Bagaimana ya cara memulai investasi bagi kita-kita yang masih pemula? Apakah kamu sudah tahu apa saja tips investasi untuk pemula?

Tentunya sebagai investor pemula, kegiatan investasi haruslah praktis dan tidak memiliki tingkat risiko tinggi. Simak ulasannya berikut ini mengenai tips-tips investasi bagi pemula.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Jangan Takut Memulai Investasi

Saat akan memulai investasi, umumnya banyak orang kebingungan dengan pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  • “Saya harus mulai dari mana?”
  • “Investasi seperti apa yang harus dipilih?”
  • “Berapa besar modal yang dibutuhkan?”

 

Namun ada satu hal yang harus kamu ketahui, investasi bukan hal yang harus terus menerus dipertanyakan. Investasi merupakan sesuatu yang harus dibuktikan dengan tindakan, artinya harus dilakukan.

Investasi merupakan kunci dari kebebasan finansial, inilah yang akan membantu kamu menghasilkan penghasilan pasif.  Pernah dengar mengenai kisah ayah kaya Robert T. Kiyosaki? 

Beliau menjelaskan pentingnya pendapatan pasif dalam mencapai kebebasan finansial.

Menurut ayah Robert, kebebasan finansial baru dapat dicapai jika pendapatan pasifmu setiap bulannya sudah dapat mencukupi pengeluaran per bulan.

Mau Investasi Tapi Bingung 02 Investasi 2 - Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: Mengapa Harus Berinvestasi? Ini 3 Alasan Kamu Harus Berinvestasi (Khususnya Buat Kamu Para Fresh Graduate)]

 

Misalkan pengeluaran kamu per bulan adalah Rp10.000.000, maka kamu baru bebas secara finansial jika pendapatan pasif kamu setiap bulan juga sebesar Rp10.000.000 atau lebih.

Tapi terkadang beberapa orang takut untuk mulai berinvestasi dan bingung harus mulai darimana.

Jangan takut untuk memulai, karena kini sudah banyak tools yang dapat membantu kamu mengatur keuanganmu.

Salah satunya adalah Aplikasi Finansialku yang bisa langsung kamu download secara gratis di Google Play Store.

Nah, sekarang mari mengenal jenis-jenis investasi dan mempelajari tipsnya.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Tips Berinvestasi untuk Pemula

Sebelum mulai, izinkan saya sedikit bercerita pengalaman saya belajar berinvestasi.

Saya sendiri selama ini tidak paham sedikit pun soal keuangan, namun setelah menikah, suami saya meminta saya menjadi “menteri keuangan keluarga”.

Alhasil saya mulai belajar sedikit demi sedikit soal keuangan dari ebook keuangan Finansialku.

Saya segera mempelajari banyak investasi yang aman bagi pemula, pada ebook tersebut dijelaskan segala serba-serbi lengkap terkait investasi yang Anda incar, misalnya saja logam mulia.

Salah satu tantangan keuangan menurut saya adalah untuk mencukupi seluruh kebutuhan dan merencanakan masa depan.

Meski belum memiliki anak, saya sudah memikirkan betapa banyaknya biaya yang dibutuhkan jika saya dan suami memiliki anak nantinya, apalagi jika kami mendapat anak laki-laki.

Mau Investasi Tapi Bingung 03 Investasi 3 - Finansialku

[Baca Juga: Temukan Cara Hebat untuk Menjadi Entrepreneur Kreatif dalam Mencapai Kesuksesan]

 

Saya pun mulai membuat anggaran dan berhemat disana-sini agar semua kebutuhan terpenuhi. Suami saya kemudian bilang kalau berhemat itu ada batasnya.

Akan ada suatu titik dimana penghematan sudah mentok dan kita harus mencari cara lain.

Salah satunya adalah memperbanyak uang dengan cara investasi. Namun lagi-lagi saya bingung. Selama ini saya tidak pernah berinvestasi, sehingga saya bingung harus mulai dari mana.

Pertama-tama mari mengenal investasi terlebih dahulu.

Investasi merupakan pengeluaran yang berhubungan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva untuk membeli barang-barang modal dan peralatan-peralatan produksi dengan harapan memperoleh keuntungan di masa yang akan datang atau masa depan.

Penerbitan SBN Obligasi Ritel di Tahun 2019! Bersiap Untuk Investasi 01 Koin - Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: 3 Investasi yang Cocok untuk Pemula Tahun 2018, Apakah Bitcoin, Etherum dan Cryptocurrency Lainnya Termasuk?]

 

Investasi juga sering disebut dengan istilah penanaman modal atau pembentukan modal.

Menurut teori ekonomi, investasi yaitu pembelian atau produksi dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang atau barang produksi.

Saya tentunya tidak ingin melakukan investasi yang berisiko tinggi, mengingat saya masih pemula dan tidak tahu apa-apa.

Saya kembali membuka ebook Finansialku dan mencari beberapa informasi mengenai tips berinvestasi untuk pemula seperti saya, dan hasilnya saya menemukan beberapa tips penting berikut ini.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

#1 Mengalokasikan Uang

Mau berinvestasi tapi uang tidak pernah tersisa? Menyisihkan uang akan selalu terasa sulit, dan lebih sering gagal daripada berhasil.

Tidak ada kata terlambat untuk berinvestasi. Jika kamu selalu beralasan bahwa uang tidak cukup, maka kini saatnya Anda berubah!

Uang untuk investasi merupakan prioritas yang perlu dialokasikan, bukan hanya disisihkan.

Kamu bisa memulainya dengan sederhana, misalnya dengan memilih nominal tertentu di dompet. Sebagai contoh setiap ada nominal atau pecahan uang Rp20.000 di dompet, segera pisahkan dan masukkan ke dalam celengan.

Pada akhir bulan, ambil uang ini dan alokasikan untuk investasi. Sudah banyak kok investasi yang bisa dimulai dengan nilai yang kecil, misalnya reksa dana.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

#2 Memisahkan Rekening

Jika kamu sering bingung karena dana investasi terpakai, cobalah manfaatkan tips yang satu ini. Kamu bisa memisahkan rekening investasi dengan rekening sehari-hari, sehingga dana investasi akan selalu aman tidak tersentuh.

Cara lainnya adalah dengan memanfaatkan fitur auto debit dalam berinvestasi.

Sekarang ini beberapa jenis tabungan menawarkan fitur auto debit, yakni menabung dengan sistem transfer berkala antar rekening secara otomatis.

Dengan kata lain, kamu akan membuka 2 rekening, dimana rekening pertama dijadikan rekening utama yang sering digunakan sedangkan rekening kedua dijadikan rekening untuk menabung.

Jika kamu sudah memberi persetujuan, pihak bank akan mentransfer sejumlah uang secara berkala dari rekening utama ke rekening kedua tersebut.

Salah satu contoh bank yang menyediakan program tabungan auto debit adalah Bank Central Asia (BCA).

Zaman Digitalisasi Ini dia Cara Investasi Mudah Kekinian! 03 Investasi uang - Finansialku

[Baca Juga: Apa Saja Perbedaan Saham Syariah dan Saham Konvensional yang Harus Diketahui Para Investor]

 

BCA menyediakan fitur ini dengan mengutamakan kemudahan nasabah, dimana kamu bisa mengatur nominal transfer, jangka waktu, hingga tanggal transfer berkala lewat internet banking.

Teknik menabung ini tentunya lebih praktis dibandingkan menyetor uang ke teller secara berkala, dan akan sangat membantu jika kamu sering lupa menabung.

Jika masih kesulitan menabung, seperti misalnya saldo di rekening utama selalu kurang atau mepet, maka kamu bisa menggunakan aplikasi perencana keuangan seperti Finansialku lho!

Aplikasi Finansialku bisa digunakan untuk membantu kamu mengatur anggaran bulanan.

Dengan demikian, kamu bisa mengetahui alokasi dana yang harus ditabung dengan mudah dan praktis. Tentunya tidak ribet dan tujuan menabungmu akan lebih mudah tercapai.

 

#3 Menunda Kemewahan

Anak muda biasanya mudah tergiur dengan kemewahan dan trend terbaru, sehingga biasanya hal inilah yang mengenalkanmu pada utang konsumtif.

Berbagai promo ditawarkan pihak penjual, seperti cicilan dengan bunga 0% atau cashback, sehingga menyebabkan kamu tergoda untuk membeli barang-barang yang mungkin sebenarnya tidak kamu butuhkan.

Padahal, salah satu ciri dari orang yang berhasil dalam kebebasan finansial adalah dengan menunda kemewahan.

Bayangkan saja, buat apa mengeluarkan uang belasan juta rupiah hanya untuk membeli smartphone terbaru jika smartphone kamu masih berjalan dengan baik.

Daripada memboroskan uang hanya demi terlihat mewah dan keren, lebih baik mulai menabung dan berinvestasi yuk! Alih-alih uang habis, Anda justru bisa mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

 

#4 Menentukan Tujuan

Banyak yang gagal berinvestasi karena ketidakjelasan tujuan dari investasi itu sendiri. Pertanyaan yang sering kamu lupakan yaitu “Sebenarnya untuk apa saya berinvestasi?”

Disinilah pentingnya tujuan finansial yang akan membimbing langkah berinvestasimu.

Dengan tujuan yang jelas, kamu akan tahu harus memulai dari mana, memilih jenis investasi apa, hingga berapa besar yang akan diinvestasikan.

Seperti apa tujuan finansial itu?

Tujuan finansial akan membimbingmu dalam memilih instrumen investasi dan jumlah yang akan diinvestasikan. Tujuan ini juga yang akan menggambarkan strategi investasi kamu.

Sebagai contoh, apabila tujuan finansialmu adalah membeli rumah, kamu akan bertanya pada diri sendiri dengan pertanyaan sebagai berikut:

  • “Rumah seperti apa yang menjadi tujuan saya? Berapa harganya?”
  • “Kapan saya ingin membeli rumah tersebut?”
  • “Berapa banyak yang harus saya investasikan per bulan?”
  • “Berapa besar imbal hasil yang harus saya peroleh?”

 

Gambaran yang jauh lebih jelas ini akan memberi arahan bagi langkahmu dalam berinvestasi juga memberi motivasi bagi kamu agar tidak mudah menyerah.

Tips Investasi Mahasiswa 03 Investasi 3 - Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: Ingin Membeli Rumah dengan KPR Sekaligus Membuat Bisnis, Apakah Mungkin?]

 

#5 Mencari Instrumen Investasi yang Sesuai

Kini saatnya melangkah ke step selanjutnya, yaitu mengenal investasi dan memilih jenis investasi yang sesuai bagimu.

Ternyata, jenis investasi sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan karakteristik kamu lho. Kamu bisa membandingkan beberapa jenis investasi berikut dan memilih jenis investasi yang cocok dengan harapanmu.

Berikut adalah beberapa jenis investasi yang dapat kamu pilih.

 

Reksa Dana

Reksa dana merupakan pola pengelolaan modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi tanpa perlu pusing akan instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksa dana.

Investasi ini bagus bagi pemula yang belum memahami dunia saham, obligasi, dan instrumen investasi lainnya karena dalam skema investasi reksa dana akan ada Manajer Investasi (MI) yang membantu mengelola uangmu.

Reksa dana merupakan jenis investasi yang tidak membutuhkan banyak modal, karena uang tersebut akan digabungkan dengan orang lain barulah dikelola bersama demi memperoleh keuntungan.

Jika kamu masih bingung, kamu dapat mempelajari dasar-dasar reksa dana dengan cara download ebook mengenai reksa dana dari Finansialku secara gratis!

 

Emas

Investasi emas sering kali disarankan bagi pemula karena aman dan cenderung kecil risikonya untuk tergerus inflasi. Selain itu, produk investasi ini juga likuid sehingga mudah diperjualbelikan.

Jika sewaktu-waktu kamu membutuhkan dana mendadak, menjual emas tentunya lebih cepat daripada pencairan reksa dana atau saham. Namun seperti telah disebutkan sebelumnya, low risk low return.

Keuntungan dari investasi emas cenderung kecil yaitu hanya sekitar 2% hingga 4% per tahun tetapi skemanya stabil cenderung naik.

 

Saat ini, Aplikasi Finansialku sudah menyediakan berbagai fitur yang dapat membantu kamu untuk berinvestasi. Salah satunya adalah Kalkulator Emas.

Melalui fitur ini kamu dapat menghitung berapa keuntungan dari investasi emas yang kamu miliki.

Caranya sangat mudah! Pertama-tama buka menu utama yang ada di Aplikasi Finansialku lalu pilih menu Investasi. Setelah itu pilih menu Kalkulator Emas.

Mau Investasi Tapi Bingung 04 Aplikasi 1 - Finansialku

Tampilan Aplikasi Finansialku

 

Setelah memilih menu Kalkulator Emas, maka kamu akan diminta untuk memasukkan berapa berat emas yang kamu beli, berapa jumlah batang emas, harga beli, biaya lain, harga jual, dan yang lainnya.

