Sering over budget saat belanja di supermarket? Bagaimana caranya belanja hemat di supermarket? Yuk simak tips belanja cepat dan hemat!

Ternyata ada beberapa alasan mengapa orang kerap membeli lebih dari seharusnya lho, mari kita lihat bagaimana tips belanja cepat dan hemat tanpa menguras kantong!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Alasan Berbelanja di Supermarket Kadang Menguras Kantong

Pernahkah Anda hanya berniat berjalan-jalan dan melihat-lihat supermarket namun berujung mengeluarkan banyak uang dan over budget? Ini adalah salah satu rahasia supermarket untuk memperoleh keuntungan.

Perilaku manusia bahkan diteliti oleh supermarket sehingga biasanya mereka yang tidak jeli akan berakhir dengan belanjaan yang segunung.

Nah, mari kita lihat seperti apa sih penyebab kita sering over budget saat berbelanja di supermarket:

 

#1 Supermarket Kerap Mengubah Letak Produk Belanjaan

Mereka yang datang ke supermarket dengan rencana dan daftar belanja adalah salah satu jenis konsumen yang tidak disukai supermarket. Mengapa demikian?

Tentunya karena Anda biasanya langsung datang ke lorong-lorong tertentu saja dan membeli apa yang memang dibutuhkan saja.

Untuk memanipulasi hal tersebut, pihak supermarket biasanya akan mengubah letak produk-produknya secara berkala. Tujuannya agar Anda berkeliling mencari produk tersebut dan tergoda untuk membeli barang lain yang dilewati.

Terlebih biasanya diberikan godaan yang lebih besar lagi berupa diskon atau promo lainnya.

 

#2 Anggaran yang Terlalu Besar

Apakah Anda sudah memiliki anggaran belanja bulanan untuk kebutuhan Anda?

Biasanya para karyawan dengan anggaran terbatas tentunya membatasi diri untuk tidak membeli barang-barang yang tidak mendesak agar tidak melebihi anggaran.

Nah, pihak supermarket tahu bahwa Anda pasti selalu membawa uang lebih atau kartu kredit di atas jumlah anggaran tersebut. Anda tidak mungkin membawa uang pas-pasan.

Pengetahuan inilah yang diakali oleh pihak supermarket agar bisa memperbesar anggaran Anda secara tidak sadar.

 

Salah satunya adalah dengan pemberian harga yang biasanya tidak pas, seperti contohnya Rp19.999. Selain memberi kesan murah, hal ini akan mempersulit perhitungan Anda.

Umumnya orang hanya melihat angka depannya dan membulatkannya, sehingga secara tidak sadar jumlah belanjaan akan sedikit lebih besar dari anggaran Anda. Jadi, selalu lakukan pembulatan ke atas dalam menghitung belanjaan ya!

10 Tips Belanja Cepat 02 Belanja 2- Finansialku

[Baca Juga: Moms, Suka Belanja Berlebihan? Ini Cara Mengendalikannya!]

 

#3 Ubin yang Dirancang Sedemikian Rupa

Siapa sangka ubin bisa mempengaruhi perilaku konsumen? Nyatanya, ada beberapa supermarket yang membuat lantainya berupa semen polos daripada keramik.

Ternyata hasil studi membuktikan bahwa hal ini hanya akan mempercepat langkah konsumen.

Studi tersebut juga menyebutkan bahwa ubin paling ideal adalah ubin dengan ukuran 30×30 cm.

Ubin dengan ukuran spesifik ini dikatakan mampu memperlambat langkah konsumen yang akan memberikan waktu lebih untuk melihat-lihat.

Alasannya sangat sederhana, keranjang belanja biasa akan terguncang-guncang akibat sambungan ubin dan menimbulkan suara yang berisik, sehingga sering kali konsumen menghentikan keranjangnya di sambungan ubin ini kemudian menengok kiri kanan.

 

#4 Sedikitnya Kasir yang Aktif

Rahasia ini mungkin sudah agak umum, karena konsumen menganggapnya sangat mengganggu. Kasir yang sedikit. Betul sekali, Anda juga tentunya pernah mengalami antrean panjang karena hanya sedikit kasir yang aktif atau bertugas.

Pedomannya, antrean yang diharapkan supermarket adalah sepanjang 7 hingga 9 orang. Apa tujuannya?

Pertama adalah untuk membuat kesan bahwa supermarket ramai pengunjung. Sehingga Anda juga akan penasaran untuk berbelanja di dalamnya.

