Jika Anda menjadi seorang entrepreneur, apa tipe entrepreneur yang cocok untuk Anda? Ada 4 tipe pebisnis atau entrepreneur. Mari kenali tipe mana yang paling sesuai dengan karakteristik Anda.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Tipe-Tipe Entrepreneur

Siapa yang tidak ingin memiliki bisnis sendiri? Tidak perlu terikat jam kerja yang ditentukan oleh perusahaan, tidak perlu bangun pagi-pagi dan pulang sore hari di saat kondisi lalu lintas macet total. Bahkan, ada keuntungan tambahan lainnya yaitu tidak pernah diperintah oleh atasan tetapi justru memerintah bawahan. Terdengar seperti rutinitas yang indah bukan? Terlepas dari apapun risiko yang harus dihadapi jika terjun ke dunia bisnis. Bayangkan jika Anda menjadi seorang entrepreneur, akan menjadi entrepreneur seperti apakah Anda?

 

Pertanyaan: Pilih salah satu jawaban yang paling sesuai dengan karakter Anda!

Share the quiz to show your results !


Just tell us who you are to view your results !

Apa Tipe Entrepreneur yang Cocok untuk Anda? Saya %%personality%%
0%

 

Secara umum ada 4 tipe entrepreneur yang biasa ditemukan dalam dunia bisnis. Berikut adalah 4 tipe entrepreneur tersebut:

  1. The Traditional Entrepreneur
  2. The Growth Potential Entrepreneur
  3. The Project-Oriented Entrepreneur
  4. The Lifestyle Entrepreneur

Mari kita bahas satu per satu mengenai 4 tipe entrepreneur tersebut secara mendalam:

 

1 The Traditional Entrepreneur

Traditional Entrepreneur atau pebisnis tradisional adalah mereka yang menjalankan bisnis berdasarkan pengalaman kerja yang dimiliki sebelumnya. Biasanya entrepreneur tradisional identik dengan mereka yang memiliki kemampuan di luar pendidikan formal. Misalnya seseorang memiliki keahlian memahat, menjadi pemusik, memasak, dan keahlian lainnya. Karena telah memiliki keahlian tersebut sejak lama dan sudah pernah bekerja untuk orang lain, mereka berpikir untuk memulai bisnisnya sendiri.

Misalnya jika sebelumnya bekerja di sebuah salon sebagai hairstylist selama bertahun-tahun, seseorang kemudian berpikir:

“Untuk apa saya terus bekerja bagi orang lain? Lebih baik saya membuat usaha saya sendiri”

 

Inilah yang disebut sebagai entrepreneur tradisional. Biasanya entrepreneur ini bukanlah mereka yang memiliki latar belakang pendidikan formal mengenai bisnis atau keahlian yang didalaminya. Tetapi mereka menjalankan bisnis karena pengalaman yang dimiliki selama bertahun-tahun, sehingga dia merasa percaya diri untuk membangun bisnisnya sendiri yang terkait dengan keahlian tersebut.

Polling Menurut Anda Entrepreneur yang Sukses Adalah 01 - Finansialku

  [Baca Juga: Polling: Menurut Anda Entrepreneur yang Sukses Adalah]

 

Seorang entrepreneur tradisional biasanya benar-benar bekerja secara tradisional. Hal yang dipikirkan adalah bagaimana cara untuk membuat produk terbaik dengan caranya dan menjual produk tersebut agar menghasilkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Biasanya produk yang dijual sangat bergantung pada fungsi, bukan estetika maupun nilai brand. Produknya sudah cukup jelas dan tidak perlu banyak aspek-aspek pemasaran yang agresif. Pasar sudah tahu apa yang dikerjakan dan apa yang dijual oleh orang tersebut.

Dalam mengembangkan potensinya, seorang entrepreneur tradisional lebih suka mempelajari hal-hal praktikal yang langsung terkait dengan bisnisnya. Misalnya bagaimana cara meminimalisir pajak, mencari informasi mengenai peraturan-peraturan pemerintah yang mempengaruhi bisnisnya, atau mempelajari cara membuat laporan keuangan perusahaan yang baik.

 

Slide 13 Kualitas dan Mindset Dibalik Seorang Entrepreneur Sukses - Finansialku

[Baca Juga: Slide: 13 Kualitas dan Mindset Dibalik Seorang Entrepreneur Sukses]

 

Inovasi bukanlah hal yang diprioritaskan oleh entrepreneur tradisional karena mereka terbiasa bekerja dengan mengandalkan keahliannya. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, produk-produk yang dijual (baik barang atau jasa) adalah produk yang sudah jelas dan sangat bergantung pada fungsi daripada nilai estetika maupun nilai brand. Karena itu, perubahan dalam bisnis seorang entrepreneur tradisional biasanya berlangsung sangat lambat atau bisa jadi tidak akan ada perubahan dalam jangka panjang. Jika harus membuat perubahan pun biasanya karena didorong oleh permintaan pasar yang terus menerus, atau jika pemilik usaha mau mengambil peluang dari perkembangan teknologi yang dapat mendukung proses produksinya.

 

#2 The Growth Potential Entrepreneur

Entrepreneur tipe ini adalah entrepreneur yang mementingkan potensi pertumbuhan usaha. Tipe entrepreneur ini biasanya memiliki mimpi untuk menarik banyak konsumen yang akan membuat bisnisnya bertumbuh pesat. Entrepreneur yang mementingkan potensi pertumbuhan juga mungkin saja berharap untuk dapat menjual bisnisnya setelah bertumbuh nanti dan dapat menikmati hidup dengan hasilnya.

Mereka adalah orang-orang yang ambisius, berani mengutarakan mimpi yang biasanya seolah-olah mustahil, tetapi dapat menjadi peluang baru di dunia bisnis. Biasanya entrepreneur ini mampu bekerja siang dan malam, kapanpun ia mampu. Bahkan hidupnya didedikasikan untuk mengembangkan bisnis yang dikerjakannya. Orang-orang ini umumnya berasal dari latar belakang pendidikan sains atau teknik dan seringkali memulai bisnisnya begitu lulus kuliah atau setelah memiliki sedikit pengalaman di dunia kerja.

Walaupun begitu kebanyakan mereka yang terlebih dahulu bekerja hanya mencari pengalaman dan pengetahuan baru yang kemudian dapat diaplikasikan dalam bisnisnya nanti. Kebanyakan tipe entrepreneur ini adalah pria. Ketika mereka bertemu dengan seorang konselor bisnis maka hal yang akan mereka bahas adalah proyek bisnisnya yang disajikan dalam bentuk business plan.

Bagaimana Cara Entrepreneur Mempersiapkan Sukses Bisnis Keluarga dan Menuju Pensiunnya 01 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Cara Entrepreneur Mempersiapkan Sukses Bisnis Keluarga dan Menuju Pensiunnya?]

 

Bentuk perusahaan yang dimiliki oleh tipe entrepreneur ini biasanya terkait dengan dunia digital. Tetapi tidak menutup kemungkinan berbentuk bisnis lain yang dapat menghasilkan pertumbuhan pesat seperti konsultan. Facebook dan Dropbox adalah salah satu contoh bisnis yang dijalankan oleh seorang growth potential entrepreneur.

Begitu menghadapi sebuah permasalahan, tipe entrepreneur ini akan segera mencari solusi dengan cara mencari informasi di internet, buku atau bertanya kepada orang-orang yang memiliki kapabilitas untuk membantunya. Mereka tidak tertarik untuk mengikuti kelas-kelas yang bersifat jangka panjang karena kurang praktikal. Mereka lebih tertarik untuk mencari solusi secepatnya, dan segera menyelesaikan tantangan-tantangan berikutnya.

Entrepreneur jenis ini sangat adaptif terhadap pasar. Inovasi dapat diciptakan dengan sangat cepat karena sekali lagi hal yang menjadi prioritas baginya adalah pertumbuhan bisnis. Jika tidak bersikap adaptif terhadap kebutuhan dan permintaan pasar maka akan sulit untuk segera menumbuhkan bisnisnya. Karena itu mereka bisa dengan cepat meng-upgrade bisnisnya agar segera mencapai kebutuhan dan permintaan pasar.

 

#3 The Project-Oriented Entrepreneur

Tipe entrepreneur ini sangat berorientasi pada sebuah proyek. Biasanya mereka adalah orang-orang dengan latar belakang pendidikan yang berkaitan dengan humanistik, misalnya jurusan psikologi atau seni misalnya seorang desainer grafis. Proyek-proyek yang dibuat bisa terkait pertunjukan, Mereka bukanlah orang yang suka bekerja dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore di kantor (kecuali jika pekerjaan tersebut terkait dengan kesukaannya membuat sebuah proyek, sayangnya seringkali pekerjaan ini tidak sesuai dengan ritme kerja eight to five).

Women Entrepreneur Ketahui 5 Tantangan Kewirausahaan bagi Wanita 02 - Finansialku

[Baca Juga: Women Entrepreneur: Ketahui 5 Tantangan Kewirausahaan bagi Wanita]

 

Mereka suka membuat hal-hal yang menarik bagi orang lain. Motivasi yang mendorong entrepreneur tipe ini adalah keinginan untuk membuat keadaan lebih baik bagi orang lain, atau karena ia memiliki waktu luang dan ingin menghasilkan sesuatu dengan keahlian yang dimilikinya.

Jika bertemu dengan seorang konselor bisnis, entrepreneur tipe ini mungkin tidak dapat menjelaskan bisnisnya dengan jelas. Seringkali mereka hanya dapat mengutarakan ide untuk membuat sebuah proyek tetapi tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai bagaimana cara menjual produk yang dimilikinya. Seorang entrepreneur project based biasanya menjual ide atau konsep tertentu, bukan sebuah produk yang spesifik. Sehingga tidak ada harga yang pasti untuk produk yang dijualnya, tidak ada angka yang pasti untuk menentukan berapa keuntungan yang bisa didapatkan.

Namun pada dasarnya seorang project based entrepreneur memang umumnya tidak menganggap dirinya sebagai seorang pebisnis melainkan seseorang yang mendapatkan uang dengan cara lain daripada menjadi seorang karyawan. Mereka tidak tertarik untuk merekrut karyawan tetap, lebih baik bekerja dengan orang-orang yang bekerja lepas atau freelance.

Entrepreneur ini adalah profesional di dalam bidang yang dikerjakannya. Mereka tidak tertarik untuk mencari pendapatan sebanyak-banyaknya bagi bisnis yang dijalani. Sebaliknya mereka lebih tertarik mengembangkan kemampuannya dan terus menjalankan idealisme pribadinya dalam bisnis tersebut. Karenanya inovasi merupakan hal yang jarang dilakukan. Jika pasar meminta sesuatu yang berbeda dari apa yang ditawarkan entrepreneur ini, mereka cenderung hanya akan memberikan sedikit perubahan tetapi tetap tidak mengubah profesionalisme, etika dan idealismenya.

Para Entrepreneur, Bagaimana Kepemimpinan Seorang Wirausaha 2 - Finansialku

[Baca Juga: Para Entrepreneur, Bagaimana Kepemimpinan Seorang Wirausaha?]

 

Ranah bisnis yang dijalankan oleh tipe entrepreneur ini biasanya mencakup jasa penerjemah, desainer konsep, konsultan pameran, event organizer, desainer grafis, konsultan komunikasi, desainer interior, psikologi, desainer tekstil, dan bisnis lainnya.

 

#4 The Lifestyle Entrepreneur

Biasanya entrepreneur tipe ini adalah seorang wanita. Ketika sudah menikah dan memiliki anak, mungkin ia telah menjalani kehidupan karier sebagai seorang guru, pengarah pertunjukan, atau seorang sekretaris. Tetapi setelah beberapa tahun dia menemukan sebuah pencerahan baru dalam hidupnya yang membuatnya ingin menciptakan perubahan dalam kesehariannya.

Quiz Jika Anda menjadi Entrepreneur, Apa Tipe Entrepreneur yang Cocok untuk Anda 02 - Finansialku

[Slide : 10 Kesalahan Wiraswasta dan Entrepreneur Pemula (Ada Kesalahan Fatal di Dalamnya)]

 

Ketika anak sudah mulai bertumbuh besar, dia memiliki waktu untuk bukan hanya mengurus anak atau fokus pada karier, tetapi juga mengembangkan lifestyle yang disukainya. Bisnis yang baru ini diharapkan dapat merepresentasikan dirinya yang lain dan yang baru. Misalnya saja seorang wanita yang sudah menikah dan menjadi ibu rumah tangga memiliki ketertarikan pada tata rias (make up) dan kemudian memutuskan untuk menjadi seorang beauty blogger.

Bisnis bukanlah hal yang menjadi prioritas dalam hidupnya, prioritas utamanya tetap adalah keluarga dan pekerjaan. Tetapi bisnis ini memberinya kesempatan untuk mengekspresikan sisi dirinya yang lain. Penghasilan yang didapatkan dari bisnis ini tidak dijadikan sumber penghasilan utama, tetapi hanya sebagai tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga atau sekedar untuk dia bersenang-senang.

Para Entrepreneur, Apa Saja Bahayanya Jika Gunakan Kartu Kredit Modal Usaha 1 - Finansialku

[Baca Juga: Para Entrepreneur, Apa Saja Bahayanya Jika Gunakan Kartu Kredit Modal Usaha?]

 

Entrepreneur jenis ini termotivasi oleh kepercayaannya kepada sesuatu dan berharap hal tersebut dapat dinikmati oleh orang lain. Dia bisa saja menjual jasa tata rias, mengajarkan orang lain mengenai hal-hal yang menarik baginya, menjual produk-produk pelangsing tubuh, dan lain sebagainya. Apapun itu, dia melakukannya atas dasar kecintaannya terhadap hal yang ingin dia jual. Terlepas dari bisnis itu akan menghasilkan keuntungan atau tidak, selama dia bisa tetap menjalankannya maka tidak ada masalah.

 

Tipe Entrepreneur seperti Apakah Anda?

Setelah mengenal 4 tipe entrepreneur tadi, manakah tipe entrepreneur yang paling sesuai dengan Anda saat ini? Jika saat ini Anda bukan seorang entrepreneur atau baru berpikir untuk terjun ke dunia bisnis, coba bayangkan tipe pebisnis seperti apa yang paling sesuai dengan karakteristik Anda. Dengan mengenali tipe bisnis tersebut, Anda bisa mencari tahu cara apa yang paling efektif untuk mengembangkan kemampuan Anda sebagai pebisnis sekarang atau nanti.

 

Sumber Referensi:

  • Business Plan. 4 types of entrepreneurs. Dynamicbusinessplan.com – https://goo.gl/CAltL5

 

Sumber Gambar:

  • Entrepreneur – https://goo.gl/RCd3If dan https://goo.gl/xBKHF3

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang