Tips dan Trik Ampuh Dalam Manajemen Produk dan Manajemen Prioritas

Manajemen produk dan manajemen prioritas adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Ketahui tips dan trik dalam manajemen produk dan manajemen prioritas dari pembahasan artikel Finansialku berikut ini.

Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Manajemen Produk

Manajemen Produksi adalah sebuah penataan proses pengubahan bahan mentah menjadi produk atau jasa yang diinginkan sehingga memiliki nilai jual. Berdasarkan pemaparan dari situs UK Essays, produksi ini dikategorikan menjadi beberapa bagian berdasarkan teknik, diantaranya:

  • Produksi yang diambil dari bahan mentah langsung kemudian diekstrak menjadi produk yang diinginkan. Misalnya ekstraksi sari buah atau minyak untuk dibuat menjadi berbagai macam produk.
  • Produk yang dihasilkan dengan cara menginovasikan bahan baik secara kimiawi atau parameter mekanis tanpa mengubah atribut fisiknya. Misalnya dilakukan dengan memanaskan bahan baku dalam suhu yang tinggi (tertentu).
  • Produksi dengan cara merakit, contohnya perangkat komputer, kendaraan seperti mobil dan motor.

 

Seringkali pemahaman tentang pengertian manajemen produksi ini kurang dipedulikan. Jika menimbang dari sisi keuntungan, sebuah bisnis bisa melakukan efisiensi karena bagian ini memerlukan dana yang tidak sedikit.

 

Secara ideal, bidang produksi harus melakukan beberapa hal seperti:

  • Peningkatan produktivitas.
  • Menggunakan simbiosis industri.
  • Perlindungan karyawan dari bahaya fisik.
  • Penghilangan material yang berbahaya.

 

Hal-hal di atas merupakan bagian yang biasanya paling menguras kas. Belum lagi hukum yang berlaku, peraturan buruh dan juga berbagai hambatan lain yang berdampak besar pada perencanaan budgeting bagian produksi.  

Oleh sebab itu, di samping pembelian bahan baku yang murah, pembentukan sistem dan pemanfaatan teknologi perlu dilakukan penataan agar dapat bertahan jika memasuki masa yang sulit.

 

Pengertian Manajemen Produksi Menurut Para Ahli

Manajemen produksi merupakan bagian dari bidang manajemen yang berperan dalam mengkoordinasikan beberapa kegiatan untuk mencapai tujuannya.

Simak beberapa pengertian tentang Manajemen Produksi di bawah ini dari para ahli.

 

Handoko (1999:3)

Menurut Handoko, pengertian manajemen produksi dan operasional adalah berbagai usaha pengelolaan secara optimal penggunaan semua sumberdaya (faktor-faktor produksi); tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah, dan lain sebagainya, di dalam proses transformasi bahan mentah dan tenaga kerja menjadi berbagai produk atau jasa.

 

Sofyan Assauri (2008:19)

Menurut Sofyan Assauri, pengertian manajemen produksi adalah kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan berbagai sumber daya; sumber daya manusia, sumber daya alat, sumber daya dana, dan bahan, secara efektif dan efisien untuk menciptakan dan menambah kegunaan sebuah barang atau jasa.

 

Heizer dan Reider (2011:4)

Menurut Heizer dan Reider, Manajemen Produksi adalah rangkaian kegiatan yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output.

 

Irham Fahmi (2012:3)

Menurut Irham Fahmi, pengertian manajemen produksi adalah sebuah ilmu manajemen yang membahas secara menyeluruh bagaimana pihak manajemen produksi perusahaan menggunakan ilmu dan seni yang dimiliki dengan mengarahkan dan mengatur orang-orang untuk mencapai hasil produksi yang diinginkan.

Tips dan Trik Ampuh Dalam Manajemen Produk dan Manajemen Prioritas 02 Manajemen Produksi - Finansialku

[Baca Juga: Pernah Dengar Perencanaan Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia? Jika Belum, Yuk Cari Tahu Sekarang!]

 

Fungsi Manajemen Produksi

Selain proses produksi yang dihasilkan dari sebuah perusahaan, manajemen produksi juga melakukan berbagai hal lainnya.

Menurut Sofjan Assauri (2004: 22), ada empat fungsi terpenting pada manajemen produksi, diantaranya:

 

#1 Perencanaan

Ini adalah keterkaitan dan pengorganisasian kegiatan produksi yang akan dilakukan dengan dasar waktu atau periode tertentu. Sebuah perencanaan yang baik akan dapat meminimalkan atau menekan biaya produksi. Dengan demikian, perusahaan bisa menentukan harga yang sesuai dan meraih keuntungan yang besar namun tetap rasional.

 

#2 Proses Pengolahan

Ini adalah metode atau teknik yang digunakan untuk mengolah input. Proses ini sangat penting untuk pemanfaatan sumber daya secara maksimal dan efisien.

 

#3 Jasa Penunjang

Jasa penunjang merupakan sarana yang diperlukan untuk proses pengolahan mencapai keefektifan dan efisiensi dari penetapan dan metode yang digunakan

Dengan demikian, produk yang berkualitas dapat dihasilkan dan perusahaan dapat bersaing secara sehat serta meningkatkan tingkat produksi mereka.

 

#4 Pengendalian/Pengawasan

Bagian ini merupakan fungsi untuk menjamin pelaksanaan kegiatan sesuai dengan perencanaan.

Dengan adanya pengawasan, maka maksud dan tujuan dalam menggunakan dan pengolahan masukan (input) dapat dilaksanakan.

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Visi misi perusahaan akan dapat terfokuskan dan semakin tajam melalui proses pengawasan.

Selain itu, peningkatan reputasi perusahaan akan semakin mudah disamping setiap bagian departemen (marketing, finansial personalia, dan lain sebagainya) dapat bersinergi dengan lebih baik.

Ditambah lagi, setiap karyawan di setiap bagian akan semakin bertanggung jawab dalam memproduksi barang.jasa sesuai standar pasar dan berdampak pada peningkatan penjualan.

Peran manajemen produksi ini juga memberi dampak sangat besar meskipun pada bisnis skala kecil. Menekan biaya produksi merupakan sebuah hasil dari penerapan manajemen produksi yang tepat.

Selain itu, keefektifan dari setiap sumber daya yang dimiliki juga benar-benar harus menjadi prioritas, disamping kerja sama antar tiap divisi yang diperlukan, terutama bidang operasional yang merupakan bagian yang berurusan langsung dengan konsumen.

 

Ruang Lingkup Manajemen Produksi

Dari segi pengambilan kebijakan utama atau keputusan, terdapat 3 kategori utama dalam ruang lingkup manajemen produksi, diantaranya sebagai berikut:

 

#1 Kebijakan Mengenai Desain

Kebijakan ini termasuk dalam keputusan jangka panjang, diantaranya meliputi; penentuan desain produk yang akan dibuat, lokasi dan tata letak pabrik, desain kegiatan pengadaan masukan (input) yang diperlukan, desain metode dan teknologi pengolahan, desain organisasi perusahaan, dan desain job description dan job specification.

 

#2 Kebijakan Mengenai Transformasi

Kebijakan ini sifatnya jangka pendek, berkaitan dengan keputusan taktis dan operasional. Kebijakan ini mencakup jadwal produksi, giliran kerja (shift), anggaran produksi, jadwal penyerahan masukan ke sub-sistem pengolahan, dan jadwal penyerahan keluaran (output) ke pelanggan atau penyelesaian produk.

 

#3 Kebijakan Mengenai Perbaikan

Oleh karena kebijakan ini sifatnya berkesinambungan, maka kebijakan ini dilakukan secara rutin.

Beberapa hal di dalamnya meliputi perbaikan secara kontinu terhadap mutu keluaran (output), keefektifan dan keefisienan sistem, kapasitas dan kompetensi dari para pekerja, perawatan sarana kerja atau mesin, serta perbaikan berkesinambungan serta kontinu atas metode penyelesaian atau pengerjaan produk.

Tips dan Trik Ampuh Dalam Manajemen Produk dan Manajemen Prioritas 03 Manajemen Perbaikan - Finansialku

[Baca Juga: Ingin Setiap Hari Produktif? Baca Dulu Tips Makin Produktif Ketika Bekerja]

 

Aspek-Aspek Manajemen Produksi

Diperlukan beberapa tahapan yang penting dalam proses produksi untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan perencanaan dan harapan. Berikut ini tahapan dan aspek di dalam Manajemen Produksi:

 

#1 Perencanaan Produksi

Tujuan perencanaan produksi adalah agar proses produksi yang dilaksanakan berjalan secara sistematis. Beberapa keputusan yang berhubungan dengan perencanaan produksi diantaranya;

  • Jenis barang
  • Bahan baku yang digunakan
  • Kualitas barang
  • Kuantitas barang
  • Pengendalian produksi

 

#2 Pengendalian Produksi

Agar proses produksi berjalan sesuai dengan perencanaan yang ditentukan dengan biaya yang optimal, maka pengendalian atau kontrol produksi sangat diperlukan. Beberapa kegiatan dalam pengendalian produksi:

  • Membuat perencanaan
  • Menyusun jadwal kerja
  • Menentukan target market produk

 

#3 Pengawasan Produksi

Pengawasan produksi bertujuan agar hasil produksi sesuai dengan apa yang diharapkan, tepat waktu, dan dengan biaya yang optimal. Beberapa kegiatan pengawasan produksi adalah:

  • Menetapkan kualitas barang
  • Membuat standar barang
  • Pelaksanaan produksi sesuai jadwal

 

Bagaimana Agar Produksi Berjalan Efektif?

Mengutip dari Valleysierrasbdc.com, langkah selanjutnya setelah kita mengerti pemahaman dari manajemen produksi di atas adalah melakukan perencanaan atau planning produksi. Prosesnya meliputi pengaturan, pengendalian, dan optimasi pekerjaan serta beban kerja.

Penjadwalan atau scheduling ini terbagi menjadi dua macam:

  • Forward scheduling
  • Backward scheduling

 

Penjadwalan digunakan untuk mengoperasikan mesin, pendanaan, sumber daya, proses produksi dan pembelian material.

Sebelum membahas tentang manajemen prioritas, sudahkah Anda memprioritaskan pengaturan dan perencanaan keuangan untuk meraih sukses keuangan di masa depan?

Gunakan Aplikasi Finansialku untuk mencatat arus keuangan Anda setiap hari dengan lebih mudah dan praktis melalui gadget pintar Anda.

Selain mencatat keuangan setiap hari, Anda juga menikmati fitur lainnya seperti merencanakan dana membeli barang dan juga merencanakan liburan Anda bersama keluarga atau sahabat.

Manfaatkan free trial-nya untuk menikmati lebih lanjut setiap fitur Aplikasi Finansialku yang akan membantu Anda mencapai kesuksesan dalam finansial.

Jika Anda tertarik untuk berlangganan, Anda bisa langsung berlangganan selama 1 tahun untuk menghemat biaya registrasi dan juga mendapatkan keuntungan tambahan, yaitu mendapatkan kursus online gratis selama 1 tahun yang akan dipandu oleh Konsultan Perencana Keuangan Profesional Finansialku.

 

Manajemen Prioritas

Pernahkah Anda mendapatkan tugas yang menumpuk, pekerjaan yang belum kunjung selesai dan bahkan deadline atau batasan waktu yang sudah mendekat?

Disinilah pentingnya manajemen prioritas yang sangat erat kaitannya dengan manajemen waktu.  

Setiap individu membutuhkan manajemen waktu guna melaksanakan setiap kegiatan mereka semakin efektif dan efisien.

Ada beberapa teknik yang dapat digunakan dalam manajemen waktu. Salah satunya adalah teknik manajemen waktu berdasarkan skala prioritas.

Tips dan Trik Ampuh Dalam Manajemen Produk dan Manajemen Prioritas 04 Manajemen Prioritas - Finansialku

[Baca Juga: 6 Skala Prioritas dan Pengelolaan Keuangan Keluarga Baru]

 

Dalam manajemen waktu berdasarkan skala prioritas, ada pelaksanaan pekerjaan yang didahulukan berdasarkan skala prioritas.

Skala prioritas mendahulukan pekerjaan yang penting dan mendesak, dilanjutkan dengan pekerjaan penting dan tidak mendesak, kemudian pekerjaan yang mendesak meski tidak terlalu penting, dan terakhir adalah pekerjaan yang tidak penting dan tidak mendesak.

Simak tabel di bawah ini!

Tips dan Trik Ampuh Dalam Manajemen Produk dan Manajemen Prioritas 05 Tabel Manajemen Waktu - Finansialku

Manajemen waktu berdasarkan skala prioritas

 

#1 Mendesak dan Penting (I)

Dalam kuadran yang pertama ini berisi setiap pekerjaan yang mendesak dan sangat penting. Oleh sebab itu, pekerjaan yang masuk dalam kuadran ini harus diutamakan terlebih dahulu daripada yang lain.

Oleh karena keurgensian dari tugas ini dan waktu yang mendesak, tugas ini tidak dapat ditunda lagi.

Beberapa contoh pekerjaan yang termasuk dalam kuadran pertama ini biasanya sesuatu yang menyangkut keselamatan seperti mengantar anggota keluarga yang sakit.

Ketika Anda ada rapat penting, namun mendapatkan telepon dari rumah bahwa ada salah satu anggota keluarga yang masuk rumah sakit, tentu Anda akan segera meninggalkan ruang rapat dan menuju ke rumah sakit dengan segera.

Apakah pekerjaan yang Anda lakukan cenderung masuk ke kategori kuadran pertama ini?

Orang yang terbiasa bekerja pada kelompok ini akan cenderung stress, cepat lelah, dan berprestasi biasa-biasa saja karena semua kegiatan dilakukan secara terburu-buru.

 

#2 Penting (II)

Penjadwalan yang cermat sangat dibutuhkan saat memprioritaskan sebuah pekerjaan.

Dengan demikian pekerjaan penting tersebut tidak perlu masuk dalam kuadran pertama sehingga Anda harus dikejar waktu, sehingga menyelesaikannya dengan terburu-buru yang berakibat kurangnya ketelitian karena terburu-buru.

Saran yang bisa disajikan adalah dengan menggunakan waktu produktif untuk menyelesaikan setiap pekerjaan penting. Jangan mengabaikan pekerjaan penting sehingga pekerjaan tersebut harus meningkat urgensinya menjadi mendesak dan penting.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Kegiatan dalam kelompok ini mencakup kegiatan yang sudah terjadwal dengan baik dan rutin. Contoh pekerjaan penting adalah mengerjakan tugas sesuai jadwal, olahraga terjadwal dan lain sebagainya.

Orang yang berada dalam kelompok kuadran ini adalah mereka yang memiliki visi, mempunyai prioritas dalam hidupnya. Mereka akan melakukan perencanaan dalam mencapai visinya, menetapkan prioritas, mengerjakan hal penting terlebih dahulu dan menyelesaikan sisanya kemudian.

Sifat individu yang bergabung dalam kelompok ini adalah orang dengan pola hidup terkendali, seimbang, dan berprestasi tinggi.

 

#3 Mendesak dan Tidak Penting (III)

Pernahkah Anda dimintai tolong untuk melakukan sesuatu bagi orang lain di tengah pekerjaan Anda?

Misalnya ada seseorang yang membutuhkan bantuan Anda untuk membawakan koper ke lantai atas. Hal ini mungkin saja bisa mengganggu rutinitas Anda atau pekerjaan yang sedang Anda lakukan.

Tidak ada salahnya untuk menolak sebuah permintaan dari orang lain jika kita sedang tidak dapat diganggu atau dalam situasi yang sibuk.

Tips dan Trik Ampuh Dalam Manajemen Produk dan Manajemen Prioritas 06 Manajemen waktu - Finansialku

[Baca Juga: Cara Membuat Skala Prioritas Dalam Mengatur Keuangan Keluarga Anda]

Pekerjaan dalam kuadran ini bisa ditunda bahkan tidak dilakukan karena kepentingannnya yang sangat rendah dan tidak mendesak bagi Anda.

Kegiatan-kegiatan dalam kelompok ini merupakan kegiatan tidak penting namun terkadang terpaksa harus dilakukan. Seperti menerima tamu, menemani teman, dan lain sebagainya. Umumnya pekerjaan ini tanpa direncanakan dan sulit dihindari.

Kebiasaan bekerja pada kelompok seperti ini akan membuat seseorang menjadi kurang disiplin, prestasi rendah, tidak memiliki tujuan jelas dalam pekerjaan, karena selalu berusaha menyenangkan orang lain.

 

#4 Tidak Mendesak dan Tidak Penting (IV)

Kegiatan dalam kelompok ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara berlebihan dan berakibat tingkat kepentingannya rendah. Contohnya adalah menonton televisi dan tidur secara berlebihan. Orang dalam kelompok ini cenderung pemalas serta kurang bertanggung jawab.

 

Manajemen Produk dan Manajemen Prioritas

Pembahasan diatas menjelaskan hal-hal penting yang dapat kita perhatikan dalam manajemen produk dan manajemen prioritas.

Manajemen produk memperhatikan fungsi dari manajemen produksi tersebut yang terdiri dari perencanaan, proses pengolahan, jasa penunjang, serta pengendalian/pengawasan. Selain itu ada pula aspek-aspek manajemen produksi yaitu, perencanaan, pengendalian dan pengawasan produksi.

 

Kemudian dijelaskan dalam manajemen prioritas kita dapat membagi berbagai hal berdasarkan manajemen waktu yang terbagi menjadi empat skala prioritas.

Empat skala tersebut, yaitu mendahulukan pekerjaan yang penting dan mendesak, dilanjutkan dengan pekerjaan penting dan tidak mendesak, kemudian pekerjaan yang mendesak meski tidak terlalu penting, dan terakhir adalah pekerjaan yang tidak penting dan tidak mendesak.

 

Setelah pembahasan di atas, bagaimana cara Anda mengatur bisnis Anda berdasarkan manajemen prioritas dan manajemen produk? Anda dapat menuliskan komentar Anda pada kolom yang tersedia di bawah ini!

Anda juga bisa membagikan setiap artikel Finansialku kepada rekan-rekan Anda yang membutuhkan.

Jika Anda mengalami kesulitan dalam perencanaan keuangan pribadi, keluarga atau bisnis, Anda dapat menghubungi Perencana Keuangan Finansialku yang siap menolong Anda. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Ayyub Mustofa. 13 Juli 2018. Kiat Menyusun Prioritas dalam Manajemen Produk. Techinasia.com – https://goo.gl/nsjvge
  • Admin. Apa yang dimaksud dengan Manajemen Produksi? Dictio.id – https://goo.gl/7vVSte
  • Admin. Pengertian Manajemen Produksi, Fungsi, Ruang Lingkup, dan Aspek. Maxmanroe.com – https://goo.gl/ggk1nb
  • Anugerah Dino. Teknik Manajemen Waktu Berdasarkan Skala Prioritas. Anugerahdino.com – https://goo.gl/JRJQY3
  • Admin. 24 Maret 2018. Definisi Manajemen Produksi dan Tahap-Tahapnya. Rocketmanajemen.com – https://goo.gl/J76X4t
  • Admin. 21 Februari 2012. 4 Kuadran Prioritas. https://goo.gl/HzcidB
  • Daniel Demetri. 22 Desember 2017. Tiga Jenis Manajemen Produk: Mana yang Cocok untuk Perusahaanmu? Techinasia.com – https://goo.gl/Q8mgfq

 

Sumber Gambar:

  • Manajemen – https://goo.gl/AfDQ14
  • Manajemen Produksi – https://goo.gl/TNXKba
  • Manajemen Perbaikan – https://goo.gl/eHCHs6
  • Manajemen Prioritas – https://goo.gl/Fkfrby
  • Manajemen Waktu – https://goo.gl/TB3x7e
Summary
Tips dan Trik Ampuh Dalam Manajemen Produk dan Manajemen Prioritas
Article Name
Tips dan Trik Ampuh Dalam Manajemen Produk dan Manajemen Prioritas
Description
Manajemen produk dan manajemen prioritas adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Ketahui tips dan trik dalam manajemen produk dan manajemen prioritas dari pembahasan artikel Finansialku
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo
Kriswangsa Bagus Kusuma Yudha
Kriswangsa Bagus Kusuma Yudha, Memiliki ketertarikan dengan kepemimpinan, pengembangan karakter, keterampilan & karier. Terbuka dengan berbagai pengetahuan, ide kreatif & input yang konstruktif. My LIFE My HIStory

Leave A Comment