Terbaru! Cara Menanam Hidroponik di Rumah dengan Biaya Investasi yang Terjangkau

Ingin tahu cara menanam hidroponik dengan biaya investasi yang terjangkau? Gunakan kreativitas Anda untuk membuat kebun hidroponik di rumah Anda dengan biaya investasi yang terjangkau. Selamat membaca dan semoga berhasil!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Menanam Hidroponik Dengan Investasi Terjangkau

Seperti yang kita ketahui bersama, menanam tanaman hidroponik tidaklah murah. Jika ada orang yang hobi menanam tanaman hidroponik, tentu mereka akan mengeluarkan dana berapa pun besarnya.

Namun, jika Anda ingin menanam tanaman hidroponik hanya untuk memenuhi kebutuhan sayur sehat sehari-hari, tentu Anda akan berpikir dua kali untuk mengeluarkan banyak uang.

Terbaru! Cara Menanam Hidroponik di Rumah dengan Biaya Investasi yang Terjangkau 02 - Finansialku

[Baca Juga: Wisata Murah: Berapa Dana Liburan ke Raja Ampat ala Backpacker? Lihat Perhitungannya!]

 

Ada kabar baik bagi Anda yang ingin menanam tanaman hidroponik namun dengan budget yang relatif murah.

Tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal. Bahkan Anda dapat menggunakan bahan-bahan material yang bisa Anda temukan di rumah untuk menanam hidroponik.

 

Mengenal Hidroponik

Bagi Anda yang ingin menanam hidroponik, tentu Anda perlu mengenal terlebih dahulu apa itu tanaman hidroponik. Selain itu, kenali berbagai kelebihan dari bercocok tanam dengan cara hidroponik.

Secara sederhana, ditinjau dari asal katanya, budi daya hidroponik berarti suatu metode budi daya tanaman tanpa menggunakan media tanah.

Budi daya hidroponik memanfaatkan air/larutan mineral bernutrisi yang diperlukan oleh tanaman dan bahan lainnya sebagai pengganti media tanah.

Bahan-bahan pengganti media tanah diantaranya yang mengandung unsur hara, seperti sabut kelapa, serat mineral, pasir, pecahan genteng/batu bata, serbuk kayu, dan lain sebagainya.

Terbaru! Cara Menanam Hidroponik di Rumah dengan Biaya Investasi yang Terjangkau 03 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Menghemat Uang agar Dana Pensiun Dapat Terwujud?]

 

Berikut ini beberapa kelebihan dari hasil tanaman hidroponik yang dapat membuat Anda berpikir lebih lanjut untuk menanam tanaman hidroponik.

 

#1 Lebih Hemat

Bertanam hidroponik terbukti hemat dibandingkan dengan menanam konvensional di atas tanah.

Hal ini dikarenakan tidak perlu menyiramkan air setiap hari. Larutan nutrisi atau media larutan mineral yang dipergunakan sudah tertampung di dalam wadah yang dipakai, sehingga kita tinggal melakukan pengontrolan saja.

 

#2 Memaksimalkan Lahan Terbatas

Bertanam hidroponik dapat memaksimalkan lahan terbatas karena tidak membutuhkan lahan yang banyak. Bahkan, media tanaman bisa dibuat secara bertingkat.

 

#3 Ramah Lingkungan

Bertanam hidroponik terbukti ramah lingkungan karena tidak menggunakan pestisida atau obat hama yang dapat merusak tanah.

Hidroponik hanya menggunakan air hanya 1/20 dari tanaman biasa, dan mengurangi CO2 karena tidak perlu menggunakan kendaraan atau mesin.

 

#4 Tidak Merusak Tanah

Tanaman hidroponik tidak merusak tanah karena tidak menggunakan media tanah dan juga tidak membutuhkan tempat yang luas.

 

#5 Hasil Bisa Dimakan Keseluruhan

Hasil tanaman hidroponik bisa dimakan secara keseluruhan termasuk akar karena terbebas dari kotoran dan hama.

