Setiap tahun selalu diadakan pertemuan IMF dan Bank Dunia untuk membahas permasalahan ekonomi global.

Pada tahun ini, tepatnya pada 13-14 Oktober Indonesia akan menjadi tuan rumah, di mana Pulau Bali akan menjadi lokasi penyelenggaraannya.

Sebagai tuan rumah, Indonesia tentu tidak akan sekadar menjadi negara yang menjamu dan melakukan persiapan, namun Indonesia juga akan mendapat manfaat dari gelaran ajang internasional tersebut.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Pentingnya Pertemuan IMF dan Bank Dunia bagi Sektor Ekonomi

Salah satu tujuan didirikannya International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia adalah untuk membantu sebuah negara dalam mengembangkan perekonomian secara jangka panjang.

Meski secara tujuan memiliki arah yang sama, kedua organisasi ini memiliki cara membantu yang berbeda.

Dalam upayanya menguatkan perekonomian dan menuntaskan kemiskinan, Bank Dunia membantu dengan cara memberikan pinjaman, khususnya untuk para negara berkembang.

Sementara IMF mempunyai cara yang sedikit berbeda. Pinjaman yang diberikan oleh IMF hanya diperuntukkan bagi negara yang tengah mengalami krisis ekonomi. Sehingga pinjaman tersebut dinamakan bailout, bukan loan.

Selain itu, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi sehingga peminjaman tersebut jauh lebih rumit. Tidak sesederhana apabila meminjam pada bank dunia.

Namun dalam perjalanannya, kedua instansi ini seringkali bekerja sama dalam berbagai program untuk menciptakan ekonomi yang stabil dan menuntaskan kemiskinan. Salah satunya adalah pertemuan yang akan digelar di Bali nanti.

Pertemuan yang akan diadakan pada Oktober nanti termasuk ke dalam high-level coordination. Sebutan tersebut mengacu pada kerja sama yang melibatkan koordinasi antara Gubernur Bank Dunia dan IMF serta pengusaha kelas kakap dari berbagai negara dalam membahas isu ekonomi global.

Bali Gelar Pertemuan IMF dan Bank Dunia, Berikut Manfaatnya untuk Indonesia Finansialku 3

Tahun lalu, pertemuan IMF dan Bank Dunia lalu diadakan di Washington DC, Amerika Serikat.

 

Diskusi yang melibatkan para ekonom-ekonom tersebut diharapkan akan menghadirkan sebuah solusi yang dapat menyelesaikan permasalahan ekonomi yang tengah berkembang.

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Download Ebook Panduan Berinvestasi Emas untuk Pemula - Harga Emas Hari Ini - Finansialku

Download Ebook Sekarang

 

Keterlibatan Indonesia di IMF dan Bank Dunia

Indonesia sendiri sudah cukup lama tergabung dan melibatkan Bank Dunia dan IMF dalam proyek ekonomi nasional.

Tercatat sejak Indonesia menjadi anggota Bank Dunia dan IMF pada 1967, kurang lebih terdapat 200 proyek nasional yang melibatkan Bank Dunia.

Bahkan di antaranya terdapat 50 proyek yang masih aktif dijalankan hingga saat ini.

Bentuk bantuan yang diberikan oleh Bank Dunia dan IMF mayoritas berupa pembangunan pemerintah pusat dan layanan publik.

Pembangunan infrastruktur baik di pusat dan daerah juga menjadi salah satu sektor yang sering mendapat bantuan dari Bank Dunia atau IMF.

Terhitung kurang lebih sebanyak US$50 miliar (setara dengan Rp744 triliun) telah disuntikkan oleh Bank Dunia untuk Indonesia.

Bali Gelar Pertemuan IMF dan Bank Dunia, Berikut Manfaatnya untuk Indonesia Finansialku 2

[Baca Juga: Kata-kata Bijak: Belajar dari Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Indonesia dan Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia]

 

Tak hanya sekadar menerima pinjaman, Indonesia juga cukup punya suara dalam memengaruhi keputusan yang dibuat oleh Bank Dunia atau IMF. Salah satunya apabila sudah menyangkut isu dampak sosial dan lingkungan dari proyek mereka.

Selain itu, Indonesia juga aktif membantu ketika International Finance Corporation (IFC) masih baru berdiri. Indonesia bahkan menjadi tujuan pertama dari tim advisory services IFC.

Program Generasi merupakan salah satu program dari Bank Dunia yang memberikan dampak positif terhadap Indonesia.

Fokus program ini adalah memperbaiki kesehatan ibu dan anak, serta membuat akses pendidikan lebih merata dan mudah diakses. Khususnya di daerah pinggiran dan terpelosok.

Dampak positif dari program generasi dapat dilihat dari menurunnya angka malnutrisi masyarakat yang menerima program tersebut. Hingga 2016 lalu, Generasi telah dilaksanakan di 11 provinsi di Indonesia.

Setidaknya terdapat lima juta penerima dana tersebut. Program ini telah berhasil menekan angka malnutrisi hingga mencapai 10%.

 

Manfaat Pertemuan IMF dan Bank Dunia bagi Indonesia

Sebagai penyelenggara, tentu Indonesia akan mendapatkan keuntungan dari pertemuan IMF dan Bank Dunia. Keuntungannya bisa berupa keuntungan jangka pendek dan keuntungan jangka panjang.

Berikut beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh Indonesia dari pertemuan tersebut:

 

#1 Kunjungan dari Puluhan Ribu Delegasi

Pada pertemuan IMF dan Bank Dunia di Bali mendatang, setidaknya 17.000-an delegasi dari 189 negara akan hadir. Secara otomatis jumlah pengunjung Bali akan meningkat secara drastis.

Tamu yang hadir tentu bukan tamu sembarangan, melainkan tokoh setara menteri, Gubernur Bank Sentral, hingga pengusaha. Sehingga kehadiran mereka secara langsung meningkatkan daya tawar dan nilai jual Bali di mata mancanegara.

 

#2 Meningkatnya Penjualan Produk-produk

Kehadiran para delegasi juga akan ikut mengerek perputaran ekonomi di Bali. Mengingat mereka akan membeli produk hasil UMKM sebagai kebutuhan mereka selama di Bali atau pun sebagai cinderamata buah tangan.

Bali Gelar Pertemuan IMF dan Bank Dunia, Berikut Manfaatnya untuk Indonesia Finansialku 4

Untuk mempersiapkan pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia, rapat koordinasi untuk pertemuan akbar ini diadakan 25 Agustus lalu di Bali.

 

Selain produk, akomodasi seperti penginapan juga menjadi sasaran utama para delegasi. Sehingga keuntungan para pemilik penginapan juga akan ikut bertambah.

 

#3 Menaikkan Pamor Wisata Indonesia

Bali yang menjadi wajah destinasi pariwisata utama Indonesia akan semakin menjadi primadona pada pertemuan kali ini. Para delegasi tidak akan melewatkan kesempatan untuk melakukan liburan dan berwisata selama di Bali.

Bahkan berdasarkan data yang dimiliki Ketua Satuan Tugas Pertemuan IMF dan Bank Dunia 2018, Peter Jacobs menyatakan setidaknya 4.000 delegasi telah mendaftar untuk mengikuti tur di sela-sela pertemuan.

 

#4 Menunjukkan Capaian Ekonomi Indonesia

Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah Indonesia untuk menunjukkan kinerjanya dalam sektor ekonomi dan lainnya.

Terlebih setelah terjadinya kemerosotan ekonomi pada 1998 yang membuat investor kabur dan menyangka Indonesia tidak bisa bangkit.

Keadaan Indonesia yang telah menjadi lebih baik dan lebih aman untuk investor harus ditunjukkan.

Dengan demikian pertemuan ini menjadi kesempatan emas untuk mengembalikan kepercayaan dan minat para investor.

Bali Gelar Pertemuan IMF dan Bank Dunia, Berikut Manfaatnya untuk Indonesia Finansialku 3a

Sri Mulyani, Managing Director dan Chief Operating Officer Bank Dunia (2005-2010), Jim Yong Kim, Presiden Bank Dunia menjabat, dan Christine Lagarde, Managing Director IMF menjabat dalam pertemuan IMF dan Bank Dunia 2017 di Washington DC.

 

#5 Indonesia Menjadi Sorotan

Diselenggarakannya pertemuan IMF dan Bank Dunia 2018 ini tentu tak hanya akan menarik para delegasi, namun juga menarik para media untuk meliput dan menyorot Indonesia. Dengan demikian, semua mata akan tertuju pada Bali.

Tak hanya melalui media, jejaring dunia sosial juga akan ramai dalam membahas dan mengangkat Bali. Sehingga ini akan menjual citra Bali dan menarik wisatawan mancanegara dan investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

 

PR Indonesia Jelang Pertemuan IMF dan Bank Dunia

Sebagai tuan rumah, Indonesia masih mempunyai pekerjaan rumah. Selain harus menyiapkan penyelenggaraan, Indonesia juga harus memperbaiki kinerja ekonomi untuk mendapatkan performa yang baik di mata IMF dan Bank Dunia.

Dengan penilaian yang baik, Indonesia akan lebih mudah dalam mengajukan dana pinjaman. Instrumen yang mementingkan performa adalah instrumen Program-for-Results (PforR).

PforR merupakan instrumen yang hanya meminjamkan dana kepada program pemerintah ketika program tersebut sudah berhasil mencapai tujuannya dan terbukti dapat bekerja.

PforR tidak memberikan dana untuk pembangunan negara berkembang semata. Tetapi juga membantu dalam pengembangan institusi pemerintah sehingga secara perlahan akan membuat negara lebih mandiri dalam mengadakan program.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store


 

Sayangnya Indonesia saat ini baru memiliki empat PforR, jumlah yang terbilang kecil bila dibandingkan dengan India, Ethiopia, Tanzania dan Pakistan yang telah memiliki enam PforR.

Oleh karena itu, melalui pertemuan IMF dan Bank Dunia ini sudah seharusnya Indonesia memanfaatkan kesempatan sebagai momentum untuk membuktikan hasil pembangunan dan ekonomi.

Mengingat Indonesia punya peluang besar untuk menerima dana bantuan melalui instrumen PforR.

Oleh karena itu sebaiknya Indonesia tidak menyia-nyiakan kesempatan sebagai tuan rumah pertemuan IMF dan Bank Dunia 2018.

 

Apakah Anda merasa terbantu dengan adanya artikel ini? Jangan ragu untuk membagikan pada teman Anda. Agar semua orang bisa mendapatkan manfaat dan merasakan keuntungannya.

 

Sumber Referensi

  • Haikal Satria. 02 September 2018. Manfaat Pertemuan Tahunan Bank Dunia Dan IMF Untuk Indonesia. Geotimes.co.id – https://goo.gl/jQGVnK
  • Bagus Ramadhan. 22 November 2017. Inilah 5 Manfaat Bagi Indonesia Saat Pertemuan IMF-Bank Dunia Di Bali Tahun 2018. Goodnewsfromindonesia.id – https://goo.gl/33AF92

 

Sumber Gambar:

  • IMF dan Bank Dunia – https://goo.gl/HPQTPx
  • IMF dan Bank Dunia 2 – https://goo.gl/nMc9PG
  • IMF dan Bank Dunia 3 – https://goo.gl/qKXbm1
  • IMF dan Bank Dunia 4 – https://goo.gl/xTcfdd