Kupon minimal untuk investor ritel pada seri baru mengalami penurunan. Apakah Anda mulai tertarik untuk berinvestasi di awal April mendatang?

Kali ini Finansialku akan membahas berita mengenai saving bond ritel (SBR006). Agar lebih jelas, mari simak pembahasannya berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Saving Bond Ritel

Bagi yang belum mengenal apa itu saving bond ritel, saving bond ritel merupakan portofolio investasi yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR).

Saving bond ritel merupakan salah satu jenis investasi yang sedang berkembang di Indonesia. SBR ini merupakan salah satu instrumen pembiayaan Negara yang ditawarkan kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia.

Dalam SBR ini ada istilah Kupon. Kupon atau bunga adalah imbal hasil yang akan dibayar kepada pemilik (investor) SBR. Kupon ini nantinya akan dihitung dalam persentase terhadap jumlah pokok utang dan waktu setahun.

Pemerintah akan kembali menawarkan instrumen surat berharga Negara (SBN) ritel pada awal April 2019. Kali ini SBN ritel yang akan dilego adalah Saving Bond Ritel seri SBR006.

SBR005 Masih Sepi Peminat, Penjualan di Mitra Tak Jauh dari Target 01 - Finansialku

[Baca Juga: Siapin Dana Darurat atau Investasi Dulu? Apa Bisa Menyiapkan Keduanya?]

 

Menurut Senior VP & Head of Investment Recapital Asset Management, Rio Ariansyah telah optimis jika pemerintah tidak menurunkan spread tetap agar penjualan SBR006 semakin laris.

Karakteristik dari seri ini akan sama seperti seri sebelumnya yaitu SBR005 dan ST003 yang ditawarkan pada awal tahun ini. SBN ritel ini memiliki kupon mengambang atau floating with floor.

Dimana, spread akan tetap ada di level 215 bps atau 2,15% terhadap Bank Indonesia 7 day repo rate (BI 7-DRR) yang kini di posisi 6%. Hal ini membuat kupon SBR006 akan mencapai 8,15% yang setara dengan kupon SBR005 dan ST003.

Pada dasarnya, kondisi pasar obligasi Indonesia saat ini pemerintah lebih mudah dalam menurunkan spread tetap SBR006. Karena pada akhir-akhir ini, yield surat utang Negara (SUN) mengalami penurunan.

Kendati demikian, Rio menekankan bahwa meskipun terjadi penurunan spread, sebaiknya tidak membuat kupon SBR006 di bawah 8%.

Ekonom Pemeringkat Efek Indonesia, Fikri C. Permana pun yakin jika pemerintah akan mematok spread tetap SBR006 sama besar dengan SBN ritel sebelumnya, karena potensi gejolak di pasar obligasi masih ada.

Fenomena inversi kurva yield US Treasury tengah terjadi. Menurut Fikri, inversi kurva yield ini AS didorong oleh risiko dalam negeri Paman Sam yang meningkat setelah utang pemerintah AS melesat hingga US$22 triliun per Februari lalu.

Selain itu, ada isu perebutan dana dari pihak ketiga (DPK) antara pemerintah dan perbankan yang dinilai dapat mempengaruhi penawaran SBN ritel sebelumnya yang selalu mengalami oversubscribed. Fikri mengatakan:

“Perilaku investor SBN ritel dan produk-produk perbankan juga terlihat cukup berbeda.”

 

Penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel 2018-2019

Seperti yang dilansir di dalam tabloid Kontan. Berikut ini adalah rincian ritel pada tahun 2018-2019:

Tahun

Seri SBN Ritel

Nilai Penawaran

Jumlah Investor

Kupon

Tenor

2018

SR010

Rp8,43 T

17.922

5,90% (fixed rate)

3 tahun

SBR003

Rp1,92 T

7.642

6,80% (mengambang)

2 tahun

SBR004

Rp7,32 T

21.672

8,05% (mengambang)

2 tahun

ORI015

Rp23,37 T

41.306

8,25% (fixed rate)

3 tahun

ST002

Rp4,94 T

16.477

8,3% (mengambang)

2 tahun

2019

SBR005

Rp4,00 T

16.966

8,15% (mengambang)

2 tahun

ST003

Rp3,12 T

13.932

8,15% (mengambang)

2 tahun

SR011

Rp21,11 T

35.025

8,05% (fixed rate)

3 tahun

 

Kupon SBR006 Turun Menjadi 7,95%

SBR006 adalah instrumen yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, tetapi memiliki fasilitas Early Redemption.

Early Redemption merupakan fasilitas yang memungkinkan investor menerima sebagian pelunasan pokok SBR006 oleh Pemerintah sebelum jatuh tempo.

Fasilitas ini hanya dapat dimanfaatkan oleh investor dengan minimal kepemilikan Rp2 juta di setiap Mitra Distribusi dan jumlah maksimal yang dapat diajukan untuk Early Redemption adalah 50% dari total kepemilikan investor.

Quiz Investor Reksa Dana Sejati 01 Finansialku

[Baca Juga: Catat! Begini Kerugian Freelance Jika Tidak Berinvestasi Sekarang!]

 

Pemerintah menurunkan lagi kupon minimal yang ditawarkan kepada investor pada seri baru yaitu SBR006 yang akan dipasarkan awal April menjadi 7,95%.

Penawaran ini akan dilaksanakan kurang lebih selama 17 hari, mulai pada tanggal 1 April 2019 pukul 09.00 WIB dan ditutup pada 16 April 2019 pukul 10.00 WIB.

Tingkat kupon SBR006 akan disesuaikan setiap 3 bulan.

Tetapi tingkat kupon yang ditawarkannya lebih rendah dibanding dengan seri SBR005 yang menawarkan kupon 8,15%, lalu SBR004 8,55%, SBR003 juga 8,55%, SBR002 7,5% dan SBR001 sebesar 8,75%.

Jika ada investor yang tertarik untuk membeli, transaksi pemesanan akan dilakukan secara online melalui e-SBN yang akan disediakan oleh mitra distribusi terpilih. Dimana pemesanan sebesar Rp1 juta hingga Rp3 miliar.

DJPPR mengungkapkan bahwa penerbitan SBR006 secara online ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mempermudah akses masyarakat dalam berinvestasi di SBN Ritel.

Dalam seri baru SBR006 ini, DJPPR menurunkan besaran spread pada kupon minimalnya menjadi 195 bps terhadap BI 7 Days Repo Rate sehingga kupon minimal menjadi 7,95%.

 

Simulasi Kupon SBR, Kupon Minimal: 7,95%

Jika Bank Indonesia 7 day Reverse Repo rate sebesar 6,00% ditambah dengan spread 195 bps (1,95%) maka:

  • Jika pada bulan Juli 2019 BI 7-DRRR ditetapkan sebesar 6,25%, maka pada periode Juli-Oktober 2019 kupon yang berlaku adalah 8,20% p.a.(6,25% + spread 195 bps).
  • Jika pada bulan Juli 2019 BI 7-DRRR turun menjadi 5,75%, maka pada periode Juli-Oktober 2019 kupon yang berlaku bukan 7,70% (5,75%+ spread 195 bps) melainkan 7,95% p.a. yang merupakan kupon minimal.

 

Kupon ini bersifat mengambang dengan batasan minimal 7,95%, yang berarti bila BI 7 DDR meningkat di atas 6%, maka kupon SBR006 akan ikut naik. Tapi jika turun di bawah 6% maka kuponnya akan tetap di level 7,95%.

Mitra distribusi untuk penjualan SBR006 adalah Bank BCA, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank Permata, Bak BRI, Bank BTN, Bank Maybank, Trimegah Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Bareksa Portal Investasi, Star Mertaco Capitale, Nusantara Sejahtera Investama, Investree Radhika Jaya, Mitrausaha Indonesia Grup.

Untuk melakukan pemesanan calon investor bisa melakukan registrasi melalui sistem Elektronik yang disediakan oleh Mitra Distribusi (Midis). Lalu lakukan pemesanan SBR006. Setelah itu investor akan mendapat kode pembayaran.

Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui Bank Persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking) dalam batas waktu yang ditentukan.

Setelah pembayaran, Calon Investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi completed order serta akan memperoleh alokasi SBR006 pada tanggal setelmen atau penerbitan.

Jika Anda tertarik untuk berinvestasi, Anda harus mempunyai perencanaan keuangan yang matang, sehingga kondisi keuangan Anda tetap terjaga walaupun melakukan investasi.

Anda bisa membaca ebook Perencanaan Keuangan untuk usia 30 an di bawah ini secara GRATIS, selamat membaca.

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

 

Bagaimana tanggapan Anda setelah membaca berita mengenai saving bond ritel tersebut? Berikan tanggapan Anda pada kolom komentar di bawah ini.

Ayo bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat.

 

Sumber Referensi:

  • Dimas Andi Shadewo. Peluang Menarik Saving Bond Ritel Terbaru. Tabloid Kontan.
  • Dwi Ayuningtyas. 28 Maret 2019. Lebih Rendah dari Seri Sebelumnya, Kupon SBR006 Dipator 7,95%. Cnbcindonesia.com – https://goo.gl/i8fJit
  • Kementerian Keuangan. Saving Bond Ritel. Kemenkeu.go.id – https://goo.gl/JJoXVm
  • Emanuel B. Caesarion. 28 Maret 2019. Dipasarkan Pekan Depan, Kupon SBR-006 Turun. Market.bisnis.com – https://goo.gl/XkGkQf

 

Sumber Gambar:

  • SBR006 – https://goo.gl/U1rn1z