar tersebut? Mari kita simak jawabannya lewat poin-poin di bawah ini:

 

#1 PT Pertamina Terus Memonitor Nilai Tukar Rupiah

Menanggapi isu kenaikan harga BBM yang beredar di masyarakat, PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa harga BBM di SPBU Pertamina tidak naik.

Seperti dilansir oleh Idntimes.com, Kamis (6/9/18), Vice President Corporate Communication  PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito menyatakan:

“Harga BBM Pertamina masih tetap dan belum ada rencana penyesuaian harga.”

 

Adiatma mengatakan bahwa PT Pertamina, sebagai salah satu badan usaha hilir migas, akan terus memantau kondisi nilai tukar rupiah. Hal itu dilakukan agar PT Pertamina tetap mampu menjaga penyediaan dan melayani kebutuhan BBM di masyarakat.

Benda Murah di Indonesia Tapi Mahal di Luar Negeri 02 BBM - Finansialku

[Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Melemah, Indonesia Kembali ke 1998?]

 

#2 Akan Taat pada Peraturan Pemerintah

Sebelumnya, beredar informasi di beberapa media sosial bahwa akan ada kenaikan BBM. Disebut-sebut, premium akan menjadi Rp9.500, pertalite Rp11 ribu, dan pertamax Rp14 ribu. Namun, PT Pertamina lewat Adiatma menegaskan belum ada rencana perubahan harga:

“Pertamina patuh pada aturan pemerintah bahwa setiap penyesuaian harga harus dilaporkan dahulu.”

 

Sebagai perusahaan BUMN, PT Pertamina harus melaporkan setiap perubahan harga BBM kepada pemerintah, tepatnya menteri ESDM, sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 34/2018 tentang perhitungan harga jual eceran BBM.

 

#3 Pemerintah Tak Akan Menaikkan BBM dalam Waktu Dekat

Senada dengan Adiatma, Jonan Ignasius selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia pun menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.

“BBM naik? Gini, pemerintah tidak merencanakan harga BBM naik dalam waktu dekat. Ya, jelas ya?”

 

Jawaban Jonan tersebut menanggapi spekulasi untuk menaikkan harga BBM atas kekhawatiran terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Informasi tersebut berdasar pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditutup melanjutkan pelemahan di tengah kekhawatiran investor terhadap fluktuasi rupiah.

IHSG ditutup melemah 62,27 poin atau 1,04 persen menjadi 5.905,30. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 9,84 poin atau 1,05 persen menjadi 931,65.

Iklan Banner Perencanaan Dana Membeli Mobil - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

#4 Kenaikan BBM Dinilai Dapat Menurunkan Defisit Transaksi Berjalan

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, sentimen negatif eksternal yang memicu depresiasi nilai tukar rupiah berimbas negatif ke pasar saham.

“Pergerakan mata uang yang cenderung melemah membuat investor di pasar modal khawatir dapat berdampak pada fundamental ekonomi.”

 

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa salah satu strategi pemerintah dalam menjaga fluktuasi rupiah ke depannya adalah dengan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Keputusan ini diharapkan dapat menahan tekanan mata uang domestik ke depannya.

“Kemungkinan kebijakan kenaikan BBM akan mendapat apresiasi dari investor sehingga terbuka potensi pembalikan arah IHSG ke area positif.”

 

Ia menambahkan, kebijakan kenaikan harga BBM juga dapat menurunkan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD), yang akhirnya dapat mendorong nilai tukar rupiah terapresiasi terhadap dolar AS.

Free Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

Harga BBM Bisa Naik Kapan Saja

Kabar terkait kenaikan harga BBM memang tidak benar. Namun, faktanya nilai tukar rupiah memang mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Bahkan pada 5 September lalu, nilai tukar rupiah tembus di kisaran Rp15.000.

Defisit transaksi berjalan kuartal II/2018 menyentuh angka 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau sebesar 8 miliar dolar AS.

Penyebab utama kenaikan defisit transaksi berjalan tersebut yakni penurunan surplus neraca perdagangan non-migas di tengah kenaikan defisit neraca perdagangan migas.

Surplus neraca perdagangan non-migas pada kuartal II/2018 hanya sebesar 3 miliar dollar AS, sejalan dengan peningkatan defisit neraca perdagangan migas sebesar 2,7 miliar dollar AS.

Harga BBM Tidak Akan Naik Dalam Waktu Dekat Finansialku 2

[Baca Juga: Rupiah Melemah, Pemerintah Batasi Impor]

 

Sementara itu, ekonom dari Universitas Indonesia yang pernah menjabat sebagai sebagai menteri keuangan era SBY Muhammad Chatib Basri menuliskan opininya yang bertajuk “Waspada” di situs Kompas.com Rabu (5/9/18).

Lewat tulisan tersebut, ia beropini:

“Pengalaman menunjukkan jika subsidi mendorong penyelundupan akibat disparitas harga. Subsidi BBM juga mendorong migrasi dari BBM nonsubsidi ke subsidi. Akibatnya, impor melonjak.”

 

Chatib menambahkan, kenaikan harga BBM akan mengurangi penyimpangan ini. Selain itu, kenaikan BBM dan tarif listrik juga akan mengurangi beban Pertamina dan PLN.

Di sisi lain, Kepala Ekonom Bank Mandiri Anton H. Gunawan memperkirakan, salah satu tantangan kondisi ekonomi domestik tahun 2019 ialah tingkat inflasi yang bisa mencapai 4,5 persen.

Salah satu faktor pendorong signifikan dari besaran inflasi itu yakni penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah.

 

Apakah Anda merasa terbantu dengan adanya artikel ini? Jangan ragu untuk membagikan artikel ini pada teman Anda. Agar semua orang bisa mendapatkan manfaat dan merasakan keuntungannya.

 

Sumber Referensi:

  • Indiana Malia. 6 September 2018. PT Pertamina: Harga BBM Tidak Naik. Idntimes.com – https://goo.gl/HAPtVV
  • Putri Syifa Nurfadilah. 5 September 2018. Menteri ESDM: Tidak Akan Kenaikan Harga BBM dalam Waktu Dekat. Ekonomi.kompas.com – https://goo.gl/qMQ8fk

 

Sumber Gambar:

  • Harga BBM Naik – https://goo.gl/baxV4M
  • Harga BBM Naik 2 – https://goo.gl/hCFnaC