Calon ibu rumah tangga, sering kali Anda mendengar pepatah yang mengatakan bahwa “dibalik kesuksesan suami, ada istri yang hebat.”

Maka kesuksesan Anda dalam mengatur keuangan maka akan membawa keluarga mendapatkan Financial Freedom. Kesuksesan dimulai dari Anda maka cobalah untuk mengatur keuangan keluarga Anda.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

9 Kunci Sukses Mengatur Keuangan Keluarga yang Harus Diketahui Setiap Calon Ibu Rumah Tangga

Ibu rumah tangga memiliki banyak berbagai peran dalam rumah tangga, yakni pendidik, manajer, sekaligus financial planner. Ketepatan Anda dalam mengatur keuangan sangat berpengaruh, sebab keuangan dapat dianggap sebagai nadi dari sebuah keluarga.  

Mengatur keuangan rumah tangga memang susah-susah gampang. Ada saja kebutuhan yang membuat Anda harus mengeluarkan uang melebihi anggaran. Selalu saja ada kesalahan yang membuat Anda dan keluarga menjadi tidak bisa menabung.

Nah, untuk menghindari hal tersebut ini ada 9 kunci sukses mengatur keuangan keluarga yang harus diketahui setiap calon ibu rumah tangga, berikut ulasannya:

 

#1 Terbuka, Jujur dan Apa Adanya dengan Pasangan

Dalam rumah tangga kejujuran merupakan faktor yang paling penting. Selain perselingkuhan, tidak jujur soal keuangan juga bisa mengganggu keharmonisan rumah tangga Anda.

Bahkan sifatnya bisa lebih menghancurkan daripada perselingkuhan atau masalah kebutuhan seksual yang tidak terpenuhi.

Rahasia dan Kunci Sukses Mengatur Keuangan Untuk Pasangan Suami Istri 03 Keuangan Pasangan 3 - Finansialku

[Baca Juga: Waspada! 5 Masalah Keuangan Ini Bisa Menghancurkan Rumah Tangga]

 

Uang merupakan isu yang sangat sensitif, apalagi jika suami dan istri punya pandangan yang berbeda dalam hal penggunaan uang dan kebutuhan yang harus diprioritaskan.

Jujur dan terbuka merupakan langkah pertama yang Anda lakukan, untuk mengatasi kepercayaan karena bohong soal keuangan. Atau jika Anda menduga pasangan tidak jujur soal keuangan, mintalah penjelasan. Lakukan dengan kepala dingin, jangan langsung emosi.

Mulailah bersikap terbuka mengenai masalah finansial dalam keluarga. Seberapa banyak yang digunakan dan untuk apa saja.

Anda tidak perlu melarang atau membatasi pengeluaran suami dalam satu bulan. Cukup memberinya kepercayaan bahwa dia bisa bersikap dewasa dalam mengatur keuangannya sendiri.

 

#2 Punya Dana Darurat

Dana darurat dalam sebuah keluarga memiliki peran yang penting, khususnya dalam keadaan-keadaan genting. Dana darurat yang harus dipersiapkan ketika kita sudah berkeluarga adalah sebesar 6 atau 12 bulan pengeluaran.    

Dana Darurat Keluarga 01 - Finansialku

[Baca Juga: Tips Dahsyat Investasi Bagi Freelancer Ibu Rumah Tangga]

 

Tahapan pertama dalam dana darurat adalah memotong pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu misalnya membeli mainan untuk anak yang belum tentu digunakan, membeli pernak-pernik yang tidak dibutuhkan, dan lain-lain.

Kita harus realistis dalam menentukan pengeluaran bulanan, jumlah dana darurat dan tempat menyimpannya.

Produk-produk keuangan apa yang dapat digunakan untuk persiapan dana darurat. Intinya dana darurat harus disimpan di produk-produk keuangan yang mudah diambil, aman dan tidak bersifat spekulatif.

Orang-orang biasanya menyimpan dana daruratnya di tabungan, deposito, emas dan reksa dana pasar uang.

Jangan lupa ya, perlu memonitor untuk jumlah dana darurat yang sudah terkumpul, kurang berapa dan tentunya hati-hati dengan inflasi.

 

#3 Punya Asuransi yang Tepat

Di zaman sekarang ini dimana sehat tidak gampang dan sakit tidak murah. Sebaiknya Anda menyediakan payung sebelum hujan. Anda perlu memiliki asuransi terutama kepada kepala keluarga Anda.

Sebelum menjatuhkan pilihan pada perusahaan asuransi mana, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu reputasi perusahaan-perusahaan itu.

Sama seperti Anda mau berbelanja di Mall, maka pada saat memilih asuransi, bandingkan terlebih dahulu fasilitas yang diberikan satu perusahaan asuransi dengan perusahaan asuransi lainnya.

Kendala Spin Off Asuransi Syariah Tahun 2024 Adalah Pendanaan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Resolusi Tahun 2019: Mengatur Keuangan Rumah Tangga, Begini Caranya!]

 

Dengan angka premi yang sama, apa yang diberikan oleh perusahaan asuransi? Apakah nilai yang diberikan wajar atau tidak? Jangan sampai Anda salah memilih ya.

Perhatikan juga yang termasuk dalam jaringan pelayanan perawatan ini di antaranya adalah rumah sakit rujukan dan kantor pelayanan. Pilihlah yang memiliki jaringan tersebar yang cukup luas atau minimal yang memiliki call center.

Sebab, kita tidak tahu kapan dan di mana kita atau keluarga kita jatuh sakit. Dengan jaringan pelayanan yang luas, di mana pun kita sakit, kita akan mendapatkan pelayanan perawatan yang sesuai.

Cari rujukan yang objektif sehingga tidak menyesal di kemudian hari. Jangan sampai kita mengalami bayar premi gampang, tapi untuk mendapatkan klaim susahnya bukan main. Layanan buruk macam ini sudah jamak dialami nasabah perusahaan asuransi tertentu.

 

#4 Punya Anggaran Keuangan Rumah Tangga

Kalau di perusahaan, pengeluaran diatur seefisien mungkin agar dari pendapatan yang diperoleh, perusahaan bisa mendapatkan keuntungan sebesar mungkin. Di rumah tangga pun demikian.

Hidup Enak dengan Investasi 07 Anggaran - Finansialku

[Baca Juga: Catat! 11 Tips Jitu Kelola Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji Kecil]

 

Pengeluaran keluarga harus diatur secara baik agar dari pendapatan yang diperoleh, kita dapat hidup sejahtera.

Bisa menyisihkan uang untuk ditabung. Bisa makan dengan jumlah cukup dengan gizi seimbang. Bisa berpakaian sesuai kebutuhan. Sanggup menyisihkan uang untuk memiliki serta merawat rumah seisinya. Juga mampu menyiapkan anggaran untuk kesehatan dan rekreasi.

Supaya keuangan keluarga tidak tekor, ada dua aturan penting; menambah pendapatan atau menghemat pengeluaran. Jika dua unsur ini dipenuhi, neraca keuangan tak bakal defisit.

 

#5 Disiplin dalam Mencatat Keuangan

Dengan mencatat, Anda akan mengetahui kebocoran-kebocoran yang sering kali luput dari perhatian, namun berdampak terhadap kondisi keuangan keluarga kita. Misalnya pengeluaran untuk parkir, naik ojek online, uang jajan tambahan, dan sebagainya.

Pengeluaran-pengeluaran tersebut ternyata jumlah bisa jadi cukup besar jika diakumulasikan dalam satu bulan. Namun, karena pengeluaran ini terlihat kecil, maka Anda mungkin tidak akan mengambil pusing dan tidak banyak berpikir saat mengeluarkan uang.

Setelah menambal kebocoran-kebocoran dalam keuangan Anda, biasanya Anda dapat hidup lebih sejahtera, mampu menabung dan berinvestasi.

4,5 Keuntungan Mencatat Keuangan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Penting Sekali Membuat Laporan Keuangan untuk Ibu Rumah Tangga]

 

Saat ini Finansialku sudah mengembangkan aplikasi untuk mengelola dan merencanakan keuangan. Salah satu fitur-nya adalah “Rekeningku” yang isinya pencatatan keuangan keluarga.

Setelah Anda mencatat keuangan keluarga, secara otomatis aplikasi akan menunjukkan grafik laporan keuangan dan memberikan laporan kondisi kesehatan keuangan Anda.

Anda bisa dengan mudah download Aplikasi Finansialku melalui link di bawah ini atau melalui Google Play Store.

 

#6 Mulai Membuat Prioritas Tujuan Keuangan

Membuat prioritas tujuan keuangan sangatlah penting, karena prioritas akan membuat Anda tetap fokus.

Daripada perhatian Anda terbagi dalam beberapa hal, lebih baik Anda fokus pada 1 atau 2 tujuan keuangan, wujudkan tujuan tersebut dan kemudian baru lanjut ke tujuan berikutnya.

Setiap orang pasti memiliki skala prioritas masing-masing, sesuai dengan kondisi keuangan dan tingkat pengetahuan mengenai keuangan.

Bagaimana Cara Mewujudkan Tujuan Keuangan Saya dan Merencanakan Keuangan, Jika Gaji Pas UMR 02 - Finansialku

[Baca Juga: Mengurus Keuangan Rumah Tangga Ala Wanita Karier]

 

Robert T. Kiyosaki membuatkan skala prioritas yang paling ideal yaitu yang pertama dengan keamanan finansial.

Anda harus aman secara keuangan, memiliki cash flow yang positif, tidak ada utang konsumtif, memiliki dana darurat, dan asuransi sesuai kebutuhan.

Skala kedua adalah kenyamanan finansial. Dimana pada skala ini Anda berusaha untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan untuk jangka menengah dan jangka panjang.

Setidaknya amankan biaya pendidikan anak dan dana hari tua. Dalam rencana keuangan Anda, jangan lupa masukkan strategi untuk mencapai kebebasan finansial.

 

#7 Memiliki Rencana Keuangan

Sebuah perencanaan keuangan tentu saja tidak akan bisa dipisahkan dari tujuan keuangan. Apa pun yang menjadi tujuan keuangan, inilah yang akan menjadi “arah” perencanaan keuangan yang dilakukan.

Setiap orang harus memiliki tujuan keuangan dalam hidupnya, baik tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.

Tujuan keuangan ini dapat menjadi motivasi yang besar dalam menciptakan kondisi keuangan yang sehat. Hal ini juga bisa membantu Anda untuk mengamankan keuangan keluarga pada masa yang akan datang.

Sekarang Saatnya Untuk Evaluasi Rencana Keuangan 2018 01 - Finansialku

[Baca Juga: Cerdas, Cara Mengatur Keuangan Ibu Rumah Tangga Meski Harga Bahan Makanan Naik]

 

Jika rencana keuangan yang dibuat bisa berjalan dengan baik dan efektif, secara otomatis tujuan keuangan juga akan tercapai sebagaimana yang diharapkan.

Kedua hal ini saling berhubungan di mana satu dengan yang lainnya akan saling mendukung sehingga kondisi keuangan bisa stabil dan kokoh.

Ada baiknya meminta bantuan dari ahli perencanaan keuangan, supaya langkah rencana keuangan yang Anda ambil lebih tepat.

Anda bisa bertanya ke Perencana Keuangan (CFP) Finansialku melalui fitur Tanya Jawab pada aplikasi tersebut. Anda bisa upgrade Aplikasi Finansialku ke versi premium untuk dapat berkonsultasi dengan Perencana Keuangan Finansialku.

Anda bisa menggunakan kode referral POTONG50RIBU untuk mendapatkan potongan Rp50.000 upgrade Aplikasi ke versi premium, sehingga Anda hanya perlu membayar Rp300.000 untuk satu tahun penuh Aplikasi Finansialku premium.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#8 Belajar Berinvestasi

Masihkah Anda memiliki mindset untuk menabung yang banyak, sebanyak yang kita bisa. Cara itu boleh dibilang adalah salah satu pilihan yang tak bisa disalahkan. Tetapi, permasalahannya muncul ketika seseorang terjebak dengan cara tersebut.

