Kisah Sukses Tadashi Yanai, Pendiri Uniqlo

Mari luangkan waktu untuk menyimak kisah sukses Tadashi Yanai, Pendiri Uniqlo sekaligus orang terkaya kedua di Jepang pada tahun 2014 menurut Majalah Forbes.

Selamat membaca dan selamat terinspirasi!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Success Story

 

Kisah Sukses Tadashi Yanai – Orang Terkaya Kedua di Jepang

Kerja keras dan ketekunan adalah dua kualitas seorang pengusaha bisnis yang sukses.

Tadashi Yanai adalah salah satu contoh pengusaha yang memiliki kualitas tersebut. Oleh karena keberhasilannya, Majalah Forbes memberikan penghargaan kepada Tadashi Yanai sebagai orang terkaya kedua di Jepang pada tahun 2014.

Tadashi Yanai adalah CEO Fast Retailing Co, pemilik merek pakaian Uniqlo yang dicintai oleh orang Jepang. Dia juga saat ini adalah Ketua, G.U. CO, LTD.

Selain itu, Tadashi Yanai juga menjabat sebagai direktur dan konsultan eksternal di perusahaan besar seperti Nippon Venture Capital Co., Ltd. dan Softbank Corp.

Kisah Sukses Tadashi Yanai, Pendiri Uniqlo 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Rishi Shah Bersama Startup Besutannya]

 

Awal Karier Tadashi Yanai

Tadashi Yanai lahir pada tanggal 7 Februari 1949 dan ia sangat antusias untuk mengejar bisnis.

Tadashi Yanai lulus dari Universitas Waseda di Tokyo pada tahun 1971 dengan jurusan ilmu politik.

Setelah menyelesaikan wisuda, Tadashi Yanai memulai usahanya dengan menjual pakaian pria dan peralatan dapur di supermarket Jusco.

Setelah menghabiskan satu tahun di Jusco, Tadashi Yanai berhenti bekerja dan bergabung dengan bisnis menjahit milik ayahnya yang dikenal sebagai Ogori Shoji.

 

Tadashi Yanai – Pendiri Uniqlo

Yanai pindah untuk memulai Toko Uniqlo pertamanya di Hiroshima.

Perasaan intuisi dan kendali bebas membuatnya lebih mudah untuk menerima nasihat yang baik.

Dalam rentang sepuluh tahun, toko pinggiran kota kecil ini membuka puluhan toko lainnya dan memimpin IPO pada tahun 1994.

Saat ini, Fast Retailing yang didirikan oleh Tadashi Yanai memiliki lebih dari 2000 toko dengan namanya dan telah menjadi perusahaan pakaian terbesar keempat di negara Jepang.

Perusahaan ini mencakup sejumlah merek di bawah payung mulai dari memasukkan Uniqlo, Helmut Lang, dan teori, Comptoir des Cotonniers, Princesse Tam.Tam, J Brand dan G.U.

Kisah Sukses Tadashi Yanai, Pendiri Uniqlo 03 - Finansialku

[Baca Juga: Women Entrepreneur: Ketahui 5 Tantangan Kewirausahaan bagi Wanita]

 

Pada tahun 2012, Tadashi Yanai termasuk dalam daftar 50 orang paling berpengaruh oleh majalah Bloomberg Markets.

Tadashi Yanai juga telah dianugerahi International Retailer of the Year Award 2010 dari National Retail Federation di Amerika Serikat.

Sanno Institute of Management juga memilih Yanai sebagai presiden perusahaan terbaik di tahun 2009

Di tengah kesuksesannya, Tadashi Yanai masih memiliki hati yang peduli terhadap sesama yang membutuhkan.

Tadashi Yanai menyumbangkan uang sebesar satu miliar yen Jepang pada bulan Maret 2011 kepada para korban gempa Sendai.

Tadashi Yanai juga telah menerbitkan sebuah buku berjudul “Throw Away Your Success in a Day” di tahun 2009.

Kini Tadashi Yanai adalah miliarder berusia 63 tahun dan sudah menikah serta memiliki dua orang anak.

Kisah Sukses Tadashi Yanai, Pendiri Uniqlo 04 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Jimmy Wales, Pendiri Wikipedia]

 

Menurut kabar, Tadashi Yanai akan pensiun dalam dua tahun ke depan.

Tadashi Yanai adalah pecinta olahraga pacuan kuda dan golf. Dia bermain golf setiap akhir pekan di pinggiran kota Tokyo.

Tadashi Yanai memiliki dua lapangan golf di Hawaii. Selain itu, Tadashi Yanai memiliki rumah yang cukup besar di jantung kota Tokyo.

Rumah ini memiliki driving range pribadi, menara penjaga dan dikelilingi oleh dinding berlantai dua. Dia membangun rumah di atas tanah tersebut dengan biaya US$80 juta pada tahun 2000 silam.

Pria kelahiran Yamaguchi ini memiliki pendapatan bersih sekitar US$17,8 juta dolar atau setara dengan Rp236 triliun.

 

Fakta Unik Tentang Uniqlo

Berikut ini adalah berbagai fakta unik mengenai Perusahaan Uniqlo yang didirikan oleh Tadashi Yanai

 

#1 Jangkauan Global Yang Lebih Besar Adalah Prioritas Utama

Salah satu tujuan Tadashi Yanai adalah mencocokkan atau melampaui kesuksesan Global Inditext, yang membawa Zara, merek Spanyol saingannya.

Pada 2016, Global Inditext memperoleh keuntungan sebesar US$25 miliar (Rp337,5 triliun), menurut Majalah Bloomberg.

Tadashi Yanai menargetkan kenaikan pendapatan sebesar 70 persen pada tahun 2021 dan dia tidak takut untuk mengatakannya.

 

#2 Kerugian Besar Di Inggris

Sejak 2006, Uniqlo telah membuka dua gerai lagi di Inggris.

Tapi awal tahun 2000-an adalah cerita lain bagi Perusahaan Uniqlo di Inggris.  

Perusahaan harus mundur karena penjualannya buruk.

Pada tahun 2004, perusahaan Uniqlo ini dijadwalkan untuk menutup 18 gerainya yang luas, termasuk cabang seluas 678 m2 dan 307 m2 di daerah Manchester.

 

Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

#3 Kemerosotan Saham Drastis Dalam Satu Hari

Perusahaan Uniqlo sempat mengalami kemerosotan saham sebesar US$1,4 miliar (Rp18,9 triliun) di pasar saham hanya dalam satu hari.

Bahkan Tadashi Yanai tidak dibebaskan dari kerugian bisnis.

Saham Fast Retailing turun sebesar 6,7% pada Januari 2017 menurut laporan Independent.

Ini terjadi setelah penjualan musim dingin yang buruk di Jepang dimana iklimnya lebih hangat dari perkiraan.

 

#4 Tadashi Yanai Menyumbangkan Banyak Uang Setelah Bencana Melanda Jepang

Pada tahun 2011, Jepang mengalami gempa terbesar yang pernah tercatat dalam sejarahnya.

Gempa berkekuatan 9,0 skala richter tersebut mengakibatkan tsunami dan kebakaran di bagian timur laut Jepang.

Kerusakan tersebut menelan kerugian sebesar miliaran dolar.

Kisah Sukses Tadashi Yanai, Pendiri Uniqlo 05 - Finansialku

[Baca Juga: Para HR Terlalu Berisiko Lho Mengadakan Masa Persiapan Pensiun (MPP) dengan Pelatihan Kewirausahaan]

 

Melihat bencana yang melibas negaranya tersebut, Tadashi Yanai menyumbangkan 1 miliar yen untuk para korban bencana.

Dia juga membentuk Fast Retailing untuk menjadi perusahaan filantropi dimana keuntungan yang didapatkan akan disumbangkan untuk anak-anak yang kurang mampu.

 

#5 Tadashi Yanai Menganggap Uniqlo Sebagai Perusahaan Teknologi daripada Perusahaan yang Didorong oleh Tren Mode

Pengembangan produk adalah aspek kunci dari bisnis Perusahaan Uniqlo, menurut salah satu Majalah Bisnis Fashion.

Sementara Zara didorong oleh tren mode dunia, Uniqlo lebih berfokus pada inovasi kain.

Heattech, misalnya, adalah jenis kain musim dingin penghangat yang dibuat oleh Uniqlo.

Merek ini juga dikenal dengan harga rendah tapi berkualitas baik.

Menurut Daily Mail, dalam tes komparatif sweater kashmir dari berbagai merek ritel, Uniqlo masuk sebagai pelopor kain pertama karena daya tahannya terhadap kekusutan.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#6 Uniqlo Berkolaborasi dengan Nama Besar di Industri Fashion

Untuk menarik orang-orang yang menghargai eksklusivitas dan kredibilitas dalam bergaya, merek fashion Uniqlo telah “mengetuk hati” perancang nama besar dan selebriti sebagai strategi kolaborasi.

Selama tiga tahun Uniqlo berkolaborasi dengan master minimalis bernama Jil Sander untuk mendesain Mantel Chesterfield dan jaket bawahan.

