Hai moms, daripada cuma nunggu suami di rumah, masak buat keluarga dan ngelakuin aktivitas yang gitu-gitu aja, yuk coba Tips Investasi untuk Ibu Rumah Tangga sambil bantu suami nambah pundi-pundi keuangan keluarga.

Siapa tahu bisa nambah-nambah untuk kebutuhan dana pendidikan anak sekolah berhubung dana pendidikan semakin mahal lho, moms. Yuk simak info seputar investasi reksa dana dan gimana caranya berinvestasi yang mudah dan tentu saja aman.

Selamat membaca moms!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Ibu Rumah Tangga juga Bisa Investasi

Jadi penunggu rumah, itu istilah yang biasanya melekat pada diri seorang ibu rumah tangga. Bukan begitu moms? Rata-rata ibu rumah tangga tentu mengerjakan pekerjaan rumah tangga pada umumnya dan suami bekerja di kantor.

Rahasia dan Tips Investasi untuk Ibu Rumah Tangga Ala Finansialku 02 Ibu dan Anak - Finansialku

[Baca Juga: Moms, Dana Pendidikan Itu Penting, Tapi Jangan Boros Dengan 5 Hal Berikut Ya!]

 

Moms, tahu ga kalo para ibu rumah tangga itu terkenal multi-tasking alias bisa mengerjakan tugas lebih dari 2 atau tiga pekerjaan sekaligus. Selain ngerjain kerjaan rumah yang juga tentunya numpuk, moms juga bisa lho berinvestasi.

Lumayan buat dana pendidikan anak atau nambah dana liburan buat keluarga nanti.

Lagipula investasi itu ga serumit yang diperkirakan moms.

Yu kita bahas caranya para moms buat investasi, dalam hal ini, kita mau bahas investasi reksa dana buat para moms!

 

Mengenal Investasi Reksa Dana

Tak jarang orang yang menganggap bahwa investasi reksa dana itu memiliki risiko yang tinggi.

Tapi berbicara soal risiko, semua keputusan kita tuh pasti punya risiko lho moms. Entah itu besar atau kecil dampaknya, pasti semuanya akan ada risikonya.

Demikian juga untuk investasi di reksa dana, tingkat risiko itu ditentukan oleh jenis instrumen investasi reksa dana tersebut.

Moms, persiapkan dana pendidikan anak bisa dari hasil investasi Reksa Dana lho. Segera persiapkan dengan mengunduh E-Book Gratis Panduang Mempersiapkan Dana Persiapan Pendidikan Anak dari Finansialku.

Bagaimana Caranya Menyekolahkan Anak dari TK sampai Sarjana, Tanpa Utang!

Download ebook-nya, GRATIS!!!

Ebook Dana Pendidikan Anak - Finansialku Mockup

Download Sekarang

 

Jenis-jenis Reksa Dana

Secara umum, reksa dana itu dibagi menjadi 4, diantaranya Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham.

Untuk lebih jelasnya, kita bahas satu persatu ya moms jenis-jenis reksa dana berikut juga tingkat risikonya yang dikutip dari BNP Paribas Investment Partners.

 

#1 Reksa Dana Pasar Uang

Berdasarkan definisinya, Reksa Dana Pasar Uang adalah reksa dana yang mempunyai kebijakan untuk berinvestasi sebanyak 100 persen pada instrumen pasar uang.

Yang dimaksud dengan instrumen pasar uang adalah surat berharga yang jatuh temponya tidak lebih dari 1 tahun, termasuk deposito di bank.

Surat Utang yang diterbitkan oleh korporasi dan negara seperti Obligasi Ritel (ORI) dan Sukuk Ritel, juga termasuk pasar uang apabila pada saat reksa dana membeli obligasi tersebut, jatuh temponya tidak lebih dari 1 tahun.

Reksa dana jenis ini termasuk yang memiliki risiko rendah karena hasil investasinya berada di instrumen yang mudah dicairkan atau likuid.

Investasi reksa dana pasar uang memang cocok untuk para moms yang profil risikonya konservatif atau kurang tertarik dengan risiko yang lebih besar.

Tapi, karena risiko dari investasi reksa dana pasar uang cenderung kecil, maka return atau imbal hasilnya juga termasuk yang paling rendah jika dibandingkan dengan jenis reksa dana lainnya.

 

#2 Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa Dana Pendapatan Tetap adalah reksa dana yang mempunyai kebijakan untuk berinvestasi minimal 80 persen pada efek utang atau instrumen obligasi dengan jatuh tempo di atas 1 tahun.

Reksa Dana ini disebut pendapatan tetap karena penerbit Efek Utang secara konsisten memberikan pembayaran bunga (kupon) yang tetap kepada para pemegang efek tersebut. 

Dalam reksa dana pendapatan tetap, Manajer Investasi (MI) akan menginvestasikan kembali bunga yang diterima dari efek utang tersebut, sehingga hasil investasi reksa dana tersebut dapat menjadi lebih optimal

Investasi-Reksadana-Syariah-2-Finansialku

[Baca Juga: Moms, Berhemat Yuk! Ada 6 Barang Rumah Tangga yang Biasa Dibuang Tanpa Sadar]

 

Walaupun efek utang atau obligasi juga kerap disebut sebagai efek pendapatan tetap, pada kenyataannya harga obligasi dapat bergerak naik maupun turun akibat perubahan tingkat suku bunga.

Ketika tingkat suku bunga mengalami penurunan, secara teori harga obligasi akan mengalami kenaikan. Sebaliknya ketika tingkat suku bunga mengalami kenaikan, maka harga obligasi akan mengalami penurunan. 

Seperti layaknya instrumen investasi lainnya, faktor supply dan demand juga turut mempengaruhi pergerakan harga obligasi. 

Selain itu, karena obligasi merupakan surat utang yang diterbitkan oleh suatu entitas, maka terdapat risiko wanprestasi dari penerbit obligasi tersebut.

Reksa Dana Pendapatan Tetap ini memiliki tingkat risiko di atas Reksa Dana Pasar Uang lho moms, dan cenderung di kisaran konservatif hingga menengah.

Hal ini tergantung dari strategi investasi reksa dana tersebut dan seberapa besar eksposurnya terhadap risiko wanprestasi dari penerbit obligasi.

Kalo moms mau yang return-nya agak tinggi dari reksa dana pasar uang, moms bisa pilih jenis investasi di Reksa Dana Pendapatan Tetap.

 

#3 Reksa Dana Campuran

Reksa Dana Campuran adalah reksa dana yang mempunyai kebijakan untuk berinvestasi pada instrumen saham, obligasi dan pasar uang dengan komposisi masing-masing paling banyak 79 persen.

Ketiga instrumen tersebut harus dimiliki oleh reksa dana campuran pada saat yang bersamaan, artinya tidak boleh memiliki hanya dua dari ketiga instrumen tersebut.

Pada praktiknya, alokasi investasi reksa dana campuran sangat beragam. Ada yang porsi investasi sahamnya lebih besar, ada yang memiliki porsi obligasi yang lebih besar, dan ada juga yang komposisinya berimbang. 

Karena keragaman komposisi instrumen tersebut, investor harus mencermati terlebih dahulu porsi alokasi yang dipilih oleh Manajer Investasi (MI) sehingga para investor dapat menyesuaikan dengan profil-profil risiko mereka dan reksa dana yang akan dipilih. 

Moms perlu tahu, Reksa dana campuran yang mempunyai komposisi saham lebih besar dibandingkan dengan yang lainnya, jadi secara otomatis reksa dana jenis ini juga mempunyai tingkat risiko yang lebih tinggi.

Kalau moms mau return yang cukup tinggi dengan risiko yang tinggi juga, moms bisa pilih Reksa Dana Campuran.

 

#4 Reksa Dana Saham

Reksa Dana Saham adalah reksa dana dengan tingkat risiko yang paling agresif atau paling tinggi. Karena tingginya tingkat risiko, Reksa Dana Saham ini mempunyai kebijakan untuk berinvestasi pada saham minimal sebanyak 80 persen dari total nilai aktiva bersihnya.

Dibandingkan dengan jenis instrumen lainnya, saham merupakan instrumen yang mampu memberikan potensi keuntungan yang paling tinggi namun begitu pula dengan tingkat risikonya.

Pergerakan harga saham cenderung sangat fluktuatif, sehingga reksa dana ini cocok untuk investor dengan profil risiko agresif.

 

Konsep Dasar Berinvestasi

Kalau moms mau membeli reksa dana melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), moms diharuskan untuk mengisi kuesioner profil risiko.

Rahasia dan Tips Investasi untuk Ibu Rumah Tangga Ala Finansialku 03 Investasi Moms - Finansialku

[Baca Juga: Moms, Ini Dia Tips Membeli Perhiasan Untuk Investasi Supaya Anda Berhasil]

 

Hasil dari kuesioner tersebut merupakan panduan bagi investor dalam menentukan apakah profil risiko investor tersebut sangat konservatif, konservatif, moderat dan agresif. Pada dasarnya semakin agresif seseorang, maka semakin agresif pula pilihan reksa dananya. 

Moms perlu ingat konsep dasar yang satu ini kalau mau berinvestasi:

High Risk High Return; Low Risk Low Return!

 

4 Tips Investasi untuk Ibu Rumah Tangga

Udah ga sabar buat menambah pundi-pundi return dari investasi moms?

Yuk ikuti 4 tips investasi reksa dana berikut ini.

 

#1 Siapkan Dana untuk Membuka Rekening Dana Nasabah

Persiapan dana adalah langkah awal yang harus moms persiapkan. Moms tinggal siapkan adalah Rekening Dana Nasabah (RDN).

Rekening Dana Nasabah (RDN) ini adalah rekening bang atas nama moms sebagai investor yang dipergunakan untuk melakukan transaksi efek.

Dana yang perlu disetorkan ke Rekening Dana Nasabah (RDN), moms bisa menyetor sebesar Rp100.000 (seratus ribu Rupiah). Murah bukan?

Setoran ini adalah sebagai deposit minimum dari Rekening Dana Nasabah (RDN).

 

#2 Pelajari Cara Investasi Reksa Dana

Memulai investasi reksa dana memang tidak sulit Karena moms tidak perlu pusing harus memantau sepanjang waktu di depan layar handphone atau komputer dan melihat pergerakan angka.

Moms masih bisa melakukan banyak hal lainnya di rumah karena yang akan mengelola uang moms adalah Manajer Investasi (MI).

Yang perlu dipastikan adalah Manajer Investasi ini tentunya harus sudah diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi mereka adalah Manajer Investasi yang kredibel dan uang moms tentunya aman.

Moms bisa menambah pengetahuan dengan membaca E-Book Gratis Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk para pemula dari Finansialku.

Free Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

#3 Kenali 4 Jenis Reksa Dana & Profil Cara Berinvestasi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ada 4 jenis reksa dana yang bisa moms pilih sesuai dengan profil keberanian moms untuk menanggung risikonya.

Reksa Dana itu diantaranya adalah Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Saham.

Reksa Dana Pasar Uang biasanya dipilih oleh mereka yang masih pemula karena risikonya lebih kecil dibandingkan jenis Reksa Dana lain, disamping jangka waktunya yang pendek.

Jadi kalau moms butuh dana investasi yang cepat, Reksa Dana Pasar Uang bisa menjadi pilihan karena moms bisa ambil dalam waktu 1 tahun.

Dana yang diinvestasikan dalam reksa dana pasar uang biasanya dimanfaatkan untuk deposito, surat berharga komersil, atau obligasi yang waktu jatuh temponya tak lebih dari satu tahun.

 

#4 Menambah Investasi Reksa Dana Secara Berkala

Viola….setelah moms punya dana investasi di reksa dana, selanjutnya apa yang moms lakukan?

Jangan cuma nunggu hasilnya moms. Moms bisa menambah hasil pengembalian atau return dengan cara menambah nilai investasi secara berkala.

Selain itu, moms juga bisa mengandalkan bantuan dari Manajer Investasi untuk melakukan autodebet secara teratur setiap bulan.

Dengan autodebet, moms ga perlu lagi repot-repot buat transfer dana investasi ke Rekening Dana Nasabah (RDN).

Kalau moms sesekali mengecek dana investasi yang sedang mengalami penurunan, moms bisa menambah nilai investasinya juga lho.

Dengan kedisiplinan saat berinvestasi Reksa Dana, moms akan meminimalkan perilaku konsumtif saat mengelola anggaran rumah tangga. Kalau ada dana lebih, moms bisa tambahkan ke dana investasi juga, jadi ga bikin moms konsumtif kan.

 

Siapkan Dana Investasi Reksa Dana Pakai Aplikasi Finansialku (SIMULASI)

Moms bisa pake Aplikasi Finansialku buat persiapan dana investasi lho.

Yuk kita bahas langkah-langkah praktisnya dengan simulasi berikut ini.

 

#1 Unduh Aplikasi Finansialku

Moms perlu mengunduh Aplikasi Finansialku melalui Google Play Store atau melalui link di bawah ini secara gratis.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Setelah itu, moms bisa lanjut ke langkah berikutnya.

 

#2 Siapkan Rencana Keuangan

Sebelum memasukkan uang moms ke rekening investasi, tentu moms punya tujuan keuangan, untuk apa uang tersebut di investasikan bukan?

Misalnya, moms bisa siapkan dana pendidikan anak.

Dengan demikian, kita perlu masuk ke fitur Rencana Keuangan lalu klik tombol tambah (+)

Moms bisa memasukkan data rencana keuangan seperti:

Nama anak:Ethan
Perencanaan Biaya Pendidikan untuk Jenjang:SMP
Usia anak saat ini:5 tahun
Usia masuk:12 tahun
Lama Pendidikan:3 tahun
Uang pangkal (uang masuk sekolah):Rp10.000.000
Uang sekolah saat ini (SPP):Rp1.000.000
Kenaikan biaya pendidikan:5% per tahun
Dana yang sudah dimiliki:
imbal hasil investasi:12% per tahun

Rahasia dan Tips Investasi untuk Ibu Rumah Tangga Ala Finansialku 04 - Finansialku

Rahasia dan Tips Investasi untuk Ibu Rumah Tangga Ala Finansialku 05 - Finansialku

Tampilan Menu Rencana Keuangan Aplikasi Finansialku

 

Setelah itu, moms bisa klik Hitung.

 

Kesimpulan

Kekurangan dana pendidikan yang diperlukan adalah sebesar Rp67.301.613 dan moms perlu berinvestasi sebesar Rp5.956.057 per tahun selama 7 tahun atau sebesar Rp509.942 per bulan selama 84 bulan.

Rahasia dan Tips Investasi untuk Ibu Rumah Tangga Ala Finansialku 06 - Finansialku

Tampilan Hasil Kesimpulan

 

Dengan asumsi:

Kenaikan biaya pendidikan 5% per tahun dan Estimasi hasil investasi adalah sebesar 12% per tahun.

Rahasia dan Tips Investasi untuk Ibu Rumah Tangga Ala Finansialku 07 - Finansialku

 

Setelah itu, moms bisa klik Simpan – Lanjutkan.

Pada layar akan memperlihatkan daftar dari Perusahaan investasi yang akan moms pilih. Klik beli pada salah satunya yang menurut moms memperlihatkan keuntungan yang lebih tinggi misalnya Sucorinvest Equity Fund.

Rahasia dan Tips Investasi untuk Ibu Rumah Tangga Ala Finansialku 08 - Finansialku

Tampilan Daftar Perusahaan Investasi

 

Setelah itu akan keluar di layar selanjutnya daftar tentang nama reksa dana, manajer investasi dan lain sebagainya.

Moms hanya tinggal mengisi kolom pembelian dan sumber dana dari akun yang moms pilih dan juga tujuan investasi untuk Dana Pendidikan Anak.

Rahasia dan Tips Investasi untuk Ibu Rumah Tangga Ala Finansialku 09 - Finansialku

Tampilan Beli Reksa Dana

 

Selanjutnya, klik tanda ceklis di kotak bawah lalu ceklis di kolom paling atas sebelah kanan.

 

Investasi Demi Menambah Pundi-pundi Keluarga

Bagaimana moms informasi di atas sudah jelas bukan?

Moms bisa menjadikan investasi ini sebagai salah satu hal yang dapat mengisi waktu luang moms, bukan hanya itu pundi-pundi untuk keluarga pun bisa moms kumpulkan seperti yang sudah dijelaskan.

Sebelumnya, jangan lupa diskusikan setiap keputusan moms dengan keluarga ya! agar semua jalan yang dilakukan moms bisa berjalan dengan baik.

 

Mudah bukan? Sepertinya moms harus coba sendiri!

Kalau moms mau berkonsultasi dengan Konsultan Perencana Keuangan Finansialku, segera unduh Aplikasi Finansialku dan upgrade ke mode PREMIUM.

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman-teman dan kerabat ya moms. Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 23 Januari 2018. Tips Investasi Reksa Dana untuk Ibu Rumah Tangga. Trima.trimegah.com – https://goo.gl/eaSpwR
  • Admin. Jenis-jenis Reksa Dana dan beragam tingkat risiko nya. Bnpparibas-ip.co.id – https://goo.gl/Xgjg9W

 

Sumber Gambar:

  • Keuangan Moms – https://goo.gl/HT8Tkb
  • Ibu dan Anak – https://goo.gl/RKxdwj
  • Investasi Moms – https://goo.gl/S1VxSE