Kamu bisa mengganti nominal tersebut kapanpun sesuai dengan keadaan.

Misalkan kamu membeli emas 1 batang seberat 5 gram dengan harga beli Rp650.000 dan biaya lain sebesar Rp50.000.

Kemudian harga jual emas tersebut adalah Rp676.000 dan biaya lainnya Rp50.000.

Mau Investasi Tapi Bingung 05 Aplikasi 2 - Finansialku

Tampilan Aplikasi Finansialku

 

Setelah selesai memasukkan setiap angka yang dibutuhkan pada kolom yang tersedia, maka tekan Hitung untuk melihat hasil perhitungan keuntungan dari investasi emas kamu.

Berikut adalah hasil kalkulasi perhitungan dengan contoh kasus pembelian emas yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya.

Investasi awal kamu adalah Rp3.300.000 dan kamu akan mendapat Rp3.330.000 dari hasil penjualan emas tersebut.

Maka keuntungan penjualan kamu adalah Rp30.000 atau sebesar 0,91%.

Mau Investasi Tapi Bingung 06 Aplikasi 3 - Finansialku

Tampilan Aplikasi Finansialku

 

Nah itu lah cara menghitung keuntungan investasi yang kamu miliki menggunakan fitur Kalkulator Emas. Mudah sekali bukan? Karena itu ayo segera download Aplikasi Finansialku secara gratis di Google Play Store!

 

Trading Saham

Jika kamu suka bermain aman, pastinya trading saham terdengar sangat menyeramkan. Banyak anggapan bahwa saham merupakan investasi yang sangat berisiko dan berbahaya.

Namun pernahkah kamu mendengar bahwa investasi itu bergantung pada risikonya? “High risk high return, low risk low return” begitu kata para pakar investasi.

Memang betul, risiko tinggi umumnya berpengaruh pada tingkat pengembalian yang tinggi, kecuali kamu memiliki kendali terhadap kontrol investasi tersebut, maka kamu dapat memperoleh low risk high return.

Definisi Bandar Saham 02 Saham 2 - Finansialku

[Baca Juga: Langkah Yang Harus Diperhatikan Saat Mengajukan KPR dan Peminjaman Renovasi di BPJS Ketenagakerjaan, Agar Lolos Verifikasi]

 

Trading saham sendiri pada dasarnya hanya memperjualbelikan lembar saham dimana harganya akan berubah-ubah sesuai dengan kondisi pasar dan perusahaan tersebut.

Lalu bagaimana saya menanggung risikonya, saya kan masih mahasiswa dan uang saya tidak banyak? Jangan takut! Bermain saham belum tentu membutuhkan banyak uang.

Kamu dapat memulainya dengan jumlah yang sedikit dan memulai permainan dengan jual beli harian.

 

Mari Belajar Investasi!

Di samping beberapa contoh di atas masih banyak instrumen investasi lainnya seperti trading forex, obligasi, properti, dan sebagainya. Bagaimana? Sudah siap memulai investasi?

Saat saya masih berstatus mahasiswa, boro-boro berpikir untuk berinvestasi, saya hanya berpikir bahwa yang penting uang saya untuk bulan ini cukup. That’s all!

Kini setelah saya menikah dan berumah tangga, barulah saya belajar berinvestasi dari suami saya.

Namun saya sering berpikir coba saja saya sudah mulai berinvestasi dari dulu, mungkin saat ini saya sudah bisa memiliki uang tambahan biaya hidup.

Karena itu, ayo mulai investasi dari sekarang, jangan menunda-nunda lagi!

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan tips investasi bagi investor pemula? Tinggalkan pertanyaan Anda pada kolom komentar di bawah.

Bagikan juga artikel ini kepada orang lain di sekitar Anda ya, terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Matt Duczeminski. Why You Should Start Investing As Early As Possible [Infographic]. Lifehack.org – https://goo.gl/LSf3yd
  • Nendra Rengganis. 2015. Ini Dia Skema Investasi yang Paling Cocok Dicoba Sama Anak Muda. Hipwee.com – https://goo.gl/ZGbcFa
  • Shen Siddharta Excel. 2016. 5 Jenis Investasi yang Cocok Untuk Anak Muda. Hipwee.com – https://goo.gl/Snk1uC

 

Sumber Gambar:

  • Investasi 1 – https://goo.gl/p3L8Mi
  • Investasi 2 – https://goo.gl/4m4Qnv
  • Investasi 3 – https://goo.gl/omYUoV