FAQ Aset Pribadi

aset merupakan kekayaan sumber daya yang dimiliki oleh entitas dalam bisnis yang terukur secara jelas.

frequently asked questions

Aset adalah sumber daya (baik tidak bergerak/bergerak; tidak berwujud/berwujud) yang tercakup dalam aktiva/kekayaan atau harta kekayaan dari suatu perusahaan, badan usaha, institusi atau individu.

Seperti telah diungkapkan sebelumnya, aset dapat dimiliki oleh suatu perusahaan, badan usaha, institusi atau individu. Aset pribadi adalah aset yang dimiliki oleh individu.

3 sifat utama dari aset adalah:

  • Kepemilikan:Aset mewakili suatu kepemilikan yang pada akhirnya dapat diubah menjadi uang tunai dan setara kas.
  • Nilai Ekonomi:Aset dinilai dengan nilai ekonomi dan dapat ditukar atau dijual.
  • Sumber Daya:Aset adalah sumber daya yang dapat digunakan untuk menghasilkan manfaat ekonomi di masa depan

Secara umum, aset memiliki nilai adalah barang (thing) atau sesuatu barang (anything) yang mempunyai nilai ekonomi (economic value), nilai komersial (commercial value) atau nilai tukar (exchange value) yang dimiliki oleh badan usaha, instansi atau individu (perorangan). 

Karena memiliki nilai, baik nilai ekonomi, nilai tukar, atau nilai komersial, aset dapat dikembangkan atau dioptimalkan sesuai dengan tujuan organisasi atau individu.

Liabilitas adalah kewajiban suatu perusahaan, badan usaha, institusi atau individu masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu, yang penyelesaiannya mengakibatkan arus keluar dari sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi.

Aset merupakan investasi yang menghasilkan arus kas positif sedangkan liabilitas tidak. Definisi mudahnya adalah sebagai berikut:

  • Aset menghasilkan uang ke dalam kantung.
  • Liabilitas mengeluarkan uang dari dalam kantung.

Tidak semua sumber daya yang kamu miliki bisa disebut aset. Sebagai contoh, saat kamu membeli sebuah rumah, tentunya kamu beranggapan bahwa itu merupakan sebuah aset.

Namun kenyataannya belum tentu, dimana rumah hanya akan menjadi sebuah liabilitas selama kamu hanya membayar biaya perawatan dan pajak setiap bulan tanpa menghasilkan pemasukan yang berarti dari rumah tersebut.

Kabar baiknya adalah tabungan benar-benar merupakan aset milikmu, meski jika kamu membaca neraca milik bank, maka tabunganmu tampak sebagai liabilitas.

Modal dapat disebut sebagai aset saat dimanfaatkan dan menghasilkan arus kas positif bagi kamu.

Aset atau aktiva dalam konsep keuangan pada umumnya di kelompokkan ke dalam 3 klasifilkasi, yaitu berdasarkan konvertibilitasnya, eksistensi fisiknya, serta penggunaannya.

Berdasarkan konvertibilitasnya, aset terbagi menjadi 2 jenis yaitu aktiva lancar (current assets) dan aktiva tidak lancar (non-current assets).

Aktiva lancar merupakan kas dan aktiva lain yang secara wajar dapat direalisasi sebagai kas dan dijual serta digunakan selama satu tahun (atau dalam siklus normal perusahaan jika lebih dari satu tahun).

Aktiva tidak lancar merupakan sumber daya atau klaim atas sumber daya yang diharapkan dapat memberikan manfaat kepada perusahaan selama periode melebihi periode kini.

Aktiva lancar terbagi lagi menjadi 7:

  1. Kas
  2. Investasi jangka pendek (temporary investment)
  3. Wesel tagih (notes receivable)
  4. Pihutang dagang (account receivable)
  5. Penghasilan yang masih akan diterima (accrual receivable)
  6. Persediaan barang (inventories)
  7. Biaya yang dibayar di muka

Aktiva tidak lancar terbagi lagi menjadi 4:

  1. Aktiva Tetap (Fixed Assets)
  2. Aktiva Tidak Berwujud (Intangible Assets)
  3. Investasi Jangka Panjang
  4. Beban Biaya yang Ditangguhkan

Berdasarkan eksistensi fisiknya, aset terbagi menjadi 2, yaitu Aset Berwujud (Tangible Assets) dan Aset Tak Berwujud (Intangible Assets).

