Semua pembangunan infrastruktur tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Lalu, apa saja agenda BPJS Ketenagakerjaan untuk bisa memenuhi rencana pembangunan infrastruktur dan pelayanannya?

Jika Anda adalah salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan, jangan lewatkan artikel penting berikut ini tentang kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dengan lembaga jaminan sosial di ASEAN.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

Kerja Sama Investasi yang Berawal dari Pertemuan ASSA

BPJS ketenagakerjaan mengajak lembaga jaminan sosial di negara-negara ASEAN untuk melakukan investasi. Sasaran yang dituju untuk investasi ini adalah pada proyek-proyek infrastruktur di negara-negara berkembang.

Alasan dari BPJS mengajak lembaga jaminan sosial sejawat yang ada di ASEAN adalah karena besarnya investasi mereka.

Peluang ini bisa dikembangkan untuk dimaksimalkan sehingga akan memberikan dampak yang positif.

Keinginan BPJS Ketenagakerjaan untuk menjalin kerja sama diungkapkan pada pertemuan anggota ASSA di Nha Trang, Vietnam pada 18 September 2018 lalu.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan yakni Agus Susanto menggagas kolaborasi untuk investasi dengan bentuk pengumpulan dana.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Peran dan Kolaborasi Antar Institusi Jaminan Sosial

Investasi yang ditujukan pada proyek-proyek pembangunan akan dapat dilakukan di negara manapun. Negara berkembang membutuhkan tambahan dana yang bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur di negeri mereka.

Hal tersebut juga dibutuhkan di negara-negara maju, karena walau bagaimanapun juga anggaran negara pasti terbatas.

Setiap negara pastinya memiliki kondisi yang berbeda-beda mengenai kebutuhan tambahan dana untuk investasi pada proyek-proyek pembangunan.

Tentunya peran dari lembaga jaminan sosial bisa memberikan andil yang besar guna mengatasi masalah ini.

 

Proyek Infrastruktur BPJS TK: Apa Saja Agendanya?

Pada saat ini yakni terhitung hingga bulan Agustus 2018, BPJS Ketenagakerjaan telah mengelola dana yang jumlahnya mencapai Rp339,7 triliun.

Dana yang sangat besar tersebut tentunya dikelola dengan baik oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan dengan cara diinvestasikan ke berbagai sektor.

Sektor-sektor seperti keuangan, transportasi, industri, pertambangan hingga infrastruktur telah menerima investasi dari BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan menginvestasikan dana tersebut secara tidak langsung, dengan menginvestasikannya dalam bentuk saham, obligasi serta Surat Berharga Negara atau SBN.

Iklan Banner Perencanaan Dana Membeli Rumah - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Agenda 1: Koordinator Saling Memberikan Informasi Tentang Investasi

Kerja sama yang akan dilakukan antara lembaga-lembaga jaminan sosial ini nantinya akan berperan sebagai investment hub.

Tugas dari lembaga-lembaga ini yaitu menjadi koordinator untuk memberikan informasi mengenai investasi proyek infrastruktur pada negara masing-masing.

Peran sebagai pemberi informasi mengenai bagaimana proyek pembangunan yang ada di negara masing-masing sangatlah penting. Adanya kerja sama ini akan memberikan informasi mengenai proyek-proyek pembangunan di ASEAN.

Informasi-informasi ini membuat investor akan lebih leluasa dalam memilih dimana uang bisa diinvestasikan dengan tepat.

BPJS Ketenagakerjaan Menggandeng Lembaga ASEAN 02 BPJS Ketenagakerjaan 2 - Finansialku

[Baca Juga: Apa Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan Untuk Karyawan Kontrak?]

 

Agenda 2: Fokus Pada Sektor yang Diinvestasikan

Fokus yang akan diutamakan pada kerja sama ini adalah pada sektor pendanaan infrastruktur, hal ini sesuai yang dijelaskan oleh Utoh Banja selaku Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga di BPJSTK.

Kejelasan mengenai bagaimana skemanya dapat diketahui pada waktu yang akan datang karena kerja sama ini baru saja dimulai.

Tentunya kepastian skema yang bisa diketahui saat ini adalah bentuk investasi tersebut dapat berupa proyek ataupun portofolio.

BPJS Ketenagakerjaan Menggandeng Lembaga ASEAN 03 BPJS Ketenagakerjaan 3 - Finansialku

[Baca Juga: Alasan Inilah Yang Menyebabkan BPJS Ketenagakerjaan Dibutuhkan]

 

Agenda 3: Skema Rencana Bentuk Investasi

Skema yang telah pasti untuk saat ini diantaranya adalah jenis investasi yang bisa dilakukan.

Investor bisa memilih untuk jenis investasi langsung ataupun tidak langsung. Penanaman modal tersebut memiliki sasaran pada negara-negara yang ada di ASEAN.

Mereka yang berinvestasi akan menggunakan pedoman pada masing-masing lembaga, sehingga bisa jadi berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Kerja sama yang nantinya akan dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan ini tidak akan membuat mereka memperoleh keuntungan berupa komisi.

