Hati-hati Barang Bawaan Anda Saat Renovasi Rumah

Bagaimana sih caranya membawa barang bawaan Anda saat renovasi rumah?

Jika Anda juga berminat untuk renovasi rumah Anda, perhatikan beberapa hal agar barang bawaan Anda tidak rusak.

Penasaran bagaimana tipsnya? Cek artikel berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Barang Bawaan Rusak = Biaya Tambahan

Tidak dapat dipungkiri, rumah lama kelamaan akan menua dan rusak meski digunakan dengan baik. Contohnya saja cat yang mengelupas karena perubahan cuaca, langit-langit yang mulai bocor, dan sebagainya.

Semua itu bisa terjadi karena perubahan cuaca dan bahan baku pembuatan rumah. Namun sebaik apapun rumah dibangun, waktu tetap akan memakan rumah perlahan-lahan.

Artinya, renovasi memang terkadang dibutuhkan. Kabar buruknya adalah renovasi rumah biasanya memakan biaya yang tergolong cukup besar.

Hati-hati Barang Bawaan Anda Saat Renovasi Rumah 02 - Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: Ingin Membeli Rumah dengan KPR Sekaligus Membuat Bisnis, Apakah Mungkin?]

 

Nah, di samping biaya renovasi tersebut, biasanya muncul biaya tambahan akibat kerusakan yang terjadi saat renovasi. Sebagai contoh adalah kerusakan pada bagian rumah yang lain, kerusakan perabot rumah, dan masih banyak lagi.

Lalu bagaimana meminimalkan biaya tambahan ini?

Sebenarnya, ada beberapa tips mudah bagi Anda agar barang bawaan tidak rusak saat renovasi rumah. Barang bawaan yang dimaksud mencakup isi rumah dan bagian rumah bawaan sebelum renovasi.

Melalui artikel berikut ini, Finansialku akan menjabarkan beberapa tips mudah untuk meminimasi biaya tambahan akibat kerusakan barang bawaan Anda saat renovasi rumah:

 

#1 Perhatikan Renovasi Atap

Apakah Anda pernah merasa malas merenovasi rumah karena kebocoran kecil? Saya juga merasa demikian. Bayangkan, hanya karena kebocoran kecil, perlu dilakukan renovasi besar-besaran.

Sayangnya, mau tidak mau atap adalah hal yang krusial di rumah. Tanpa renovasi, rumah Anda bisa kebanjiran karena bocor yang semakin besar.

Namun seringkali pekerja bangunan harus merenovasi lebih dari yang diminta.

Mengapa?

Sebab saat renovasi mungkin saja kaki salah melangkah dan menyebabkan kebocoran lain. Bahkan kasus terburuknya adalah langit-langit rumah bisa amblas.

Hati-hati Barang Bawaan Anda Saat Renovasi Rumah 03 Renovasi Rumah Atap - Finansialku

[Baca Juga: Kredit Rumah: Kalkulator KPR, Contoh Produk dan Cara Cepat Lunasi KPR]

 

Oleh karena itulah, selalu perhatikan renovasi atap rumah terutama beberapa hal berikut ini:

  • Pastikan kaki menapak di rangka bawah genteng, namun hati-hati rangka lapuk jika rangka terbuat dari kayu.
  • Minimalkan kerusakan genteng lainnya karena kecerobohan saat mengganti genteng rusak.
  • Selalu melangkah perlahan di atas genteng, hindari menjejakkan kaki terlalu keras dan bersamaan.

 

#2 Perhatikan Perbaikan Jendela atau Pintu

Perbaikan kedua yang umum dilakukan adalah pada jendela atau pintu, dimana biasanya dilakukan perbaikan engsel-engsel atau plitur ulang untuk mengembalikan keindahan kusen kayu.

Nah, agar Anda tidak perlu mengganti jendela secara keseluruhan, tipsnya adalah dengan berhati-hati saat memperbaiki satu bagian jendela atau pintu. Jangan sampai Anda malah menggesek atau merusak bagian lainnya.

Beberapa tips dalam meminimalisasi kerusakan saat renovasi jendela atau pintu adalah sebagai berikut:

  • Saat memperbaiki engsel, gunakan peralatan secara perlahan agar tidak merusak bagian kusen. Jika perlu, tutup kusen dengan bantalan agar aman.
  • Saat memperbaiki kusen, misalnya plitur atau cat, tutup bagian engsel dengan kertas koran agar tidak tersemprot atau rusak.

 

Hati-hati Barang Bawaan Anda Saat Renovasi Rumah 04 Renovasi Rumah Pintu - Finansialku

[Baca Juga: Jika Punya Uang Lebih: Mempercepat Pelunasan KPR atau Melakukan Investasi?]

 

#3 Amankan Perabot Rumah

Perabot rumah juga merupakan salah satu benda rawan rusak saat renovasi rumah, terutama apabila renovasi dilakukan di dalam (indoor). Oleh karena itu, disarankan untuk selalu mengamankan perabot rumah saat renovasi.

