Bagaimana cara untuk tetap menikmati hidup walaupun harus berhemat? Berhemat selalu diasosiasikan dengan hidup menderita, padahal nyatanya hidup hemat bisa tetap menyenangkan. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui cara hidup berhemat yang tetap menyenangkan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Berhemat = Menderita, Siapa Bilang?

Setiap tahun harga barang-barang meningkat karena adanya inflasi. Sementara penghasilan biasanya tidak meningkat serentak dengan kenaikan harga barang-barang kebutuhan tersebut. Akibatnya semakin lama terasa semakin sulit untuk sekedar memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi jika ingin memenuhi berbagai keinginan pribadi. Karena itu Anda disarankan untuk berhemat.

Berhemat seringkali diasosiasikan dengan hidup menderita. Memang ketika berhemat Anda harus mengurangi beberapa pengeluaran yang dapat membuat kurang nyaman. Tetapi bukan berarti tidak ada cara untuk membuat hidup hemat menjadi hidup yang tetap menyenangkan. Kali ini Finansialku akan memberikan 5 cara agar hidup hemat dapat tetap dinikmati.

Berikut adalah 5 cara yang dapat Anda gunakan agar hidup berhemat tetap menjadi hal yang menyenangkan:

Mau Hemat Malah Jadi Boros, Karena Kesalahan-Kesalahan Ini - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Mau Hemat Malah Jadi Boros, Karena Kesalahan-Kesalahan Ini]

 

#1 Mengubah Pola Pikir

Kunci utama keberhasilan menjalani hidup hemat yang menyenangkan terletak pada pola pikir. Jika ditarik ke zaman dahulu, sebenarnya kebutuhan manusia sangat sederhana. Hanya saja perkembangan zaman membuat kebutuhan Anda seolah-olah terus bertambah. Misalnya saja sebelum maraknya mobil dan motor mungkin orangtua kita terbiasa menempuh jarak 10 kilometer dengan menggunakan sepeda. Tetapi saat untuk menempuh jarak 500 meter saja Anda mungkin akan menggunakan kendaraan pribadi atau paling tidak kendaraan umum.

Memang kita tidak bisa menyamakan kondisi saat ini dengan kondisi jaman dulu, tetapi kuncinya terletak pada pola pikir. Mungkin akan cukup ekstrem jika saat ini Anda harus mengendarai sepeda ke kantor sejauh 10 kilometer dengan kondisi kota yang macet, polusi serta tingkat kriminalitas yang tinggi. Tetapi bayangkan jika Anda dapat tetap mempertahankan pola pikir yang sederhana seperti itu. Tentu berhemat tidak akan menjadi masalah. Tanpa disadari perkembangan jaman dan teknologi lama-kelamaan membuat hal yang tadinya tidak dibutuhkan seolah-olah menjadi kebutuhan.

Ibu Rumah Tangga Bisa Belanja Hemat Pakai Kartu Kredit yang Tepat - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Bisa Belanja Hemat Pakai Kartu Kredit yang Tepat]

 

Karena itu cobalah renungkan kembali apakah hal-hal yang sekarang dirasa sebagai kebutuhan benar-benar merupakan sebuah kebutuhan atau hanya pengaruh dari perkembangan jaman? Dengan pemikiran seperti itu akan lebih mudah bagi Anda untuk menjalani hidup hemat yang tidak terasa seperti penderitaan.

 

#2 Berpikir Kreatif

Berhemat memang akan membuat Anda merasa kurang nyaman karena seperti yang telah disebutkan di atas, pasti ada fasilitas tertentu yang harus dikurangi agar ada biaya yang bisa dihemat. Tetapi Anda bisa membuat fasilitas yang ada tersebut menjadi terasa menyenangkan jika mampu berpikir kreatif.

Misalnya saja jika sebelumnya Anda terbiasa pergi ke kantor sendirian dengan menggunakan mobil pribadi, Anda bisa mengajak tetangga yang tinggal di sekitar rumah untuk pergi ke kantor bersama. Dengan begitu Anda bisa membagi beban biaya BBM untuk pergi ke kantor yang biasanya ditanggung sendiri. Selain menghemat biaya Anda juga akan memiliki teman berbicara di dalam mobil. Hal ini tentu lebih baik daripada harus terdiam dan tidak tahu harus berbuat apa ketika sedang menghadapi kemacetan di pagi hari bukan? Ketika Anda dapat berpikir kreatif, hidup hemat tidak akan menjadi sebuah penderitaan. Anda justru bisa menikmatinya dengan cara-cara yang sesuai dengan keinginan sendiri.

Cara Hemat Mengurus Uang Ala Mark Zuckerberg Bos Facebook - Finansialku

[Baca Juga: Cara Hemat Mengurus Uang Ala Mark Zuckerberg Bos Facebook]

 

#3 Berpikir Jangka Menengah dan Jangka Panjang

Terkadang seseorang dapat salah mengartikan harga yang murah dengan harga yang ekonomis. Ketika berhemat Anda sebenarnya lebih membutuhkan barang-barang yang ekonomis, bukan sekedar murah. Apa perbedaannya? Misalnya, karena ingin berhemat Anda membeli perabotan rumah yang harganya murah. Tetapi barang tersebut ternyata memiliki kualitas yang setara atau bahkan lebih rendah dari harganya. Akhirnya dalam jangka waktu yang sangat singkat Anda harus menggantinya dengan yang baru. Padahal di samping pilihan barang murah tersebut, ada perabotan lain yang harganya sedikit lebih mahal tetapi kualitasnya lebih baik sehingga lebih awet.

Menurut Anda pilihan manakah yang lebih ekonomis? Perabotan pertama yang harganya murah dan berkualitas buruk tersebut memang terlihat seolah-olah lebih ekonomis karena harganya lebih rendah. Padahal perabotan kedua yang harganya sedikit lebih mahal memiliki kualitas yang lebih baik dan akan bertahan lebih lama. Tidak ada gunanya jika Anda membeli barang yang murah tetapi harus segera menggantinya karena barang tersebut cepat rusak. Anda justru akan mengeluarkan uang dua kali lipat yang lebih mahal daripada membeli perabot kedua.

Hemat Dompet Anda Agar Masa Depan Terjamin dan Sejahtera - Finansialku

[Baca Juga: Hemat Dompet Anda Agar Masa Depan Terjamin dan Sejahtera]

 

Karena itu ketika akan mengeluarkan uang untuk suatu keperluan, selain memikirkan kebutuhan jangka pendek Anda juga harus berpikir jangka menengah dan jangka panjang. Terkadang hal yang terlihat mahal di awal bisa membantu Anda menghemat biaya yang signifikan dalam jangka menengah maupun jangka panjang.

 

#4 Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Keinginan adalah jebakan terbesar dalam keuangan setiap orang. Mulai dari keinginan yang harganya murah hingga yang mahal sama-sama dapat membuat keuangan Anda menjadi kacau. Seringkali ada batasan yang tidak jelas antara kebutuhan dengan keinginan. Jika Anda tidak cermat untuk memisahkan kebutuhan dengan keinginan, akan sulit untuk berhemat. Kebutuhan adalah hal-hal yang akan mengganggu keberlangsungan hidup Anda jika tidak dipenuhi. Sementara keinginan tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan jika tidak dipenuhi. 

Cara Pecinta Kuliner dapat Berhemat dan Tetap Senang-Senang - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Cara Pecinta Kuliner dapat Berhemat dan Tetap Makan Enak]

 

Selain itu, keinginan tidak hanya berasal dari diri Anda saja, tetapi juga bisa berasal dari luar. Ada kalanya seseorang ingin memiliki mobil karena semua rekan kerja di kantor sudah memiliki mobil, padahal selama ini ia merasa nyaman-nyaman saja dengan menggunakan sepeda motor.

Berhemat memang membutuhkan komitmen yang besar. Karena itu Anda harus berpegang pada komitmen tersebut agar tidak tergoyahkan oleh desakan-desakan dari luar. Berfokuslah pada tujuan Anda berhemat dan tidak perlu memperhatikan hal-hal di luar yang akan mengganggu Anda. Apapun yang harus Anda hadapi sekarang karena berusaha hidup hemat akan terasa sepadan dengan manfaat yang didapatkan di masa depan nanti.

6 Pengeluaran Rumah Tangga yang Sebenarnya Bisa Dihemat - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: 5 Pengeluaran Rumah Tangga yang Sebenarnya Bisa Dihemat]

 

Hidup Hemat Bisa Menjadi Menyenangkan

Hidup hemat tidak selalu menyedihkan atau membuat Anda menjadi sengsara. Semua itu kembali kepada bagaimana cara Anda menjalankannya. Jika bisa menemukan cara-cara kreatif, Anda akan tetap merasa nyaman dengan kehidupan yang serba hemat. Hidup hemat yang menyenangkan ada pada kekuatan pikiran Anda masing-masing. Dengan pikiran yang positif dan mampu beradaptasi, hidup hemat tidak terasa seperti beban.

 

Cara berhemat seperti apa yang biasanya Anda lakukan? Apa yang menjadi kendala dalam melakukan gaya hidup yang berhemat? Silakan beri komentar dan jawaban Anda pada kolom yang disediakan. Jangan lupa juga untuk share kepada teman terdekat Anda, agar mereka dapat memperbaiki keuangan pribadinya, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Intisari Family Financial Planning

 

Sumber Gambar:

  • Dompet dan Rupiah – https://goo.gl/G0Gvyx

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang