Pernahkah Anda, HRD, membayangkan bagaimana perjalanan keuangan karyawan Indonesia?

Mungkin Anda akan berkata bahwa jika kita memikirkannya, kita akan menjadi pusing sendiri dan memiliki banyak kekhawatiran.

Tetapi pada kenyataannya, hidup ini memerlukan sebuah perencanaan, karena hidup adalah sebuah perjalanan, Salah satunya perjalanan keuangan. Begitu pula dengan karyawan Anda. Anda harus mengetahuinya agar Anda dapat membantu mereka.

Bagaimanakah perjalanan keuangan seorang karyawan Indonesia? Simak rubrik berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Perjalanan Keuangan Karyawan

Sebagai seorang karyawan dengan pendapatan yang relatif tetap, untuk dapat hidup di Indonesia terkadang dapat menimbulkan tekanan pada pikiran atau bahkan menyebabkan stres, oleh karena biaya hidup yang relatif cukup tinggi.

Tetapi sebenarnya, hidup sebagai karyawan akan jauh lebih baik jika Anda melakukan perencanaan secara terus menerus dan bekerja menuju tahapan-tahapan tertentu dalam perjalanan keuangan, seperti pernikahan dan berkeluarga, membeli rumah dan lain sebagainya.

Di dalam setiap tahapan dari perjalanan keuangan adalah sebuah harga yang harus dibayar.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Tahapan-Tahapan Perjalanan Keuangan Karyawan

Di dalam perjalanan keuangan karyawan, ada 4 tahapan yang biasanya menjadi batu loncatan yang sangat penting. 4 tahapan ini dapat dicapai kurang dari 35 tahun, jika kita serius merencanakannya.

Apa saja tahapan perjalanan keuangan tersebut?

HRD Memahami Perjalanan Keuangan Karyawan Indonesia 02 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Cepat Kaya dan Bebas Keuangan: Hancurkan 5 Mental Block Ini!]

 

#1 Membeli Rumah

Setelah Anda lulus kuliah, mungkin masih banyak karyawan yang baru merasakan euforia mendapatkan penghasilan pertama kalinya. Tetapi tidak sedikit juga karyawan yang mulai memikirkan masa depan mereka, salah satunya adalah untuk memiliki tempat tinggal.

Tahapan dari perjalanan keuangan ini biasanya merupakan tahapan yang cukup sulit, mengingat harga rumah yang selalu naik melebihi inflasi rata-rata.

Membeli rumah adalah investasi pertama yang selalu terpikirkan oleh setiap karyawan yang sudah memiliki penghasilan. Tujuan itu selalu ada di pikiran mereka, baik ketika mereka memulainya dengan investasi-investasi yang lainnya.

Bagaimana Strategi Membeli Rumah untuk Pasangan Muda Coba Praktikkan Cara Ini! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kenali Dengan Garansi Pembelian Rumah, Saat Anda Mengambil KPR]

 

Biasanya sebelum mereka merencanakan untuk membeli rumah, mereka akan mulai dengan berdisiplin menabung untuk dana darurat dan untuk memiliki dana investasi terlebih dahulu.

Rata-rata harga rumah sederhana layak tinggal biasanya antara Rp400 juta hingga Rp1 miliar.

Untuk dapat membeli rumah, karyawan harus melakukan perencanaan yang melibatkan inflasi atau kenaikan harga rumah di dalamnya.

Jika tidak maka berapapun yang ditabung tidak akan mencukupi biaya uang muka rumah tersebut apabila kita tidak memasukkan kenaikan harga rumahnya di dalam perencanaan.

 

#2 Persiapan Menikah

Biaya pernikahan untuk mempunyai sebuah keluarga merupakan salah satu tahapan perjalanan keuangan yang mungkin akan dihadapi para karyawan.

Memang sebagian karyawan akan merasa bahwa hal ini bukanlah hal yang cukup penting, tetapi mempersiapkan biaya pernikahan dapat menjadi tahapan paling awal dalam perjalanan keuangan bagi mereka yang sudah memiliki pasangan semenjak kuliah dan ingin berkeluarga.

Mau Menikah Tahun Ini Ketahui 10 Tips Memilih Wedding Organizer dan Vendor Pernikahan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Menabung untuk Menikah? Ikuti Langkah-Langkah Berikut Agar Pernikahan Segera Dilangsungkan]

 

Usia rata-rata orang untuk menikah adalah 30 tahun untuk laki-laki dan 27 untuk wanita. Usia ini sekitar 7–8 tahun setelah Anda lulus kuliah.

