5 Cara Menagih Hutang dan 7 Tipe Orang yang Punya Hutang

Semua orang akan sepakat bahwa menagih hutang adalah sesuatu yang sulit dan berat untuk dilakukan. Seringkali ada perasaan sungkan, tidak enak, takut dianggap tidak punya perasaan atau kita lupa menagihnya.

Terkadang kita berharap agar saat kita memberi pinjaman kepada orang lain, maka secara otomatis orang tersebut akan mengembalikannya. Pada kenyataannya hal ini tidak akan selalu terjadi.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

5 Cara Menagih Hutang

Seringkali kita merasa kesal dengan teman kita yang berhutang pada kita. Alih-alih pinjaman langsung dibalikan oleh teman kita, dia malah pura-pura amnesia akan hutangnya.

Ada dua kemungkinan yang akan terjadi meminjamkan uang kepada orang, yang pertama adalah hutang tersebut akan dikembalikan, dan yang kedua hutang tidak akan pernah dikembalikan.

Jika si peminjam tertib melunasi tentu tak jadi masalah, namun jika tidak kunjung membayar dan susah sekali ditagih itu baru persoalan. Ada 5 cara dalam menagih hutang yang susah bayar yaitu:

5 Cara Menagih Hutang dan 7 Tipe Orang yang Punya Hutang 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kebebasan Finansial Bukan Berarti Kaya dan Bebas Hutang Lho! Tapi…]

 

#1 Berterus Terang dengan Alasan yang Tepat

Cara ini merupakan cara yang terlembut secara psikologi. Singkat dan berterus terang. Bila dengan mengatakan kejujuran ini hutang Anda dibayar berarti Anda termasuk orang yang beruntung. Karena cara ini seringkali tidak berhasil maka perlu ditambah lagi dengan trik-trik yang lain.

 

#2 Mainkan Ego

Disini Anda perlu untuk mempermainkan rasa ego dan harga diri si penghutang. Anda bisa mengatakan kepada dia kalau dia merupakan orang yang adil dan orang yang selalu berusaha bertindak benar. Buat agar si penghutang merasa Anda begitu kagum dengannya.

Lalu setelah beberapa jam Anda memujinya Anda tagih hutangnya. Dengan tidak membayar hutangnya maka dia harus mempertanyakan lagi konsep dirinya sendiri. Dia juga akan takut rasa kagum kita padanya akan hilang.

 

#3 Pancing Gengsinya

Pancing rasa gengsi dengan seolah-olah melibatkan orang lain ke masalah hutang ini. Anda coba ceritakan kepada penghutang bahwa ada beberapa orang yang Anda kenal mengatakan bahwa “kalau dia ngehutang jangan harap lagi uangnya akan balik, semoga aja kamu tidak seperti itu ya”.

Atau dapat juga saat berkumpul dengan penghutang dan teman-teman Anda meminta saran dari teman-teman Anda tentang cara menagih hutang yang bagus. Ini akan memancing gengsinya dan akhirnya dia membayar hutangnya.

[Jurnal] Skala Prioritas dan Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Pilih Lunasi Utang atau Beli Rumah - Finansialku

[Baca Juga: [Jurnal] Skala Prioritas dan Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga: Pilih Lunasi Hutang atau Beli Rumah?]

 

#4 Kerjain Balik

Waktu gajian teman Anda tetap tidak membayar hutang? Anda harus mengambil langkah tegas. Misalnya, saat makan siang mintalah teman Anda untuk membayar dulu tagihannya, saat teman Anda menagih uang makanan tadi, katakan bahwa dia juga masih punya hutang padamu.

 

#5 Berani Menolak

Saat teman Anda belum mengembalikan uang Anda tapi masih berani meminjam uang Anda lagi, lebih baik Anda menolaknya.

Daripada nanti Anda sakit hati karena uang yang dipinjam tidak kunjung dikembalikan. Jadi segera hindari meminjamkan uang pada teman Anda lagi sampai dia mengembalikan uang Anda terlebih dahulu.

Ilustrasi Siapa Bilang Ga Boleh Utang! Boleh Kredit untuk Beli Aset, Tapi Jangan Kredit untuk Liabilitas 1 - Finansialku

[Baca Juga: Ilustrasi: Siapa Bilang Ga Boleh Hutang! Boleh Kredit untuk Beli Aset, Tapi Jangan Kredit untuk Liabilitas]

 

Membantu teman yang memerlukan bantuan memang tidak ada salahnya. Tapi jangan sampai hal ini membuat masalah baru buat Anda kedepannya. Jangan sungkan untuk menagih uang yang telah Anda pinjamkan, karena hutang yang kembali tentu jauh lebih baik daripada tidak kembali.