 

Gratis Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana

 

#6 Memeriksa Akar Tanaman

Bisa memeriksa akar tanaman dengan jelas secara periodik untuk mengontrol pertumbuhannya

 

#7 Pertumbuhan Lebih Cepat

Pertumbuhan tanaman lebih cepat dan kualitas hasil tanaman dapat terkontrol

 

#8 Tidak Bergantung Pada Musim

Untuk menanam hidroponik tidak perlu bergantung pada musim. Hal ini dikarenakan tanaman hidroponik dapat ditanam kapan saja sesuai dengan perencanaan kita.

 

#9 Menghemat Pemakaian Pupuk

Menanam hidroponik bisa mengurangi/menghemat pemakaian pupuk. Dengan adanya media berupa mineral, maka tidak perlu lagi pupuk yang berlebihan.

 

#10 Tidak Memerlukan Banyak Tenaga

Bertanam hidroponik tidak perlu banyak tenaga untuk mengerjakannya.

 

Gratis Download E-book Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

#11 Lingkungan Lebih Bersih

Lingkungan tempat bertanam hidroponik cenderung lebih bersih daripada bertanam di atas tanah.

 

#12 Sedikitnya Hama dan Penyakit Tanaman

Tanaman hidroponik jarang mempunyai masalah dengan hama dan penyakit tanaman yang disebabkan oleh bakteri, ulat dan cacing nematoda yang banyak terdapat dalam tanah.

 

#13 Lahan Lebih Fleksibel

Lahan tempat menanam hidroponik lebih fleksibel. Tanaman dapat ditanam di mana saja, seperti di dalam rumah atau di pekarangan yang sudah di-paving.

 

Jenis Sayuran dan Buah Hidroponik

Beberapa tanaman yang sering ditanam secara hidroponik, diantaranya adalah selada, bayam, cabai, tomat, bok choy, brokoli, sawi, kailan, kangkung, bawang, stoberi dan lain sebagainya.

Tanaman tersebut seringkali menjadi pilihan utama para pecinta buah dan sayur atau kaum vegetarian karena mereka sangat memperhatikan proses pembuatan makanan.

Terbaru! Cara Menanam Hidroponik di Rumah dengan Biaya Investasi yang Terjangkau 04 - Finansialku

[Baca Juga: Merencanakan Dana Liburan ke Eropa dengan Aplikasi Finansialku]

 

Cara Menanam Sayuran Hidroponik

Ada 2 cara macam teknik utama dalam bercocok tanam hidroponik, diantaranya:

 

#1 Dengan Larutan Nutrisi

Teknik ini tidak membutuhkan media tanam keras sebagai tempat pertumbuhan akarnya, tetapi cukup menggunakan media larutan nutrisi/air.

Contoh cara dalam teknik larutan yang umum dipakai adalah

 

Teknik Larutan Statis

Teknik larutan statis ini termasuk yang paling kuno yang telah dipraktikkan oleh para pendahulu. Statis disini artinya air atau larutan nutrisi tidak perlu kita alirkan.

Saat menggunakan teknik ini, tanaman perlu disemai pada media tertentu seperti ember plastik, baskon, bak semen atau tangki dan usahakan warnanya gelap dan tidak tembus cahaya.

Hal ini ditujukan untuk menghindari tumbuhnya lumut di dalam bak/wadah larutan tersebut.

Jika ember atau media tersebut berwarna bening, Anda dapat melapisi dengan plastik hitam atau aluminum foil yang tidak tembus cahaya.

Terbaru! Cara Menanam Hidroponik di Rumah dengan Biaya Investasi yang Terjangkau 05 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Cerdik Mempercantik Taman Rumah Jika Budget Anda Terbatas]

 

Saat menaruh air/larutan nutrisi, usahakan agar ketinggian larutan serendah mungkin sehingga akar tanaman berada di atas larutan. Hal ini bertujuan agar tanaman akan memperoleh cukup oksigen.

Anda juga dapat menggunakan gelembung oksigen pompa akuarium dalam larutan tersebut.

Gantilah air secara berkala, seperti seminggu sekali atau apabila larutan turun di bawah ketinggian tertentu, Anda dapat mengisi kembali dengan air atau larutan bernutrisi yang baru.

 

Teknik Larutan Alir

Teknik ini dilakukan dengan mengalirkan terus menerus larutan nutrisi dari tangki besar melewati akar tanaman.

Teknik ini lebih mudah untuk pengaturan karena suhu dan larutan nutrisi dapat diatur dari tangki besar yang bisa dipakai untuk tanaman hidroponik skala besar.

Salah satu teknik yang banyak dipakai dalam cara teknik menanam hidroponik larutan alir ini adalah teknik lapisan nutrisi (nutrient film technique) atau sering disebut sebagai ‘teknik hidroponik NFT’.

Terbaru! Cara Menanam Hidroponik di Rumah dengan Biaya Investasi yang Terjangkau 06 - Finansialku

[Baca Juga: Panduan Liburan Murah dan Tips Hemat Wisata ke Singapura]

 

Teknik hidroponik NFT menggunakan parit buatan yang terbuat dari lempengan logam tipis anti karat, dan tanaman disemai di parit tersebut.

Di sekitar saluran parit tersebut dialirkan air mineral bernutrisi sehingga sekitar tanaman akan terbentuk lapisan tipis yang dipakai sebagai makanan tanaman.

Parit dibuat dengan aliran air yang sangat tipis lapisannya sehingga cukup melewati akar dan menimbulkan lapisan nutrisi disekitar akar dan terdapat oksigen yang cukup untuk tanaman.

 

#2 Dengan Media Pengganti

Teknik ini menggunakan media substitusi (pengganti) untuk menggantikan peran tanah sebagai tempat pertumbuhan akar tanaman. Dalam hal ini kita bisa memanfaatkan media sabut kelapa, akar/batang pakis, pasir, pecahan batu bata/genteng, serbuk kayu dan lainnya.

Jika Anda ingin menggunakan sistem bercocok tanam hidroponik dengan media pengganti, gunakan material berikut ini untuk menghemat biaya.

 

Manfaatkan Styrofoam

Gunakan styrofoam bekas sebagai wadah tempat nutrisi.

Lubangi styrofoam sebesar netpot yang akan Anda gunakan. Styrofoam bekas kotak buah biasanya dapat Anda peroleh dengan harga Rp3.000 – Rp5.000. Bahkan ada yang sengaja membuangnya, alias Anda bisa mendapatkannya secara gratis.

Namun demikian, kekurangan dari penggunaan styrofoam adalah bahan yang mudah rusak atau bocor dan mudah berlumut jika sering terkena air.

 

Gunakan Kain Flanel

Rockwool adalah salah satu material yang biasa dipakai untuk bercocok tanam hidroponik.

Namun sayangnya, material ini cukup sulit didapat di berbagai daerah kecuali Anda memesan melalui online shop. Selain itu, harganya yang relatif lebih mahal karena memang barang ini adalah barang impor.

Tidak tersedianya rockwool bukan berarti Anda mengurungkan niat Anda untuk menanam tanaman hidroponik bukan?

Kabar baiknya, Anda dapat mengganti rockwool dengan kain flanel. Gulung kain flanel lalu tanaman dijepit di bagian tengah gulungan.

Terbaru! Cara Menanam Hidroponik di Rumah dengan Biaya Investasi yang Terjangkau 07 - Finansialku

[Baca Juga: 10 Buah Termahal di Dunia yang Bikin Anda Kaget dan Gambar Buah-Buahan]

 

Tidak perlu memesan via online shop dan membayar mahal, Anda bisa membeli kain flanel dengan harga sangat terjangkau di toko peralatan jahit.

Selain itu, Anda dapat menggunakan kain flanel tersebut berulang-ulang, tidak hanya sekali panen saja.

Jika Anda menggunakan kain flanel, Anda harus sering-sering mengecek keadaan air dari tanaman karena daya serap dari kain flanel yang tidak terlalu tinggi dibandingkan rockwool.

 

Manfaatkan Serabut Kelapa

Bahan serabut kelapa cenderung murah dan ada pula yang gratis. Daya serap dari serabut kepala sangatlah baik dibandingkan dengan kain flanel. Hal ini memungkinkan tanaman dalam keadaan yang lembab.

Kekurangan dari penggunaan serabut kelapa, adanya zat tanin dari serabut kelapa yang menghambat pertumbuhan akar tanaman.

Tetapi, Anda dapat mengantisipasi dengan cara mencuci serabut kepala terlebih dahulu dengan air bersih hingga air itu tidak berwarna merah lagi.

 

Ganti Netpot dengan Botol Bekas Air Mineral

Dengan kombinasi ini, Anda dapat menghemat biaya cukup besar.

Namun, kelemahan dari cara ini adalah botol bekas air mineral tidak bisa bertahan lama seperti netpot hidroponik karena bahan yang terlalu tipis.

Terbaru! Cara Menanam Hidroponik di Rumah dengan Biaya Investasi yang Terjangkau 08 - Finansialku

[Baca Juga: 5 Pasar Terapung Paling Bagus di Dunia, Ada Indonesia Juga Lho!]

 

Gunakan Baki Nasi Sebagai Media Semai

Gunakan baki nasi dan juga kapas sebagai media tanamnya. Cara ini dapat Anda gunakan juga hingga tanaman memasuki masa panen.

Setelah benih tumbuh, taruhlah baki ini ke dalam bak yang ukurannya sedikit lebih besar dari baki tersebut yang sudah berisi air nutrisi hidroponik.

 

Menanam Hidroponik yang Hemat dan Sehat

Tertarik dengan budi daya tanaman hidroponik?

Selain biaya yang semakin hemat, Anda dan keluarga memiliki kebun lahan mini di rumah sendiri dengan adanya tanaman hidroponik yang menyediakan sayuran dan buah-buahan sehat untuk kebutuhan rumah.

Jika Anda sampai pada titik ini, Anda tentu akan semakin yakin untuk menanam tanaman hidroponik di rumah Anda.

Jika Anda merasa puas dengan pemaparan artikel di atas, Anda tentu ingin agar rekan Anda yang membutuhkan informasi ini juga mendapatkannya, bukan?

 

Anda membagikan setiap artikel dari Finansialku kepada rekan-rekan dan kenalan Anda agar mereka mendapatkan manfaat dari membaca artikel tersebut. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Cara Membuat Tanaman Hidroponik di Rumah Untuk Pemula. Lintangsore.com – https://goo.gl/3tSLQc
  • Triyanto. 14 November 2016. 5 Cara Menghemat Biaya Operasional Dalam Budidaya Scara Hidroponik. kabartani.com – https://goo.gl/XGXYk1
  • Nabila M. 12 Januari 2017. Hemat dengan Menanam Cabai Hidroponik di Rumah. Liputan6.com – https://goo.gl/wFzkC4

 

Sumber Gambar:

  • Tanaman Hidroponik – https://goo.gl/NX51Td dan https://goo.gl/vxDf88
  • Hidroponik – https://goo.gl/cAkXQ3
  • Menanam Hidroponik – https://goo.gl/rEwoVJ
  • Hidroponik Larutan Statis – https://goo.gl/JqfvY8
  • Hidroponik Larutan Alir – https://goo.gl/Cv9KGQ
  • Hidroponik dengan Kain Flanel – https://goo.gl/GxXne2
  • Hidroponik dengan Botol – https://goo.gl/tCce2j

 

Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang
By |2018-08-23T11:07:26+00:00August 26th, 2017|Categories: Hobi, Lifestyle, Rumah|Tags: , , , , , |4 Comments

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

4 Comments

  1. Bachru 22 November 2017 at 20:49 - Reply

    dengan belajar hidroponik disini jadi pngin mencobanya dirumah, kebetulan di rumah banyak sekali botol-otol bekas yg tdk terpakai

    • Finansialku
      Finansialku 29 November 2017 at 11:21 - Reply

      Hi Pak Bachru
      Terima kasih atas sharringnya, sangat bermanfaat.
      Semoga sharing Bapak, dapat menginspirasi pembaca lainnya.

  2. almaguna cargo 25 May 2018 at 14:29 - Reply

    Artikelnya bagus menarik untuk dicoba dan semoga sukses

    • Tommy Hilman
      Tommy Hilman 29 June 2018 at 14:44 - Reply

      Hi Pak/Ibu
      Terima kasih atas apresiasinya. Semoga artikel kami dapat bermanfaat.

Leave A Comment