Bagaimana strategi membeli rumah untuk pasangan muda? Rumah pribadi merupakan idaman setiap pasangan, baik yang baru menikah maupun yang sudah lama berumah tangga.

Simak  beberapa strategi ini agar dapat segera memiliki rumah pribadi bersama pasangan Anda.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Rumah Idaman bagi Pasangan Muda

Masa-masa sibuk dan gugup sebelum pesta pernikahan sudah berakhir.

Rasa bahagia dan berbunga-bunga setelah pernikahan masih kental dirasakan. Tetapi sekarang Anda dan pasangan harus segera mengatur strategi untuk kebutuhan-kebutuhan bersama di masa depan.

Salah satu tujuan bersama yang terbesar adalah memiliki rumah sendiri.

Ketika sudah menikah ada banyak pengeluaran yang bertambah dan harus dipertanggungjawabkan sendiri (tidak dengan orangtua lagi). Lalu apakah mungkin Anda dan pasangan bisa memiliki rumah sendiri?

Bagaimana Strategi Membeli Rumah untuk Pasangan Muda Coba Praktikkan Cara Ini! 02 - Finansialku

 [Baca Juga: Kabarnya BPJS Ketenagakerjaan Beri Pinjaman untuk Beli Harga Rumah Rp500 Juta, Apakah Benar? Gimana Caranya?]

 

Tentu saja bisa. Kali ini saya akan membahas beberapa strategi agar pasangan muda yang baru menikah bisa membeli rumah pribadi secepatnya.

Mari simak beberapa cara berikut:

 

#1 Kenali Keuangan Anda dan Pasangan

Pertama-tama, Anda harus mengetahui kondisi keuangan Anda dan pasangan saat ini. Seluruh perencanaan keuangan yang baik dimulai dari mengenal kondisi keuangan saat ini.

Anda perlu tahu dulu berapa uang yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan saat ini.

Untuk Anda yang baru menikah dan masih bingung cara mengalokasikan anggaran bulanan, Anda bisa menggunakan rasio 50, 30, 20. Baca lebih lanjut mengenai rasio anggaran ini pada artikel berikut:

Cara Menabung yang Efektif untuk Pasangan Muda - Finansialku

[Baca Juga: Ini Dia Cara Efektif untuk Menentukan Proporsi Pengeluaran Bulanan]

 

Pada rasio tersebut dijelaskan bahwa uang yang boleh Anda gunakan untuk membayar cicilan adalah sebesar 30%. Kenapa sih Anda perlu tahu berapa uang yang bisa digunakan untuk membayar cicilan?

Rumah bukanlah aset yang murah.

Setidaknya, Anda pasti memerlukan uang ratusan juta untuk membeli sebuah rumah pribadi. Jika Anda dan pasangan baru menikah dan masih merintis keuangan bersama, akan cukup sulit jika membeli rumah secara tunai.

Jika memang dalam waktu dekat Anda dan pasangan ingin membeli rumah pribadi, sebaiknya gunakan sistem KPR atau Kredit Pemilikan Rumah.

Inilah gunanya Anda mengetahui jumlah dana yang bisa digunakan untuk cicilan setiap bulan.

Baru Menikah Pahami 11 Tips Keuangan Dasar untuk Pasangan Baru 01 - Finansialku

  [Baca Juga: Baru Menikah? Pahami 11 Tips Keuangan Dasar untuk Pasangan Baru]

 

Misalnya, jika Anda dan pasangan memiliki total penghasilan bulanan sebesar Rp20 juta, maka Anda dapat mengalokasikan 30% atau sebesar Rp6 juta untuk membayar cicilan KPR.

Tetapi jangan lupa ya bahwa total Rp6 juta tersebut juga harus cukup untuk membayar cicilan lainnya. Jika Anda memiliki cicilan motor sebesar Rp1 juta setiap bulan, maka hanya Rp 5 juta yang bisa Anda gunakan untuk KPR.

Jadi, berapa uang yang bisa Anda gunakan untuk cicilan KPR? Coba perhitungkan dengan pasangan Anda sekarang.

Iklan Banner Perencanaan Dana Membeli Rumah - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#2 Cari Penawaran Rumah dan Cicilan yang Sesuai

Setelah mengetahui berapa jumlah dana yang bisa Anda gunakan untuk cicilan maka Anda memiliki patokan harga. Dengan dana sebesar itu, rumah seperti apa yang kira-kira bisa Anda beli?

Apakah itu tipe 21, 36, atau 45? Ada begitu banyak pilihan rumah, pastikan Anda memilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keluarga saat ini.

Perlu diingat baik-baik bahwa Anda sebaiknya tidak terlalu memaksakan membeli rumah yang harganya sangat mahal jika memang belum memungkinkan.

Jika dipaksakan nantinya keuangan keluarga Anda bisa menjadi berantakan.

Begitu melihat penawaran rumah, hal pertama yang harus Anda tanyakan adalah cicilannya. Jangan menanyakan spesifikasi rumah tersebut terlebih dahulu.

5 Rahasia Pasangan yang Bahagia Secara Keuangan 2 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Mengajukan KPR Rumah Second, Panduan dari Nol Sampai Akad Berjalan]

 

Permasalahannya adalah biasanya jika sudah terlanjur jatuh cinta dengan sebuah rumah dan spesifikasinya, Anda tidak mempedulikan lagi harganya.

Daripada sudah terlanjur jatuh cinta dan kecewa karena cicilannya tidak sesuai kemampuan, lebih baik tanyakan dulu cicilannya.

 

#3 Review Ulang Pengeluaran

Sekarang bagaimana jika kasusnya seperti ini, Anda sudah memiliki patokan cicilan tetapi ada rumah yang sangat disukai dengan cicilan yang sedikit lebih tinggi dari kemampuan Anda.

