facebook_pixel

Bagaimana Cara Memilih Reksa Dana Saham dengan Barometer Bareksa

Bagaimana cara memilih reksa dana saham? Berikut ini perencana keuangan independen Finansialku akan membahas salah satu cara memilih reksa dana saham dengan menggunakan rating atau barometer investasi.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

Bagaimana Cara Memilih Reksa Dana Saham?

Pertanyaan yang sering ditanyakan oleh investor pemula di reksa dana adalah, bagaiaman cara memilih reksa dana saham? Pertanyaan itu adalah pertanyaan yang sangat wajar, karena di Indonesia terdapat lebih dari 120 produk reksa dana saham.

Bagaimana Cara Memilih Reksa Dana Saham dengan Barometer Bareksa

[Baca Juga: Investasi Reksa Dana Online, Semudah Berbelanja Online]

 

Sebelum membahas mengenai pemilihan produk investasi reksa dana, kami sarankan untuk investor pemula untuk: mempelajari terlebih dahulu cara kerja investasi reksa dana, istilah-istilah yang digunakan dalam investasi reksa dana, peraturan dalam jam transaksi reksa dana, mengecek profil risiko dan berinvestasilah sesuai dengan rencana keuangan.

[Lihat Slide: Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula]

 

Memilih Reksa Dana Saham dengan Menganalisis Grafik

Dalam artikel ini, saya akan jelaskan menggunakan beberapa tools atau fitur yang terdapat di dalam website Bareksa.com. Silahkan daftar terlebih dahulu sebagai member Bareksa.com, agar Anda dapat lebih leluasa mengakses fitur-fitur quick scanning berikut ini.

 

Iklan Bareksa 2 - 728x250 - Jangan Menunda Investasi Reksadana Online 

Idealnya sebagai seorang investor reksa dana, kita perlu memahami performansi atau kinerja reksa dana saham yang ingin kita beli. Salah satu cara memantaunya adalah dengan memperhatikan grafik kinerja produk tersebut selama 3 – 5 tahun. Kemudian kita lihat trend, apakah kecenderungannya meningkat atau menurun.

Dalam artikel ini kami akan menyebutkan contoh produk reksa dana. Contoh yang kami gunakan tidak dapat dijadikan saran investasi apapun. Kami gunakan contoh reksa dana tersebut, sebagai sarana edukasi.

 

Contoh: Reksa Dana Saham – Dana Pratama Ekuitas

Bagaimana Cara Memilih Reksa Dana Saham - Grafik Dana Pratama Ekuitas - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Berdasarkan grafik di atas, dapat dilihat mulai dari Juli 2011 sampai dengan Juli 2015, kinerja Dana Pratama Ekuitas  mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pada akhir tahun 2015, kinerjanya sempat mengalami penurunan. Pada awal tahun 2016, reksa dana saham Dana Pratama Ekuitas mulai mengalami rebound dan kinerja menjadi lebih baik. Selain itu, sebagai investor kita juga dapat mengecek fund fact sheet dan prospektus reksa dana.

 

Melakukan Pemilihan dengan Cepat (Quick Scanning) 

Banyak investor pemula, yang merasa saya masih kurang pede dengan penilaian dan cara membaca grafik saya. Apakah ada cara yang lebih mudah untuk memilih reksa dana saham (quick scanning)? Jawabannya ada. Anda dapat mempertimbangkan fitur rating yang dimiliki Bareksa.com dan Morningstar.com. Keduanya website tersebut memiliki metode penilaian, produk-produk reksa dana.

 

Memilih Reksa Dana Saham dengan Menggunakan Barometer Bareksa

Setelah Anda mendaftar di Bareksa.com, Anda dapat memilih menu DATA & ALAT dan pilih fitur DAFTAR REKSA DANA.

  1. Pilih DATA & ALAT
  2. Pilih Daftar Reksa Dana
  3. Pilih Reksa Dana Saham
  4. Klik tombol Cari
  5. Tunggu sebentar, sistem akan menampilkan daftar produk reksa dana saham. Kemudian geser ke kanan, sampai terlihat Barometer 1 Tahun.
  6. Klik tulisan Barometer 1 Tahun untuk mengurutkan hasil pencarian.

 

 Bagaimana Cara Memilih Reksa Dana Saham - Edit Data dan Alat - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Anda sudah dapat melihat beberapa produk reksa dana saham yang dilengkapi dengan barometer. Reksa dana saham dengan barometer 5 lebih bagus dibandingkan dengan reksa dana saham dengan barometer 1. Pada contoh tabel di atas, produk Schroder Dana Prestasi Plus (SDPP) dan Kharisma Kapital Prima memiliki hasil barometer yang terbaik, dibandingkan reksa dana lainnya.

Jika Anda sudah mengikuti langkah di atas, setidaknya Anda sudah melakukan proses seleksi. Misal Anda memutuskan untuk melakukan analisa lebih lanjut terhadap 10 reksa dana teratas (memiliki barometer Bareksa tertinggi).

 Bagaimana Cara Memilih Reksa Dana Saham - Fokus 10 Reksa Dana Saham dengan Barometer Tertinggi - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Sekarang kita coba buat matriks, untuk membandingkan posisi ke sepuluh produk reksa dana tersebut:

  1. Pilih DATA & ALAT
  2. Pilih MATRIKS REKSA DANA
  3. Pilih HAPUS SEMUA dan checklist top 10 reksa dana yang sudah dipilih sebelumnya.
  4. Pilih PROSES

 

Bagaimana Cara Memilih Reksa Dana Saham - Matriks Reksa Dana - Perencana Keuangan Independen Finansialku 

Anda akan mendapatkan sebuah matriks seperti gambar di atas. Sekarang mari kita lakukan analisa terhadap matriks tersebut:

Bagaimana Cara Memilih Reksa Dana Saham - Matriks Reksa Dana 2 revisi - Perencana Keuangan Independen Finansialku
 

Matriks di atas, terdiri dari 2 sumbu yaitu sumbu X menunjukan risk (risiko) dan sumbu Y menunjukkan return (hasil investasi). Cara membaca matriks di atas adalah: semakin tinggi sumbu Y, artinya hasil investasi produk reksa dana tersebut semakin tinggi. Sebaliknya, semakin rendah sumbu Y, artinya hasil investasi semakin rendah. Jika titik berada di bawah angka 0, maka hasil investasinya bernilai negatif. Semakin kekiri sumbu X artinya, risikonya semakin kecil. Sebaliknya semakin ke kanan berarti risikonya semakin tinggi. Penilaiain risiko dihitung dengan standar deviasi dan variansi.

Jadi tujuan kita adalah mencari titik dengan sumbu Y tertinggi dan sumbu X yang paling kiri.

 

Perhatikan cara kami melakukan rangking:

  1. Pertama buang data-data yang ekstrem dan buatlah sebuah lingkaran (lihat lingkaran bewarna biru).
  2. Di luar lingkaran biru terdapat 2 titik ekstrem, titik nomer 1 adalah reksa dana dengan hasil paling tinggi dan risiko paling rendah.
  3. Di dalam lingkaran biru tersebut terdapat 7 produk reksa dana. Tugas Anda adalah mengurutkan ke tujuh produk reksa dana tersebut. Urutan 2 adalah urutan yang memiliki sumbu Y paling tinggi (hasil investasi tertinggi). Urutan 3 adalah reksa dana yang memiliki sumbu Y tertinggi kedua. Jika ada 2 atau lebih produk reksa dana dengan tinggi yang mirip, pilih titik yang berada di posisi paling kiri (risiko lebih rendah).

 

Setelah Anda Memilih Reksa Dana Saham, Langkah Selanjutnya

Setelah Anda melakukan analisis di atas, Anda akan mendapatkan hasil 1 atau 3 reksa dana terbaik. Anda dapat langsung membeli produk reksa dana tersebut di Bareksa.com. Ingat investasi yang terbaik adalah investasi yang dijalankan! Selamat Mencoba

 

Apakah Anda masih mengalami kesulitan dalam memilih produk reksa dana saham? Silahkan tuliskan kesulitan Anda, kami akan coba bantu.

 

Sumber Gambar:

Rating – http://goo.gl/ClhCDF

 

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

Download Sekarang

 

 

About the Author:

Melvin Mumpuni CFP
Melvin Mumpuni ST., MBA., CFP., QWP adalah seorang perencana keuangan independen dan technopreneur.Memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan Bandung dan mengambil pendidikan pasca sarjana di Sekolah Bisnis dan Management Institut Teknologi Bandung (MBA - ITB). Memiliki pengalaman di bidang personal finance, corporate finance, internet marketing dan technopreneurship.

Leave A Comment