Bursa Efek Indonesia atau BEI baru saja merilis hasil evaluasi yang sudah dilakukan sebelumnya dalam bentuk rebalancing atas Indeks Saham SMC Liquid.

Mari simak ulasan selengkapnya melalui artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Daftar Saham Indeks SMC Liquid Hasil Rebalancing

Baru-baru ini, dilansir dari Tabloid Kontan, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan rebalancing atas sejumlah indeks saham di pasar, salah satunya Indeks Saham SMC Liquid.

Kini, hasil dari evaluasi tersebut sudah diedarkan dan dinilai lebih praktis dengan total 51 Saham Indeks SMC Liquid untuk periode Februari hingga Juli 2019.

Tabel Daftar Saham Indeks SMC Liquid periode Februari - Juli 2019 - Finansialku

Emiten baru dengan tulisan tebal (bold).

 

Dilihat dari daftar saham tersebut, terdapat sejumlah saham yang masuk dan juga yang keluar dari Indeks Saham SMC Liquid.

Total saham yang baru saja masuk dan terdaftar dalam Indeks Saham SMC Liquid ialah sebanyak 13 saham, yaitu:

  1. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
  2. PT Putradelta Lestari Tbk (DMAS)
  3. PT Elnusa Tbk (ELSA)
  4. PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI)
  5. PT Indika Energy Tbk (INDY)
  6. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  7. PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
  8. PT M Cash Integrasi Tbk
  9. PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN)
  10. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
  11. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
  12. PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD)
  13. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)

 

Indeks Saham SMC Liquid 02 - Finansialku

[Baca Juga: Pergiumroh.com, Solusi Digital Pergi Ibadah ke Tanah Suci]

 

Sementara itu, terdapat 9 saham yang harus keluar dari Indeks Saham SMC Liquid, yaitu:

  1. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)
  2. PT BPD Jawa Timur Tbk (BJTM)
  3. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN)
  4. PT Link Net Tbk (LINK)
  5. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
  6. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
  7. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
  8. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
  9. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

 

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

 

Bersamaan dengan Indeks Saham SMC Composite

Sekadar informasi, SMC Liquid diluncurkan bersamaan dengan Indeks Saham SMC Composite (Indeks Small-Mid Cap) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 Desember 2017 lalu.

Saham-saham yang masuk ke dalam indeks SMC Composite merupakan saham yang memiliki kapitalisasi pasar kecil dan menengah, yakni berkisar di angka Rp1 triliun hingga Rp50 triliun.

Terdapat beberapa ketentuan dalam memilih saham yang masuk dalam Indeks Saham SMC Liquid, salah satunya dijelaskan bahwa saham yang masuk ke dalam Indeks Saham SMC Liquid, dipilih dari saham-saham di Indeks Saham SMC Composite sebelumnya.

 

Selain itu, ketentuan lainnya ialah dengan mempertimbangkan kriteria likuiditas, seperti nilai transaksi, kapitalisasi pasar atas saham free float dan harga saham.

Tidak lupa, BEI juga mencermati aspek kondisi keuangan, kelangsungan usaha,dan cakupan riset dari para analis efek.

Di sisi lain, diakui bahwa saham dengan market cap kecil ini cenderung fluktuatif.

William Surya, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, Jumat lalu mengungkapkan:

“Ini kurang memberikan kenyamanan untuk investor long term.”

 

Keuntungan Besar dari Saham Berkapitalisasi Pasar

Syarat untuk masuk ke dalam Indeks Saham SMC Liquid mungkin terlihat cukup ketat.

Namun, hal ini berdasarkan hasil pertimbangan dengan baik di mana saham berkapitalisasi pasar sedang, dinilai bisa memberi keuntungan yang besar.

Hal ini berdasarkan pada hasil data di mana performa SMC Liquid berhasil naik 14% sejak awal tahun. Bahkan masuk kategori tertinggi dibandingkan dengan indeks saham lainnya.

Setelah ditelusuri, penyebab kemajuan ini disebabkan oleh harga saham anggota Indeks Saham SMC Liquid yang memang tidak setinggi harga saham big caps, sehingga persentase kenaikannya pun masih cukup tinggi.

Anggota indeks saham SMC Liquid sendiri terdiri dari sejumlah emiten yang masih dalam fase ekspansi, sehingga mereka masih memiliki ruang yang lebih besar untuk tumbuh dan menghasilkan keuntungan yang lebih banyak.

Saham Defensif di Saat Resesi Ekonomi Global 01 - Finansialku

[Baca Juga: Ketahui Strategi-strategi Dasar Trading Komoditas]

 

Salah satu contohnya ialah PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) yang memiliki laba bersih diperkirakan sebanyak Rp118 miliar pada awal tahun 2019 ini.

Jumlah tersebut berhasil naik 42% jika dibandingkan dengan estimasi pendapatan di tahun lalu yang hanya sebesar Rp83 miliar.

Margin laba kotor tahun ini sudah diprediksi akan mencapai 13,7%, naik sebesar 0,2% dari hasil tahun lalu sebesar 13,5%.

Sementara itu, margin laba bersih tahun lalu dan tahun ini masing-masing sebesar 5,9% dan 6,2%.

Masih dilansir dari Tabloid Kontan, Michael Setjoadi, Analis RHB Sekuritas, menilai bahwa performa bisnis dari HOKI tersebut didukung oleh konsumsi beras golongan kelas menengah yang sudah mulai bergeser ke beras premium.

Michael per 8 Januari lalu menuliskan:

“Rencana perusahaan masuk bisnis up-stream dengan mengakuisisi lahan padi juga bisa menambah margin.”

 

Dengan pertimbangan tersebut, Michael merekomendasikan buy HOKI dengan target harga Rp1.000 di mana pada Jumat lalu saham HOKI tersebut turun 25 poin ke Rp755 per saham.

 

Apa pendapat Anda mengenai Saham SMC Liquid? Apakah Anda tertarik untuk membeli salah satu saham di dalamnya? Berikan pendapat dan komentar Anda melalui kolom di bawah ini.

Bagikan juga artikel ini kepada para investor saham lainnya. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Aldo Fernando & Dityasa Hanin Forddanta. 28 Januari – 3 Februari 2019. Harga Murah, Potensi Cuan Melimpah. Tabloid Kontan.
  • Aldo Fernando. 27 Januari 2019. Inilah 13 Saham Baru di Indeks SMC Liquid untuk Periode Februari – Juli 2019. Investasi.kontan.co.id – https://goo.gl/wiDrcE

 

Sumber Gambar:

  • Indeks Saham SMC Liquid 1 – https://goo.gl/gLWXgy
  • Indeks Saham SMC Liquid 2 – https://goo.gl/wtKncj