Peran yang dilakukan memiliki tujuan untuk mendapatkan investor dari luar negeri sehingga bisa memaksimalkan proyek pembangunan di Indonesia.

Dana yang telah terkumpul nantinya akan dikelola oleh manajemen tersendiri sehingga BPJS Ketenagakerjaan tidak akan memfasilitasi hal tersebut itu.

BPJS Ketenagakerjaan Menggandeng Lembaga ASEAN 04 BPJS Ketenagakerjaan 4 - Finansialku

[Baca Juga: Jika Karyawan Resign atau Kena PHK, Bagaimana Status Kepesertaan BPJS Kesehatan?]

 

Agenda 4: Pengelolaan Dana dan Pembiayaan Jangka Panjang

Pihak BPJS akan menawarkan mengenai investasi jangka panjang di Indonesia yang memiliki prospek bagus sehingga akan memberikan keuntungan kedepannya.

Salah satu hak yang biasanya juga dijadikan pertimbangan pada saat akan melakukan investasi adalah kesesuaian dengan pengelolaan jangka panjang.

Kerja sama yang dilakukan tersebut akan membuat BPJS Ketenagakerjaan memperoleh mitra investasi yang berkompeten.

BPJS Ketenagakerjaan akan menawarkan investasi yang ada di Indonesia dengan prospek yang bagus, memiliki liabilitas dan sesuai dengan pengelolaan dana jangka panjang lembaga jaminan sosial.

 

Diharapkan dari hasil kerja sama tersebut, BPJS Ketenagakerjaan dapat memperoleh mitra investasi yang berkompeten baik dari sisi pendanaan, keahlian dan pengalaman, sehingga bisa memberikan keuntungan yang optimal.

Kerja sama yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan ini akan membuat semakin banyak dana dari investor luar negeri yang masuk ke Indonesia.

Dampak positif yang juga akan diterima oleh negeri ini yaitu pendanaan untuk proyek infrastruktur semakin besar.

Investor yang berasal dari lembaga penjamin sosial ini memiliki kelebihan karena mereka mengelola dana dalam jangka panjang.

Hal ini sesuai dengan keinginan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang merupakan proyek jangka panjang dan membutuhkan dana besar.

BPJS Ketenagakerjaan Menggandeng Lembaga ASEAN 05 BPJS Ketenagakerjaan 5 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Perusahaan Asuransi Menyediakan Jaminan Kecelakaan Kerja?]

 

Agenda 5: Proyek Infrastruktur Anggota ASSA

Keinginan kerja sama dalam bidang pendanaan untuk proyek infrastruktur ini sesuai dengan Bappenas. Pihak tersebut bahkan telah mempersiapkan proyek mana yang membutuhkan investasi dari anggota ASSA nantinya.

Kerja sama dengan bentuk yang hampir sama ini pernah dilakukan organisasi OECD yang memang bergerak di bidang ekonomi.

Tujuannya adalah untuk menggalang dana internasional dari anggota-anggotanya untuk digunakan dalam pembangunan.

BPJS Ketenagakerjaan Menggandeng Lembaga ASEAN 06 BPJS Ketenagakerjaan 6 - Finansialku

[Baca Juga: Layanan BPJS Kesehatan: Kenali Ciri-Ciri Penyakit Tipes dan Gejala Tipes]

 

Masih Ada Pertemuan Lanjutan Antar Institusi Jaminan Sosial

Tentunya kerja sama yang masih baru dimulai ini memerlukan langkah-langkah lebih lanjut sehingga bisa berjalan dengan baik.

Pada pertengahan bulan Oktober 2018 nantinya akan dilakukan pertemuan lanjutan untuk membahas kelanjutan kerja sama ini.

 

Ternyata, salah satu cara untuk meningkatkan pelayanan serta infrastruktur BPJS Ketenagakerjaan adalah melalui investasi dan kerja sama lembaga jaminan sosial di ASEAN.

Apakah Anda memiliki pertanyaan seputar kerja sama ini? Tuliskan pertanyaan Anda pada kolom yang sudah disediakan di bawah.

Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini kepada teman dan orang lain di sekitar Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Ferrika Sari. 26 September 2018. BPJS TK Ajak Lembaga Jaminan Sosial ASEAN Patungan Investasi Infrastruktur.¬†Keuangan.kontan.co.id – https://goo.gl/w3ckuS

 

Sumber Gambar:

  • BPJS Ketenagakerjaan 1 – https://goo.gl/4PUDaF
  • BPJS Ketenagakerjaan 2 – https://goo.gl/bKK9cn
  • BPJS Ketenagakerjaan 3 – https://goo.gl/bZd8H6
  • BPJS Ketenagakerjaan 4 – https://goo.gl/MpMghr
  • BPJS Ketenagakerjaan 5 – https://goo.gl/Xx4qaR
  • BPJS Ketenagakerjaan 6 – https://goo.gl/mBqJr1