Kisah Sukses Tadashi Yanai, Pendiri Uniqlo 06 - Finansialku

[Baca Juga: 7 Pelajaran Cara Berbisnis Walt Disney yang Perlu Diikuti Semua Wirausaha Sukses]

 

Merek itu juga memiliki desainer gaya terbarunya, yakni J.W. Anderson, Alexander Plokhov, Jun Takahashi dan model asal Prancis bernama Ines dela Fressange.

Pada tahun 2016 yang lalu, diangkatlah Christophe Lemaire sebagai direktur artistik.

 

#7 Nama Uniqlo Lahir Karena Kesalahan

Pada 1980-an, perusahaan tersebut dimasukkan dengan nama Unique Clothing Warehouse.

Versi singkatnya dieja sebagai “Uniclo.”

Ketika perusahaan tersebut terdaftar di Hong Kong, namanya salah eja dan huruf “C” diganti dengan Q.

Dalam sebuah tayangan TV Toggle’s Conversation With, Tadashi Yanai mengatakan bahwa dia akhirnya merasa “senang” dengan kesalahan ini.

Menurut Tadashi Yanai, huruf “Q” terdengar “lebih keren”.

 

Gaya Manajemen Tadashi Yanai

Tadashi Yanai dikenal sebagai pengusaha yang menggunakan gaya manajemen perfeksionis dan ketat.

Menurut Majalah New York, setiap aspek layanan pelanggan dipantau dalam perusahaan Uniqlo.

Kegiatan ini dimulai dari pelipatan baju yang rapi (sebelum pakaian dikemas ke dalam kantong kertas di kasir) hingga pertukaran kartu kredit (dengan kedua tangan petugas yang terulur).

Kisah Sukses Tadashi Yanai, Pendiri Uniqlo 07 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Li Ka Shing, Orang Terkaya Di Asia]

 

Pada tahun 2010, Economist melaporkan bahwa anak-anak Yanai siap menjadi pemegang saham di masa depan, dan tidak akan ditunjuk sebagai CEO atau presiden Fast Retailing.

Pada usia 68, Tadashi Yanai masih belum mengundurkan diri dari Fast Retailing: Dia menginginkan seorang penerus yang bisa menandingi kegigihannya dalam meraih kesuksesan.

Tadashi Yanai juga dikenal sebagai micromanager, bagian menyetujui semuanya hingga pada warna barang dagangan perusahaan.

 

Kami berharap Kisah sukses dari Pendiri Perusahaan Uniqlo, Tadashi Yanai di atas dapat memberikan suntikan motivasi dan juga inspirasi bagi kesuksesan Anda.

Anda dapat membagikan artikel mengenai Kisah Sukses Tadashi Yanai di atas kepada rekan atau kenalan Anda yang membutuhkan.

Bagikan juga setiap artikel dari Finansialku kepada kerabat dan juga teman-teman kantor Anda.

Jika Anda membutuhkan konsultasi mengenai perencanaan keuangan pribadi, Anda dapat menghubungi Konsultan Keuangan Finansialku yang siap membantu Anda.

Tuliskan setiap pertanyaan, komentar dan tanggapan Anda pada kolom yang tersedia di bawah ini. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Nicole Elimos. 9 Mei 2017. 9 Facts About Uniqlo Founder Tadashi Yanai (Japan’s Second Richest Man). Esquiremag.ph – https://goo.gl/1Wd257
  • Chloe Sorvino. 5 April 2017. Inside Billionaire Uniqlo Founder Tadashi Yanai’s Quest To Build The World’s Biggest Retailer. Forbes.com – https://goo.gl/xXdLho
  • Success Story. Tadashi Yanai Success Story. Successstory.com – https://goo.gl/wVgWsw

 

Sumber Gambar:

  • Kisah Sukses Tadashi Yanai – https://goo.gl/pYyZWT dan https://goo.gl/YxcN7Q
  • Tadashi Yanai – https://goo.gl/1hNJF7 dan https://goo.gl/ymavPX
  • Pendiri Uniqlo – https://goo.gl/C8vRco dan https://goo.gl/5VP5Lv
  • Orang Kaya Tadashi Yanai – https://goo.gl/9YwCfC

 

Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

By | 2017-11-09T13:33:22+00:00 November 9th, 2017|Categories: Entrepreneur, Tokoh|Tags: , , , |2 Comments

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

2 Comments

  1. Ivan 9 November 2017 at 22:22 - Reply

    inspiration

    • Finansialku
      Finansialku 10 November 2017 at 11:07 - Reply

      Hi Pak Ivan
      Terima kasih atas apresiasinya. Semoga artikel kami dapat bermanfaat.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download