Dalam mempersiapkan biaya pernikahan, akan terasa sangat sulit jika Anda tidak melakukan perencanaan. Biaya pernikahan dapat menjadi sangat besar atau menjadi cukup kecil tergantung bagaimana Anda mempersiapkan dan merencanakannya.

Ketika wanita idaman Anda mengatakan “saya bersedia”, maka saatnya Anda menabung untuk pesta pernikahan Anda. Biaya pernikahan rata-rata di Indonesia berkisar antara Rp100 juta sampai dengan Rp300 juta.

Karyawan dan pasangannya harus merencanakan keuangan ini bersama-sama.

Karyawan dapat membuat rekening bersama untuk menabung biaya pernikahan untuk mencapai target biaya pernikahan yang telah mereka tentukan, dan biasanya cara ini merupakan cara yang paling efektif untuk dapat mencapai tujuan keuangan untuk pernikahan mereka.

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana

 

#3 Mempunyai Anak Pertama

Mempunyai anak pertama adalah tahapan dari perjalanan keuangan yang berikutnya setelah berkeluarga.

Mempunyai anak bukanlah suatu hal yang murah, karena dapat menambah biaya pengeluaran keluarga karyawan menjadi 2 kali lipat oleh karena kebutuhan anak, seperti susu, popok, dan lain sebagainya.

Bahkan sebelum anak itu lahir, karyawan juga sudah harus menabung untuk biaya melahirkan yang akan dibutuhkan nantinya. Apakah melahirkan secara normal atau operasi caesar, biaya melahirkan merupakan salah satu hal yang harus dipersiapkan.

8 Cara Mengurus Keuangan Rumah Tangga Pasangan Baru Menikah, Agar Keuangan Anda Sehat 01 - Finansialku

[Baca Juga: Jika Tanda-tanda Hamil Sudah Tampak, Mulai Siapkan Biaya Persalinan]

 

Selain itu, orangtua juga harus sudah mempersiapkan dana pendidikan untuk anak tersebut sejak dini. Oleh karena itu, mempunyai anak pertama di dalam perjalanan keuangan karyawan harus dipersiapkan melalui sebuah perencanaan yang matang.

Inilah yang kadang sering terlewatkan sehingga utang menjadi sebuah jalan keluar yang terasa wajar bagi para karyawan.

 

#4 Memiliki Usaha atau Bisnis

Sebagian besar karyawan pasti memikirkan bagaimana caranya untuk berpindah dari seorang karyawan, menjadi seorang yang memiliki bisnis.

Ini merupakan salah satu perjalanan keuangan yang selalu menjadi tujuan bagi pada karyawan. Mengumpulkan modal, membuka usaha dan belajar agar berhasil bertahan dengan usahanya merupakan tahapan-tahapan yang harus dilalui para karyawan.

Apa Saja 10 Bisnis Waralaba Terbesar di Dunia 01 - Finansialku

[Baca Juga: Slide: 5 Kesalahan Manajemen Keuangan Pemilik Bisnis Online yang Sering Dilakukan! Plus Solusinya]

 

Hal ini juga tidak luput dari yang namanya perencanaan, karena tentu saja bukan hal yang mudah untuk dapat mempunyai suatu usaha dan bertahan serta mengembangkan usaha tersebut.

Biasanya ini adalah perjalanan keuangan yang bahkan orang yang mencapai usia 40 tahun masih belum dapat mencapainya jika tidak direncanakan.

 

Mulai Rencanakan Keuangan Karyawan Dari Sekarang

Beberapa tahapan diatas dalam perjalanan keuangan karyawan merupakan tahapan penting yang harus dilalui seorang karyawan.

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, bahwa di dalam setiap tahapan perjalanan keuangan, ada sebuah harga yang harus dibayar. Oleh karena itu, akan jauh lebih baik jika para karyawan mengetahui apa yang menjadi tujuan keuangannya dan mulai merencanakan keuangannya dari sekarang.

Semoga setiap dari karyawan berhasil melalui setiap tahapan di dalam perjalanan keuangan mereka.

 

Berikan tanggapan dan pendapat Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Ming Feng Yeap. 15 Agustus 2017. The Financial Planning Guide For Young Singaporeans. Seedly.sg – https://goo.gl/oysDMU

 

Sumber Gambar:

  • Perjalanan Keuangan Karyawan Indonesia – https://goo.gl/dQAx1G
  • Perjalanan Keuangan Karyawan – https://goo.gl/BptkzC

 

Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang