Pahami Risiko Asuransi Pendidikan Anak Plus Investasi yang Tidak Diberitahu oleh Agen Penjual

Asuransi pendidikan anak tentu sudah bukan suatu hal yang asing lagi bagi masyarakat. Banyaknya perusahaan asuransi yang berdiri beberapa tahun terakhir mengakibatkan banyak pula produk asuransi pendidikan yang ditawarkan kepada masyarakat. Tetapi sayangnya adalah banyak sekali tenaga penjual yang kurang menjelaskan risiko-risiko yang detail ketika menawarkan asuransi pendidikan anak untuk investasi dana pendidikan anak, sehingga terjadi banyak kesalahpahaman atau bahkan misselling.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

Pendidikan Anak Menjadi Salah Satu Hal Yang Diutamakan

Biaya pendidikan yang kian meningkat diikuti juga dengan biaya kehidupan sehari-hari, telah membuat banyak orangtua yang khawatir dengan biaya pendidikan anak mereka kelak di kemudian hari. Hal ini membuat berbagai macam alternatif perencanaan keuangan mereka ambil. Apalagi saat ini perusahaan asuransi lagi gencar-gencarnya mempromosikan produk asuransi pendidikan sebagai salah satu alternatif solusi rencana biaya pendidikan anak mereka kelak. Produk asuransi pendidikan yang saya maksud adalah produk asuransi pendidikan yang masuk dalam kategori asuransi plus investasi atau dalam dunia asuransi dikenal dengan nama asuransi unitlink.

Pahami Risiko Asuransi Pendidikan Anak Plus Investasi yang Tidak Diberitahu oleh Agen Penjual 02 - Finansialku

[Baca Juga: Kesalahan Terbesar Penggunaan Kartu Kredit bagi Pemula dan Penanganannya]

 

Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan asuransi pendidikan unitlink ini, akan tetapi yang perlu diketahui adalah ada banyak informasi yang perlu untuk dicermati agar kita tidak salah dalam memilih program rencana pembiayaan pendidikan, karena umumnya, ada beberapa fakta risiko yang tidak atau jarang diberi tahu ke calon nasabah. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, kami ingin menjelaskan tentang risiko apa yang harus Anda cermati pada asuransi pendidikan unitlink yang biasanya tidak diberi tahu oleh agen penjual.

 

6 Risiko Asuransi Pendidikan Anak Plus Investasi (Unitlink)

Terdapat 6 risiko asuransi pendidikan anak plus investasi yang akan Finansialku jabarkan secara mendalam.

 

#1 Asuransi Pendidikan Unitlink Tidak Sama Dengan Tabungan Pendidikan Anak

Ini yang paling sering kami temui. Banyak orangtua menganggap bahwa mengambil asuransi pendidikan unitlink sama dengan menabung di Tabungan atau Deposito. Banyak agen penjual yang enggan menjelaskan bahwa asuransi pendidikan unitlink dan tabungan itu sangat berbeda. Maklum, ini kenyataan yang tidak mudah disampaikan.

Cara Melindungi Diri dengan Asuransi Jiwa dan Asuransi Mobil bagi Anda yang Sering Pergi dengan Mobil Pribadi 01 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Melindungi Diri dengan Asuransi Jiwa dan Asuransi Mobil bagi Anda yang Sering Pergi dengan Mobil Pribadi]

 

Menurut banyak survei, mayoritas masyarakat masih memilih Tabungan dan Deposito untuk menyimpan uang karena alasan keamanan. Implikasinya, saat mempersiapkan solusi dana pendidikan, orangtua mencari produk yang dapat serupa dengan tabungan atau deposito untuk mempersiapkan dana pendidikan anak mereka.

Masalahnya, asuransi pendidikan unitlink punya risiko yang berbeda dengan tabungan dan deposito. Asuransi pendidikan unitlink mempunyai investasi yang berfungsi berbeda dengan tabungan, investasi ini bisa untung atau bisa rugi. Investasi ini kemudian akan dipotong dengan biaya-biaya yang ada. Oleh karena itu, uang yang disetorkan orangtua bisa saja berkurang atau bahkan habis termakan kerugian investasi dan biaya-biayanya.

 

#2 Besarnya Potongan Biaya

Kami telah mengikuti asuransi pendidikan unitlink selama 5-7 tahun. Namun perkembangan investasinya tidak sesuai harapan. Bahkan saat ini, nilai investasi hanya 50-60% dari total premi yang kami setorkan.” Ini salah satu curhat yang kerap kami terima. Kenapa hal ini bisa terjadi? Kenapa dana yang disetor, bukannya bertambah, malah berkurang?

Apakah Anda Ingin Membeli Asuransi Investasi Terbaik Pikirkan Lagi 3 Hal Ini! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Anda Ingin Membeli Asuransi Investasi Terbaik? Pikirkan Lagi 3 Hal Ini!]

 

Ini terkait dengan risiko berikutnya, yaitu dana yang disetor akan dipotong dengan berbagai macam biaya dan komisi. Pemotongan terbesar dikarenakan oleh biaya akuisisi (biaya komisi agen dan operasional kantor) yang terjadi di 5 tahun pertama. Lalu terdapat juga biaya asuransi yang setiap bulannya akan dikenakan kepada Anda. Biaya asuransi 2 tahun pertama akan menjadi biaya terutang. Biaya terutang ini akan dicicil mulai bulan ke-25 atau awal tahun ketiga (sampai biaya asuransi terutang tersebut lunas), berbarengan dengan dipotongnya biaya asuransi tahun ke-3 kepada investasi Anda. Oleh karena itu sangatlah wajar jika dana yang tersisa di investasinya sangatlah sedikit.

 

#3 Tidak Adanya Uang Pertanggungan Meninggal Untuk Orangtua

Hal penting selanjutnya yang harus diperhatikan dengan mengikuti asuransi pendidikan anak adalah besar kecilnya uang pertanggungan. Pertanyaannya adalah ketika terjadi sesuatu kepada orangtua apakah sang anak akan memiliki cukup dana untuk biaya hidup maupun biaya pendidikan hingga mereka lulus sekolah?

Ingat bahwa asuransi pendidikan unitlink biasanya menawarkan uang proteksi jiwa yang sangat kecil karena yang menjadi fokus dalam unitlink adalah hasil investasi, dan proteksi jiwa berlaku apabila tertanggung (sang anak) meninggal dunia, bukan orangtuanya. Jika orangtua meninggal dunia, maka tertanggung (sang anak) hanya anak mendapatkan manfaat ditabungkan asuransinya oleh pihak asuransi. Tidak akan uang pertanggungan untuk orangtuanya jika orangtua sendiri tidak mengambil asuransi jiwa untuk dirinya sendiri.

Ingin Mengambil Kredit dari Bank Ketahui Penggolongan Kualitas Kredit 01 - Finansialku

[Baca Juga: Ingin Mengambil Kredit dari Bank? Ketahui Penggolongan Kualitas Kredit]

 

#4 Masa Pembayaran Premi Yang Pendek

Salah satu janji yang sering diobral agen penjual adalah masa pembayaran premi asuransi pendidikan unitlink yang pendek. Setelah masa pembayaran selesai, janjinya, orangtua tidak perlu membayar lagi. Namun, kenyataannya tidak ada jaminan atau perjanjian di kontrak bahwa masa pembayarannya sesuai dengan yang dijanjikan tersebut.

Kenapa? Ada 2 alasan. Yang pertama, perusahaan asuransi tidak menganjurkan untuk membayar premi selama masa pembayaran tertentu (misalnya: 10 tahun) karena biaya asuransi akan terus dipotong selama klien terproteksi asuransi. Alasan kedua adalah masa pembayaran yang singkat sebenarnya memiliki prasyarat dan asumsi (yang seringkali tidak dijelaskan dimuka), yaitu jika hasil return investasinya sesuai harapan dan melebihi biaya asuransinya. Jika hasil investasi tidak sesuai, maka dana investasinya bisa terus berkurang.

Sementara, data menunjukkan bahwa hasil investasi bisa sangat berfluktuasi, tergantung banyak variabel dalam ekonomi. Atas kemungkinan ini, orangtua perlu mengantisipasi bagaimana jika dana investasi yang ada, terus berkurang. Apakah dengan menambahkan dana (top up) atau dengan membayar lebih lama.

 

#5 Proyeksi Hasil Investasi Tidak Tercapai

Hal pertama yang umumnya disodorkan ke orangtua saat ditawari proposal asuransi pendidikan unitlink adalah proyeksi nilai uang yang akan diterima. Umumnya proyeksi, angkanya terlihat sangat bagus dan optimis. Masalahnya, para orangtua banyak yang percaya bahwa proyeksi tersebut pasti terwujud. Padahal, kenyataannya tidak.

Hal yang seringkali tidak dijelaskan kepada orangtua, adalah bahwa proyeksi investasi dalam proposal asuransi pendidikan unitlink itu TIDAK DIJAMIN. Angka ini dapat lebih kecil atau lebih besar dari hasil investasi pada keadaan yang sebenarnya. Karena ada risiko tersebut, dana pendidikan bisa melenceng dari target yang tercantum di proposal asuransi pendidikan unitlink. Jika tidak sesuai harapan, orangtua perlu menyiapkan antisipasinya.

Gaji Rp3 Juta Ingin Berangkatkan Orangtua Naik Haji, Ini Caranya! 01 - Finansialku

[Baca Juga: Gaji Rp3 Juta Ingin Berangkatkan Orangtua Naik Haji, Ini Caranya!]

 

#6 Konsekuensi Adanya Manfaat Tambahan (Rider)

Rider adalah asuransi tambahan yang biasanya juga ditawarkan oleh agen penjual kepada calon nasabahnya. Biasanya rider berupa asuransi tambahan untuk kesehatan, cacat tetap maupun jenis proteksi lainnya. Kebanyakan orang luput untuk memperhatikan hal ini karena memang jarang dijelaskan, bahwa dengan mengambil rider tersebut maka secara otomatis akan mengurangi jatah investasi. Alhasil, target hasil dana pendidikan akan menjadi lebih rendah dengan adanya rider.

Karena itu, sebelum mengambil rider, pikirkan dengan baik apakah memang perlu mengambil rider yang ditawarkan. Sebagai contoh, untuk apa mengambil asuransi kesehatan lagi, jika sudah punya dari kantor.

 

Asuransi Pendidikan Anak Bertujuan Untuk Proteksi

Meskipun terlihat bahwa asuransi pendidikan anak unitlink memiliki banyak sekali risiko yang tidak diberi tahu agen penjual, tetapi asuransi pendidikan anak unitlink juga memiliki banyak keunggulan. Tetapi keunggulan tersebut terletak pada penggunaannya sebagai asuransi (proteksinya), karena asuransi pendidikan anak bukanlah bertujuan untuk menyiapkan dana pendidikan anak.

Meskipun banyak sekali agen penjual yang mengatakan bahwa asuransi pendidikan anak khususnya unitlink dapat digunakan sebagai instrumen investasi, tetapi pada dasarnya Unitlink adalah produk asuransi. Dan asuransi bertujuan untuk melindungi. Jadi asuransi pendidikan anak bertujuan melindungi dana pendidikan anak yang telah atau sedang anda siapkan. Dan jika digunakan sebagai proteksi, asuransi pendidikan anak unitlink mempunyai lebih banyak keunggulan daripada digunakan sebagai investasi. Oleh karena itu, Anda harus merencanakan dana pendidikan anak Anda sebelumnya, baru Anda membeli asuransi pendidikan anak setelahnya.

 

Pendidikan Anak adalah masa depan dari sang buah hati yang harus dipersiapkan dengan baik dan matang. Dibutuhkan perencanaan dan pemahaman untuk menyiapkannya. Apakah Anda sedang atau ingin merencanakan pendidikan anak Anda? Jika ada hal yang belum Anda pahami, silahkan tulis komentar atau pertanyaan Anda di bawah ini

 

Sumber Referensi:

  • 12 November 2016. 8 Resiko Asuransi Pendidikan Anak Tidak Diungkap Agen Penjual. Duwitmu.com – https://goo.gl/x9ovpi
  • Siti Hadijah. 13 Maret 2017. 8 Risiko Asuransi Pendidikan Anak yang Tidak Diungkap oleh Agen Penjual. Cermati.com – https://goo.gl/s7Tiu1

 

Sumber Gambar:

  • Student – https://goo.gl/z5Q17D dan https://goo.gl/TNBNDe

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

About the Author:

Ricky Susanto Joeng CFP®
Ricky Susanto Joeng S.Si. S.Kom. CFP® adalah seorang perencana keuangan independen bersertifikasi (FPSB ID: 1300 0406). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Matematika dan Ilmu Komputer, Universitas Bina Nusantara. Memiliki pengalaman di bidang personal finance dan manajemen risiko, personal cashflow, asuransi unitlink dan investasi.

Leave A Comment