Aset berwujud atau Tangible Assets adalah aset yang memiliki keberadaan fisik (dapat disentuh, dirasakan, dan dilihat). Contohnya adalah tanah, bangunan.

Aset tidak berwujud atau Intangible Assets adalah aset yang tidak memiliki keberadaan fisik. Contohnya adalah hak paten, merek dagang.

Berdasarkan penggunaannya, aset terbagi menjadi 2 yaitu Aset Operasi (Operational Assets) dan Aset Non-Operasi (Assets Non-Operational).

Aset operasi adalah aset yang diperlukan dalam operasi bisnis sehari-hari. Dengan kata lain, aset operasi digunakan untuk menghasilkan pendapatan. Contohnya adalah kas, bangunan,

Aset non-operasi adalah aset yang tidak diperlukan untuk operasi bisnis sehari-hari tetapi masih dapat menghasilkan pendapatan. Contohnya adalah investasi jangka pendek, surat berharga.

Ada 2 cara yang bisa kamu lakukan dalam mendaftar aset, yaitu:

  1. Cara manual yaitu dengan menuliskan daftar aset pribadi pada buku tulis atau kertas
  2. Cara modern, yaitu dengan mendaftarkan aset pribadi menggunakan aplikasi perencana keuangan. Aplikasi Finansialku yang dapat kamu download di Google Play Store atau Apple App Store dapat kamu gunakan.

Finansialku Podcast

Mau tau gimana caranya merencanakan keuangan? Dengerin aja Finansialku Talk Podcast bersama Melvin Mumpuni

Video Aset Pribadi Terbaru

Berbagi cara menambah aset dengan investasi yang cocok untuk Anda

mockup audiobook asuransi kesehatan

Audiobook Asuransi Kesehatan

Tambah literasi keuangan Anda dengan mendengarkan audiobook album pertama dengan bahasan “Asuransi” di aplikasi Finansialku

Artikel

© Finansialku.com 2020

FAQ aset pribadi

Aset merupakan kekayaan sumber daya yang dimiliki oleh entitas dalam bisnis yang terukur secara jelas.

frequently asked questions

Aset adalah sumber daya (baik tidak bergerak/bergerak; tidak berwujud/berwujud) yang tercakup dalam aktiva/kekayaan atau harta kekayaan dari suatu perusahaan, badan usaha, institusi atau individu.

Seperti telah diungkapkan sebelumnya, aset dapat dimiliki oleh suatu perusahaan, badan usaha, institusi atau individu. Aset pribadi adalah aset yang dimiliki oleh individu.

3 sifat utama dari aset adalah:

  • Kepemilikan:Aset mewakili suatu kepemilikan yang pada akhirnya dapat diubah menjadi uang tunai dan setara kas.
  • Nilai Ekonomi:Aset dinilai dengan nilai ekonomi dan dapat ditukar atau dijual.
  • Sumber Daya:Aset adalah sumber daya yang dapat digunakan untuk menghasilkan manfaat ekonomi di masa depan

Secara umum, aset memiliki nilai adalah barang (thing) atau sesuatu barang (anything) yang mempunyai nilai ekonomi (economic value), nilai komersial (commercial value) atau nilai tukar (exchange value) yang dimiliki oleh badan usaha, instansi atau individu (perorangan). 

Karena memiliki nilai, baik nilai ekonomi, nilai tukar, atau nilai komersial, aset dapat dikembangkan atau dioptimalkan sesuai dengan tujuan organisasi atau individu.

Liabilitas adalah kewajiban suatu perusahaan, badan usaha, institusi atau individu masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu, yang penyelesaiannya mengakibatkan arus keluar dari sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi.

Aset merupakan investasi yang menghasilkan arus kas positif sedangkan liabilitas tidak. Definisi mudahnya adalah sebagai berikut:

  • Aset menghasilkan uang ke dalam kantung.
  • Liabilitas mengeluarkan uang dari dalam kantung.

Tidak semua sumber daya yang kamu miliki bisa disebut aset. Sebagai contoh, saat kamu membeli sebuah rumah, tentunya kamu beranggapan bahwa itu merupakan sebuah aset.

