Definisi jurnal umum adalah catatan standar seluruh keuangan perusahaan.

Segala hal yang berkaitan dengan keuangan dicatat di jurnal umum berdasarkan tanggal transaksi, orang-orang kadang juga menyebutnya dengan jurnal memorial.

 

Jurnal Umum Akuntansi

Jurnal umum pada akuntansi bisa digunakan pada perusahaan dagang maupun jasa. Bentuk jurnalnya antara kedua perusahaan tersebut sama sehingga cara mempelajarinya lebih mudah.

Pencatatan yang dilakukan pada jurnal umum bersifat kronologis, yakni sesuai dengan urutan waktu transaksi. Semua transaksi yang dilakukan oleh perusahaan secara lengkap dan permanen akan tercatat di jurnal ini.

Iklan Banner Perencanaan Dana Liburan - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Fungsi Jurnal Umum

Jurnal umum memiliki fungsi yang sangat penting dalam perusahaan agar kondisi keuangan bisa diketahui dengan jelas.

Ada lima fungsi dari jurnal umum yang perlu diperhatikan antara lain adalah historis, pencatatan, analisis, instuktif dan juga informatif.

 

#1 Fungsi Historis

Fungsi historis ini menunjukkan bahwa pencatatan yang dilakukan pada jurnal umum ini sesuai dengan tanggal. Tentunya dimulai dari tanggal secara urut sehingga menunjukkan transaksi secara berurutan dalam kronologis.

Sejarah Akuntansi 02 - Finansialku

[Baca Juga: Contoh Laporan Keuangan Perusahaan : Laporan Laba Rugi, Neraca, Laporan Arus Kas dan Cara Bacanya untuk Investor]

 

#2 Fungsi Pencatatan

Fungsi dari pencatatan ini membuat setiap transaksi yang dilakukan akan tertulis dan tidak ada yang terlewatkan satupun. Hal ini sangat penting dalam memastikan bahwa kondisi keuangan terpantau dengan baik.

Definisi Jurnal Akuntansi Keuangan 1 Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: Bagaimana Cara Agar Tidak Lupa Membuat Catatan Keuangan?]

 

#3 Fungsi Analisis

Pada fungsi analisis ini berguna dalam mengelompokkan akun-akun dalam transaksi termasuk pada debit atau kredit. Keterangan lain berupa berapa besaran jumlah nominalnya juga tertera dengan jelas.

Definisi Jurnal Akuntansi Keuangan 2 Finansialku

[Baca Juga:  Merencanakan Keuangan dengan Aplikasi Keuangan Finansialku: Kalo Ga Direncanain Sekarang, Duit Darimana?]

 

#4 Fungsi Instuktif

Fungsi instuktif ini mengharuskan pendebitan serta pengkreditan yang ada di buku besar sesuai pada jurnal. Hal ini sangat penting, jika tidak sesuai maka kesalahan penulisan telah dilakukan.

Definisi Siklus Akuntansi Adalah 01 - Finansialku

[Baca Juga: Pengertian Laporan Keuangan Perusahaan dan Jenis Laporan Keuangan yang Harus Diketahui Investor Saham Pemula]

 

#5 Fungsi Informatif

Fungsi ini memberikan informasi mengenai semua transaksi yang dilakukan dengan disertai keterangan-keterangan. Pada setiap bukti transaksi harus ada semua di jurnal umum sehingga semua hal tentang keuangan bisa dilihat dengan jelas.

Definisi-Sistem-Informasi-Akuntansi-3-Finansialku

[Baca Juga: Inilah Tips Penting Cermati Catatan Kaki Laporan Keuangan Perusahaan]

 

Bentuk Jurnal Umum

Bentuk jurnal umum terdiri atas tanggal, nama akun, referensi, debit dan juga kredit. Cara mengisinya harus urut sesuai dengan tanggal terjadinya transaksi sehingga bersifat kronologis.

Penulisan nomor surat dari bukti transaksi yang dilakukan adalah hal yang jangan sampai ditinggalkan.

Cara mengisikan nama akun didahulukan yang debit baru untuk kredit ditulis di bawahnya dengan posisi menjorok ke kanan.

Bagian bawahnya diisi dengan penjelasan secara ringkas mengenai transaksi yang dilakukan.

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Cara Membuat Jurnal Umum

Langkah pertama yang dilakukan oleh seseorang yang akan membuat jurnal umum adalah mengidentifikasi bukti transaksi.Hal ini harus dilakukan dengan benar agar bisa diteruskan pada tahapan selanjutnya.

Identifikasi akun yang telah dilakukan dilanjutkan oleh menentukan akun untuk mengetahui pengaruhnya terhadap transaksi.

