Apakah Anda sudah mengetahui bagaimana menghitung penyusutan aset secara sederhana? Inilah cara menghitungnya!
Jika belum, mari simak artikel berikut.
Rubrik Finansialku
Penyusutan Aset
Kali ini yang akan dibahas adalah mengenai cara penyusutan aset tetap. Namun, sebelum membahas mengenai penyusutan aset tetap, apakah Anda sudah mengetahui apa itu aset tetap dan apa itu penyusutan?
Aset tetap adalah suatu kekayaan yang dimiliki perusahaan dengan umur pemakaian lebih dari satu periode akuntansi atau satu tahun yang digunakan untuk operasional perusahaan dan bukan untuk dijual. Contoh aset tetap adalah gedung, mesin, tanah dan lain-lain.
Sedangkan penyusutan adalah metode penghitungan biaya aset selama masa pakainya. Penyusutan juga bisa didefinisikan sebagai nilai aset bisnis selama masa manfaatnya. Penyusutan aset tetap juga dikenal dengan nama depresiasi.
[Baca Juga: Kenali Setiap Jenis Aset Yang Anda Miliki]
Sebagian besar dari aset suatu bisnis mengalami penyusutan karena nilai aset tersebut akan menurun seiring berjalannya waktu.
Namun, perlu Anda ketahui bahwa walaupun tanah merupakan aset tetap, tapi tanah tidak mengalami penyusutan atau depresiasi ya. Tanah tidak mengalami penyusutan karena tidak menurunkan nilainya.
3 Faktor yang Mempengaruhi Penyusutan Aset
Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penyusutan aset tetap. Berikut 3 faktor yang mempengaruhi penyusutan aset.
#1 Harga Perolehan (Acquisition Cost)
Dapat dikatakan bahwa harga perolehan adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap biaya (expense) penyusutan. Harga perolehan akan menjadi dasar perhitungan berapa besar penyusutan yang harus dikeluarkan dalam satu periode akuntansi.
#2 Nilai Residu (Salvage Value)
Nilai residu dari suatu aset merupakan nilai yang diperkirakan akan masuk arus kas jika aset tersebut dijual pada saat penarikan atau penghentian aset. Namun, tidak semua aset memiliki nilai residu atau nilai sisa.
#3 Umur Ekonomis Aset (Economical Life Time)
Pada umumnya umur aset dibagi menjadi dua yaitu umur fisik dan umur fungsional.
Umur fisik berhubungan dengan kondisi fisik aset tersebut. Sedangkan umur fungsional berhubungan dengan kontribusi aset tersebut dalam penggunaannya.
Terdapat beberapa cara untuk menghitung penyusutan. Namun, sebelumnya sudahkah Anda mengatur aset yang Anda miliki? Anda bisa mengatur aset yang Anda miliki dengan menggunakan aplikasi Finansialku.
Misalnya, Anda memiliki sebuah bangunan ruko di Jakarta Barat senilai Rp500 juta yang Anda beli secara cash. Berikut cara mencatat Aset Anda menggunakan Aplikasi Finansialku.
#1 Buka menu aplikasi Finansialku kemudian pilih menu Aset
Tampilan menu Aplikasi Finansialku
#2 Klik tombol + pada bagian kanan bawah atas halaman Aset
Tampilan awal menu Aset Aplikasi Finansialku
#3 Masukkan data yang diperlukan:
- Nama aset: Ruko
- Harga: Rp500.000.000
- Kategori: Properti (Rumah, Ruko, Apartemen)
- Sumber Dana: Dompet
- Keterangan (Jika diperlukan): Ruko Jakarta Barat
- Klik tombol “simpan”
Tampilan Menu Aset, cara input aset
Sangat mudah kan cara mencatatnya?
Selain itu, pada aplikasi Finansialku Anda tidak hanya bisa menambah data aset Anda, tapi Anda juga bisa mencatat transaksi jika Anda menjual aset Anda, mau mengubah data aset Anda, atau bahkan menghapusnya.
Dengan begitu, maka Anda dapat mengatur aset yang Anda miliki dengan mudah dan teratur.
2 Cara Sederhana Menghitung Penyusutan Aset Tetap
Kali ini rubrik Finansialku akan membagikan cara menghitung penyusutan aset secara sederhana. Berikut 2 cara sederhana menghitung penyusutan aset tetap.
#1 Metode Penyusutan Garis Lurus (Straight Line Method)
Metode penyusutan garis lurus merupakan metode penyusutan aset tetap yang beban penyusutan (depreciation expense) aset nya tetap sama per tahunnya.
Metode penyusutan garis lurus ini digunakan jika nilai ekonomis aset tetap terus sama setiap periode akuntansi. Berikut rumus penyusutan aset menggunakan metode penyusutan garis lurus.
- Perhitungan penyusutan dengan menggunakan nilai residu
Penyusutan = (Harga Perolehan – Nilai Residu) : Umur ekonomis
- Perhitungan penyusutan tanpa nilai residu
Penyusutan = Harga perolehan : umur ekonomis
[Baca Juga: Inilah 5+ Aset Yang Digunakan Sebagai Dana Pensiun]
Contoh tanpa nilai residu:
Pada tanggal 1 Januari 2018 PT. Merdeka membeli sebuah mesin untuk produksi seharga Rp200.000.000. Mesin tersebut diperkirakan memiliki umur ekonomis selama 10 tahun tanpa nilai residu.
Maka berapa penyusutan mesin tersebut per tahun?
