Di tahun 2019 ini, pemerintah kembali menyenangkan para investor. SBR005 atau Saving Bond Ritel seri SBR005 tidak lama lagi akan hadir di tengah masyarakat.

Surat utang online ini menjadi salah satu primadona yang ditunggu-tunggu para investor.

Ingin tahu penjelasan selengkapnya? Simak ulasannya melalui artikel Fnansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

SBR005: Surat Utang Online Seri Terbaru

Baru-baru ini Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan bahwa mereka akan kembali menawarkan surat utang secara online khusus investor ritel atau biasa disebut Savings Bond Ritel (SBR) seri terbaru, yakni SBR005.

Hal ini dilakukan setelah pemerintah dinyatakan sukses dengan penerbitan SBR004 pada bulan September 2018 lalu.

Masa penawaran atau launching SBR005 ini akan dilakukan mulai dari tanggal 10 hingga 24 Januari 2019.

Dilansir dari Kumparan.com, Kamis (3/1), Direktur Surat Utang Negara Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Loto Srinaita Ginting sudah mengonfirmasi hal tersebut.

“Ya. Penawaran dilakukan 10 Januari nanti.”

 

Kupon SBR005 sendiri akan ditetapkan pada hari ini, 8 Januari 2019.

Nantinya, tingkat kupon akan berlaku skema yang unik, yaitu floating with floor atau kupon mengambang yang disesuaikan setiap tiga bulan dengan tingkat kupon minimal.

Dalam skema ini, besaran kupon bisa naik bila suku bunga acuan naik tetapi tidak bisa turun bila acuan turun karena terdapat batas minimalnya.

SBR005 02 - Finansialku

[Baca Juga: 18 Rumah Sakit Tak Lagi Terima Peserta BPJS Kesehatan]

 

Pada SBR005, satu individu bisa membeli produk surat utang ini dalam minimum investasi yang relatif kecil yakni mulai dari Rp1 juta hingga yang paling besar Rp3 miliar.

Loto sendiri belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait target indikatif yang akan dipatok bendahara negara ini pada penjualan SBR005.

Namun yang jelas, SBR005 juga akan menjadi salah satu sumber pendanaan pemerintah untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga secara tidak langsung dapat meringankan beban pemerintah.

Selain itu, seluruh dana yang diterima melalui penerbitan SBR005 juga akan digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan Pemerintah yang produktif.

Pemerintah selalu berusaha mengelola pembiayaan dengan pruden dan memastikan bahwa setiap pembiayaan digunakan untuk kegiatan produktif.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

 

Berikut ini ringkasan dan profil SBR005

Profil Keterangan
Kupon minimal 8,15%
Spread tetap 2,15%
Masa penawaran 10-24 Januari 2019
Tanggal penetapan hasil penjualan 28 Januari 2019
Minimum pemesanan Rp1 juta
Maksimum pemesanan Rp3 miliar
Masa early redemption 27 Januari 2020 – 4 Februari 2020

 

Jadwal SBR005

Mengingat karakteristiknya yang menggiurkan, tentu banyak yang sudah tidak sabar untuk menyerbu produk satu ini.

Bagi Anda yang ingin segera membeli SBR005, Anda dapat mulai melakukan registrasi pada mitra distribusi (midis) yang telah ditunjuk Kemenkeu.

Ada sebelas midis yang telah ditunjuk Kemenkeu untuk menjual SBR005, yakni Investree, Bareksa, Tanam Duit, Bank Permata, Trimegah, BNI, BTN, Bank Mandiri, BCA, BRI, dan Modalku.

Adapun jadwal yang sudah ditetapkan oleh ialah sebagai berikut:

Kegiatan  Waktu
Penetapan Tingkat Kupon 8 Januari 2019
Masa Penawaran 10-14 Januari 2019
Penetapan Hasil Penjualan 28 Januari 2019
Setelmen 30 Januari 2019
Periode Pengajuan Early Redemption 27 Januari – 4 Februari 2019
Setelmen Early Redemption 10 Februari 2020

 

Jadwal tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan dan sudah dikonfirmasi hingga ditetapkan agar diharapkan tidak akan ada lagi perubahan.

728x90 hitung sekarang Investasi Saham
300x250 - Hitung Sekarang Investasi Saham

 

SBR005 Menang Dibandingkan SBR004

Sebelumnya, pemerintah telah berhasil menjual SBR004 senilai Rp7,32 triliun. Jumlah ini meningkat hampir lima kali lipatnya dari target indikatif yang hanya sebesar Rp1,49 triliun.

Jumlah investor yang berpartisipasi sebanyak 21.672 investor, mayoritas dari jumlah penjualan tersebut (40,99 persen) atau senilai Rp3 triliun diborong investor milenial, yaitu berumur 18-38 tahun.

Sebagian besar investor SBR004 masih didominasi dari Jawa Barat Rp3,29 triliun dan Jakarta Rp3,27 triliun, serta profesi yang paling banyak membeli SBR004 adalah pegawai swasta 37,95 persen.

Melihat hal ini, mungkin Anda akan berpikir bahwa SBR004 menjadi yang paling sukses dibandingkan dengan surat utang online lainnya.

Namun, dilansir dari Kontan.co.id, Direktur Konsumer PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk (BTN), Budi Satria, menyatakan Saving Bond Ritel seri 005 (SBR005) akan lebih menarik dibandingkan seri pendahulunya, yakni SBR004.

Jumat (4/1), Budi mengucapkan:

“Karena tingkat suku bunga acuan sudah dinaikkan oleh Bank Indonesia, kami prediksi tingkat (floor) kuponnya akan lebih tinggi, antara 8,25%-8,50%.”

 

Dari pihak BTN sendiri, ia berharap bisa menjual SBR005 hingga Rp150 miliar.

“Kami optimistis bisa menjual SBR005 Rp100 miliar hingga Rp150 miliar. Karena ada juga instrumen investasi lain yang dijual waktu bersamaan.”

 

Target ini sejatinya meningkat dibanding yang dipatok BTN saat menawarkan SBR004 senilai Rp100 miliar. Sedangkan untuk pemesanan SBR004, BTN berhasil membukukan penjualan senilai Rp246 miliar.

Investasi Obligasi SBR004 3 Finansialku

[Baca Juga: Tengok 5 Peluang Usaha Franchise di Tahun 2019 yang Tidak Mengecewakan]

 

Bank negeri lainnya pun memiliki prediksi yang sama. Seperti PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk (BRI) juga memasang target serupa untuk penjualan SBR005.

Direktur Konsumer Handayani mengucapkan:

“Untuk SBR005 target penjualannya masih di sekitar Rp100 miliar. Sedangkan penjualan kami untuk seri sebelumnya, SBR004 mencapai Rp550 miliar.”

 

Tak heran jika kini SBR005 sudah dianggap sebagai primadona oleh para investor di tahun 2019 ini.

 

Perbandingan Dengan SBR Seri Lainnya

Obligasi Jumlah yang Dimenangkan Kupon Minimum Spread Tetap Acuan
SBR001 Rp2,39 triliun 8,75% 1,25% LPS Rate 7,50%
SBR002 Rp3,91 triliun 7,50% 0,25% LPS Rate 7,25%
SBR003 Rp1,92 triliun 6,80% 2,55% BI-7DRR 4,25%
SBR004 Rp7,32 triliun 8,05% 2,55% BI-7DRR 5,50%

 

Penerbitan Obligasi Ritel Indonesia

ORI Penerbitan Jatuh Tempo Outstanding (Rp juta) Kupon (%)
ORI 01 9 Ags 2006 9 Ags 2009 3.283,65 12,05
ORI 02 28 Mar 2007  28 Mar 2010 6.233,20 9,28
ORI 03 12 Sep 2007 12 Sep 2011 9.367,70 9,40
ORI 04 12 Mar 2008 12 Mar 2012 13.455,77 9,50
ORI 05 15 Sep 2008 15 Sep 2013 2.715,00 11,45
ORI 06 15 Ags 2019 15 Ags 2012 8.536,73 9,35
ORI 07 15 Ags 2010 15 Ags 2013 8.000,00 7,95
ORI 08 15 Okt 2011 15 Okt 2014 11.000,00 7,30
ORI 09 15 Okt 2012 15 Okt 2015 12.676,00 6,25
ORI 10 15 Okt 2013 15 Okt 2016 20.205,26 8,50
ORI 11 15 Okt 2014 15 Okt 2017 21.215,91 8,50
ORI 12 15 Okt 2015 15 Okt 2018 27.530,00 9,00
ORI 13 15 Okt 2016 15 Okt 2019 19.690,00 6,60
ORI 14 15 Okt 2017 15 Okt 20120 8.948,66 5,85
ORI 15 15 Okt 2018 15 Okt 2021 23.378,27 8,25

 

Apakah Anda tertarik dengan SBR005? Apa pendapat Anda mengenai SBR005? Sila tinggalkan komentar dan pendapat Anda melalui kolom di bawah ini.

Bagikan pula artikel ini kepada rekan atau saudara, siapa tahu mereka tertarik dengan SBR005. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 3 Januari 2019. Mau Investasi? Pemerintah Jualan SBR005 Mulai 10 Januari 2019. Kumparan.com – https://goo.gl/7Wr9Qn
  • Anggar Septiadi. 4 Januari 2019. BTN prediksi kupon SBR005 minimum sebesar 8,50%. Keuangan.kontan.co.id – https://goo.gl/Gghzuf
  • Hanum Kusuma Dewi. 4 Januari 2019. Hanya Modal Rp1 Juta, Investasi SBR005 Pasti Untung. Bareksa.com – https://goo.gl/MCM2gu
  • Admin. SBR005 Masih Menjanjikan Imbal Hasil Tinggi. Kontan.

 

Sumber Gambar:

  • SBR005 1 – https://goo.gl/XZLjVG
  • SBR005 2 – https://goo.gl/nn6iTb