Hal ini dikarenakan akun yang satu akan mempengaruhi lainnya sehingga harus ditentukan golongan sejenis mana yang sama. Ada berbagai pilihan pada yang serupa antara lain adalah harta, hutang, modal dan lain sebagainya.

Transaksi yang terjadi akan memberikan pengaruh akun sehingga akan dilakukan pendebitan/tambah dan juga pengkreditan/kurang.

Berikutnya adalah mencatatnya pada jurnal umum sesuai dengan bukti-bukti transaksi yang ada.

 

Contoh Catatan Transaksi Jurnal Umum

Transaksi-transaksi yang ada dalam jurnal umum meliputi 5 jenis yakni modal, pembelian, beban, penjualan dan juga pendapatan lain.

Masing-masing transaksi ini dicatat dan juga akan mempengaruhi posisi pada debit dan kreditnya dengan nominal seimbang.

 

#1 Modal

Modal merupakan sesuatu bisa berbentuk uang ataupun benda lainnya yang digunakan untuk usaha. Biasanya seseorang pada saat awal membentuk sebuah usaha akan menyetorkan sejumlah modal untuk menjalankan usahanya.

Ahmad Iksan pada tanggal 2 Juli 2018 mendirikan sebuah perusahaan yang diberi nama UD Anesa. Pada saat memulai usahanya, disetorkan modal awal yaitu sebesar Rp65.000.000.

Rinciannya berupa kas Rp15.000.000 persediaan barang dagangan dengan nilai Rp 30.000.000 dan juga kendaraan senilai Rp20.000.000.

 

#2 Pembelian

Pembelian dilakukan oleh perusahaan untuk mendapatkan barang dengan mengeluarkan sejumlah uang.

Cara yang dilakukan bisa dengan tunai ataupun kredit sesuai dengan kebutuhan dan juga kondisi finansial.

Pada tanggal 3 Juli 2018 dilakukan pembelian barang dari Nyonya Anggrek dengan harga Rp5.000.000 menggunakan syarat 2/10, n/30.

Transaksi berikutnya terjadi pada tanggal 5 Juli 2018 membeli barang dari PT Sido Bangun dengan harga sebesar Rp7.000.000.

 

#3 Beban

Beban merupakan pengeluaran uang yang nantinya akan dimasukkan pada laporan laba rugi. Periodenya memiliki jangka waktu kurang dari satu tahun dan diambil dengan pengurangan pendapatan.

Pada tanggal 10 Juli 2018 dibayar gaji untuk karyawan selama bekerja bulan Desember Rp 1.000.000. Pada tanggal yang sama pembayaran sewa gudang sebesar Rp 1.000.000 juga dilakukan.

 

#4 Penjualan

Perusahaan yang melakukan penjualan akan mendapatkan penambahan pada nominal pendapatan. Ada beberapa cara yang bisa dipilih untuk menjual diantaranya adalah secara tunai ataupun kredit.

Pada tanggal 15 Juli 2018 dijual barang dagangan kepada UD Makmur dengan harga sebesar Rp5.000.000 syarat 2/10, n/30.

Hari berikutnya yakni 16 juli 2018 ada transaksi penjualan kepada Alfi senilai Rp 2.000.000.

 

#5 Pendapatan Lain

Pendapatan lain merupakan pemasukan yang diterima perusahaan berasal dari bukan kegiatan utama. Uang yang didapatkan ini tidak dimasukkan ke dalam perhitungan pendapatan operasi.

Diantaranya yang termasuk ini adalah pendapatan dari sewa, bunga, dividen dan juga laba penjualan dari aktiva tetap.

Pada tanggal 21 Juli 2018 perusahaan menerima pendapatan dari hasil sewa gedung. Nominal uangnya adalah sebesar Rp 8.000.000 berasal dari PT ABC untuk periode sewa bulan Juni 2018.

 

Jika Anda telah menyimak artikel tentang jurnal umum ini, maka selamat! Karena informasi penting di atas akan sangat membantu dalam memaksimalkan usaha atau bisnis Anda.

Jangan lupa bagikan informasi tersebut dengan rekan Anda yang juga merupakan seorang pengusaha atau pebisnis, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Jurnal umum. Id.wikipedia.org – https://goo.gl/J8k5yq
  • Hairiah. 18 Mei 2017. Pengertian Jurnal Umum: Fungsi dan Cara Membuat. Dosenakuntansi.com – https://goo.gl/3gQXtk
  • Admin. 20 September 2017. Pengertian dan Fungsi Jurnal Umum dalam Akuntansi. Jurnal.id – https://goo.gl/5beoES

 

Sumber Gambar:

  • Jurnal Umum 1 – https://goo.gl/ofAE2A
  • Jurnal Umum 2 – https://goo.gl/DcAeiB
  • Jurnal Umum 3 – https://goo.gl/RNawSr
  • Jurnal Umum 4 – https://goo.gl/vd29Nx