Namun kenyataannya belum tentu, dimana rumah hanya akan menjadi sebuah liabilitas selama kamu hanya membayar biaya perawatan dan pajak setiap bulan tanpa menghasilkan pemasukan yang berarti dari rumah tersebut.

Kabar baiknya adalah tabungan benar-benar merupakan aset milikmu, meski jika kamu membaca neraca milik bank, maka tabunganmu tampak sebagai liabilitas.

Modal dapat disebut sebagai aset saat dimanfaatkan dan menghasilkan arus kas positif bagi kamu.

Aset atau aktiva dalam konsep keuangan pada umumnya di kelompokkan ke dalam 3 klasifilkasi, yaitu berdasarkan konvertibilitasnya, eksistensi fisiknya, serta penggunaannya.

Berdasarkan konvertibilitasnya, aset terbagi menjadi 2 jenis yaitu aktiva lancar (current assets) dan aktiva tidak lancar (non-current assets).

Aktiva lancar merupakan kas dan aktiva lain yang secara wajar dapat direalisasi sebagai kas dan dijual serta digunakan selama satu tahun (atau dalam siklus normal perusahaan jika lebih dari satu tahun).

Aktiva tidak lancar merupakan sumber daya atau klaim atas sumber daya yang diharapkan dapat memberikan manfaat kepada perusahaan selama periode melebihi periode kini.

Aktiva lancar terbagi lagi menjadi 7:

  1. Kas
  2. Investasi jangka pendek (temporary investment)
  3. Wesel tagih (notes receivable)
  4. Pihutang dagang (account receivable)
  5. Penghasilan yang masih akan diterima (accrual receivable)
  6. Persediaan barang (inventories)
  7. Biaya yang dibayar di muka

Aktiva tidak lancar terbagi lagi menjadi 4:

  1. Aktiva Tetap (Fixed Assets)
  2. Aktiva Tidak Berwujud (Intangible Assets)
  3. Investasi Jangka Panjang
  4. Beban Biaya yang Ditangguhkan

Berdasarkan eksistensi fisiknya, aset terbagi menjadi 2, yaitu Aset Berwujud (Tangible Assets) dan Aset Tak Berwujud (Intangible Assets).

Aset berwujud atau Tangible Assets adalah aset yang memiliki keberadaan fisik (dapat disentuh, dirasakan, dan dilihat). Contohnya adalah tanah, bangunan.

Aset tidak berwujud atau Intangible Assets adalah aset yang tidak memiliki keberadaan fisik. Contohnya adalah hak paten, merek dagang.

Berdasarkan penggunaannya, aset terbagi menjadi 2 yaitu Aset Operasi (Operational Assets) dan Aset Non-Operasi (Assets Non-Operational).

Aset operasi adalah aset yang diperlukan dalam operasi bisnis sehari-hari. Dengan kata lain, aset operasi digunakan untuk menghasilkan pendapatan. Contohnya adalah kas, bangunan,

Aset non-operasi adalah aset yang tidak diperlukan untuk operasi bisnis sehari-hari tetapi masih dapat menghasilkan pendapatan. Contohnya adalah investasi jangka pendek, surat berharga.

Ada 2 cara yang bisa kamu lakukan dalam mendaftar aset, yaitu:

  1. Cara manual yaitu dengan menuliskan daftar aset pribadi pada buku tulis atau kertas
  2. Cara modern, yaitu dengan mendaftarkan aset pribadi menggunakan aplikasi perencana keuangan. Aplikasi Finansialku yang dapat kamu download di Google Play Store atau Apple App Store dapat kamu gunakan.

Finansialku Podcast

Mau tau gimana caranya merencanakan keuangan? Dengerin aja Finansialku Talk Podcast bersama Melvin Mumpuni

Video Aset Pribadi Terbaru

Berbagi cara menambah aset dengan investasi yang cocok untuk Anda

Audiobook Asuransi Kesehatan Finansialku

mockup audiobook asuransi kesehatan

Tambah literasi keuangan Anda dengan mendengarkan audiobook album pertama dengan bahasan “Asuransi” di aplikasi Finansialku

Artikel

Mau Konsultasi Seputar Aset Pribadi?

Tanyakan langsung pada perencana keuangan di Aplikasi Finansialku

© Finansialku.com 2020