Misalnya, Anda hanya mampu membayar cicilan rumah sebesar Rp5 juta, tetapi rumah yang sangat Anda sukai cicilannya sebesar Rp5,5 juta per bulan. Bolehkah Anda mengambil cicilan rumah tersebut?

Boleh-boleh saja. Dalam perencanaan keuangan pribadi tidak semuanya harus selalu mutlak.

Banyak hal yang bersifat situasional, segalanya harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Anda saat ini. Namun perlu digarisbawahi bahwa semua hal harus disesuaikan secara bijaksana.

Temukan Cara Bekerja Sama Dengan Pasangan dalam Berwirausaha 01 - Finansialku

[Baca Juga: Pasangan Baru Wajib Membaca 5 Hal Ini Agar Cepat Kaya (Bonus: 7 Cara Cepat Kaya)]

 

Jika perbedaan harganya tipis dan Anda sudah terlanjur terlalu jatuh cinta pada rumah tersebut, coba review ulang pengeluaran Anda dan pasangan. Siapa tahu ada pengeluaran yang bisa dikurangi.

Kelebihan dari pengeluaran yang dihemat itu bisa dialokasikan untuk membayar cicilan rumah.

Misalnya, seperti kasus contoh tadi perbedaannya adalah sebesar Rp500 ribu. Anda dan pasangan bisa mengurangi anggaran untuk makan di luar hingga Rp500 ribu.

Mengurangi anggaran Rp500 ribu bisa saja terasa berat, tetapi ingat uang tersebut tidak hilang. Anda mengorbankan Rp500 ribu untuk hiburan demi aset besar yang akan bermanfaat dalam jangka waktu yang sangat panjang.

Kekurangan dana ini juga bisa menjadi motivasi jika Anda memandangnya secara positif. Dengan begitu Anda dan pasangan akan lebih bersemangat untuk mencari penghasilan tambahan juga.

Jika ingin tahu pengeluaran mana yang benar-benar bisa dikurangi, Anda dan pasangan harus mencatat seluruh pengeluaran setiap bulan sedetail mungkin.

Coba gunakan aplikasi Finansialku untuk memudahkan Anda mencatat pengeluaran dan pemasukan sehari-hari.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#4 Hitung Kebutuhan Investasi

Anda sudah mengetahui berapa dana yang bisa digunakan untuk cicilan. Anda juga sudah menemukan rumah idaman dengan cicilan yang sesuai kemampuan.

Tetapi jangan lupa bahwa setiap KPR tentunya membutuhkan uang muka atau down payment.

Nah, bagaimana caranya agar pembayaran DP tidak terasa terlalu berat? Jawabannya adalah dengan berinvestasi.

Kunci Jawaban Apa Produk Investasi yang Umum di Indonesia 01 - Finansialku

[Baca Juga: Kunci Jawaban: Apa Produk Investasi yang Umum di Indonesia?]

 

Jika saat ini Anda belum menyiapkan dana untuk DP rumah maka Anda bisa menghitungnya terlebih dahulu. Aplikasi Finansialku menyediakan fitur kalkulator keuangan untuk merencanakan dana membeli barang (dalam hal ini rumah).

Dalam perhitungan tersebut Anda hanya perlu memasukkan berapa DP rumah yang dibutuhkan, kapan Anda akan membelinya serta berapa return dari produk investasi yang akan Anda gunakan.

Setelah itu, Anda akan langsung mendapatkan hasil berapa dana yang perlu diinvestasikan setiap bulannya. Mudah bukan? Setelah itu, hal yang perlu Anda lakukan hanyalah berdisiplin untuk menginvestasikan uang sesuai yang dibutuhkan.

 

#5 Berkomitmen dengan Pasangan

Strategi terakhir yang wajib dilakukan dan akan menjadi landasan atas semua strategi yang Anda jalani adalah berkomitmen dengan pasangan.

Mimpi memiliki rumah pribadi adalah mimpi Anda bersama, karena itu untuk mencapainya pun Anda harus bekerja sama.

Coba bayangkan jika suami sudah mengalokasikan dana investasi untuk DP rumah, tetapi istri terus menerus belanja berlebihan setiap bulan. Bagaimana mungkin kebutuhan dananya akan terpenuhi?

Apalagi jika terjadi ketidaksepakatan ketika sudah ada dana yang harus dialokasikan untuk rumah. Jangan salah, hal apapun yang terkait dengan uang bukanlah hal yang sepele untuk sebuah rumah tangga.

Hey Pasangan Baru, Ada 6 Kesalahan Keuangan Yang Sering Anda Lakukan! 02 - Finansialku

[Baca Juga: 8 Cara Mengurus Keuangan Rumah Tangga Pasangan Baru Menikah, Agar Keuangan Anda Sehat]

 

Nah, agar terhindar dari seluruh konflik tersebut, Anda dan pasangan harus berkomitmen untuk mencapai mimpi membeli rumah pribadi bersama.

Cobalah untuk saling mendukung satu sama lain.

Sedikit demi sedikit dananya akan segera terkumpul dan Anda bisa menikmati tinggal di rumah milik sendiri.

 

Mencapai Mimpi Bersama

Rumah adalah dasar utama sebuah keluarga. Setiap pasangan pasti ingin memiliki rumahnya sendiri. Walaupun harganya sangat mahal, bukan berarti mustahil untuk dimiliki keluarga muda.

Lakukan strategi-strategi di atas dan berkomitmenlah dengan pasangan.

Saya yakin Anda dan pasangan juga pasti bisa membeli rumah sendiri.

 

Berikan tanggapan Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Gambar:

  • Membeli Rumah Untuk Pasangan Muda – https://goo.gl/19s9os dan https://goo.gl/1NujGg

 

Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang