Siapa bilang waralaba crepes sudah ketinggalan zaman dan tidak diminati konsumen lagi?

Bisnis ini ternyata tidak mudah mati dimakan waktu lho. Bahkan masih banyak yang berminat memulai bisnis waralaba crepes ini.

Jika Anda juga berminat memulai bisnis waralaba crepes, yuk simak ulasannya dalam artikel Finansialku satu ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn Franchise

 

Melirik Kisah Sukses Royal Crepes

Sebelum melihat peluang bisnisnya, saya ingin mengajak Anda melihat perjalanan seorang pebisnis crepes yang berhasil sukses hingga kini.

Dialah Ferry Kurnia yang kini menjadi juragan bisnis waralaba Royal Crepes.

Melansir dari finance.detik.com, Ferry menjelaskan kisahnya memulai bisnis Royal Crepes.

Menurut Ferry, bisnis ini dilakukannya karena anggapan bahwa bisnis makanan dapat langsung menghasilkan uang.

“Awalnya saya ini buka percetakan selama 8 tahun, tapi bangkrut, lalu saya berpikir bisnis apa ya yang langsung bisa menghasilkan uang, ya makanan kan.”

 

Meski diawali dengan setengah iseng dan hanya didasarkan atas hobi bersama istrinya, namun siapa sangka bisnis ini berjalan dengan lancar.

Waralaba Crepes 02 - Finansialku

[Baca Juga: Temukan Cara Hebat untuk Menjadi Entrepreneur Kreatif dalam Mencapai Kesuksesan]

 

Ferry mengenang masa-masa silam saat merintis bisnis suksesnya ini,

“Awalnya 2005, iseng jualan di rumah, di halaman. Hobi juga masak dengan istri, lalu punya ide buat crepes.”

 

Ferry menjelaskan bahwa bisnis ini dimulainya hanya dengan modal awal sebesar Rp 600.000 dan peralatan seadanya.

“2005 modal awal Rp 600.000 dengan alat seadanya, peralatan dapur istri saya. Lalu kita jual kisaran Rp 2.000 – Rp 3.500. Untuk omsetnya Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu per hari dan perbulan kira-kira Rp 6 juta, dan itu belum ada karyawan ya. Kita ini segmennya kelas menengah ke bawah ya. Dari situ kita lihat tanggapan tetangga sekitar sangat baik.”

 

Ferry juga menceritakan kendala awal yang ia hadapi ketika pertama kali mencoba bisnis makanan ini.

“Kendala awalnya di 3 bulan pertama itu kita masih coba-coba rasa yang tepat, dulu rasanya hanya 2, keju dan cokelat saja. Menu pertama itu crepes isi keju dan cokelat sekarang sudah ada 32 rasa. Kita bereksperimen dari strawberry nah dari situ kita juga coba menjadikan ke blueberry dan semacamnya.”

 

Tapi ternyata bisnis ini memperoleh tanggapan baik dari masyarakat sekitar sehingga Ferry mulai mengembangkan bisnisnya di tempat-tempat lain, seperti di tempat rekreasi untuk hari Sabtu dan Minggu.

Ferry pun berkisah bahwa dirinya masih berusaha sendiri tanpa karyawan pada saat itu.

Namun bisnis ini terus berkembang sehingga pada tahun 2007 Ferry mulai berkenalan dengan dunia bisnis waralaba dari pameran yang diikutinya, dan siapa sangka dia mendapat banyak mitra yang ingin bergabung.

“Waktu itu (2005) kita belum kenal sama franchise, kemudian di tahun 2007 ada pameran franchise, kita coba disitu dengan kita buat konsepnya. Ternyata banyak mitra yang berminat dan banyak sekali yang gabung. Sekarang kita sudah ada dari Sabang sampai Merauke, jumlahnya 1000 outlet.”

 

Akhirnya Fery pun membuka peluang kemitraan atau waralaba untuk bisnis Royal Crepes miliknya.

Waralaba Crepes 03 (Logo Royal Crepes) - Finansialku

[Baca Juga: 15 Bisnis Sampingan untuk Pensiunan yang Boleh Dipertimbangkan]

 

Mendengar kisah tersebut mungkin Anda berpikir untuk memulai bisnis crepes sendiri.

Tetapi memulai bisnis ini bukan berarti begitu mudahnya lho! Anda perlu mengetahui beberapa rahasia dan tipsnya agar bisnis ini bisa berjalan lancar.

Untungnya kini sudah banyak waralaba crepes yang bisa Anda pilih. Dengan demikian Anda tidak perlu memulai bisnis dari nol lagi.

Seperti apa sih peluang usaha waralaba crepes yang digandrungi masyarakat ini? Yuk simak ulasannya berikut ini!

 

Peluang Usaha Waralaba Crepes

Dalam kondisi ekonomi yang sedang melemah akhir-akhir ini, banyak usaha yang mengalami kebangkrutan, namun terdapat sebuah bisnis yang terus berkembang.

Bisnis apakah itu? BISNIS MAKANAN dan MINUMAN.

Makanan dan minuman merupakan salah satu kebutuhan primer manusia, sehingga tak salah jika Anda melirik bisnis yang satu ini.

Sebenarnya ada banyak sekali jenis makanan dan minuman yang dapat Anda pertimbangkan, namun satu makanan yang masih umum dicari masyarakat Indonesia adalah crepes.

Crepes awalnya merupakan sebuah makanan asal Perancis yang berbentuk lipatan-lipatan seperti kipas.

Crepes terdiri atas campuran dasar: tepung terigu, telur, susu, mentega, dan garam.

Terdapat dua jenis crepe, yaitu: crepe manis yang terbuat dari tepung terigu, telur, susu, dan gula sementara crepe asin atau dikenal dengan gallette terdiri atas campuran dasar: tepung terigu, buckwheat (sejenis gandum), telur, dan susu.

Crepe manis biasanya disajikan untuk makanan penutup, sedangkan gallette disajikan sebagai makanan pembuka.

Waralaba Crepes 04 - Finansialku

[Baca Juga: Peluang Usaha Rumahan dan Bisnis Sampingan Menjelang Lebaran]

 

Dewasa ini, crepe menjadi salah satu makanan selingan pilihan bagi masyarakat perkotaan karena mudah dijumpai di pusat-pusat perbelanjaan.

Selain itu rasa yang enak dan harga yang relatif terjangkau merupakan salah satu faktor yang membuat crepe semakin digemari.

Crepes memang digemari semua kalangan karena rasanya yang nikmat dan banyaknya variasi yang bisa dikombinasikan dengan kulit crepes yang gurih ini.

Manis, asin, panas, dingin, semua bisa Anda temukan dalam varian crepes dewasa ini.

Terlebih kudapan yang satu ini umumnya dijual dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 30.000.

Mulai dari anak kecil, remaja, hingga dewasa bisa menikmatinya. 

Satu hal lagi yang menyebabkan bisnis crepes ini terus bertahan adalah karena crepe termasuk jenis makanan yang dinilai dapat mendorong peningkatan citra diri.

Hal ini cocok bagi anak muda yang memiliki kecenderungan untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh idolanya.

Peluang dalam bisnis crepes juga bisa dibilang masih terbuka sangat lebar mengingat tingginya peminat yang pasti pantas diperhitungkan.

Pangsa pasar yang tinggi membuat risiko semakin minim dan bisnis ini semakin menarik.

Waralaba Crepes 05 - Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi : Bisnis Startup itu Sebenarnya Apa? Apakah Menguntungkan?

 

Tertarik membuka bisnis crepes dan meraup keuntungan besarnya? Namun Anda merupakan pebisnis pemula yang masih belum memahami betul bidang usaha yang satu ini?

Kabar baik bagi Anda, kini sudah banyak usaha waralaba crepes yang siap Anda beli.

Yuk melirik beberapa alternatif waralaba crepes yang menjanjikan berikut ini!

 

Waralaba Crepes yang Menjanjikan

Mengingat booming-nya makanan yang satu ini di Indonesia dan mancanegara, maka tidak aneh jika sudah banyak bisnis yang sukses dan mewaralabakan bisnisnya tersebut.

Hal ini menjadi hembusan angin penuh peluang bagi para pebisnis pemula yang ingin mencoba bisnis crepes ini.

Yuk lihat beberapa alternatif waralaba crepes yang menjanjikan, siapa tahu bisa menjadi target bisnis Anda selanjutnya.

 

#1 Royal Crepes

Seperti kisah yang telah diungkapkan pada bagian awal tadi, Royal Crepes merupakan salah satu usaha crepes tanah air yang sukses hingga memasuki ranah waralaba.

Royal Crepes saat ini sudah memiliki kurang lebih 800-an outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.

Hal ini tentunya menjadi kabar baik juga bagi Anda para pebisnis yang tertarik untuk memulai bisnis waralaba crepes.

Nah, untuk bergabung dengan kemitraan Royal Crepes, ada 3 jenis kemitraan yang bisa dipilih sesuai dengan kondisi keuangan Anda.

Waralaba Crepes 06 (Royal Crepes) - Finansialku

[Baca Juga: Contoh Business Plan dan Cara Membuat Rencana Bisnis]

 

Tipe pertama dan kedua menyasar pembeli menengah kebawah dengan harga Rp 2000 sampai Rp 2500 serta Rp 3000 sampai Rp 3500 dengan 32 pilihan rasa crepes.

“Yang pertama itu modal Rp 7.000.000 dengan keuntungan per hari kira-kira Rp 180 ribu sampai Rp 200 ribu, jadi bisa dapat Rp 3 juta per bulan jadi balik modal bisa 3 sampai 4 bulan, ini pakai gerobak dorong jualannya. Kemudian tipe kedua itu modal awal Rp 9.000.000 sama dengan tipe yang pertama tapi dia lebih mobile karena jualannya dengan gerobak becak.”

 

Tipe ketiga yang ditawarkan adalah Booth Display untuk pemasaran di daerah mall.

Dengan modal Rp 15.000.000 dan keuntungan Rp 300 ribu per hari, bisa balik modal selama kurang lebih 8 bulan.

“Kalau untuk di mal sasaran kita itu menengah keatas jadi harganya juga beda. Harganya dari Rp 6.000 sampai Rp 15.000. Kalau di mal kan paling ramenya itu akhir pekan ya, jadi kita pukul rata setiap hari untungnya Rp 300 ribu.”

 

#2 Crepe Signature

Merek asal Malaysia ini mulai menawarkan kemitraan di Indonesia pada 2014 silam lewat PT Sentra Boga Nusantara.

Crepes Signature menyediakan 50 varian rasa crepes di antaranya sweety crepe, fruit crepe, dan salty crepe.

Harganya bervariasi, mulai dari Rp 15.000−Rp 37.000 per porsi, bergantung topping. Crepe Signature juga menyediakan menu minuman dan es krim.

Saat ini, Crepe Signature sudah memiliki 44 gerai yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia, seperti di Jakarta, Semarang, Solo, Jogja, luar pulaunya ada Pontianak, Lampung, Makassar dan masih banyak lagi.

Menurut pihak Crepe Signature, harapannya kedepan kemitraan Crepe Signature akan semakin diminati baik oleh customer maupun investor dengan target outlet yang semakin dapat menjangkau konsumen di seluruh Indonesia.

Adapun paket investasi yang ditawarkan sebesar Rp 280 juta.

Fasilitas yang didapat berupa peralatan usaha, bahan baku awal, pelatihan karyawan selama tiga minggu, dan kerja sama selama lima tahun. Ini di luar biaya sewa tempat dan renovasi tempat.

Waralaba Crepes 07 (Crepe Signature) - Finansialku

[Baca Juga: Cara Cepat Kaya dan Bebas Keuangan: Hancurkan 5 Mental Block Ini!]

 

Namun jangan kaget dengan nilai investasinya, karena menurut Crepe Signature, Anda bisa balik modal hanya dalam estimasi 15 bulan.

Asumsinya, dalam sehari satu gerai rata-rata bisa menjual 100 porsi−200 porsi. Target penjualan tiap gerai, yakni Rp 1,5 juta−Rp 3 juta per hari atau Rp 75 juta–Rp 150 juta per bulan.

Setelah dikurangi biaya bahan baku, sewa tempat, gaji pegawai dan biaya operasional lainnya, mitra masih bisa meraup laba bersih sekitar 30 persen. Target balik modal sekitar 15 bulan jika lokasi usaha mitra strategis.

 

Jalani Waralaba Crepes Sukses dengan Pengaturan Keuangan yang Baik

Setelah melihat beberapa rahasia di atas, apakah Anda sudah membayangkan bagaimana memulai bisnis crepes ini dan waralaba seperti apa yang sesuai bagi Anda? Bagaimana memulainya?

Yang terutama adalah mempersiapkan modal untuk bisnis tersebut. Anda perlu menghitung berapa banyak dana yang dibutuhkan, mulai dari modal atau investasi awalnya hingga biaya operasional bisnis nantinya.

Selain itu, penting untuk mengetahui bagaimana memaksimalkan dana yang ada menjadi sebuah pencapaian dengan pengembalian yang tinggi, yang bisa menarik pendana untuk memberikan bantuan dana.

Jangankan pebisnis pemula, pebisnis sukses pun bisa jatuh miskin jika tidak dilengkapi dengan pengaturan keuangan yang baik.

Dengan demikian, penting untuk selalu membuat perencanaan keuangan dan memantau kondisi keuangan secara berkala. Lengkapi dengan pencatatan yang rapi.

Anda juga bisa menggunakan aplikasi perencana keuangan seperti aplikasi Finansialku untuk memudahkan pengaturan keuangan.

Dengan fitur yang praktis dan lengkap, aplikasi Finansialku akan membantu Anda dalam berbisnis tanpa harus khawatir dengan pengaturan keuangan.

Jika belum memilikinya, segera download melalui Google Play Store atau lakukan registrasi melalui PC.

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan Entrepreneur dan Freelance 

Mockup ebook entrepreneur dan freelancer

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Disclaimer: Penyebutan merek pada artikel ini hanya bertujuan sebagai sarana edukasi, bukan untuk tujuan-tujuan lainnya.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai peluang usaha waralaba crepes lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, sila ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 9 Januari 2012. Bermula dari Iseng, Ferry Jadi Juragan Crepes. Finance.detik.com – http://bit.ly/2JiA3tm
  • Arya Sajiwa. 2007. Analisis Perilaku Konsumen Serta Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Produk Crepe (Kasus: D’crepes Dan Crepes Co Pangrango Plaza – Bogor). Repository.ipb.ac.id – http://bit.ly/2YFM0P5
  • Oktavia Rachmawati. 10 November 2017. Waralaba Crepe Signature. Bisniswaralaba.id – http://bit.ly/2Jim5HP

 

Sumber Gambar:

  • Waralaba Crepes 1 – http://bit.ly/2FZFRWJ
  • Waralaba Crepes 2 – http://bit.ly/2NBOmgT
  • Waralaba Crepes 3 (Logo Royal Crepes) – http://bit.ly/32ejTsE
  • Waralaba Crepes 4 – http://bit.ly/2XxyksY
  • Waralaba Crepes 5 – http://bit.ly/2xxEZ6T
  • Waralaba Crepes 6 (Royal Crepes) – http://bit.ly/2L6ROht
  • Waralaba Crepes 7 (Crepe Signature) – http://bit.ly/2LDdh13