Keuangan Syariah: apakah KPR syariah memiliki perbedaan dengan KPR bank syariah? Apa saja perbedaannya itu?

Menggunakan KPR syariah maupun KPR bank syariah memang sudah menjadi pilihan utama bagi para pengguna KPR. Selain bunga yang tidak setinggi bank konvensional, apa saja perbedaan lainnya?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

KPR Bank Syariah

KPR memang menjadi salah satu produk keuangan yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Dengan semakin beragamnya produk KPR yang ada di Indonesia, membuat masyarakat semakin mudah memilih produk KPR.

Salah satu produk KPR yang banyak diminati adalah KPR bank syariah. Apa sih KPR bank syariah ini?

KPR bank syariah ini disediakan oleh bank syariah, perbedaannya dengan KPR bank konvensional adalah perbedaan suku bunga yang memberatkan kreditur.

KPR bank syariah ini dijadikan pilihan karena KPR bank syariah ini menggunakan prinsip jual beli (murabahh) yang tidak mengenal bunga.

Mudahnya proses transaksi yang dilakukan bukan berupa transaksi uang seperti yang ada di KPR konvensional. Tetapi, KPR bank syariah ini transaksi yang dilakukan dalam bentuk barang.

Jadi, saat Anda mengajukan KPR syariah, pihak dari bank syariah akan membeli rumah yang Anda ingin beli terlebih dahulu.

Selanjutnya, bank syariah akan menjual rumah yang Anda inginkan tersebut dengan harga yang telah ditambahkan dengan margin (keuntungan) yang telah disepakati.

Keuangan Syariah 6 Perbedaan Antara KPR Syariah dan KPR Bank Syariah 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kenali Dulu Cara Membeli Rumah Dengan KPR Syariah dan Developer Syariah]

 

Dengan begitu, harga jual rumah dengan menggunakan KPR bank syariah telah ditetapkan pada awal ketika nasabah akan menandatangani perjanjian pembiayaan jual beli rumah.

Status bank syariah ini dalam pembiayaan KPR rumah ini adalah sebagai pedagang, karena bank syariah membeli langsung dari pihak developer secara utuh.

Setelah rumah yang Anda inginkan dibeli oleh bank syariah, maka secara otomatis rumah tersebut akan menjadi milik bank secara utuh. Yang kemudian, nasabah akan membeli rumah tersebut dari bank syariah secara berangsur.

 

Untuk akad yang digunakan seperti ilustrasi di atas adalah akad murabahah, tetapi ada juga akad lainnya seperti skema ijarah (sewa), sewa beli (Ijarah Muntahia Bittamlik-IMBT) dan KPR kepemilikan bertahap (musyarakah).

Namun, KPR bank syariah dengan akad murabahah ini sebenarnya yang paling umum diambil oleh konsumen Indonesia, yang menurut mereka jauh lebih mudah perhitungannya.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

KPR Syariah

KPR syariah ini pun menjadi menarik, karena KPR syariah membantu para pembeli rumah yang belum memiliki dana yang cukup tanpa ada campur tangan bank syariah yang turut membantu membeli rumah.

Biasanya, yang terlibat adalah pembeli rumah dan developer rumah saja.

Ketika Anda memutuskan untuk membeli rumah dengan skema KPR syariah ini, Anda hanya perlu menyicil langsung kepada pengembang.

Anda pun tidak perlu terjebak dengan riba.

Anda bisa menentukan tenor pinjaman membeli rumah ke developer syariah ini, ada yang mencapai 10 tahun atau juga 15 tahun.

Lalu, bagaimana perbedaannya antara KPR bank syariah dan KPR syariah ini? Mari kita bahas bagaimana perbedaannya di bawah ini.

 

Perbedaan KPR Bank Syariah dan KPR Syariah

Mungkin terdapat beberapa orang yang merasa bahwa KPR syariah ini jauh lebih menguntungkan dari KPR bank syariah. Apakah hal itu benar terjadi?

Lalu, apa saja perbedaan antara KPR bank syariah dan KPR syariah ini yang membuat banyak orang mulai tertarik dengan KPR syariah ini?

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

#1 Tidak Mengenal Bunga dan Jaminan

Jika Anda mengambil KPR syariah ini, pengembang akan menetapkan harga langsung atau sering disebut tanpa perantara kepada calon pembeli. Harga yang mereka tawarkan ini bisa lebih murah.

Mengapa bisa lebih murah? KPR syariah ini tidak menggunakan pihak ketiga yang menjadi perantara. Seperti yang kita tahu, pihak ketiga yang dimaksud adalah pihak perbankan syariah.

Ketika Anda memutuskan untuk membeli rumah menggunakan KPR bank syariah, bank tersebut pasti akan menaikkan harga dan membuat skema cicilan.

Dari margin tersebut, bank syariah mengambil keuntungan sebagai perantara antar pengembang dan pembeli.

Kenali Dulu Cara Membeli Rumah Dengan KPR Syariah dan Developer Syariah 02 - Finansialku

[Baca Juga: Sebelum Milih KPR, Kenali Dulu Perhitungan Bunga Floating KPR]

 

Misalkan, Anda mengambil KPR syariah dari pengembang rumahnya, Anda membeli rumah seharga Rp500 juta. Cicilan tersebut langsung Anda bayar ke developer, bahkan ada siap yang memberikan fasilitas cicil DP.

Dengan mekanisme KPR syariah ini, developer atau pengembang harus siap menanggung risiko yang cukup besar jika terjadi gagal bayar.

 

#2 Tidak Ada Denda

Jika Anda menggunakan KPR bank syariah maupun KPR bank konvensional, pasti Anda mengenal yang namanya denda, bila Anda terlambat bayar maupun Anda melunasi semua pembayaran rumah Anda sebelum jatuh tempo.

Seperti yang kita tahu, denda dipandang sebagai hal yang erat dengan riba. Sekilas memang skema tanpa denda ini berisiko bagi para developer.

Tetapi, developer terkadang akan memberikan bonus kepada debitur yang melakukan pembayaran tepat waktu, gunanya untuk menjamin supaya cicilan para peminjam ini bisa lunas.

Fintech Keuangan Syariah 01 - Finansialku

[Baca Juga: KPR Syariah Tanpa Riba? Apakah Bisa Membeli Rumah Tanpa Riba?]

 

Para developer juga akan memberikan semacam dalil-dalil mengenai bahayanya terlambat membayar cicilan. Bahkan, para developer ini juga bisa membuat kontrak soal konsekuensi-konsekuensi lain yang dihadapi debitur jika telat bayar.

 

#3 Transaksi yang Berbeda

Jika Anda mengajukan KPR ke bank, sudah pasti akan ada pihak ketiga yang terlibat dalam proses transaksi pembelian ke rumah.

Pihak pertama yang terlibat dalam jual-beli rumah ini adalah pembeli, yang kedua adalah bank tempat Anda mengajukan KPR dan yang kita adalah pengembang properti tersebut.

Jika di bank syariah, maka perjanjian transaksinya adalah bank membeli rumah tersebut ke developer dan menjualnya lagi ke pembeli rumah dengan harga yang lebih tinggi. Anda pun diizinkan untuk mencicil.

Hal ini akan berbeda jika melihat KPR syariah, pihak yang terlibat hanyalah pembeli dan pengembang rumah saja. Jadi, hanya pengembanglah yang akan menyetujui proses kredit pembeli.

 

#4 KPR Syariah Menggunakan Satu Akad

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa akad membeli rumah dengan menggunakan KPR bank syariah ada banyak, yaitu akad jual-beli, sewa-beli dan sewa. Namun, hal ini berbeda dengan KPR syariah.

Dalam KPR syariah, hanya ada satu akad saja, yaitu akad jual beli.

Jadi, ketika DP sudah masuk ke rekening developer, maka rumah yang Anda beli itu sudah menjadi milik debitur. Setelah itu, debitur hanya tinggal membayar cicilan rumah yang sudah dibelinya tersebut hingga lunas.

Iklan Banner Perencanaan Dana Membeli Rumah - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

#5 Tidak Ada Sita Rumah

Kemudahan yang bisa didapatkan dari menggunakan KPR syariah ini, tidak mengenal yang namanya sita-menyita rumah. ketika debitur mengalami masalah keuangan, maka akan dilakukan mediasi antara developer dan debitur.

Hasil dari mediasi tersebut, biasanya para debitur akan ditawarkan opsi antara lain, take over yang akan dilakukan keluarga atau pembeli juga bisa menawarkan aset pribadinya untuk menutupi cicilannya.

Mari-Kenali-Produk-KPR-Mandiri-1-Finansialku

[Baca Juga: Apakah Anda Ingin Mengajukan KPR? Mari Kenali Produk KPR Mandiri dan Persyaratannya! (Studi Kasus)]

 

Jika diskusi yang dilakukan mengalami kebuntuan, maka pembeli pun bisa menjual rumah tersebut dengan harga yang sama ketika pembeli beli, untuk melunasi utangnya ke pengembang.

Jika terdapat sisa keuntungan dari penjualan rumah, maka uang dari keuntungannya itu akan menjadi hak pembeli.

 

#6 KPR Syariah Tanpa BI Checking

Keuntungan lainnya jika Anda mengambil KPR syariah ini adalah, KPR syariah tidak melewati BI Checking. KPR ini benar-benar tidak melalui bank alias hanya melewati developer saja.

Karena proses BI Checking ini dilewatkan, maka akan muncul konsekuensinya, yaitu siapa saja bisa mengajukan KPR ini, termasuk mereka yang punya riwayat kredit buruk sekalipun.

Maka, sebenarnya KPR ini hanya menggunakan modal kepercayaan antara debitur dan developer. Ketika si calon pembeli sanggup meyakinkan pengembang, maka transaksi pun akan berjalan.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

Ketahui Untung Rugi Dari KPR yang Anda Gunakan

Sebelum Anda mengambil KPR untuk rumah yang Anda mimpikan, ada baiknya Anda mengetahui keuntungan dan kerugian yang akan Anda gunakan.

Jangan sampai Anda malah terlilit utang. Alangkah lebih baik jika Anda merencanakan pembelian rumah Anda sedari dini.

Dengan menyiapkan bagaimana Anda akan membeli rumah, maka Anda pun akan terhindar dari utang yang tidak sanggup Anda bayar.

Anda juga bisa membaca lebih lengkap mengenai bagaimana merencanakan pembelian rumah dengan men-download salah satu ebook Finansialku di bawah ini.

Anda cukup men-download link ebook merencanakan keuangan usia 20 an di bawah ini secara gratis!

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

 

Setelah membaca artikel ini, saya yakin Anda telah mengetahui perbedaan KPR syariah dan KPR bank syariah.

Bagikan informasi ini kepada teman atau saudara Anda yang belum mengetahui perbedaan KPR syariah dan KPR bank syariah yang bermanfaat untuk Anda.

Semoga bermanfaat!

 

Sumber Referensi:

  • Laras. 5 Oktober 2017. Pilih KPR Syariah Untuk Beli Rumah? Pertimbangkan Hitung-Hitungan Ini. Danaxtra.com – https://goo.gl/V9zUHk
  • Aulia Akbar. 28 Agustus 2018. Bingung Bedakan KPR Syariah vs Bank Syariah? Yuk Simak 6 Perbedaan Ini! Moneysmart.id – https://goo.gl/1T5kTF

 

Sumber Gambar:

  • KPR Bank Syariah – https://goo.gl/XWYJ1T
  • KPR Syariah – https://goo.gl/xNiEKa