Panduan Berinvestasi dengan Jasa Broker bagi Pemula yang Belum Pernah Berinvestasi

Bagaimana cara memulai investasi bagi pemula yang sama sekali belum pernah berinvestasi? Terkadang orang yang tidak memiliki pengetahuan apapun mengenai investasi merasa takut untuk memulainya, apalagi jika mendengar istilah berinvestasi dengan jasa broker. Karena itu kali ini Finansialku akan membahas bagaimana cara untuk memulai investasi dengan jasa broker bagi Anda yang belum memiliki pengetahuan investasi sama sekali.  

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Memulai Investasi untuk Pemula

Setiap orang pasti tergiur ketika diberi informasi mengenai keuntungan yang bisa didapatkan dengan berinvestasi. Hanya saja keuntungan yang menggiurkan tersebut tidak selalu membuat seseorang berani langsung berkecimpung di dalam dunia investasi. Ada banyak hal yang ditakutkan ketika mendengar kata investasi. Mulai dari risikonya, modal yang harus disediakan, hingga tidak tahu bagaimana cara untuk mulai berinvestasi.

Nyatanya investasi memang tidak selalu mudah, tetapi bukan mustahil untuk dipelajari. Dengan sedikit usaha untuk mempelajari pengetahuan-pengetahuan dasar untuk berinvestasi serta disiplin dalam menjalankannya, maka siapapun bisa menjadi seorang investor yang sukses. Salah satu cara untuk berinvestasi adalah dengan menggunakan jasa broker. Kali ini Finansialku akan membahas panduan berinvestasi dengan jasa broker bagi para pemula yang belum pernah berinvestasi sama sekali.

Panduan Berinvestasi dengan Jasa Broker bagi Pemula yang Belum Pernah Berinvestasi 02 - Finansialku

[Baca Juga: Para Karyawan, Gaji Minim Bukan Alasan Tak Berinvestasi]

 

Mengenal Istilah Broker

Ada begitu banyak produk investasi yang dapat Anda gunakan di pasar. Misalnya saja reksa dana, saham, obligasi, dan lain sebagainya. Biasanya beberapa produk tersebut produk-produk investasi tidak jauh dari istilah broker. Lalu apa yang dimaksud dengan broker? Broker atau pialang adalah pihak yang menjembatani investor dengan penjual saham.

Dalam pasar modal, Anda sebagai seorang investor dapat membeli saham milik sebuah perusahaan melalui broker. Saham ini menggambarkan kepemilikan atas suatu perusahaan. Misalnya Anda membeli saham PT ABC Tbk, artinya Anda memiliki sebagian dari perusahaan tersebut. Berapa besar persentase kepemilikan Anda atas perusahaan tersebut? Itu tergantung berapa besar saham yang Anda miliki dibandingkan dengan total seluruh saham yang dikeluarkan perusahaan.

Ada 6 Kesalahan Berinvestasi yang Tidak Akan 01 - Finansialku

  [Baca Juga: Ada 6 Kesalahan Berinvestasi yang Tidak Akan Dilakukan Seorang Miliarder]

 

Atas kepemilikan tersebut Anda bisa mendapatkan keuntungan dari dividen dan dari peningkatan harga saham. Setiap hari harga saham sebuah perusahaan bisa berubah-ubah. Pada dasarnya dalam pasar modal Anda dapat memperjualbelikan saham tersebut seolah-olah memperdagangkan barang lain pada umumnya. Cara kerjanya dapat dianalogikan secara sederhana seperti jika Anda membeli logam mulia dengan harga tertentu, kemudian menjualnya ketika harga di pasaran sudah meningkat.

Disinilah broker bekerja. Ketika Anda ingin membeli atau menjual saham sebuah perusahaan, Anda dapat menggunakan jasa broker. Mengapa harus menggunakan broker bukannya langsung membeli dan menjual saham ke perusahaan terkait? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebelumnya Anda perlu tahu bahwa ada 3 fungsi utama broker sebagai berikut:

 

#1 Perantara Pedagang Efek

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sebuah broker menjadi perantara antara investor. Investor dapat membeli saham sebuah perusahaan yang sudah go public melalui broker.

Prinsip Dasar Berinvestasi Yang Perlu Anda Ketahui Sekarang Juga 01 - Finansialku

 [Baca Juga: Prinsip Dasar Berinvestasi Yang Perlu Anda Ketahui Sekarang Juga]

 

#2 Penjamin Emisi Efek

Ketika sebuah perusahaan akan menjual sahamnya ke umum atau IPO, perusahaan tersebut harus memenuhi standar-standar tertentu yang telah ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain memenuhi standar-standar tersebut, perusahaan yang akan IPO juga harus memiliki broker yang dapat menjadi penjaminnya. Dalam hal ini broker berperan sebagai underwriter atau sederhananya penjamin perusahaan yang akan menjual sahamnya secara umum di bursa.

 

#3 Manajer Investasi

Sudah pernah mendengar istilah reksa dana? Reksa dana adalah salah satu produk investasi yang terdiri dari berbagai produk investasi sekaligus. Misalnya sebuah produk reksa dana terdiri dari gabungan beberapa saham perusahaan serta obligasi. Dengan kata lain reksa dana adalah sebuah portofolio investasi. Pihak yang mengelola portofolio tersebut disebut sebagai Manajer Investasi. Ada beberapa broker yang juga berperan sebagai Manajer Investasi tersebut.

Ada begitu banyak broker di pasar modal, tetapi tidak semua broker selalu memiliki ketiga fungsi tersebut. Biasanya sebuah broker hanya memiliki 1 atau 2 fungsi sekaligus. Hanya ada sedikit broker yang memiliki ketiga fungsi sekaligus misalnya saja Mandiri Sekuritas.

Inilah 10 Cara untuk Meminimasi Kerugian dalam Berinvestasi Saham 01 - Finansialku

[Baca Juga: Inilah 10 Cara untuk Meminimasi Kerugian dalam Berinvestasi Saham]

 

Mengapa Menggunakan Broker?

Setiap perusahaan dapat menjual sahamnya dengan 2 cara yaitu secara pribadi atau melalui bursa. Jika menjual saham secara pribadi artinya perusahaan tidak menjual sahamnya di bursa. Biasanya perusahaan langsung menjual sahamnya ke investor secara pribadi. Sementara jika ingin menjual sahamnya secara umum maka perusahaan harus menjualnya melalui bursa (inilah yang sebelumnya disebut dengan IPO). Untuk memperjualbelikan sahamnya di bursa, perusahaan dan investor harus bertransaksi dengan jasa broker.

Hanya saja jika sebuah perusahaan mencari pendanaan dengan menjual saham secara pribadi, tidak mungkin investor hanya membeli saham tersebut dengan nominal kecil misalnya Rp1 juta. Jika Anda ingin membeli saham sebuah perusahaan secara pribadi, sudah pasti Anda harus siap dengan modal yang sangat besar.

Bagi seorang investor pemula yang belum pernah berinvestasi sama sekali, Anda pasti merasa sangat asing dengan berbagai hal prosedur serta teknik-teknik yang ada dalam pasar modal. Bayangkan jika Anda harus membeli saham secara langsung ke perusahaan. Selain permasalahan modal besar, Anda juga tidak memiliki pengetahuan apapun mengenai bagaimana cara menganalisis kemungkinan keuntungan dari perusahaan tersebut.

Jangan Malas Melakukan Evaluasi Investasi Anda 1 - Finansialku

[Baca Juga: Jangan Malas Melakukan Evaluasi Investasi Anda]

 

Bagi para investor pemula, broker dapat menjembatani permasalahan tersebut. Seperti disebutkan dalam fungsi pertama broker, menjadi perantara antara investor dengan perusahaan yang menjual saham. Tetapi saham yang dijual pada broker hanyalah perusahaan-perusahaan yang sudah memenuhi standar dan sudah IPO, artinya ada keterjaminan dalam investasinya jika dibandingkan dengan Anda membeli sendiri saham dari sebuah perusahaan secara langsung. Karena itu seorang investor yang belum pernah berinvestasi sama sekali tidak akan buta arah dalam memilih saham sebuah perusahaan.

Selain itu Anda juga tidak harus selalu mengeluarkan modal yang sangat besar jika ingin membeli saham sebuah perusahaan melalui broker. Berbeda halnya jika Anda membeli saham secara langsung kepada perusahaan. Dalam investasi saham melalui broker Anda seolah dapat membeli saham sebuah perusahaan secara eceran. Dengan begitu Anda memiliki kesempatan lebih besar untuk mendiversifikasi modal investasi Anda pada beberapa perusahaan sekaligus. Tidak melulu harus berinvestasi pada satu perusahaan saja karena modal yang dimiliki sudah habis untuk berinvestasi pada satu perusahaan.

 

Keuntungan Berinvestasi Melalui Broker bagi Pemula

Seorang investor pemula yang belum pernah berinvestasi biasanya masih buta arah ketika terjun ke dunia investasi. Diperlukan sedikit usaha untuk mempelajari ilmu-ilmu dasar mengenai investasi. Broker dapat membantu mempermudah dan memfasilitasi proses berinvestasi Anda. Karena itu cobalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai broker dan proses investasinya. Tidak perlu terlalu takut untuk mulai berinvestasi melalui broker. Dengan usaha dan kedisiplinan dalam mendalaminya, Anda juga bisa menjadi seorang investor yang sukses.

 

Apakah Anda memiliki pengalaman berinvestasi dengan menggunakan jasa broker? Silakan berikan pengalaman dan cerita Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Joshua Kennon. 11 Agustus 2016. Guide to Investing for Beginners. Thebalance.com – https://goo.gl/iFLsi8

 

Sumber Gambar:

  • Presentasi – https://goo.gl/9su4jK
  • Happy workers – https://goo.gl/Eqmu30

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

By | 2017-03-20T21:20:44+00:00 March 20th, 2017|Categories: Investasi|Tags: , , , , , |0 Comments

About the Author:

Stacia E. H. Sitohang CFP®
Stacia Edina Hasiana Sitohang, S.Mn, CFP® adalah perencana keuangan independen yang bersertifikasi (Nomor 1700 0001). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Business Management dengan konsentrasi Finance, School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang Personal Finance dan Entrepreneurship.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download