Maka kita akan menjadi percaya bahwa dengan menabung hanya satu-satunya jalan untuk mencapai kenyamanan di masa depan. Kita jadi “buta” terhadap peluang-peluang yang sebenarnya bisa kita lakukan untuk menambah pundi-pundi pendapatan.

Berapa Tingkat Suku Bunga Deposito Perbankan Terbaik Untuk Investasi 03 Investasi Deposito 3 - Finansialku

[Baca Juga: Rahasia dan Tips Investasi untuk Ibu Rumah Tangga Ala Finansialku]

 

Dalam buku 99 cara miliarder mengelola keuangan, para miliarder sama sekali tak menganggap remeh pentingnya menabung. Tetapi, mereka tetap mengedepankan kemampuan mencari dan mendulang, ketimbang sekadar menyimpannya.

Tak heran, mereka lebih berani memutar kembali uang yang sudah didapatkan, hanya demi mencari keuntungan yang lebih besar dengan berinvestasi.

Investor ternama dunia, Warren Buffet, melakukan aktivitas menabung. Tetapi, tabungan yang dia miliki lantas digunakan untuk berinvestasi. Buffet menyadari bahwa investasi memberinya “penghasilan lebih” dibandingkan hanya dengan menabung.

Jika Anda ingin belajar berinvestasi saham, Anda bisa membaca ebook Panduan Berinvestasi Saham untuk Pemula di bawah ini secara GRATIS.

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

 

#9 Me-review atau Mengkaji Ulang Rencana Keuangan

Hasil review keuangan keluarga di akhir tahun adalah hal yang sangat penting.

Hasil review keuangan keluarga di akhir tahun dapat dijadikan bahan perbaikan dalam mengelola keuangan keluarga di tahun depan. Plus kita dapat mengetahui, apakah kita sudah mulai mencapai tujuan-tujuan keuangan kita.

Yang perlu di review pada rencana keuangan keluarga adalah pendapatan dan pengeluaran. Apakah saat ini pendapatan yang diperoleh sudah bisa mencapai keamanan finansial? Apakah Anda bisa menabung atau investasi?

Keuangan 2019 Memaksimalkan Penghasilan Tambahan dari Rumah 02 Penghasilan Rumah - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Memaksimalkan Dana Bulanan Ibu Rumah Tangga?]

 

Hal yang tidak boleh luput dari review keuangan keluarga akhir tahun adalah aset dan kewajiban. Anda harus mengetahui posisi aset yang Anda miliki dan posisi utang.

Apakah aset Anda masih dapat menutupi utang-utang Anda? Apakah aset yang Anda miliki menghasilkan pemasukan untuk Anda? Apakah utang-utang Anda saat ini tergolong produktif atau utang konsumtif?

Lakukan pengecekan terhadap kondisi kesehatan keluarga. Pertahankan bagian-bagian yang sudah sehat dan perbaiki bagian-bagian yang masih belum sehat.

Pengecekan kondisi kesehatan keluarga dapat dilakukan dengan menghubungi perencanaan keuangan independen Finansialku. Pengecekan dimulai dari kondisi likuiditas keuangan, kondisi arus kas (cash flow) bulanan, kekayaan bersih, solvabilitas, dan lain sebagainya.

 

Menjadi Berarti Bagi Keluarga

Seorang artis Indonesia yang populer Dian Sastrowardoyo pernah berkata, “Women of worth buat aku adalah wanita yang sukses jalani perannya sebagai ibu, istri, sekaligus membuat dirinya berarti buat orang lain.

Buatlah diri Anda berarti bagi Keluarga dan lingkungan sekitar Anda.

 

Bagaimana pendapat Anda mengenai artikel di atas? Bagikan tanggapan Anda pada kolom komentar di bawah.

Ayo bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Budi Safa’at. 2015. 99 Perbedaan Cara Mengelola Uang Miliarder vs Orang Biasa. Jakarta: Grasindo.

 

Sumber Gambar:

  • Keuangan Keluarga – http://bit.ly/2GWJuO3