Para HRD: Kenali 10 Tanda Karyawan Bahagia

Apakah betul produktivitas karyawan berkaitan dengan tanda karyawan bahagia? Memang betul, terutama apabila karyawan menunjukan ciri-ciri tertentu.

Mari kita lihat 10 tanda karyawan bahagia yang wajib diwaspadai agar perusahaan bisa terus maju.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Tanda Karyawan Bahagia: Apakah Mereka Benar-benar Bahagia?

Apakah karyawan di perusahaan Anda mengatakan mereka bahagia? Namun benarkah pernyataan tersebut? Bisa saja mereka berbohong.

Namun Anda sebagai HRD, sewajibnya mengetahui kenyataannya. Mengapa?

Karena rasa bahagia dalam bekerja bisa berpengaruh pada produktivitas. Apabila ada rasa tidak bahagia, maka bisa muncul dorongan dari dalam diri sendiri untuk melakukan suatu pemikiran atau tindakan. Misalnya saja, dorongan dari dalam adalah pikiran negatif dan rasa malas.

Para HRD Kenali 10 Tanda Karyawan Bahagia 02 Stres - Finansialku

[Baca Juga: 20 Cara Seorang Pemimpin Meningkatkan Semangat Kerja Tanpa Mengandalkan Uang. Silakan Anda Buktikan Sendiri!]

 

Ketidakbahagiaan dapat terjadi meski Anda sudah mengupayakan segala hal, mulai dari memiliki atasan yang baik, lingkungan kerja yang kondusif, dan masih banyak lagi.

Nah, jika Anda juga penasaran untuk mengecek apakah karyawan benar-benar bahagia, Finansialku telah merangkum 10 tanda karyawan bahagia yang bisa Anda lihat berikut ini:

 

#1 Karyawan Tersenyum

Anda tentunya sudah sering mendengar bahwa senyuman asli mencakup mata yang bahagia. Bahkan banyak yang menyebutnya “smiling eyes”.

Oleh karena itu, sempatkanlah untuk melihat dan mengamati senyum karyawan saat Anda berinteraksi dengannya. Apakah senyuman itu nyata?

Anda tentu bisa membedakan senyuman nyata yang “smiling eyes” dengan senyuman palsu yang dipaksakan.

 

#2 Karyawan Mencapai Karier yang Diinginkannya

Pekerjaan sempurna jarang sekali diperoleh seseorang, biasanya mereka harus menciptakannya sendiri.

Dengan kata lain, saat karyawan memperoleh kebebasan dan motivasi untuk menentukan posisinya sendiri, maka ini adalah tanda yang baik. Artinya mereka bahagia dengan peluang kerja yang dimilikinya.

Apa Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan Untuk Karyawan Kontrak 01 - Finansialku

[Baca Juga: 12 Cara Penyelesaian Konflik dan Resolusi Konflik di Tempat Kerja, No 5 adalah Cara yang Harus Anda Buktikan]

 

Mereka akan memaksimalkan performansi dan produktivitasnya untuk mencapai posisi yang diinginkannya, dan ini akan menghasilkan kepuasan kerja.

Mereka juga akan menunjukkan dedikasi menakjubkan untuk mencapai karier dalam jangka panjang di perusahaan Anda.

 

#3 Karyawan Datang Lebih Pagi

Memang betul ada kemungkinan karyawan yang datang lebih pagi hanya mempertahankan dirinya dari PHK atau pemecatan, namun tidak selalu seperti itu.

Jika Anda juga pernah menjadi karyawan, tentu Anda tahu bahwa karyawan yang tidak bahagia tidak memiliki motivasi.

Mereka cenderung tidak peduli dengan pekerjaannya, bahkan tidak peduli dengan jadwal kerjanya.

Mereka yang masih peduli akan datang setidaknya beberapa menit sebelum jam masuk kerja.

 

#4 Karyawan Membangun Hubungan Baik dengan Rekan Kerjanya

Apabila perusahaan Anda memiliki banyak karyawan, maka sulit membangun kondisi yang kondusif di kantor, mengingat banyaknya kepribadian dan pemikiran yang berbeda.

Namun mereka yang memang ingin berkarier panjang di perusahaan akan berusaha membangun hubungan baik dengan rekan kerjanya.

HR Mengapa Program Kesejahteraan Karyawan Sangat Menguntungkan bagi Perusahaan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Sudahkah Anda Tahu: Tunjangan dan Kompensasi Kerja? Dan Bagaimana Cara Memanfaatkan dengan Benar?]

 

Memang betul ada kepribadian yang memang tidak mau bersosialisasi meski dirinya ingin berkarier panjang di perusahaan terkait, namun mayoritas paham bahwa koneksi dan hubungan baik adalah investasi.

Masuk akal bagi seorang karyawan berinvestasi dengan cara membangun hubungan baik dengan rekan kerjanya, terutama jika dirinya ingin bekerja disana dalam jangka panjang.

Jika karyawan Anda ingin belajar investasi reksa dana, maka para HRD dapat memberi bantuan untuk download ebook investasi reksa dana.

Ebook ini sangat cocok untuk pemula karena menggunakan bahasa pembahasan yang mudah dimengerti sehingga pembaca bisa langsung belajar mempraktikkannya.

Free Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

#5 Mereka Berpartisipasi dalam Acara di Luar Jam Kerja

Saat perusahaan membuat acara atau event di luar jam kerja, maka Anda sebagai HRD bisa mulai memperhatikan mana karyawan yang hadir dan mana karyawan yang tidak.

Lalu jadikan ini sebagai pikiran serius:

“Mereka yang bahagia dalam pekerjaannya tidak akan keberatan menghabiskan waktu di kantor lebih banyak, mereka senang menghabiskan waktu bersama rekan kerjanya dan menunjukkan ketertarikan akan acara perusahaan.”

 

Maka Anda bisa mengambil kesimpulan bukan, mana karyawan bahagia dan mana yang tidak? Jika masih bingung, berikut tipsnya:

Mereka yang mau bekerja secara sukarela adalah mereka yang bahagia dalam pekerjaannya.

 

#6 Karyawan Mengupayakan Minimalisasi Sumber Daya Perusahaan

Saat karyawan bahagia dan benar-benar mengabdikan dirinya untuk perusahaan, maka mereka akan berupaya untuk meminimalisasi sumber daya perusahaan dengan sadar.

Artinya, mereka akan berusaha meminimalisasi biaya, misalnya biaya operasional.

Para Karyawan, Ubah Strategi untuk Mencapai Tujuan Keuangan - Finansialku

[Baca Juga: Para HRD Ketahui 5 Hal yang Harus Dibahas Pada Pelatihan Persiapan Pensiun Karyawan]

 

Sebagai contoh, mereka yang bahagia akan dengan senang hati mematikan komputer dan lampu saat kantor sudah kosong. Mereka jugalah yang biasanya menghabiskan kopi yang sudah dibuatnya.

Mereka paham bahwa dengan hal kecil itu, mereka bisa membantu keberlangsungan perusahaan.

Dan saat mereka berusaha seperti itu, artinya mereka berencana bekerja dalam jangka panjang di perusahaan tersebut.

 

#7 Karyawan Merapikan Tempat Kerjanya

Terdapat perbedaan besar antara “tidak teratur” dan “jorok”.

Saat karyawan Anda membiarkan meja kerjanya berantakan dan tidak teratur, maka bukan berarti dirinya jorok.

Mungkin saja dirinya sudah tidak peduli lagi sehingga tidak berusaha membuat tempat kerja yang nyaman.

Memang betul tidak selalu demikian, bisa saja mereka sibuk sehingga kertas-kertas berserakan di meja kerjanya.

Namun, karyawan yang bahagia akan menyempatkan diri untuk setidaknya terlihat rapi.

 

#8 Karyawan Bersemangat dalam Bekerja

Ketidakbahagiaan akan menyerap energi karyawan.

Karena pekerjaan adalah salah satu aktivitas dalam rutinitas sehari-hari, penting untuk mempertimbangkan betapa ketidakbahagiaan dapat mempengaruhi pekerjaannya.

Hitung Biaya Pendidikan untuk Kuliah Kelas Karyawan dengan Aplikasi Keuangan Finansialku 02- Finansialku

[Baca Juga: Ini Dia Hak Karyawan Berdasarkan UU Ketenagakerjaan yang Perlu Diketahui]

 

Wajar jika seseorang malas bekerja di hari Senin atau saat selesai liburan, namun tidak berarti Anda malas setiap harinya.

Jika seseorang terlihat lemas dan sengsara setiap hari dalam 5 hari kerjanya, maka Anda bisa bilang dirinya depresi akan pekerjaannya dan sudah tidak produktif lagi.

 

#9 Karyawan Memiliki Perilaku Positif

Ingin mengetahui mana karyawan yang bahagia dan optimis akan masa depannya? Adakan rapat bersama.

Tanyakan pendapat dan lakukan brainstorming (tukar pikiran) akan aktivitas perusahaan akhir-akhir ini.

Mereka yang bersifat negatif bisa saja menunjukkan ketidakbahagiaannya, dan mereka yang masih optimis biasanya bahagia.

Optimisme terkait masa depan perusahaan biasanya meningkatkan semangat kerja, dan menunjukkan tanda-tanda kepuasan kerja.

HR 6 Masalah Keuangan Karyawan yang Dapat Terselesaikan dengan Literasi Keuangan 02 - Finansialku

[Baca Juga: Saatnya Kembali Bekerja: 10 Cara Tingkatkan Semangat Kerja]

 

#10 Karyawan Memberi Solusi dan Usulan Kreatif

Apakah karyawan cukup bahagia untuk menginvestasikan idenya dalam perusahaan?

Ide usulan adalah sesuatu yang bernilai mahal, sehingga mereka yang mau berbagi artinya mereka mau berkontribusi bagi perusahaan.

Mereka cukup bahagia untuk memperbaiki perusahaan ke arah yang lebih baik, dengan harapan masa depannya juga semakin baik.

Ini adalah ciri kepuasan kerja yang sama artinya dengan kebahagiaan kerja.

 

Hasilkan Karyawan Bahagia!

Mendengar 10 tanda karyawan bahagia tentunya membuat Anda berpikir:

“Apakah karyawan perusahaan saya bahagia? Jika tidak, apa yang sebaiknya saya lakukan?”

 

Nyatanya ketidakbahagiaan juga bisa muncul dari luar, misalnya saat karyawan merasakan beberapa hal berikut:

  • Lingkungan kerja tidak nyaman,
  • Tidak ada prospek karier, dan
  • Atasan yang tidak baik dan tidak adil, dan masih banyak lagi.

 

Kabar baiknya adalah faktor luar tersebut dapat dikendalikan oleh Anda.

Berikan lingkungan kerja dan kondisi kerja terbaik yang akan menimbulkan kebahagiaan jika ingin mereka bahagia bekerja di perusahaan Anda.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai 10 tanda karyawan bahagia lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Jayson DeMers. 10 Signs Your Employees Are Happy. Allbusiness.com – https://goo.gl/s7L4ds

 

Sumber Gambar:

  • Tanda Karyawan Bahagia – https://goo.gl/WqTR2q
  • Karyawan Tidak Bahagia – https://goo.gl/gKmMzJ

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

Summary
Para HRD: Kenali 10 Tanda Karyawan Bahagia
Article Name
Para HRD: Kenali 10 Tanda Karyawan Bahagia
Description
Apakah betul produktivitas karyawan berkaitan dengan tanda karyawan bahagia? Memang betul, terutama apabila karyawan menunjukan ciri-ciri.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo
By | 2018-02-06T16:13:44+00:00 February 7th, 2018|Categories: HR|Tags: , , , , , , |0 Comments

About the Author:

Fransiska Ardela, S.T
Fransiska Ardela, S.T. memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang pendidikan, product management, dan entrepreneurship.

Leave A Comment