 

7 Tipe Orang yang Punya Hutang

Setiap orang punya karakter dan sifat masing-masing. Dan karakter ini akan sangat berpengaruh terhadap kapan dia akan membayar hutang kita, juga bagaimana cara kita untuk menagihnya.

Maka dari itu, penting sekali kita melihat tipe-tipe orang yang punya hutang. Berikut 7 tipe orang yang punya hutang:

 

#1 Si Inisiatif

Anda tidak perlu khawatir untuk meminjamkan uang pada tipe penghutang seperti ini. Tipe penghutang yang satu ini bisa dibilang sebagai tipe penghutang teladan.

Sebutannya saja “si inisiatif”. Pasti tanpa perlu diingatkan, ia akan membayar kewajibannya. Mereka akan bayar hutang tepat waktu. Kita juga tidak perlu merasa bersalah atau merasa menjadi seperti debt collector.

 

#2 Si Pelupa

Lupa merupakan sifat manusia yang susah dilawan. Bila Anda meminjamkan uang pada si pelupa, Anda tidak usah ragu dan tidak perlu merasa bersalah untuk mengingatkan mereka akan hutangnya. Kalau perlu, kirim pesan supaya dia bisa bayar hutang tepat waktu.

Pelajaran Beharga 7 Kesalahan Kakek Fico Saat Meluasi Utang 1 - Finansialku

[Baca Juga: Pelajaran Beharga! 6 Kesalahan Saat Meluasi Hutang yang Dilakukan Kakek Fico]

 

#3 Si Pengalih Pembicaraan

Orang ini pintar dalam mengganti topik perbincangan saat Anda sudah mau menanyakan mengenai hutang. Dan terkadang tanpa sadar Anda sudah tidak membicarakan lagi mengenai hutangnya.

Cara menghadapi orang seperti ini adalah fokus dan konsentrasi. Anda perlu menyiapkan waktu khusus dan langsung ajak bicara serius soal hutangnya yang belum dibayar.

 

#4 Si Pura-pura Lupa

Tipe penghutang seperti ini akan khusus lupa hanya pada hutangnya. Kalau nonton film seru atau gosip terbaru, mereka bisa mengingat semua dengan sempurna. Tetapi giliran ditanyakan mengenai hutangnya dia akan bilang kalau dia lupa.

Pura-pura lupa ini digunakan sebagai jurus pamungkas demi memusnahkan hutangnya. Solusi untuk menghadapi si pura-pura lupa adalah pantang menyerah. Kalau dia konsisten pura-pura lupa, Anda juga bisa konsisten untuk menagihnya.

Gunakan semua alat komunikasi untuk mengingatkan dia, mulai dari whatsapp, sms, telepon, dan alat komunikasi lainnya.

 

#5 Si Sok Sibuk

Tipe penghutang yang satu ini, setiap ditagih biasanya akan memberikan alasan sibuk dengan pekerjaan dan kegiatan penting lainnya. Seolah-olah buat mereka membayar hutang itu bukan karena tidak mampu tetapi karena tidak ada waktu.

Untuk yang tipe seperti ini Anda dapat menulis pelunasan hutang di agendanya, dan pakai reminder. Tegaskan pada mereka untuk melunasi hutangnya ke kita adalah salah satu hal wajib dari agendanya.

Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan itu Berbeda - Perencanaan Biaya Kuliah Anak - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Tolak Penggunaan Hutang Untuk Biaya Kuliah Anak]

 

#6 Si Belagak Miskin

Untuk tipe yang ini, penghutang tidak malu untuk menghindar dari kewajibannya membayar hutang dengan berlagak miskin.

Mereka akan beralasan tidak ada uanglah, lagi banyak kebutuhanlah, belum gajianlah, kirim uang ke kampunglah, dan modus lain agar bisa dikasihani. Tetapi kenyataannya Anda bisa menemukan mereka sedang hang out atau ngopi-ngopi atau shopping.

Untuk tipe penghutang seperti ini, Anda jangan luluh dengan berjuta alasan yang mengundang simpati. Jangan pantang menyerah untuk menagihnya, dan katakan masak tiap bulan uang gaji bisa habis.

Pilihan lainnya dengan menangkap basah saat dia lagi hang out atau pas shopping. Tagih hutangnya secara santai, seolah-olah Anda tak sengaja ada di tempat yang sama. Mau alasan tidak punya uang lagi? Langsung saja tunjuk belanjaannya.

 

#7 Si Sulit Dilacak Keberadaannya

Tipe penghutang yang ini sudah sama dengan belut. Licin, susah ditemui bak hilang ditelan bumi. Ditelepon aktif tapi tidak diangkat, kirim pesan lewat sms, bbm, whatsapp juga tidak direspon. Bahkan bisa mendadak hilang atau tidak ada saat dirumah didatangi.

Solusinya harus minta bantuan “mata-mata” yang sering bertemu dengan dia. Anggap saja kita punya informan yang bisa membantu memberi informasi saat si penghutang ini muncul. Dan saat itulah Anda hampiri untuk menagih hutang.

 

Hutang Haruslah Dibayar

Hutang itu adalah kewajiban yang harus dilunasi sampai kapanpun. Saat ada yang berhutang sama kita, jangan pernah takut atau merasa bersalah saat menagih karena itu adalah hak kita. Demikian juga ketika kita berhutang, jangan lupa untuk membayarnya kepada teman kita yang meminjamkan uang.

 

Apakah Anda pernah memberikan piutang dan tidak kunjung dibayar oleh teman Anda? Bagikan pengalaman Anda dalam memberikan pinjaman uang dan menagih piutang tersebut melalui kolom yang tersedia di bawah ini dan jangan lupa untuk membagikan setiap artikel dari Finansialku kepada rekan-rekan dan kenalan Anda. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 14 Oktober 2015. Cara Jenius Menagih Hutang Menggunakan 4 Trik Psikologi. Meretas.com – https://goo.gl/FBGxHS
  • Tung Desem Waringin. 23 Agustus 2016. Ini Dia Tips Cara Menagih Hutang Kepada Teman Anda. Detik.com – https://goo.gl/mdKXQ1
  • Tridanti. Sssttt… Ini Dia 10 Cara Elegan Menagih Hutang Dari Teman yang Jago Ngeles. Hipwee.com – https://goo.gl/F2cs0n
  • Tifanny. 13 Maret 2017. Kenali Dulu 7 Tipe Penghutang Ini Supaya Gak Merasa Terjebak. Duitpintar.com – https://goo.gl/ISQ9w3

 

Sumber Gambar:

  • Pelupa – https://goo.gl/JXtHbI dan https://goo.gl/YB8opG

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana

Eunike Oktavia Tejosusilo, SE., M.Ak., Ak., CA
Eunike Oktavia Tejosusilo., S.E., M.Ak., Ak., CA adalah seorang ibu rumah tangga, dosen, dan akuntan independen. Memiliki background pendidikan S1 dan S2 di Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Kristen Maranatha. Memiliki pengalaman di bidang pembuatan laporan keuangan, audit, analisa laporan keuangan, dan sistem akuntansi perusahaan.

22 Comments

  1. Erwin 14 June 2017 at 23:41 - Reply

    Intinya kalo uang sudah di orang 90%ga balik lagi,,ane ngalamin bikin gedek,,janji cepat bayar harus ditagih kayak pengemis,,intinya kalo yg gigih meminjam hutang adalah orang yg sulit bayar,,tapi orang yg malu kalo minjem biasanya cepat dan kalo uang sudah diorang siap2 iklasin walau gapernah bakal ikhlas

    • Finansialku
      Finansialku 15 June 2017 at 08:59 - Reply

      Hi Pak Erwin, terima kasih telah mengunjungi Finansialku.com
      Ya betul kata Pak Erwin, kita perlu mempertimbangkan sebelum memberikan pinjaman kepada orang lain.
      Semoga artikel kami dapat bermanfaat.

  2. ella 15 September 2017 at 11:50 - Reply

    Uang saya ada di orang sekitar 12 juta, dia janji akan mencicil utang itu setiap Bulan, tetapi janji tinggal janji, kenyataannya sampai saat ini dia belum bayar juga. Saya mohon pencerahannya agar dia mau membayar utangnya.

