6 Skala Prioritas dan Pengelolaan Keuangan Keluarga Baru

Mengapa skala prioritas begitu penting untuk keluarga baru? Apa saja yang termasuk dalam skala prioritas keuangan keluarga baru?

Kali ini Finansialku akan membahas 6 skala prioritas dan pengelolaan keuangan keluarga baru.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Pentingnya Skala Prioritas dan Pengelolaan Keuangan Keluarga Baru

Setiap orang memiliki tujuan finansial yang berbeda-beda. Ketika menjalani sebuah pernikahan, maka ada 2 orang dengan tujuan masing-masing yang akan berbagi ruang dengan menekan ego.

Oleh karena itu, skala prioritas perlu dibuat supaya keluarga baru bisa memetakan mana hal yang akan dicapai bersama terlebih dahulu, dan mana yang dicapai kemudian.

Dengan menyusun skala prioritas dan pengelolaan keuangan keluarga baru, maka baik suami atau istri akan mengerti bagaimana tahapan untuk mengalokasikan pendapatan secara maksimal.

Komunikasi akan terjalin lebih lancar antara tiap anggota keluarga karena semua kegiatan finansial mengacu pada skala prioritas.

 

6 Skala Prioritas dan Pengelolaan Keuangan Keluarga Baru

Berikut ini adalah 6 skala prioritas dan pengelolaan keuangan keluarga baru.

Jika segala pencapaian finansial keluarga diarahkan pada daftar di bawah ini, maka kondisi keuangan akan lebih terkontrol.

Tidak hanya itu, skala prioritas juga bisa dimanfaatkan sebagai checklist dari seluruh rencana keluarga sehingga tahapannya lebih jelas mana yang sudah dicapai atau belum.

 

#1 Rumah dan Perabotannya

Salah satu keperluan rumah tangga yang sangat utama dan tidak bisa dielakkan adalah tentang kepemilikan rumah beserta dengan perabotannya.

Untuk memiliki rumah ada beberapa cara yang bisa dilakukan, di antaranya adalah dengan membeli secara tunai maupun kredit.

Cara lain untuk mendapatkan rumah juga bisa dengan menggunakan tenaga kontraktor untuk membuat rumah sesuai dengan impian dan desain berdasarkan keinginan pribadi.

6-Skala-Prioritas-dan-Pengelolaan-2-Finansialku

[Baca Juga: Baru Nikah? Ini Tips Hemat Mengisi Rumah untuk Pengantin Baru]

 

Tentunya apabila seseorang telah menyiapkan rumah sebagai tempat tinggal maka harus juga memikirkan uang yang dibutuhkan untuk membeli perabotan rumah tangga.

Dana yang dipersiapkan untuk membeli perabotan rumah tangga ini harus benar-benar disiapkan.

Karena bisa jadi seseorang terlalu memikirkan keuangan guna mempunyai rumah sebagai tempat tinggal hingga tidak terlalu menghiraukan adanya perabot rumah tangga.

 

#2 Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa

Keperluan lainnya yang harus dipikirkan oleh orang berumah tangga adalah perlunya asuransi jiwa.

Apabila seorang istri tidak bekerja maka semua kebutuhan keuangan keluarga akan menjadi tanggungan dari seorang suami.

Kepemilikan asuransi jiwa ini sangat diperlukan guna untuk menyiapkan kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi.

Hal ini menjadikan seseorang harus benar-benar menyiapkan semuanya termasuk asuransi jiwa.

Bagi seseorang yang ingin mendapatkan perhitungan yang tepat dalam mendapatkan asuransi jiwa sesuai dengan keadaannya bisa menggunakan fitur “Dana Asuransi Jiwa” di aplikasi Finansialku.

 

#3 Tambah Dana Darurat

Dalam menyiapkan keuangan untuk keperluan rumah tangga, pasangan perlu mempertimbangkan apakah diperlukan dana khusus untuk keperluan darurat.

Ketersediaan uang yang bisa diambil dalam keadaan mendesak bertujuan agar jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka keuangan tidak terganggu.

Hal ini sangat penting untuk disiapkan. Terutama saat terjadi hal-hal yang bersifat mendesak biasanya pemikiran seseorang telah dalam keadaan panik.

Perencanaan Dana Darurat - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Kenapa Saya Perlu Asuransi Jiwa ?]

 

 Apabila pemikiran yang sedang kacau ditambah lagi ada masalah keuangan maka akan menjadikan beban pikiran semakin berat.

Uang darurat dapat membuat seseorang lebih fokus mengatasi permasalahan saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Anda bingung untuk menghitung uang yang perlu disiapkan saat keadaan darurat? Langsung download aplikasi Finansialku, dan hitung menggunakan fitur “Dana Darurat”!

 

#4 Persiapan Kehamilan dan Persalinan Anak

Salah satu kebahagiaan dalam orang yang telah berumah tangga adalah hadirnya seorang buah hati.

