Investment Outlook 1-5 Agustus 2022. Market berpotensi melanjutkan penguatan terbatas, meski adanya dominasi aksi profit taking para investor.

Simak review dan prediksi IHSG serta rekomendasi saham berikut ini, di tengah sentimen kenaikan suku bunga The Fed dan resesi perekonomian.

 

IHSG Review: Kondisi IHSG Jelang Pengumuman The Fed

Indeks saham di Asia sore kemarin, Jumat (29/7) ditutup beragam (mixed) karena investor mengambil sikap waspada menghadapi ketegangan regional berkaitan dengan Taiwan.

Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir bulan kemarin (29/7/2022) ditutup koreksi 0,1%  ke level 6.951.

Untuk rangkuman perdagangan selama pekan lalu, IHSG sudah menguat 0,93% rentang 25-29 Juli 2022.

Market kapitalisasi pasar Bursa selama sepekan ini meningkat 0,72% yakni mencapai Rp9.133,059 triliun.

Dengan catatan, rata-rata volume transaksi harian Bursa meningkat sebesar 78,42% menjadi Rp33,45 miliar saham dari Rp18,75 miliar saham pada pekan sebelumnya.

[Baca Juga: Investment Outlook: Jelang Pengumuman The Fed, IHSG Rawan Koreksi?]

 

52 week Range -
/

[Baca IHSG Hari Ini]

 

Kinerja Sektoral IHSG Minggu Kemarin (25-29 Juli 2022)

Investment Outlook_Kinerja Sektoral

Sumber: IDX

 

Berdasarkan tabel di atas, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan seminggu kemarin (25-29 Juli) ditutup menguat pada Jumat (29/7) sebesar +1,35%.

Penguatan IHSG juga beriringan dengan indeks LQ45 yang menguat +1,19% dan indeks IDX30 yang turut menguat +1,15%.  

 

Saham yang akan IPO (ongoing)

Berikut ini adalah beberapa emiten saham yang akan melakukan Initial Public Offering (IPO), diantaranya:

  • GULA (PT Aman Agrindo Tbk.) listing 03 Agustus 2022.
  • MORA (PT Mora Telematika Indonesia Tbk.) listing 04 Agustus 2022.
  • RAFI (PT Sari Kreasi Boga Tbk.) listing 05 Agustus 2022.
  • BUAH (PT Segar Kumala Indonesia Tbk.) listing 09 Agustus 2022.
  • TOOL (PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk.) listing 09 Agustus 2022.
  • MEDS (PT Hetzer Medical Indonesia Tbk.) listing 10 Agustus 2022.

 

Investor Asing

Pola Pergerakan Investor Asing pada IHSG Minggu Lalu

Selama seminggu kemarin aliran dana asing lebih kecil daripada nilai beli dengan total sebesar Rp15,3 triliun.

Sedangkan untuk dana masuk, investor asing mencatatkan nilai beli sebesar Rp17,5 triliun.

Maka dari itu sepanjang sepekan kemarin tercatat Net Foreign Buy (NG + TN) Rp1,82 triliun.

 

3 Saham yang Diakumulasi Asing Terbesar dalam Mingguan (Dibeli Asing)

Investment Outlook_Net Buy

Sumber Data: RTI Business

 

Angka net buy asing tertinggi di pasar reguler tercatat oleh saham BMRI (Rp476,2 miliar), TLKM (Rp168,4 miliar), dan BBRI (Rp153,7 miliar).

 

3 Saham yang Distribusi Asing Terbesar Dalam Mingguan (Dijual Asing)

Investment Outlook_Net Sell

Sumber Data: RTI Business

 

Sedangkan untuk net sell asing tertinggi di pasar reguler yakni saham BBNI (Rp331,8 miliar), ARTO (Rp160,6 miliar), dan MDKA (Rp155,2 miliar).

 

Investment Outlook IHSG Minggu Ini: 1- 5 Agustus 2022

Berdasarkan posisi IHSG pada Jumat (29/7) lalu masih di atas 6.630, maka prediksinya IHSG akan melanjutkan penguatan terbatas.

Dengan catatan, tekanan jual pada saham Indonesia akan terus meningkat.

Jika kita lihat berdasarkan indikator MACD, prediksi IHSG bergerak dengan level support di 6.850 dan 6.757, dan resistance di level 7.070 dan 7.174.

Investment Outlook_IHSG

Sumber: Tradingviews (IHSG)

 

Ingat! segala bentuk keputusan pembelian produk investasi harus disertai dengan analisa yang memadai.

Sehingga, akan lebih baik jika Anda mempelajari dan menganalisa secara komprehensif baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

Agar kondisi psikologi tidak terganggu dengan naik turunnya saham yang Anda miliki.

Seiring penurunan IHSG, sebaiknya wait & see dan Anda pun bisa membeli saham-saham potensial dengan harga murah.

Jika Anda ingin menggali referensi seputar investasi saham, yuk, ketahui tips berinvestasi dari ahlinya.

Atau, Anda juga bisa dapatkan panduan lengkapnya melalui ebook gratis dari Finansialku berikut ini:

Ebook GRATIS Petunjuk Praktis Dapat Keuntungan di Saham

Banner Iklan Ebook Petunjuk Praktis Dapat Keuntungan di Saham - HP
Banner Iklan Ebook Petunjuk Praktis Dapat Keuntungan di Saham - PC

 

Data dan Sentimen Kuat Penggerak Market

Data Domestik

Kalender ekonomi Indonesia minggu ini:

Investment Outlook_Kalender Domestik

Sumber: Investing.com

  • Terjadi penambahan 4.205 kasus baru Covid-19 di Indonesia pada hari Minggu (31/7) dengan jumlah kasus sembuh yang lebih banyak yakni 4.597.
  • Persentase daily positive sebesar 11,94%; overall positive rate: 9,07%; infection rate: 0,8%; recovery rate: 96,7%; kasus aktif: 48,703.
  • Data dari S&P Global (periode Juli 2022) menunjukkan PMI manufaktur Indonesia berada di posisi 51,3.

Kondisi ini meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 50,2 sekaligus jadi yang tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

  • Toyota Motor Company rencanakan investasi Rp27,1T di Indonesia, pada periode 2022-2026 untuk sejumlah keperluan. Salah satunya pengembangan kendaraan listrik.

 

Data Komoditas

  • Kabar Coal dalam sebulan, harga sudah melambung 12,6% sementara dalam setahun sudah melesat 166,1%Harga batu bara prediksinya masih akan tinggi pada pekan ini, terutama karena ketidakpastian pasokan gas di Eropa serta kemungkinan kenaikan impor dari China.

 

Data Global

Kalender ekonomi global minggu ini:

Investment Outlook_Kalender Global

Sumber: Investing.com

  • Perhatian pasar global pada minggu ini akan tertuju pada rilis data nonfarm payroll bulan Juli dengan ekspektasi berada 250 ribu.
  • Presiden Fed Bank of Minneapolis, Neel Kashkari, pada Minggu (31/7/2022) mengatakan bahwa bank sentral berkomitmen untuk melakukan apa yang diperlukan untuk mencapai tujuan inflasi jangka panjang 2%, target yang masih jauh. Dia tidak memilih kebijakan moneter tahun ini.
  • Pasar masih akan memperhatikan laju inflasi AS dan Eropa pada waktu yang sama.

Jika laju inflasi berhasil ditekan, maka pasar saham, termasuk di Indonesia akan mengalami rebound yang cukup besar.

  • Data akhir pekan dari China menunjukkan kontraksi mengejutkan dalam aktivitas manufaktur China.

Menyoroti dampak dari kebijakan pemerintah China untuk memperketat pembatasan mobilitas guna mengatasi Covid-19.

  • Komite Pengambil Kebijakan The Fed (Federal Open Market Committee/FOMC) sepakat untuk kembali menaikkan suku bunga acuan. Federal Funds Rate di dongrak 75 basis poin (bps) menjadi 2,25-2,5%.

 

Kesimpulan dan Rekomendasi

Minggu lalu investor mendapatkan lebih banyak kabar positif terkait penguatan IHSG, Bank Indonesia (BI) juga masih mempertahankan suku bunga pada 3,5%.

Pergerakan indeks composite kemungkinan bisa menyentuh kisaran 7.200 hingga akhir tahun ini.

Namun perlu kita ingat, bahwa volatilitas masih berpotensi terjadi sepanjang kuartal III/2022.

Pasar masih akan melanjutkan aksi profit taking oleh para investor saat IHSG mengalami reli yang cukup besar.

Pergerakan pasar masih berpotensi menguat terbatas, dengan support di 6.850 dan 6.757, dan resistance di level 7.070 dan 7.174.

Saat ada kemungkinan terjadinya koreksi, maka investor sebaiknya wait and see terlebih dahulu dan fokus kepada saham-saham core stock yang sudah Anda miliki.

Mengenai koreksi ini, Anda tidak perlu khawatir. Sebab, adanya koreksi itu wajar dan harusnya membahagiakan.

Apalagi jika Anda sudah mempelajari saham yang dibeli dan ada di dalam portofolio.

 

Rekomendasi

Saham pilihan kami saat ini akan fokus pada saham-saham value stock yang masih terdiskon.

Saham komoditas dan energi pun masih dalam pantauan melihat tren harga komoditas acuan yang positif dan tren saham energi yang sideways.

Sehingga situasi ini bagus untuk kita antri di support kuatnya.

Beberapa emiten yang akan IPO di bulan Agustus boleh menjadi pantauan untuk Anda yang ingin mendapat cuan dari saham-saham IPO.

Laporan keuangan Q2 pun akan keluar di bulan ini. Tentu saja menarik untuk kita cermati, terkait saham apa saja yang masih kuat imbas inflasi tinggi.

Untuk mengetahui selengkapnya mengenai investasi apa yang cocok untuk Anda saat ini, langsung saja diskusikan dengan perencana keuangan Finansialku.

Ingat, setiap individu memiliki toleransi resiko yang berbeda dan tujuan keuangan yang berbeda.

Pastikan Anda melakukan Financial Check Up sebelum memulai investasi.

Anda bisa mengetahui kondisi kesehatan keuangan saat ini dengan memanfaatkan fitur tersebut melalui Aplikasi Finansialku.

Banner Iklan FCU - HP
Banner Iklan FCU - PC

 

Jika ingin sharing lebih dalam mengenai review portfolio investasi Anda, Sobat Finansialku bisa diskusi dengan klik banner berikut untuk buat janji, ya!

Banner Konsultasi WA - PC
Banner Konsultasi WA - HP

 

Disclaimer On:

Sifat dari analisis ini adalah pandangan pribadi penulis berdasarkan pemahaman dan pengalaman, segala instrumen investasi ada sisi risiko dan potensinya. Do Your Own Research (DYOR)!

 

Itulah analisa atas outlook pasar yang bisa Anda jadikan referensi. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi pertimbangan dalam mengambil langkah berinvestasi.

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada rekan-rekan investor lainnya, terima kasih.

 

Editor: Ismyuli Tri Retno