    • Finansialku
      Finansialku 7 October 2017 at 02:06 - Reply

      Hi Bu Ella
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Kami sangat menyayangkan banyak orang yang kurang komitmen dengan janji, terlebih mengenai utang.
      Kami sarankan Ibu tetap sabar untuk menagih atau bisa dengan menarik jaminan.
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  3. Ria 20 October 2017 at 10:57 - Reply

    Sahabat sendiri tuuh.. Mu nagih tapi kasian Dulu janji mu bayar nyicil tiap bln,,, eh nyatanya sdh ampir 3 thn gda resfon, gda basa basi pula,,,

    • Finansialku
      Finansialku 28 October 2017 at 09:35 - Reply

      Hi Bu Ria
      Memang sering kali begitu, lupa pada saat membayar kembali.
      Semoga kasus Bu Ria dapat segera terselesaikan.
      Terima kasih.

  4. Ichaa. 4 November 2017 at 18:03 - Reply

    Tetangga saya punya hutang awalnya alesannya untuk modal jualan,nnti bayarnya scptnya dan di tambahin dari harga hutangnya,tapi sampai skrg saya tunggu2 belum bayar2.saya mau nagihinnya ga enak.tapi saya lagi butuh 😥😤😤😤😤😤.

    • Finansialku
      Finansialku 7 November 2017 at 22:28 - Reply

      Hi Bu Icha
      Terima kasih atas sharringnya, sangat bermanfaat.
      Semoga utang-utang tersebut dapat segera terlunasi.

  5. Ratna Pangestu 10 January 2018 at 15:04 - Reply

    Si belagak Miskin itu yang saya alami setelah memberikan pinjaman uang kepada teman saya sebut saja dia “DS”
    Awalnya bilang butuh banget ini itu ntar bakal dicicil setiap hari malah pake ngomong “demi Allah bakalan dia cicil setiap hari”
    Nyatanya hutang dari oktober 2016 sampe hari ini ngk ada sepeserpun di cicil di tagih selalu alesan ini itu lg susah musibah dll ada aja dramanya tiap bulan, pas diingetin dulu pas minjem ngomong pake “Demi Allah” eh dia malah marah katanya kita ngk percayaan banget, berbagai drama tiap ditagih tapi bisa kebeli mobil, liburan jalan2, mobilnya dimodifasi terus2an gonta ganti Hp dll dah bener2 kehabisan kata2 buat nagih tapi bnr2 blm bisa ikhlas masih nyesek bgt rasanya

    • Finansialku
      Finansialku 11 January 2018 at 08:35 - Reply

      Hi Bu Ratna
      Kami menyesalkan atas kejadian yang menimpa Ibu Ratna.
      Terima kasih atas sharringnya, sangat bermanfaat.
      Semoga sharing Ibu, dapat menginspirasi pembaca lainnya.

  6. Sabudi 11 January 2018 at 14:21 - Reply

    hem, memang klo sdh urusanya sama mr D, susah, klo melihat awal begitu luas kata dan bibir untuk meyakinkan, tapi ternyata, hatinya dan niatnya,

    intinya siapapun ” bertitel or tidak ” MANUSIA ” MUSTI HATI HATI. 2013 memulai dan skrg 2018, janji dan bertabur janji,
    skrgpun sms tlp tak pernah mau angkat dan balas ” temen,

    semoga ALLOH MEMBERIKAN REJEKI buatnya “DA-kopo”

    Yakinlah MATi itu pasti, yakin yg punya rasa takut semoga bagian imanya masih hidup….

    • Finansialku
      Finansialku 12 January 2018 at 16:35 - Reply

      Hi Pak Sabudi
      Terima kasih atas sharringnya, sangat bermanfaat.
      Semoga sharing Bapak, dapat menginspirasi pembaca lainnya.

  7. dewi 10 February 2018 at 11:59 - Reply

    teman saya pinjem uang tapi galakan dia, saya kasih tau keluarga nya suku karo gk ada yg peduli saya kerumahnya malah saya di caci maki,,, cuma ada di tangan bpkb dan foto ktp , mau lapor polisi kata dia tak hitam di atas putih yg bisa jadi bukti,, sudah disindir dari paling halus sampe paling kasar tetep aja g ada yg kena emang anak bebal mohon pencerahan akan masalah saya

