Berbagai cara dilakukan oleh pemerintah untuk mendorong angka investasi di Indonesia. Salah satunya dengan meluncurkan SBR004 guna meningkatkan daya tawar investasi ritel.

Melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementrian Keuangan akhirnya merilis besaran nilai kupon Saving Bond Ritel seri 4 atau SBR004.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

SBR004 Dorong Tumbuhnya Investasi

Setiap orang pasti menginginkan dirinya bisa melakukan investasi untuk menambah pendapatannya. Berbagai cara bisa dilakukan, namun salah satu investasi yang menguntungkan adalah dengan investasi di Saving Bond Ritel.

Seperti dikutip dari laman Kemenkeu.go.id, Saving Bond Ritel merupakan salah satu instrument pembiayaan negara yang ditawarkan kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia (WNI).

Pemerintah kali ini telah meluncurkan SBR004 beserta mengumumkan besaran nilai kuponnya. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Surat Utang Negara Kementrian Keuangan Loto Srinaita Ginting, kupon SBR004 dipatok sebesar 8,05% per tahun.

Angka tersebut didasari posisi suka bunga acuan Bank Indonesia 7-Days Repo Rate (BI7DRR) sebesar 5,5%. Pemerintah juga menetapkan spread sebesar 255 basis poin atau 2,55% sehingga besaran nilai kupon sebesar 8,05%.

Seperti dikutip dari laman Kontan.co.id, ekonom Juniman menilai bahwa besaran kupon SBR004 tersebut sangat menarik bagi investasi ritel.

“Nilai kupon jauh lebih tinggi ketimbang inflasi dan suku bunga deposito perbankan, bahkan yield obligasi pemerintah.”

 

Juniman juga menambahkan bahwa dengan terbatasnya instrument investasi ritel yang tersedia, SBR004 menjadi opsi yang menarik untuk dijadikan pilihan investasi. Apalagi bila dibandingkan dengan deposito.

SBR004 sendiri merupakan salah satu program pemerintah dalam menyediakan investasi alternatif bagi masyarakat Indonesia yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan.

 

Keuntungan yang Diperoleh dari Investasi SBR004

Bila Anda tertarik untuk memulai investasi ritel, berikut beberapa keuntungan yang ditawarkan oleh SBR004:

 

#1 Aman

Berinvestasi melalui SBR004 dapat dipastikan keamanannya karena telah dijamin oleh negara.

Hal ini telah tertuang dalam UU Nomor 19 tahun 2008. Sehingga risiko gagal bayar tidak akan terjadi pada investasi SBR004.

 

#2 Terjangkau

Investasi SBR004 juga terhitung terjangkau bagi seluruh kalangan. Modal awal yang diperlukan minimal hanya Rp1 juta saja. Bila ingin menambah investasi, nilai nomina per unit Rp1 juta dan maksimum pemesanan sebesar Rp3 miliar.

 

#3 Kupon Mengambang dengan Nilai Minimal

Ini adalah salah satu keuntungan utama SBR004 karena memiliki kupon mengambang dengan nilai minimal. Artinya, nilai kupon bisa mengalami peningkatan bila nilai BI7DDR naik (disesuaikan tiap tiga bulan sekali).

Namun bila nilai BI7DDR turun, hal tersebut tidak akan memengaruhi nilai kupon SBR004. Hal ini dikarenakan SBR004 memiliki nilai minimal sebesar 8,05% sehingga kupon tidak akan turun melewati angka tersebut.

SBR004 Ladang Keuntungan Baru Bagi Investor 1 Finansialku

[Baca Juga: Kupon ORI, SUKRI, SBR dan Obligasi Pemerintah Kini Bebas Pajak]

 

#4 Early Redemption

Meski SBR004 tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder, adanya early redemption cukup menutupi kekurangan tersebut. Investor bisa menarik sebagian pelunasan pokok SBR004 sebelum jatuh tempo.

Namun, early redemption ini hanya bisa sebesar 50% dari total kepemilikan investor dengan nilai kepemilikan minimal Rp2 juta.

 

#5 Tenor Singkat

SBR004 juga memiliki tenor waktu yang singkat bila dibandingkan dengan investasi ritel lainnya.

Waktu jatuh tempo SBR004 hanya selama dua tahun saja. Itu pun ditambahi dengan fasilitas early redemption.

 

#6 Membangun Negeri

Selain mendapatkan keuntungan finansial, melalui investasi SBR004 Anda juga turut serta dalam pembangunan negeri. Seluruh dana yang diterima akan digunakan untuk pembangunan negeri. Misalnya jalan tol, rumah sakit, sekolahan, dan lain sebagainya.

 

Pemerintah Gencar Mendorong Investasi Ritel

Dalam meningkatkan pertumbuhan investasi ritel di Indonesia, pemerintah terus menerbitkan berbagai instrument surat utang bagi investor ritel. Setelah sebelumnya menerbitkan SBR004, kali ini pemerintah berencana menerbitan dua instrumen serupa.

Hal ini ditengarai sebagai upaya pemerintah dalam memperbanyak porsi kepemilikan para investor lokal, khususnya ritel, di Surat Berharga Nasional (SBN).

Dua instrumen tersebut berupa Obligasi Negara Ritel (ORI) dan Sukuk Tabungan. Semuanya akan dikeluarkan pada sisa tahun ini. ORI seri 15 akan diluncurkan pada 15 Oktober mendatang, sementara Sukuk Tabungan Seri 2 (ST002) akan diluncurkan pada November nanti.

 

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Meski sama-sama sebagai investasi ritel, ketiga instrumen di atas memiliki perbedaan satu dengan lainnya. ORI misalnya, instrumen ini dapat diperdagangkan di pasar sekunder.

Sementara SBR004 dan ST002 tak bisa. Meski sama-sama dimiliki individu, ST002 dikenal sebagai surat utang negara yang berbasis Syariah. Memiliki skema dan prosedur yang telah ditetap halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Peluncuran instrumen-instrumen ini merupakan usaha yang dilakukan pemerintah untuk menggenjot pertumbuhan investasi ritel. Hal ini sejalan dengan kebutuhan pemerintah untuk memenuhi target penerbitan SBN.

Seperti dikutip dari laman Kontan.co.id, Direktur DJPPR Luky Alfirman menyatakan bahwa pemerintah mempunyai target SBN senilai RP 822,26 triliun:

“Saat ini realisasi penerbitan SBN ada di kisaran 60%.”

 

Upaya Jangka Panjang

Dilansir dari Kontan.co.id, Analisis Fixed Income MNC Income Sekuritas I Made Adi Saputra menilai bahwa dampak penerbitan surat-surat tersebut tidak bisa dirasakan dalam sekejap.

Hal ini dikarenakan dari segi kepemilikan, jumlah total dana investor ritel di SBN masihlah kecil. Berdasarkan data DJPPR tercatat bahwa porsi kepemilikan individu di SBN hanya sebesar 2,83%.

Oleh karena itu, Made menganggap penerbitan instrument-instrument tersebut sebagai langkah jangka panjang yang diambil oleh pemerintah. Keputusan tersebut didasari upaya penguatan basis investor domestik, khususnya ritel.

“Dari sini terlihat pemerintah lebih mengincar bertambahnya jumlah investor ketimbang jumlah dananya.”

 

Jika jumlah investor ritel terus meningkat, nantinya pemerintah bisa semakin memperbanyak frekuensi penerbitan SBN berbasis ritel pada tahun-tahun berikutnya.

Dalam memperbanyak jumlah investor domestik, Made menilai bahwa SBR dan Sukut Tabungan mempunyai potensi paling besar dalam menggenjot pertumbuhan.

Hal ini dikarenakan kedua instrumen sama-sama tidak bisa dijual di pasar sekunder sehingga benar-benar dimiliki oleh investor pribadi. Bila dijual di pasar sekunder, investor institusi sangat mungkin masuk.

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

Jangan Ragu untuk Investasi Ritel

Investasi menjanjikan banyak keuntungan, oleh sebab itu jangan ragu untuk segera memulai investasi. Salah satunya adalah dengan investasi ritel. Selain banyak menawarkan keuntungan, investasi ritel juga aman karena dijamin oleh pemerintah.

Pastikan Anda terlebih dahulu membaca syarat dan kondisi terkait investasi ritel. Pilih dan sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda. Jangan lupa untuk bertanya-tanya terlebih dahulu agar tidak salah dalam mengambil keputusan.

Setiap perbankan atau sekuritas memiliki kredibilitas yang dapat dipercaya, oleh karena itu jangan ragu untuk melakukan konsultasi. Keuntungan yang terjamin sekaligus ikut serta dalam pembangunan negeri, serta berbagai keuntungan yang lainnya.

Segera mulai investasi Anda, ingat tidak ada kata terlambat dalam memulai investasi. Pastikan juga dalam berinvestasi yang hendak dicapai adalah tujuan keuangan, bukan mengejar keuntungan semata.

 

Apakah Anda merasa terbantu dengan adanya artikel ini? Jangan ragu untuk membagikan pada teman Anda. Agar semua orang bisa mendapatkan manfaat dan merasakan keuntungannya.

 

Sumber Referensi:

  • Grace Olivia. 15 Agustus 2018. Beri Kupon 8,05%, SBR004 Diprediksi Bakal Laris Manis. Kontan.co.id – https://goo.gl/Jj6KoP
  • Admin. Savings Bond Ritel. Kemenkeu-go.id – https://goo.gl/qCvh4C

 

Sumber Gambar:

  • SBR 004 – https://goo.gl/fu5JP1
  • SBR 004 2 – https://goo.gl/SFk2iD