Kedua adalah untuk memberi cukup waktu bagi konsumen agar melakukan pembelian impulsif. Hal ini terbukti dengan banyaknya hal-hal dan makanan kecil yang ditawarkan di etalase dekat kasir.

 

#5 Pemajangan Snack di Etalase Kasir

Biasanya produk yang dipajang di etalase dekat kasir berupa snack atau makanan ringan. Dan pemajangan diatur setinggi mata anak balita. Di rak yang lebih tinggi biasa dipajang barang-barang kecil seperti korek api atau permen.

Ini adalah trik supermarket untuk menggoda keluarga dengan balita yang biasanya ikut mengantre di kasir.

Balita akan tergoda dengan mudah kemudian meminta orang tuanya untuk membelikan snack tersebut. Dan biasanya orang tua akan membelikannya karena hanya berupa makanan ringan yang murah.

 

#6 Kemasan yang Dibedakan

Biasanya supermarket menghadirkan 2 produk serupa, namun dengan kemasan yang berbeda. Biasanya dibuat kemasan dengan desain modern yang sanggup menarik perhatian konsumen.

Hasilnya, produk dengan kemasan modern biasanya akan terlihat lebih menarik dan lebih laku. Hal ini jugalah yang menyebabkan banyak produsen makanan yang mengubah desain kemasannya.

Cara Mengatur Keuangan Ibu Rumah Tangga 05 Belanja 5 - Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: Cara Agar Uang Belanja Bisa Bertahan Sampai Akhir Bulan ?]

 

#7 Adanya Program Bundle atau Paket

Apakah Anda tahu bahwa konsumen biasanya paling malas belanja kebutuhan sehari-hari? Mereka bosan dengan rutinitas ini sehingga timbul rasa malas.

Pihak supermarket memanfaatkan sifat malas ini dengan menjual produk dengan bundle atau paket, misalnya saja kemasan isi 1 lusin, contohnya tissue, atau paket produk yang berhubungan seperti misalnya paket sup ayam berisi seluruh sayur dan bumbu lengkap.

Sayangnya, sebenarnya terkadang hal ini tidaklah dibutuhkan. Misalnya dalam paket sup ayam berisi ayam, kentang, kol, seledri, bawang, dan micin.

Anda belum tentu menyukai semuanya, dan mungkin bumbu sudah tersedia di rumah. Tetapi dengan rasa malas Anda memilih paket ini daripada membeli produk yang dibutuhkan.

 

#8 Manipulasi Pikiran

Pernahkah Anda melihat 2 produk yang sama dengan ukuran yang berbeda? Biasanya asumsinya adalah kemasan besar lebih murah, terlebih ditambah adanya promo.

Namun nyatanya tidak selalu demikian, pihak supermarket kadang memanipulasi pikiran Anda dengan menghadirkan kemasan lebih besar dengan harga yang sama atau terkadang lebih mahal.

Selain itu, biasanya ada tulisan promo jika membeli dalam jumlah banyak. Anda tentu tergoda untuk membeli lebih banyak dari yang Anda butuhkan saat ada promo seperti ini.

Padahal mungkin Anda tidak butuh sebanyak itu dan akhirnya hanya mubazir.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

#9 Terbatasnya Waktu Diskon

Pernahkah Anda pergi ke supermarket dan mendengar bahwa diskon atau sale yang hanya berlaku hari itu saja? Bahkan ada beberapa sale yang hanya dilakukan beberapa jam saja.

Hal ini dilakukan dengan tujuan agar Anda melakukan pembelian impulsif, karena tergoda harga murah dalam waktu yang terbatas.

 

#10 Produk Mudah Rusak atau Hilang

Dahulu, pernah ada perusahaan yang membuat produk pengupas kentang dengan kualitas sangat baik. Dengan demikian, konsumen hanya perlu membeli satu kali seumur hidup.

Namun akibatnya penjualan pengupas kentang itu terus menurun, dan produsen mulai mencari cara untuk mengakalinya.

Mereka membuat produk serupa dengan kualitas lebih buruk sehingga alat pengupas kentang itu cepat tumpul dan gagangnya mudah patah. Dengan cara ini, banyak konsumen yang kemudian membeli kembali. Cerdas bukan?

Tips Belanja Bareng Anak 02 Belanja 2 - Finansialku

[Baca Juga: Ibu Rumah Tangga Bisa Belanja Hemat Pakai Kartu Kredit yang Tepat]

 

10+ Tips Belanja Cepat dan Hemat tanpa Menguras Kantong

Melihat banyaknya trik supermarket atau pedagang untuk menguras kantong Anda, penting bagi kita sebagai konsumen untuk lebih cerdas lagi. Yuk simak 10+ tips belanja cepat dan hemat berikut ini:

 

#1 Buat Daftar Belanja

Tips belanja hemat yang paling penting dilakukan adalah membuat daftar belanja. Tanpa list belanja, Anda akan kesulitan mengingat apa saja yang dibutuhkan dan akhirnya malah banyak membeli hal yang kurang penting.

Dengan mengikuti daftar belanja pun Anda bisa langsung pergi ke koridor yang memang dituju tanpa berlama-lama. Namun perlu diingat juga untuk tetap mengikuti list belanja meski lokasi produknya banyak yang diubah ya!

 

#2 Jangan Bawa Banyak Uang Lebih

Mengingat salah satu trik supermarket adalah dengan memberi harga yang biasanya tidak pas seperti contohnya Rp19.999, maka penting untuk selalu mengikuti anggaran belanja yang sudah ditentukan.

Jadi, hindari deh yang namanya bawa kartu kredit atau uang yang terlalu banyak saat belanja. Karena selain menyebabkan belanja yang boros, hal ini juga berbahaya terhadap kesehatan keuangan Anda.

 

#3 Hindari Pemakaian Keranjang Belanja

Keranjang belanja, selain ukurannya yang besar sehingga menyebabkan Anda belanja banyak tentunya memperlambat proses belanja.

Ditambah lagi bisa menyebabkan Anda banyak melihat-lihat akibat guncangan ubin yang dirancang sedemikian rupa.

Oleh karena itu, alangkah baiknya menghindari keranjang belanja jika memang daftar belanjaan hanya sedikit. Jika perlu gunakan keranjang yang dijinjing sehingga lebih praktis.

 

#4 Belanja dengan Waktu yang Cukup

Tahukah Anda? Saat Anda merasa tenang dan nyaman maka itu bisa menyebabkan Anda menguras kantong? Tentu saja, karena lebih banyak waktu untuk melihat kesana kemari.

Berlama-lama di tempat ini justru akan membuat Anda memiliki peluang untuk membeli berbagai barang yang sebenarnya tidak begitu Anda butuhkan.

Jadi, mulai sekarang yuk belanja dengan waktu secukupnya dan hindari berbelanja terlalu lama.

Trik yang Dilakukan Toko 02 Belanja 2 - Finansialku

[Baca Juga: 7 Website Penyedia Informasi Bisnis Franchise atau Bisnis Waralaba]

 

#5 Cermati Promo atau Perbandingan Kemasan

Setiap Anda melihat perbedaan harga atau potongan harga, jangan langsung gegabah. Cermati lagi promo atau perbedaan yang ada dengan seksama.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, banyak trik supermarket yang menyasar manipulasi pikiran konsumen, antara lain:

  • Menjual produk dengan bundle atau paket.
  • Menjual 2 ukuran kemasan berbeda.
  • Menjual dengan kemasan lebih baru dan modern, dan masih banyak lagi.

 

Masalahnya belum tentu membeli produk promo atau kemasan besar lebih murah. Oleh karena itu selalu cek kembali apakah apa yang dibeli memang lebih menguntungkan.

 

#6 Berbelanjalah Sendiri

Mengapa kami menyarankan Anda untuk berbelanja sendiri? Karena membawa keluarga adalah sebuah distraction dan bisa menyebabkan waktu belanja menjadi lebih lama.

Belum lagi jika anak menginginkan atau tergoda akan pajangan di kasir seperti yang diinginkan pihak supermarket. Berbahaya banget nih!

 

#7 Jangan Tergoda Waktu Diskon

Jika Anda ditawari promo yang berbunyi “Hanya Hari Ini” atau “Sisa 10 Paket Terakhir”, maka pikir ulang sebelum membeli.

Meski sedang promo, tanyakan pada diri sendiri apakah produk tersebut memang dibutuhkan atau tidak. Jika tidak, percuma membelinya meski dengan harga murah bukan?

 

#8 Membeli Produk bukanlah yang Murah Atau Mahal, Tapi yang Sepadan

Solusi bagi Anda yaitu selalu mengecek kualitas sebelum membeli. Jangan beranggapan barang murah berarti wajar jika cepat rusak. Tapi carilah yang nilainya sesuai dengan kualitasnya.

Lakukan perbandingan harga apabila memungkinkan, seperti contohnya:

  • Pengupas kentang grade A tahan 5 tahun dengan harga Rp100.000.
  • Pengupas kentang grade C tahan 6 bulan dengan harga Rp20.000.

 

Dalam 5 tahun Anda akan mengeluarkan:

  • 000 jika membeli pengupas kentang grade A.
  • 000 jika membeli pengupas kentang grade C.

 

Kesimpulannya lebih menguntungkan membeli pengupas kentang grade A meski harga awalnya lebih mahal.

Hemat-Belanja-Bulanan-Ala-Mahasiswa-02-Finansialku

[Baca Juga:Apakah Penting Membeli Asuransi Ruko? Berapa Uang Pertanggungan dan Preminya?]

 

#9 Manfaatkan Kupon atau Promo Kartu Kredit

Jika Anda mau belanja murah dan hemat, maka jangan pernah malu untuk memanfaatkan kupon belanja atau promo kartu kredit, namun dengan catatan kartu kredit tidak disalahgunakan dalam berbelanja.

Anda sah-sah saja memanfaatkan promo yang diberikan oleh supermarket, dan ini akan menghemat cukup banyak uang.

 

#10 Mengecek Barang Sebelum Membayar

Sebelum membayar, coba lihat lagi barang-barang yang sudah dimasukkan ke keranjang. Pikirkan kembali apakah ada produk yang sebenarnya tidak dibutuhkan. 

Jika ada, ini kesempatan terakhir Anda untuk mengembalikannya sehingga tidak menyesalinya sesampainya di rumah.

 

#11 Membeli Barang yang Masih Jauh Kedaluwarsanya

Saya sendiri sering melakukan kesalahan ini: membeli produk yang promo tanpa mengecek masa kedaluwarsanya. Alhasil produk tersebut berujung dibuang karena tidak sempat dimanfaatkan atau dikonsumsi sebelum kedaluwarsanya tiba.

Memang betul membeli produk promo itu sah-sah saja, tapi umumnya produk yang didiskon adalah produk yang kurang laku atau sudah mendekati masa kedaluwarsanya.

Satu hal lagi, meski tidak promo biasanya produk di etalase memiliki tanggal kedaluwarsa yang berbeda.

Alangkah baiknya jika Anda tidak terburu-buru membeli produk paling depan. Cek dahulu dan dapatkan masa kedaluwarsa yang masih lama.

Oleh karena itu, selalu teliti sebelum membeli, agar tidak banyak membuang-buang uang.

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

#12 Membeli dalam Jumlah Banyak

Tips terakhir ini perlu diperhatikan lebih dalam. Mengapa? Karena membeli dalam jumlah banyak hanya bisa dilakukan pada produk-produk tertentu, yakni produk yang tidak mudah kedaluwarsa dan memang rutin digunakan sehari-hari.

Jika tidak, Anda malah akan rugi nantinya karena produk terlanjur rusak atau malah tidak terpakai sama sekali.

Umumnya Anda bisa membeli barang kebutuhan sehari-hari seperti tisu dalam kemasan lusin atau mungkin kamper yang kedaluwarsanya memang lama.

Dengan demikian, Anda bisa memperoleh harga lebih murah dan menjadikannya stok sehingga tidak perlu membeli setiap bulannya.

Tapi jangan manfaatkan trik ini untuk membeli makanan atau produk sejenis yang mudah rusak dan mungkin tidak terpakai.

 

Yuk Belanja Hemat dan Cepat!

Dengan mengetahui beberapa alasan over budget seperti di atas, berbelanja di supermarket kini bisa diakali. Aplikasikan 12 tips di atas sehingga Anda bisa belanja hemat dan cepat.

Jika Anda berhasil, jangan lupa bagikan pengalaman Anda di kolom komentar di bawah ya, terima kasih banyak!

 

Apakah Anda mengetahui tips lainnya untuk belanja cepat dan hemat tanpa menguras kantong? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Rahmi Anjani. 18 Januari 2018. Tips Belanja Cepat dan Hemat untuk Ibu Rumah Tangga yang Sibuk. Wolipop.detik.com – https://goo.gl/kMBMVN

 

Sumber Gambar:

  • Belanja 1 – https://goo.gl/VeZLv1
  • Belanja 2 – https://goo.gl/CvCKrG