    • Finansialku
      Finansialku 25 February 2018 at 09:37 - Reply

      Hi Bu Dewi
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Kami sangat menyayangkan kondisi tersebut terjadi pada Ibu.
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Banyak orang yang berutang dan berniat tidak mau membayar.
      Daripada kita fokus menagih dan bertengkar, lebih baik pilih jalan positif.
      Tetap menagih dan fokus ke pekerjaan yang menghasilkan.
      Kami yakin jika ibu bekerja dengan tekun, uang sebesar Rp 5 juta itu dapat segera terpenuhi.
      Dan jadikan kasus ini sebagai pelajaran berharga.
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

  8. Mimi 28 March 2018 at 17:50 - Reply

    Ternyata dimana mana survey menunjukkan hal yg sama ya.. awalnya saya dekat sekali dgn si doi, dan mulailah si doi mengutarakan hatinya utk meminjam uang dgn alasan utk modal jual beli mobil dgn ketentuan laba di bagi dua. Cerita punya cerita eh kok diem aja ga ada cerita apa2 setelah mobil laku terjual. Berjalan setahun saya mulai menagih janji, setidaknya klu tdk dapat laba, uangnya di kembalipun tak apa, tp alih2 si doi beralasan terus menerus.. lagi sulit ekonominya lah, mau jual ini itu yg blm laku lah,,, ujung2 malah kita yg disuruh sabar.. sampai2 doi yg punya hutang tp kok serasa kita yg mau berhutang klu pas nagih ya? Ampun deh.. ga takut dosa apa manusia macem itu ya hehhe..

    • Finansialku
      Finansialku 2 April 2018 at 15:33 - Reply

      Hi Bu Mimi,
      Terima kasih atas sharingnya, semoga si peminjam uang diberi hidayah.
      Semoga sharing Ibu, dapat menginspirasi pembaca lainnya.
      Terima Kasih

  9. pemberi utang 10 May 2018 at 20:11 - Reply

    awalnya itu kami deket banget eh ada suatu waktu malem2 dia datang kerumah mau minjem duit gara2 mau bayar tas sekolah, uangnya habis karena kena tipu sedangkan gue cuman punya 100rb ya gue pinjemin aja padahan dianya niatnya pinjem 150rb dari situ lah pas besok2nya dia gak pernah main kerumah lagi padahal dia janji bayarnya sekitar tanggal 5 dan sekarang udah tanggal 10, walaupun yang dia pinjem gak seberapa tapi kan dia ada janjiin mau kembalikan tanggal 5, pas ditanya knp gak main kerumah lagi alesannya karena sibuk, haduuhh rasanya itu yahhh udah deh ya sakitt… mudahan cepet sadar. BTW untung aja gue orangnya gak suka RIBA

    • Finansialku
      Finansialku 10 July 2018 at 10:03 - Reply

      Hi Pak
      Terima kasih atas sharringnya, sangat bermanfaat.
      Semoga sharing Anda, dapat menginspirasi pembaca lainnya.

  10. yanti 26 June 2018 at 13:43 - Reply

    bener banget….ada kawan yg pinjam dengan alasan bapaknya sakit keras.janji tinggal janji….malah sampe sekarang tak bisa dihubungi…uang sejuta melayang….ya anggap sodakoh…iklas gak iklas mo gimana lagi.

    • Tommy Hilman
      Tommy Hilman 29 June 2018 at 13:54 - Reply

      Hi Ibu Yanti
      Terima kasih atas komentar dan sharingnya.
      Semoga sharing Anda, dapat menginspirasi pembaca lainnya.

  11. elsa 9 July 2018 at 10:57 - Reply

    saya punya pacar, kata nya sih mau pinjam uang buat modal usaha nya, awal nya sih saya percaya lalu saya pinjamkan. beberapa minggu kmudian dia anggsur setengah dari bagian hutang nya, dan kmudian dia minjam lagi kpada saya dgn alasan buat brobat org tua ny, trakhir dia gadein hp saya kata nya sih buat bayar uang kpd org lain. semua hutg itu dia janji bkal bayar tapi smpai saat ini dia gak bayar juga. apa saya harus mengikhlas kan semua itu?

    • Finansialku
      Finansialku 10 July 2018 at 10:02 - Reply

      Hi Bu Elsa
      Terima kasih telah menghubungi Finansialku.com
      Menjawab pertanyaan Anda:
      Jika Ibu Elsa bisa, coba lupakan dan move on.
      Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi call center BPJS Ketenagakerjaan di 1500-910
      Semoga jawaban kami dapat bermanfaat.

Leave A Comment