Adanya kehadiran anak di tengah keluarga kecil akan menjadikan kebahagiaan menjadi semakin terasa lengkap.

Tentunya untuk yang satu ini diperlukan persiapan khusus dalam hal keuangan agar proses kehamilan hingga persalinan bisa berjalan dengan lancar.

Pada saat mulai terdeteksi kehamilan maka perlu disiapkan anggaran yang digunakan untuk memeriksakan sang istri ke dokter, puskesmas, ataupun bidan.

Persiapan berupa membeli makanan bergizi untuk ibu hamil juga perlu dipikirkan.

Saat mendekati masa persalinan, persiapkan dana dalam jumlah yang tidak sedikit, guna jaga-jaga antara lahiran normal ataukah terpaksa operasi caesar dengan biaya yang lebih mahal.

 

#5 Investasi untuk Dana Pendidikan Anak

Kehadiran sang anak akan menambah kebahagiaan dalam keluarga. Ia akan terus bertumbuh menjadi semakin besar dan keperluannya akan berubah berdasarkan usianya.

Sejak ia bayi hingga balita, sampai menjadi dewasa nantinya, salah satu hal yang harus dipikirkan oleh orangtua adalah persiapan dana untuk keperluan biaya pendidikan anak hingga ia menjadi orang yang siap bersaing di dunia kerja.

Merencanakan Dana Pendidikan SD, SMP dan SMA dengan Uang Les. Ini Contoh Perencanaan Keuangan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Enam Persiapan Sebelum Memiliki Anak yang Harus Dilakukan Setiap Pasangan Muda, Termasuk Anda!]

 

Masa depan sang anak sangat tergantung dengan pengetahuan dan skill yang dimilikinya.

Cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan dan skill guna mendapatkan pekerjaan berpenghasilan layak adalah dengan menyiapkan pendidikannya.

Pendidikan formal yang baik akan sangat berpengaruh pada kemampuan anak mendapatkan pekerjaan nantinya.

Semakin tinggi dan berkualitas pendidikan anak akan menjadikan peluang sukses semakin besar.

 

#6 Tabungan Hari Tua

Berumah tangga tentunya bukan hanya tentang kebutuhan sekarang ataupun saat masih aktif bekerja.

Ada saat-saat di mana usia sudah mulai menginjak masa tua sehingga sudah harus pensiun.

Beberapa macam pekerjaan seperti PNS, TNI ataupun Polri akan mendapatkan pensiunan pada saat sudah mulai tua dan tidak lagi aktif bekerja.

Seseorang yang bekerja pada sektor swasta biasanya akan mendapatkan uang pesangon.

Dana tersebut akan diberikan saat sudah pensiun dan tidak lagi bekerja. Pengelolaan keuangan saat sudah memasuki pensiun harus disiapkan sejak dini.

Usahakan pada saat memasuki pensiun kelak uang yang ada bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan.

Salah satu caranya adalah dengan mempersiapkan tabungan sejak dini.

 

Rencanakan Keuangan Keluarga Anda dengan Finansialku!

Buatlah skala prioritas dan rencanakan keuangan keluarga baru Anda!

Untuk penjelasan lebih lanjut tentang perencanaan uang keluarga, Anda bisa membacanya di artikel Finansialku berikut Pelatihan Manajemen Keuangan & Perencanaan Keuangan Online.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Bagaimana Anda akan merencanakan skala prioritas dan pengelolaan keluarga baru? Apa saja pertimbangan dari daftar prioritas tersebut? Diskusikan hubungan antara kebutuhan setiap anggota keluarga secara rinci dengan pasangan, terima kasih.

 

Sumber Referensi

  • Hendra Makga Winata. Mengelola Uang adalah Psikologi 90 dan Matematika 10. Kompasiana.com – https://goo.gl/MNxPe1

 

Sumber Gambar:

  • Skala Prioritas – https://goo.gl/ioQMVL
  • Skala Prioritas 2 – https://goo.gl/R2X59R

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

Summary
6 Skala Prioritas dan Pengelolaan Keuangan Keluarga Baru
Article Name
6 Skala Prioritas dan Pengelolaan Keuangan Keluarga Baru
Description
Mengapa skala prioritas begitu penting untuk keluarga baru? Apa saja yang termasuk dalam skala prioritas keuangan keluarga baru?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo

About the Author:

Ike Nofalia, S.Kom
Ike Nofalia, S.Kom adalah seorang ibu rumah tangga yang saat ini bekerja sebagai penulis freelance. Memiliki background S1 Teknik Informatika, di Universitas Nusantara PGRI Kediri. Sejak tahun 2013 sampai saat ini bekerja sebagai content writer, dan mempunyai pengalaman sebagai admin web, marketing web online, admin sosmed, dan sedang menggeluti bisnis online.

Leave A Comment