Beberapa tips yang bisa Anda aplikasikan untuk menyelamatkan perabot rumah bawaan Anda adalah sebagai berikut:

  • Tutupi seluruh perabot dengan plastik atau kertas koran agar aman dari cat atau debu.
  • Beri bantalan pada benda-benda mudah pecah (misal: meja kaca atau cermin), untuk berjaga-jaga kejatuhan perkakas renovasi yang berat.
  • Apabila memungkinkan, pindahkan perabot ke bagian rumah yang tidak direnovasi.

 

#4 Amankan Alat Elektronik dan Perkakas Dapur

Apabila renovasi juga dilakukan di daerah dapur, sebaiknya amankan seluruh alat elektronik dan perkakas dapur yang ada.

Sebagai contoh, jangan biarkan microwave Anda rusak akibat tersenggol atau terkena cat. Atau mungkin jangan biarkan piring-piring pecah karena kejatuhan palu atau perkakas lainnya.

Karena tergolong kecil, sebaiknya pindahkan seluruh perkakas dapur dan alat elektronik (misalnya: peralatan makan, rice cooker, microwave, bahan makanan, dan peralatan masak) ke bagian rumah yang tidak direnovasi.

Hati-hati Barang Bawaan Anda Saat Renovasi Rumah 05 - Finansialku

[Baca Juga: Langkah Yang Harus Diperhatikan Saat Mengajukan KPR dan Peminjaman Renovasi di BPJS Ketenagakerjaan, Agar Lolos Verifikasi]

 

#5 Amankan Barang Berharga

Terkadang barang di rumah juga bisa rusak atau hilang akibat keteledoran pekerja bangunan. Karena mereka fokus pada renovasi rumah, terkadang mereka tidak mempedulikan barang berharga lain di rumah dan memperlakukannya sembarangan.

Dengan demikian, sebaiknya Anda mengamankan semua barang yang dinilai berharga dengan menguncinya di kamar yang aman.

Sebagai contoh, jangan biarkan vas bunga kristal Anda berserakan di meja, bisa saja vas itu pecah atau rusak. Hindari juga menaruh tas dan handphone sembarangan untuk meminimalkan kehilangan dan kerusakan.

Sebenarnya bukan berburuk sangka jika pekerja bangunan ceroboh, namun tidak ada salahnya mengantisipasi kerusakan bukan?

Dengan demikian Anda bisa meminimasi biaya tambahan yang muncul akibat renovasi.

 

Meminimalkan Biaya Tambahan akibat Kerusakan saat Renovasi Rumah

Izinkan saya berbagi pengalaman renovasi rumah. Jujur saja, renovasi rumah memang menyebalkan sekali. Saya sudah mengamankan seluruh perabot dan memberi banyak waktu bagi pekerja bangunan agar mereka bekerja dengan berhati-hati dan tak terburu-buru.

Namun hasilnya, tetap saja banyak kerusakan kecil, misalnya ujung sofa yang rusak akibat digeser hingga menabrak dinding, teralis jendela yang terkena tetesan cat, hingga gagang pintu yang patah.

Renovasi Apartemen Ini Sumber Dana yang Patut Dipertimbangkan 2 - Finansialku

[Baca Juga: Cek Dulu Hal-hal Ini Saat Anda Ingin Membeli Rumah Baru Dibangun]

 

Bayangkan kerusakan yang bisa terjadi apabila saya tidak mengamankan beberapa barang tersebut, tentunya bisa lebih parah lagi.

Dengan demikian, cobalah aplikasikan beberapa tips di atas untuk menyelamatkan barang bawaan Anda saat renovasi rumah.

Meski tidak 100% aman, setidaknya Anda sudah meminimalkan biaya tambahan akibat kerusakan tersebut.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Jangan lupa bagikan artikel ini untuk teman-teman Anda yang juga sedang kebingungan dalam menyelamatkan perabotnya saat renovasi rumah.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai tips mengamankan barang bawaan Anda saat renovasi rumah lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Hardian. 7 Desember 2017. Renovasi Rumah, Ini 4 Barang yang Rawan Rusak dan Jadi Biaya Tambahan. Blog.duitpintar.com – https://goo.gl/samAeD

 

Sumber Gambar:

  • Barang Bawaan Renovasi Rumah 1 – https://goo.gl/fGR1bL
  • Barang Bawaan Renovasi Rumah 2 – https://goo.gl/3GoLXk
  • Renovasi Rumah Bagian Atap – https://goo.gl/6XAcqs
  • Renovasi Rumah Bagian Pintu – https://goo.gl/VRQpJg
  • Renovasi Rumah – https://goo.gl/KjHBEs

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

By |2017-12-24T23:39:51+00:00December 25th, 2017|Categories: Asuransi Rumah, KPR - Kredit Kepemilikan Rumah|Tags: , , , |0 Comments

About the Author:

Fransiska Ardela, S.T
Fransiska Ardela, S.T. memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang pendidikan, product management, dan entrepreneurship.

Leave A Comment