Penyusutan = Rp200.000.000 : 10 tahun = Rp20.000.000 per tahun
Berikut tabel penyusutan mesin tersebut selama 10 tahun.
Akhir tahun ke | Biaya Penyusutan | Akumulasi Biaya Penyusutan | Nilai Buku |
1 | Rp20.000.000 | Rp20.000.000 | Rp180.000.000 |
2 | Rp20.000.000 | Rp40.000.000 | Rp160.000.000 |
3 | Rp20.000.000 | Rp60.000.000 | Rp140.000.000 |
4 | Rp20.000.000 | Rp80.000.000 | Rp120.000.000 |
5 | Rp20.000.000 | Rp100.000.000 | Rp100.000.000 |
6 | Rp20.000.000 | Rp120.000.000 | Rp80.000.000 |
7 | Rp20.000.000 | Rp140.000.000 | Rp60.000.000 |
8 | Rp20.000.000 | Rp160.000.000 | Rp40.000.000 |
9 | Rp20.000.000 | Rp180.000.000 | Rp20.000.000 |
10 | Rp20.000.000 | Rp200.000.000 | 0 |
Contoh dengan nilai residu:
Pada tanggal 2 Febuari 2018 PT Makmur membeli sebuah mesin untuk produksi seharga Rp150.000.000. Mesin tersebut diperkirakan memiliki umur ekonomis selama 5 tahun dengan nilai residu Rp30.000.000. Maka berapa penyusutan mesin tersebut per tahun?
Penyusutan = (Rp150.000.000 – Rp30.000.000) : 5 tahun = Rp24.000.000 per tahun
Berikut tabel penyusutan mesin tersebut selama 5 tahun.
Akhir tahun ke | Biaya Penyusutan | Akumulasi Biaya Penyusutan | Nilai Buku |
1 | Rp24.000.000 | Rp24.000.000 | Rp126.000.000 |
2 | Rp24.000.000 | Rp48.000.000 | Rp102.000.000 |
3 | Rp24.000.000 | Rp72.000.000 | Rp78.000.000 |
4 | Rp24.000.000 | Rp96.000.000 | Rp54.000.000 |
5 | Rp24.000.000 | Rp120.000.000 | Rp30.000.000 |
#2 Metode Penyusutan Saldo Menurun (Double Declining Balance Method)
Metode penyusutan saldo menurun merupakan metode penyusutan aset tetap yang ditentukan berdasarkan persentase tertentu dari harga buku (book value) pada periode tertentu.
Persentase penyusutan pada metode ini besarnya dua kali dari persentase metode garis lurus. Berikut rumus penyusutan menggunakan metode saldo menurun.
Penyusutan = [(100% : Umur Ekonomis) x 2] x Harga Beli atau Nilai Buku
Contoh:
Pada tanggal 3 Maret 2018, PT Jaya membeli mesin sebesar Rp100.000.000. mesin tersebut diperkirakan memiliki umur ekonomis selama 5 tahun. Berapa nilai penyusutan mesin tersebut jika dihitung menggunakan metode penyusutan saldo menurun?
Akhir tahun ke | Biaya Penyusutan | Akumulasi Biaya Penyusutan | Nilai Buku |
1 | Rp40.000.000* | Rp40.000.000 | Rp60.000.000 |
2 | Rp24.000.000** | Rp64.000.000 | Rp36.000.000 |
3 | Rp14.400.000*** | Rp78.400.000 | Rp21.600.000 |
4 | Rp8.640.000**** | Rp87.040.000 | Rp12.960.000 |
5 | Rp5.184.000***** | Rp92.224.000 | Rp7.776.000 |
Keterangan:
*penyusutan tahun pertama = [(100% : 5) x 2] x Rp100.000.000 = Rp40.000.000
**penyusutan tahun ke dua = [(100% : 5) x 2] x Rp60.000.000 = Rp24.000.000
***penyusutan tahun ke tiga = [(100% : 5) x 2] x Rp36.000.000 = Rp14.400.000
****penyusutan tahun ke empat = [(100% : 5) x 2] x Rp21.600.000 = Rp8.640.000
*****penyusutan tahun ke lima = [(100% : 5) x 2] x Rp12.960.000 = Rp5.184.000
Menghitung Penyusutan Aset dengan Mudah
Setelah mengetahui cara menghitung penyusutan aset secara sederhana, maka tentunya Anda sudah mengerti bagaimana cara menghitung penyusutan aset Anda kan?
Dari 2 cara penyusutan aset di atas Anda dapat memilih cara yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.
Oh ya, jangan lupa untuk download aplikasi Finansialku agar Anda dapat mengatur aset Anda dengan mudah ya. Anda dapat download aplikasi Finansialku di Google Play Store atau meng-klik tautan di bawah ini secara gratis.
Jadi metode mana yang akan Anda pilih? Silahkan berikan komentar dan pendapat Anda di kolom yang telah tersedia. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.
Sumber Referensi:
- Venny Jasmine. 19 Febuari 2018. 2 Metode Perhitungan Penyusutan Aktiva dan Contohnya. Beeaccounting.com – https://goo.gl/jaU4BR
- Artika Nesa. 12 Juni 2018. 3 Cara Menghitung Biaya Penyusutan Serta Penjelasan Lengkap. Dosenekonomi.com – https://goo.gl/7c6M1W
Sumber Gambar:
- Menghitung Aset – https://goo.gl/pQzgSY
- Penyusutan Aset – https://goo.gl/JTMocR
- Akuntansi – https://goo.gl/wYKgcG
Leave A Comment