Pernahkah Anda menyaksikan berlangsungnya upacara pemakaman Toraja? Berapa ya besar biaya upacara pemakaman Toraja tersebut?

Mari cari tahu jawabannya dalam artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Rambu Solo, Salah Satu Upacara Pemakaman Termahal di Indonesia

Indonesia merupakan negara dengan jumlah suku dan budaya yang beragam. Masing-masingnya memiliki adat dan kebiasaan berbeda yang harus senantiasa dipelihara dan diturunkan agar tetap terjaga.

Berbagai adat tercipta dari sejumlah kebiasaan yang dilakukan secara berulang hingga akhirnya terbentuk menjadi adat.

Adat pun terbagi kembali ke dalam beberapa hal, mulai dari adat makan, adat berpakaian, adat pernikahan, hingga adat pemakaman.

Seperti yang kita ketahui, pernikahan memegang peranan penting dalam hidup seseorang.

Tidak heran apabila pernikahan membutuhkan biaya yang tidaklah sedikit.

Uniknya di Indonesia, tidak hanya pernikahan saja yang dihelat mewah, meriah, dan mahal, adat upacara kematian pun bisa dihelat mewah dan mahal di sebagian suku di Indonesia.

Hampir sama seperti upacara pernikahan, biaya yang dikeluarkan untuk upacara pemakaman ini pun terbilang besar.

Hal ini dikarenakan sejumlah perlengkapan yang masing-masing dibandrol dengan harga yang tinggi.

Upacara Pemakaman Rambu Solo 02 - Finansialku

[Baca Juga: 10+ Tempat Wisata Jawa Barat Populer yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan]

 

Salah satu upacara pemakaman yang memakan biaya tinggi berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya Tana Toraja, Rambu Solo.

Kabarnya, upacara Rambu Solo masuk ke dalam upacara pemakaman termewah dan termahal.

Biaya yang dihabiskan tidak hanya jutaan atau ratusan juta, melainkan sampai menembus miliaran hingga triliunan rupiah. Jumlah yang fantastis bukan?

Tidak heran jika setiap masyarakat Suku Toraja harus selalu siap siaga untuk mengumpulkan biaya upacara pemakaman sedari jauh hari.

 

Rambu Solo bagi Tana Toraja

Masyarakat Toraja menganut “aluk” atau adat yang merupakan kepercayaan, aturan, dan ritual tradisional ketat yang ditentukan oleh nenek moyangnya.

Meskipun saat ini mayoritas masyarakat Toraja banyak yang memeluk agama Protestan atau Katolik, tetapi tradisi-tradisi leluhur dan upacara ritual masih terus dipraktikkan.

Masyarakat Toraja membuat pemisahan yang jelas antara upacara dan ritual yang terkait dengan kehidupan dan kematian. Hal ini karena ritual-ritual tersebut terkait dengan musim tanam dan panen.

Tidak heran pula jika cukup banyak upacara yang dilakukan oleh masyarakat Toraja di setiap momen kehidupannya.

Upacara Pemakaman Rambu Solo 03 - Finansialku

[Baca Juga: Penerbangan di Husein Dipindah ke Bandara Kertajati 1 Juli 2019]

 

Rambu Solo menjadi salah satu upacara yang harus dilakukan. Masyarakat Toraja meyakini, tanpa upacara Rambu Solo, arwah orang yang meninggal akan memberikan kemalangan pada keluarga yang ditinggalkannya.

Upacara adat kematian masyarakat Toraja ini juga dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan penghantaran arwah orang yang meninggal menuju alam roh.

Waktu mempersiapkan upacara Rambu Solo tidaklah sebentar, bahkan bisa berbulan-bulan. Alhasil, sebelum keluarga mampu melangsungkan upacara, orang yang meninggal akan diperlakukan sebagai orang sakit, bukan meninggal.

Orang yang telah meninggal akan tetap diperlakukan layaknya masih hidup.

Misalnya, disajikan makanan dan minuman, diajak bercerita, dibaringkan saat akan tidur, diajak bercanda, dan sebagainya.

Perlakuan tersebut bukan hanya dari keluarga tapi juga oleh tetangga sekitar.

 

Persyaratan Rambu Solo

Untuk melaksanakan upacara pemakaman Rambu Solo, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi keluarga almarhum.

Salah satunya, hewan kurban berupa kerbau dan babi.

Bagi masyarakat Toraja, kerbau adalah hewan suci yang dapat menghantarkan arwah ke puya (surga).

Kerbau yang dikurbankan pun tidaklah sembarang, melainkan Tedong Bonga atau kerbau bule/belang yang juga dikenal sebagai kerbau lumpur.

Sesuai namanya kerbau ini punya warna kulit belang (albino). Harga satu ekor kerbau berkisar Rp20-50 juta. Tapi, ada pula kerbau yang harganya mencapai Rp600 juta.

Upacara Pemakaman Rambu Solo 04 - Finansialku

[Baca Juga: Kata-Kata Bijak Ridwan Kamil yang Inspiratif, Kreatif dan Inovatif!]

 

Jumlah hewan yang dikurbankan tergantung pada strata sosial keluarga yang ditinggalkan.

Semakin tinggi strata sosialnya, semakin banyak jumlah kurbannya. Misalnya, untuk strata sosial menengah, kerbau dan babi yang dibutuhkan berkisar antara 8-10 ekor kerbau dan 30-50 ekor babi. Sementara kalangan bangsawan bisa mencapai 25-150 ekor kerbau.

Sebelum dilakukan proses penyembelihan, kerbau-kerbau ini akan diarak keliling desa sebagai bentuk penghormatan.

Setelah itu, kerbau akan dipertarungkan, baru disembelih. Daging kerbau akan dibagikan pada semua orang yang membantu proses pelaksanaan upacara ini.

Selain hewan kurban, upacara pemakaman Rambu Solo juga mewajibkan peti jenazah dihiasi berbagai pernak-pernik perhiasan.

Peti jenazah akan dihias dengan kain adat dan tali yang terbuat dari emas dan perak.

Di dalam peti juga dilengkapi barang-barang yang diyakini sebagai “bekal perjalanan” arwah menuju surga.

Barang-barang tersebut berupa pakaian, perhiasan, hingga sejumlah uang. Jika memiliki anggota keluarga lain yang telah lama meninggal, keluarga juga dapat “menitipkan bekal” di dalam peti jenazah yang baru meninggal tersebut.

Setelah melewati upacara, almarhum akan diarak menuju pemakaman yang berupa dinding tebing.

 

Total Biaya Upacara Pemakaman Rambu Solo

Melihat banyaknya persyaratan dengan perlengkapan yang tentu saja tidaklah murah, diperkirakan biaya untuk melangsungkan upacara ini bisa mencapai Rp4-5 miliar.

Untuk mengumpulkan biaya ini, setiap anggota keluarga akan berpartisipasi dan menyerahkan harta yang dimiliki.

Tapi, jangan salah, walau terkesan sebagai “sumbangan”, setiap uang keluarga ini akan dianggap sebagai utang budi atau utang piutang yang harus dibayarkan.

Caranya, dengan memberikan nominal yang sama saat orang yang memberi sumbangan melaksanakan upacara ini di kemudian hari. Jadi sumbangan tersebut akan dicatat dengan cermat dan detail.

Masyarakat Suku Toraja - Finansialku

[Baca Juga: Mau Untung Besar di Bisnis Waralaba Kesehatan & Kecantikan? Baca Dulu Informasinya]

 

Berhubung uang sumbangan tersebut telah dicatat dengan cermat dan detail, maka sebenarnya Anda bisa semakin mudah untuk mengumpulkan dana sumbangan untuk upacara pemakaman Rambu Solo (jika Anda akan mengadakannya).

Untuk mengumpulkan dana tersebut, Anda disarankan untuk cermat dan teratur dalam merencanakannya.

Anda bisa menggunakan Aplikasi Finansialku untuk menyelesaikan masalah ini.

Aplikasi Finansialku merupakan sebuah aplikasi yang akan membantu memberikan gambaran lengkap kondisi keuangan Anda.

Anda dapat mengelola keuangan dan merencanakan keuangan dengan cara yang mudah.

Salah satu fitur yang bisa Anda gunakan dalam hal perencanaan keuangan ialah fitur perencanaan dana membeli barang.

Anda bisa menghitung berapa jumlah uang yang harus disisihkan tiap bulannya untuk mencapai jumlah dana yang dibutuhkan sebagai dana sumbangan.

Caranya pun sangatlah mudah, Anda bisa menonton video tutorial satu ini:

 

Anda hanya perlu mengganti beberapa data seperti nama barang, harga, dana yang telah tersedia, besar inflasi, dan estimasi hasil investasi Anda. Anda bisa menggunakannya untuk perencanaan kebutuhan lainnya.

Bagaimana? Mudah bukan? Yuk segera miliki aplikasinya dengan men-download-nya melalui Google Play Store atau lakukan registrasi terlebih dahulu melalui PC.

Dapatkan potongan harga berlangganan hingga Rp50.000 dengan kode promo: POTONG50RIBU untuk menjadi member Premium agar Anda bisa berkonsultasi tanpa batas dengan Konsultan Keuangan Bersertifikat dari Finansialku.

Selamat mencoba dan semoga berhasil!

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Pertahankan dan Lestarikan Setiap Budaya Indonesia

Meskipun membutuhkan biaya yang besar, namun budaya tetaplah budaya.

Budaya harus tetap dijaga, dipertahankan, dan tentu saja dilestarikan agar tidak hilang begitu saja.

Terdapat nilai-nilai kepercayaan yang dianut di dalamnya dan tentu saja masih diyakini oleh sebagian masyarakat Indonesia.

 

Apakah Anda pernah menyaksikan upacara pemakaman Rambu Solo? Bagaimana dengan upacara pemakaman suku Anda?

Bagikan cerita Anda dalam kolom bawah ini. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Barry Kusuma. 31 Maret 2015. Rambu Solo, Tradisi Pemakaman Unik di Tana Toraja. Travel.kompas.com – http://bit.ly/2m5PwUA
  • Chaerunnisa. 1 Februari 2019. Habiskan Miliaran Rupiah! Ini 4 Upacara Pemakaman di Indonesia Termahal Sejagat. Moneysmart.id – http://bit.ly/2kAt0Td
  • Ulfa Sekar. 20 Juli 2018. Indonesia Punya Rambu Solo, Upacara Pemakaman Termahal di Dunia. Moneysmart.id – http://bit.ly/2lIhBRu

 

Sumber Gambar:

  • Upacara Pemakaman Rambu Solo 1 – http://bit.ly/2lYwKyf
  • Upacara Pemakaman Rambu Solo 2 – http://bit.ly/2kyyzle
  • Upacara Pemakaman Rambu Solo 3 – http://bit.ly/2lFAKUf
  • Upacara Pemakaman Rambu Solo 4 – http://bit.ly/2lJRjOI
  • Masyarakat Suku Toraja – http://bit.ly/2kpzlB9